NovelToon NovelToon
Gara-Gara Biji Kedondong, Aku Menikahi Tapir

Gara-Gara Biji Kedondong, Aku Menikahi Tapir

Status: sedang berlangsung
Genre:LOL / Keluarga
Popularitas:11.7k
Nilai: 5
Nama Author: Nadhira ohyver

"Bagi orang lain, pernikahan adalah ibadah. Bagi Dira dan Bagas, pernikahan adalah kompetisi bertahan hidup dari kebodohan masing-masing."

Dira tidak pernah menyangka jodohnya adalah laki-laki yang dia temui di IGD dalam kondisi kepala kejepit pagar rumah tetangga. Di sisi lain, Bagas jatuh cinta pada Dira hanya karena Dira adalah satu-satunya orang yang tidak menertawakannya saat melihatnya(padahal Dira cuma lagi sibuk nyelametin nyawa karena keselek biji kedondong).

​Kini, mereka resmi menikah. Jangan harap romansa ala drakor. Panggilan sayang mereka adalah "NDORO" dan "TAPIR" .

Ikuti keseharian pasangan paling absurd abad ini yang mencoba terlihat normal di depan tetangga, meski sebenarnya otak mereka sudah pindah ke dengkul.

"Karena menikah itu berat, biar kami aja yang gila."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nadhira ohyver, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 17: Paspor Bulu dan Diplomasi Koper Mama Ratna

Kabar tentang Bagas yang bakal pameran di Singapura menyebar lebih cepat daripada gosip diskon minyak goreng di grup WhatsApp warga.

Rumah Dira dan Bagas yang biasanya cuma berisik suara Supra, kini berubah jadi markas besar koordinasi keberangkatan yang sangat tidak terorganisir.

​Di tengah ruang tamu, tiga buah koper besar sudah terbuka lebar. Mama Ratna berdiri di sampingnya dengan penggaris kayu di tangan, bertindak seolah-olah dia adalah inspektur jenderal bea cukai.

​"Bagas! Mama tidak mau ya kamu di Singapura nanti memalukan bangsa! Kamu harus bawa batik yang sudah Mama setrika pakai uap air mawar ini!" seru Mama Ratna sambil memasukkan batik dengan presisi milimeter ke dalam koper.

​Bagas yang sedang mencoba memasukkan Supra ke dalam tas ransel khusus kucing, menoleh pasrah.

"Ma, ini pameran seni kontemporer, bukan kondangan anak Pak Lurah. Lagian, kenapa Mama harus ikut juga sih? Nanti kalau Mama nyasar di Orchard Road gimana?"

​Mama Ratna berkacak pinggang. "Siapa yang mau nyasar? Mama ikut buat jadi Manager Internasional kamu! Mama nggak percaya sama Dira, dia pasti cuma bakal sibuk foto-foto estetik buat Instagram daripada jagain kamu dari godaan cewek-cewek Singapura yang kulitnya kayak porselen itu!"

​Dira yang baru datang membawa tumpukan dokumen, hanya bisa mengelus dada. "Ma, tenang aja. Dira udah pesen hotel yang kamarnya misah kok. Lagian, ada Manda sama Jaka juga yang ikut."

Mendengar nama itu disebut, Mama Ratna langsung mendelik. "Siapa? Si perempuan kristal dan laki-laki yang kemejanya terlalu ketat itu? Kenapa mereka ikut?!"

​Belum sempat dijawab, pintu depan terbuka. Jaka masuk dengan kacamata hitam baru dan sebuah koper aluminium yang terlihat sangat mahal (padahal hasil sewa). Di belakangnya, Manda menenteng tas besar penuh botol-botol kecil berisi cairan warna-warni.

​"Selamat pagi, Tante Ratna yang energinya sangat... membara hari ini," sapa Manda sambil mencoba mengarahkan batu pirusnya ke arah Mama Ratna.

"Tante, saya ikut karena saya dapet penglihatan kalau Singapura lagi ada gangguan merkuri. Saya harus bawa ramuan penetralisir ini supaya rombongan kita nggak kena sial."

​Mama Ratna menatap Manda dari ujung kaki sampai ujung kepala. "Ramuan apa itu? Jangan dekat-dekat Mama ya, nanti daster Mama bau kemenyan!"

​Sementara itu, Jaka langsung mendekati Bagas dengan gaya sok akrab. "Gas, gue udah riset. Di Singapura itu wanita-wanitanya sangat menghargai efisiensi. Gue udah siapin kartu nama baru dengan gelar 'International Art Wealth Management Advisor'. Gue bakal bantu lo nego harga patung Jago dalam kurs Dollar."

Dira duduk di lantai, merasa pening. "Gue pengen tahu, kalian dapet duit dari mana buat beli tiket pesawat?"

​"Gue jual koleksi komik langka gue, Dir," jawab Jaka mantap. "Investasi masa depan! Siapa tahu di sana gue ketemu anak sultan yang butuh asisten pribadi yang wibawanya kayak gue."

​"Kalau gue," sapa Manda santai, "gue dapet sponsor dari komunitas 'Bumi Trapesium'. Mereka mau gue naruh selebaran di deket patung Singa Muntah itu."

​Bagas tertawa kencang. "Gila! Ini rombongan paling pecah se-Indonesia! Tapi masalah utamanya bukan kalian, tapi SUPRA!"

​Semua mata tertuju pada Supra yang sekarang sedang asyik menjilati paspor mainan yang dibuatkan Bagas dari sisa bungkus martabak.

​"Pir, kucing nggak bisa masuk pesawat cuma pake paspor bohongan!" seru Dira. "Urusan karantina kucing ke luar negeri itu ribetnya minta ampun, biayanya mahal, dan Supra harus diisolasi dulu!"

​Wajah Bagas mendadak mendung. "Hah? Isolasi? Supra kan Manager Keamanan gue, Ndoro! Kalau dia diisolasi, siapa yang bakal jagain mental gue pas pameran nanti?"

​"Mama punya ide!" Mama Ratna tiba-tiba bersuara. "Gimana kalau Supra kita dandanin pake baju bayi, terus kita kasih empeng? Kita bilang aja dia anak kamu yang punya kelainan genetik... berbulu banyak?"

​"MAAA! Itu namanya penyelundupan!" teriak Dira dan Bagas barengan.

​"Secara teoretis," Jaka menimpali sambil memegang dagunya, "kucing adalah benda padat yang bernapas. Kalau kita masukkan dia ke dalam koper oksigen buatan Jaka, mungkin bisa lolos sensor thermal bandara."

​Manda menggeleng cepat. "Jangan! Kalau Supra masuk koper, nanti jiwanya tertinggal di bagasi pesawat! Kita harus pakai cara halus. Bagas, lo harus bikin surat pernyataan kalau Supra ini adalah 'Service Animal' untuk penderita gangguan jiwa akut."

​Semua orang di ruangan itu terdiam, secara serentak menatap Bagas.

​"Kenapa kalian liat gue?!" tanya Bagas curiga.

​"Ya karena lo emang cocok jadi penderita gangguan jiwa akutnya, Gas," sahut Jaka tanpa dosa.

"Lo tinggal akting dikit, kejang-kejang atau ngomong sama tembok, pasti petugas bandara kasihan dan ijinin Supra masuk kabin buat 'menenangkan' lo."

​Bagas terdiam sebentar, lalu mencoba mempraktikkan aktingnya. Bagas mulai memutar-mutar matanya dan bicara dengan bantal sofa. "Wahai bantal... apakah kau tahu rasa sakitnya menjadi sebuah kedondong?"

​"NAH! ITU DIA!" seru Manda kegirangan. "Tinggal tambahin sedikit air mata buatan, pasti tembus!"

Dira hanya bisa menyandarkan kepalanya ke dinding. "Gue bener-bener mau nangis. Rombongan ini isinya: Satu seniman gadungan yang mau pura-pura gila, satu emak-emak yang mau jadi manager artis, satu dukun modern, dan satu pria kesepian yang mau cari jodoh pake gelar palsu. Kita ke Singapura buat pameran seni atau buat bikin malu negara?"

​"Dua-duanya, Ndoro!" sahut Bagas semangat. "Yang penting kita bareng-bareng! Singapura... bersiaplah menerima getaran dari Pasukan Tapir!"

​Persiapan Hari Ke-3:

Huru-hara makin menjadi saat mereka mulai menimbang berat koper. Mama Ratna bersikeras membawa cobek batu karena takut sambal di Singapura tidak enak. Jaka membawa lima pasang sepatu pantofel cadangan. Dan Manda membawa tenda portable karena dia curiga hotel mereka dibangun di atas bekas markas rahasia bawah tanah.

​"Pir, koper kita kelebihan beban 40 kilo!" teriak Dira panik sambil melihat timbangan.

​"Gampang, Ndoro!" Bagas dengan santainya mengeluarkan semua baju cadangannya. "Gue bakal pake baju lapis lima pas di bandara. Jaket, kemeja, kaos, batik, semua gue tumpuk jadi satu. Biar koper kita enteng!"

​"Nanti lo dikira teroris bawa bom, Bagas!" omel Dira.

​"Atau dikira manusia Michelin," tambah Jaka sambil tertawa.

​Malam sebelum keberangkatan, mereka semua berkumpul di teras. Supra duduk di atas tumpukan koper, seolah-olah dia adalah jenderal yang siap memimpin pasukan. Patung Jago sudah dikirim lebih dulu pakai kargo khusus (yang biayanya bikin Dira menangis tiap kali liat saldo ATM).

​"Besok adalah hari bersejarah," ujar Bagas dengan nada serius. "Kita akan membuktikan pada dunia, bahwa dari sebuah tragedi kejepit pagar dan keselek kedondong, bisa lahir sebuah karya agung yang bakal dipajang di negeri orang."

​"Dan jangan lupa," tambah Mama Ratna sambil membenarkan letak sanggulnya yang mulai miring, "kita harus membuktikan kalau rendang buatan Mama lebih estetik daripada karya seni apapun di Singapura nanti!"

​"AMIN!" teriak mereka kompak, diikuti suara meongan Supra yang sangat berwibawa.

Koper sudah siap, paspor sudah di tangan (kecuali paspor palsu Supra yang masih diperdebatkan), dan mental mereka sudah sangat tidak stabil. Tapi, di saat mereka mau tidur, Dira menerima email dari kurator di Singapura:

​"Mohon maaf Mas Bagas, ada sedikit perubahan. Pameran Anda akan dihadiri oleh tamu kehormatan, yaitu salah satu kolektor seni terbesar dari Paris yang sangat menyukai hal-hal... normal."

​Dira menatap Bagas yang sekarang sedang tidur sambil meluk cobek batu milik Mama Ratna.

"Normal ya? Sepertinya kolektor Paris itu akan dapet kejutan budaya paling horor dalam hidupnya."

1
Alissia
/Joyful//Joyful/
Alissia: jangan pangil aku tante dek,kyak berasa tua banget dan umur aja baru 20 tahun😭😭
total 2 replies
𑇛ʜᴇ ʏᴜ
ceritanya bagus, menarik dan lucu"
apalagi bagas ada aja ide kreatif nya, dan bisa merubah segala macam situasi 😃
🖤ᴡᴀɴɢ ɴᴀɴ
bagus kak,
dsini dira yang masih waras meski idenya bikin geleng kepala pas suruh lawan pelakor 🤣
🧡⃟ɱᷫυᷤɱυ ιɱυҽƚ
luar biasa bagus ceritanya, lucu dan pasti ga bosen bacanya
up terus kaka semangat 🤗🤗
🧡⃟ᴀғᷫғᷤαη∂нι²
bagus cerita nya dan menghibur
semangat up kaka🤗
🧡⃟мσᷫмᷤσ
bagus ceritanya, udah gtu banyak banget ide ide yang menarik
dan suka karakter bagas yang ga menye menye😃
🧡⃟мυᷫмᷤυ αη∂нιкα
sungguh karya yang bagus
idenya kreatif kak, bisa bikin cerita lucu dngan berbagai ide yang unik 🤗
🧡⃟ᴀғᷫғᷤαη∂нι⁴
ceritanya bagus kak, penulisan juga rapih dan enak dibaca
suka karakter manda yang super mistis, 🤣🤣🤣
🧡⃟ɢᴏᷫɴᷤтєɴɢ ƈιʅιƙ¹ᴸ
ceritanya bagus , humoris, lucu
yang pasti bnyak ketawa nya
🧡⃟ᴀғᷫғᷤαη∂нι⁵ᴸ
ceritanya bagus kak
menarik banget
🧡⃟ɢᴏͨɴͥᴛᷝᴇͥɴᷜɢ²ᵇ
ceritanya bagus alur juga keren pokoknya novelnya bagus ceritanya
ketawa terus pas setiap baca perbab
🧡⃟ᴀғᷫғᷤαη∂нι⁶ᵇ
ceritanya bagus kaka
semangat up iya kaka🤗
🥑⃟🧡⃟ᴡᴀͫɴᷲɢ ʏɪ ʟᴇɪ⁸
goood banget ceritanya kak bagus aku suka
semoga makin asyik kedepannya 👍
🥑⃟🧡⃟ᴡᴀͫɴᷲɢ ʏɪ ʟᴇɪ⁸
keren mama mu bagas dia jadi maskot 🤣🤣🤣
🥑⃟🧡⃟ᴡᴀͫɴᷲɢ ʏɪ ʟᴇɪ⁸
haha karena extra pedas ini🤣🤣🤣🤣🤣🤣
🥑⃟🧡⃟ᴡᴀͫɴᷲɢ ʏɪ ʟᴇɪ⁸
keren sih usaha mereka 🤣
🥑⃟🧡⃟ᴡᴀͫɴᷲɢ ʏɪ ʟᴇɪ⁸
haha pelajaran baru dari bagas itu😅
🥑⃟🧡⃟ᴡᴀͫɴᷲɢ ʏɪ ʟᴇɪ⁸
ga mau kalah ini emak satu wkwkwkwk
🥑⃟🧡⃟ᴡᴀͫɴᷲɢ ʏɪ ʟᴇɪ⁸
kdng emang ga bisa dipredikdi justru yang aneh itu yang menarik perhatian banyak orang
🥑⃟🧡⃟ᴡᴀͫɴᷲɢ ʏɪ ʟᴇɪ⁸
haha kapok makanya jangan maen" smaa bagas😅
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!