NovelToon NovelToon
NISKALA

NISKALA

Status: sedang berlangsung
Genre:Trauma masa lalu / Action / Persahabatan / Light Novel / Sci-Fi
Popularitas:90
Nilai: 5
Nama Author: Kazennn

Bercerita tentang mahasiswa yang melakukan KKN disebuah desa dengan banyak keanehan. Banyak hal yang terjadi sampai membuat kami mendapatkan banyak masalah yang tidak masuk akal. Namun perlahan kami beradaptasi dan nantinya membongkar misteri dari desa tersebut. Kira-kira misteri apa saja itu. Ini adalah cerita fantasy persahabatan yang menakjukan

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kazennn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Flashback

Suatu hari disebuah tempat yang sepi dan penuh dengan barang-barang aneh. Disana ada beberapa orang yang sedang duduk berdiskusi. Mereka menceritakan pengalaman anehnya masing-masing yang pernah mereka alami dimasa lalu. Namun ditengah-tengah cerita datanglah seorang pemuda besar dengan membawa makanan. Pemuda tersebut tak lain adalah Putra dan orang-orang yang berdiskusi dalam ruangan sepi tersebut adalah Fatin, Ruka, Dila, Sri, Tian dan Zee. Kira-kira apa yang mereka diskusikan. Apakah hanya cerita masa lalu biasa atau hal lain. Ini lah asal-usul dari segala keanehan yang terjadi—alasan kenapa memilih Desa Tasahea sebagai lokasi KKN dan juga awal mula terbentuknya kelompok kami. Semuanya dimulai oleh 7 orang ini.

Semuanya dimulai dengan Putra yang menceritakan kisahnya saat PBL. Dia menjadi kordes sekaligus satu-satunya laki-laki dalam kelompoknya. Bayangin dia harus memimpin dan mengatur teman-temannya yang semuanya perempuan.

“Bagus kalau orang-orangnya baik tapi ini buruk banget.Andai kalian berada diposisi ku” ucap Putra

“Bayangkan aku satu-satunya laki-laki yang harus hidup bersama banyak perempuan” lanjutnya lalu Zee juga menceritakan pengalamanya yang mengangkt galon sendirian, memasang baliho dan menjalankan proker terpisah-pisah karena terjadi perselisihan dalam kelompoknya.

“Lah aku perempuan, tapi harus mengerjakan banyak hal yang seharusnya dilakukan oleh cowok tapi yah tau lah kordes ku kepribadiannya sangat lah buruk” tutur Zee

“Aku juga sama, sedikit sekali kesan menyenangkan yang aku alami saat praktik kerja lapangan” bicara juga Ruka lalu Dila pun memeluknya. Ruka dan Fatin menceritakan keburukan warga desanya yang sangat pasif terhadap program kerja yang mereka adakan.

“Kalau aku mungkin gak seburuk kalian tapi tetap saja, aku juga punya pengalaman buruk yang membuat ku membencinya” kata Fatin

“Ternyata kita semua punya pengalaman yang buruk yah saat PBL” gumam Putra

“Ada yang karena tempatnya, teman-temanya, masyarakatnya” Tian menambahkan

“Coba aja dulu kita satu kelompok” gumam Ruka

“Nanti aku aja kan yang jadi kordesnya, hehe” balas Putra sambil cengir

“Umm karena itulah kita ada disini sekarang, kita belajar dari kesalahan masa lalu” ucap Zee

“Betul, aku juga setuju” celetuk Fatin

“Kita akan buat kelompok sendiri untuk KKN, aku yakin kalau kita bersama-sama maka hal-hal buruk yang pernah kita alami sebelumnya saat PBL tidak akan terjadi—setidaknya kita akan mencegahnya agar tidak terjadi lagi pada kita” tuturnya

“Umm” semuanya mengangguk

“Tapi kita cuman bertujuh aja, kita masih butuh anggota lagi” bicara Sri

“Nanti kita cari lah teman-teman yang lain” ujar Fatin

“Jangan sembarang tapi, nanti ketemu orang-orang yang gak baik lagi” kata Putra

“Iyah, soal itu nanti kita seleksi setiap orang yang mau kita ajak masuk dalam kelompok kita”  ucap Zee

“Bagus itu, aku setuju” seru Tian

“Iyah, dengan begitu kita akan dapat teman-teman yang baik” sambung Ruka

“Kita akan buat kelompok KKN yang terbaik” seru Tian lagi

“KKN yang akan penuh dengan keseruan dan kebahagian yang membuat kita akan senang dan rindu kalau mengingatnya” Putra menambahkan

“Oke, berarti masalah kelompok sudah aman yah. Sekarang sisa tempat atau lokasinya ini” bicara Zee lalu berpikir

“B-bagaimana kalau kita tanya bapa aja” celetuk Dila

“Bapa pasti tau tempat yang bagus dan cocok untuk kita” lanjutnya

“Iyah aku setuju, soalnya bapa itu orang yang hebat” ucap juga Sri lalu tiba-tiba datanglah seorang pria parubaya berbadan besar

“Halo anak-anak bapa” sapanya

“Ada apa ini, kok rame?” lanjutnya bertanya

“Eh bapak—“ Ruka terkejut

“Panjang umur, baru kami omongin” kata Fatin

“Ngomongin bapa? Tentang apa?” tanya lagi pria itu

“Ini pak, kami kan rencananya mau KKN ini terusnya kelompoknya sudah ada yaitu kami yang ada disini”

“T-tapi pak—Kami belum punya lokasi yang bagus untuk tempanya”

“Bapa, bisa bantuin kami lagi nggak atau ada rekomendasi desa yang bagus untuk kami” pinta Ruka

“Hmm tunggu bapa pikir dulu” balas pria itu sambil berpikir

“Tempat yang bagus yah—desa untuk KKN yang cocok untuk kalian” gumamnya lalu terpikirkan satu nama

“Ini aja—“

“Horee, apa itu pak” tukas Fatin lalu Zee menegurnya agar sabar karena bapa belum menyebutkannya

“Desa Tasahea” ungkap pria yang mereka panggil bapa itu

“De-sa Ta-sa-he-a? Dimana itu pak” tanya Ruka lalu bapa tersenyum dan duduk. Beliau pun menceritakan tentang desa tersebut dengan semangat. Saat itu lah Fatin dan teman-temannya percaya serta memutuskan untuk memilih desa Tasahea sebagai tempat KKN mereka.

“Makasih pak Putu” ucap mereka bersamaan

“Bapa memang orang yang baik banget” puji mereka

“Hehe bisa aja kalian, ingat yah kalian baik-baik disana nanti” bala beliau

“Sampaikan salam bapa kepada orang-orang disana, jangan ragu bilang kalau kalian itu anak-anak bapa” lanjutnya

“Umm” para mahasiswa itu mengangguk lalu tersenyum

“ Sama satu lagi, semua hal aneh yang terjadi disana itu adalah hal biasa. Bapa yakin kalian pasti bisa melaluinya, karena kalian adalah anak-anak kepercayaan bapa yang hebat” ungkap beliau

Dan begitulah awal mula cerita KKN ini dimulai. Semuanya sudah direncanakan oleh mereka yaitu Putra, Fatin,Ruka, Dila, Sri, Tian dan juga Zee. Mereka memiliki tujuan bersama yang sama, belajar dari kesalahan dan seleksi yang ketat. Semuanya dilakukan untuk mencegah pengalaman buruk yang pernah mereka alami sebelumnya saat PBL agar tidak terjadi atau terulang lagi saat melakukan KKN. Mereka tidak mau lagi merasakan sakit dan penderitaan yang sama dimasa lalu. Namun masih belum jelas alasan mereka tidak memberitahu teman-temannya yang lain, Anwar, Ikon, Nadin, Eni, Wati, Sulis, Dani dan aku.

 

 

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!