Di paksa menikah dengan pilihan ayah nya membuat Vivian kabur dari rumah untuk menemui sang kekasih tetapi bukan tempat perlindungan yang di dapatkan Vivian dia justru melihat pengkhianat sang kekasih dan adik tirinya.
Vivian pergi meninggalkan apartemen Dika sang kekasih tapi karena berlari terlalu cepat Vivian menabrak mobil seseorang dan dia meminta pertolongan agar bisa membawa nya pergi.
Siapa yang sudah menyelamatkan Vivian?
Lalu bagaimana dengan nasib Vivian selanjutnya yuk baca cerita nya di novel terbaru ku Nikah Dadakan hanya di Nt
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alvaro zian, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Pura-pura tidur
"Sial!" marah Olivia saat Dika tak kunjung menjawab telpon dari nya.
"Kenapa Liv?" tanya Erika yang melihat sang putri kesal sendiri.
"Ti-dak apa-apa bu,aku hanya huekkk......" tiba-tiba Olivia merasakan mual di perut nya.
"Kamu kenapa Liv?" tanya Erika khawatir
"Mungkin masuk angin bu, semalam aku keliling mencari Vivian jadi kepala ku sedikit pusing"jawab Olivia berbohong.
"Bukan nya kita sudah sepakat untuk menjual rumah ini jadi tak usah di pikirkan lagi anak itu,ayah juga sudah setuju kita akan tinggal di rumah yang lebih kecil Liv,kamu tidak pernah susah-susah mencari nya lagi"
"Aku hanya ingin sekedar memberikan perhitungan untuk nya bu jadi aku iseng mencari dia"
"Sudah jangan di cari lagi, biarkan dia terkejut saat kembali nanti,apa kamu sudah dapat pembeli nya?"
"Sudah ada yang bertanya-tanya tapi belum cocok harga bu,besok kalau ada yang cocok akan aku beritahu pada ibu"
"Ya! pasang harga tinggi Liv, rumah ini cukup besar apalagi ada sisa tanah nya di belakang bisa di manfaatkan untuk berkebun"
"Ibu tenang saja pasti aku cari penawaran yang paling tinggi,apa ibu sudah menemukan surat-surat nya?"
"Sudah ada pada ayah mu jika ada pemiliknya langsung kita jual"
"Bagus, semoga besok ada yang menawar tinggi bu bisa kita lepas"
"Semoga saja ya,ibu juga sudah tidak mau tinggal di sini,ibu suka parno an karena ini rumah bekas Almarhumah ibu Vivian"sahut Erika sambil menggeleng kecil.
******
"Apa ini?" tanya Hardian saat Karina datang memberikan selembar undangan.
"Undangan pertunangan Bagas dan Sarah"
"Pertunangan! kapan?"tanya Hardian tak mengerti.
"Mas undangan ini di sebarkan sehari sebelum acara dan jangan sampai Bagas tau,jadi saat dia datang orang sudah menyangka kalau Bagas dan Sarah saling cinta hingga memutuskan untuk bertunangan, kedengaran nya nanti tidak ada yang aneh dari hubungan pernikahan mendadak mereka mas"jawab Karina dengan senyum licik nya.
"Benar juga kamu"ujar Hardian setuju
"Kamu harus katakan pada mama paksa Bagas saat dia datang jangan sampai ketahuan kalau ini semua sudah di rencanakan"
"Tenang saja semua nya akan aman" sahut pak Hardian.
*****
Bagas melirik ke arah Vivian yang ada di samping nya, perempuan ini sudah tertidur pulas di dalam mobil seperti nya dia kekenyangan.
"Vi.....'" panggil Bagas lembut tapi Vivian sama sekali tak bergeming dia menikmati tidur nya membuat Bagas tak tega untuk membangun kan perempuan ini,Bagas akhirnya menghela nafas panjang lalu memutuskan untuk menggendong Vivian masuk kedalam apartemen.
"Lumayan untuk olahraga malam" gumam Bagas sambil mengeluarkan Vivian dan segera menggendong nya seperti bayi.
Bagas memperhatikan wajah Vivian yang terlihat polos.
"Dia terlihat seperti bayi dan sangat patuh" batin Bagas sambil tersenyum manis menatap wajah Vivian.
Sesampainya di apartemen Bagas segera masuk kedalam kamar dan membaringkan tubuh Vivian,di bukanya sepatu perempuan ini lalu Bagas menyelimuti Vivian dan segera keluar.
Setelah Bagas keluar Vivian membuka mata nya ternyata dia sudah terbangun saat Bagas menggendong nya tadi karena terlalu grogi dia memutuskan untuk pura-pura tidur saja.
"Ya Tuhan kenapa jantungku berdegup sangat kencang apa aku punya penyakit kelainan jantung"gumam Vivian
"Sayang dia hanya menjadikan ku pacar pura-pura,andai itu kenyataan pasti akan ku pamerkan pada seluruh dunia kalau aku punya kekasih setampan Kim Soo Hyun"lanjut Vivian senyam-senyum sendiri.
"Semoga bisa mimpi mas Bagas malam ini" do'a Vivian sambil menghela nafas panjang lalu menutup seluruh tubuh nya dengan selimut mencoba untuk tertidur dan berharap mimpi indah.
kacau...saling tuduh...
padahal biang keroknya dari Karina
lagian yang menafkahi tugas bapak elo,bukan abg lo😆😆😆
Ngadi Ngadi nih Leo
biar semua orang juga tau klo sekarang kamu sudah punya istri,Vivian istrimu
yang di perebutkan malah sudah jadi suami orang ,suami Vivian
udah jelas itu mantan istri dan Bagas udah dekat ma cewe lain,masa masih make Anita .blom lagi ntar Sarah bakalan marah karena kamu depak ,siap2 kmu bakalan dibelit ular mu sendiri
orang jahat akan selalu mendapatkan balasan nya