hay gays. ini adalah kelanjutan dari cerita pengasuh bayi CEO. jadi sebelum kalian mampir ke sini, alangkah lebih baik nya mampir di karya sebelum nya dulu, agar kalian gak bingung dengan alur cerita nya.
..
mau tau kelanjutannya, yuk mampir..
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon deby cahya Karmila, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
masuk perangkap.
Ke esokan pagi nya
Kini Erlan dan Erik sudah berangkat ke kantor masing-masing, sedangkan ke empat wanita yang memiliki kekuatan penuh di rumah itu sudah berangkat ke supermarket terdekat untuk membeli semua kebutuhan untuk persiapan toko kue mereka.
Mereka benar benar benar bahagia, masing-masing bahkan memiliki tugas untuk mengambil beberapa barang, agar mereka tak terlalu lama, mereka juga memikirkan keadaan Tiara yang sedang hamil, mereka tak mau ibu hamil itu sampai kelelahan.
"wah aku benar benar semangat banget,"ucap Dela.
" iya aku juga, aku bahkan udah gak sabar pengen cepat cepat buka tokonya,"ucap elin.
" kok kita yang semangat yah, kan bukan kita yang buat kue nya nanti, tapi ibu,"ucap Tiara.
" tapi kan kita ikut bantu kak,"ucap elin
Mira hanya tersenyum melihat perdebatan antara menantu nya itu, dia benar benar bahagia karena di kelilingi oleh wanita wanita yang baik seperti mereka.
" apa semua nya udah selesai,"ucap Mira.
" sudah ibu,"ucap mereka bertiga kompak, yang membuat nya saling memandang.
Hahahahahah.
lagi lagi mereka tertawa, sungguh mereka semua benar benar kompak.
"yasudah ayo kita bayar,"ucap Mira, yang di angguki oleh semua wanita itu.
....
" bagaimana pertemuan mu,"ucap Erik, yang kini menatap ke arah Kris.
"lancar tuan, bahkan saya belum menjelaskan semua poin poin kerja sama kita, tapi dia sudah menerima nya,"ucap Kris.
"hahaha dasar bodoh, dia memang orang yang bodoh,"ucap Erik.
" tuan sekarang kita adalah salah satu pemilik saham di perusahaan nya, bahkan kita menjadi pemilik saham terbesar dari yang lain nya,"ucap Kris lagi.
" kerja bagus Kris, aku tidak ingin terlalu lama, aku ingin secepatnya merebut kembali harta adik ipar ku,"ucap Erik, yang di angguki oleh Kris.
...
" luar biasa, luar biasa,"ucap Haikal.
" sekarang aku kaya,"ucap nya lagi.
" bahkan butik milik wanita bodoh itu juga aku sudah serahkan pada perusahaan itu, yang penting aku mendapatkan untung yang banyak dari kerja sama ini,"ucap Haikal.
" sekarang tinggal membuat tua bangka itu mati,"ucap Haikal lagi.
Brakkk.
" apa maksud mu berkata seperti itu mas,"ucap seorang wanita.
Haikal menatap wanita itu dengan tatapan yang sulit di artikan,
" apa maksud mu berkata seperti itu hah,"ucap nya lagi.
" kau ingin membunuh ayahku,"ucap nya lagi.
" hahahaha, memang nya kenapa kalau aku membunuh tua bangka itu hah?, dia tuh sudah tua, waktu nya dia pulang ke neraka,"ucap Haikal.
wanita yang ada di hadapan nya itu benar benar terkejut dengan ucapan suami nya, dia tak menyangka bahwa pria yang dia anggap baik dan penyayang itu memiliki sifat seperti binatang.
" kau juga tidak bisa berbuat apa-apa lagi sayang, karena perusahaan ini sudah jatuh di tangan ku,"ucap Haikal.
" bukan nya ayah mu sudah menyerah kan nya padaku, dia mengatakan akan memberikan perubahan ini untuk ku ketika dia sudah mati, dan sebentar lagi dia akan mati,"ucap Haikal.
" jangan bermimpi, aku tidak akan pernah menyerah kan perusahaan ayahku padamu,"ucap wanita itu.
" hahaha kau terlambat sayang, karena kini ayahmu sudah di ambang kematian,"ucap Haikal.
Drrttt
Drrttt
drttt
wanita itu segera mengangkat panggilan telefon nya.
" halo nyonya, tuan Luhan meninggal dunia,"ucap sang asisten.
Wanita itu terkejut bukan main, dia menatap penuh benci pada pria yang ada di hadapan nya, setelah memutuskan panggilan telefon nya, wanita itu pun pergi dari sana dan segera pulang ke rumah Nya.
Coba lah lebih hati-hati dalam menulis.
Nama orang harus di awali huruf kapital.
Setelah dialog harus diberi jarak, agar huruf dan tanda baca tidak berhimpitan.
Penulis juga harus mau menerima kritikan, bukan melulu soal pujian.
Apa kabar dengan author level rendah tapi tulisannya rapi, tidak pernah dilirik pembaca hanya karena karyanya tidak pernah dipromosikan oleh platform?
Kurangi typo. Lelah, ngantuk, buntu ide? Itu bukan alasan untuk anda membenarkan penulisan yang salah di novel anda Author platinum yang nulis asal up.