NovelToon NovelToon
ZIFANA (Kubalas Pengkhianatanmu!)

ZIFANA (Kubalas Pengkhianatanmu!)

Status: tamat
Genre:Selingkuh / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Kehidupan di Kantor / Romansa / Tamat
Popularitas:1.5M
Nilai: 4.7
Nama Author: Rita Tatha

Berniat memberi kejutan kepada sang kekasih, Zifana justru yang terkejut karena ia memergoki sang kekasih sedang bercinta dengan sahabatnya sendiri. Rasa sakit itu kian dalam ketika Zifana mengetahui kalau sahabatnya sedang dalam keadaan hamil.

Zifana pun pergi dan membawa rasa sakit itu. Ia berjanji akan membuat kedua orang itu membayar mahal atas pengkhianatan yang sudah mereka lakukan.

Bisakah Zifana membalas pengkhianatan itu dan menemukan kebahagiaannya?

Simak kisahnya di sini dan jangan lupa selalu beri dukungan untuk Othor Kalem Fenomenal, Guys 😉

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rita Tatha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Zifana-17

"Selamat malam, Tuan. Maaf, sudah membuat Anda menunggu lama." 

"Tidak apa. Tenang saja. Apa ini wanita yang kupesan?" 

"Iya, Tuan. Maaf kalau kurang seksi karena saya takut akan membuat curiga. Nanti kalau sudah di kamar—"

"Baiklah. Tidak perlu banyak bicara. Aku sudah paham."  

Zifana terdiam mendengarkan pembicaraan mereka. Rasanya ia tidak tega ketika melihat Leli yang terus saja menunduk. Sepertinya memang ini bukanlah keinginan wanita itu. Jika memang Leli menginginkan ini, sudah pasti wanita itu akan terlihat senang, tetapi tidak untuk saat ini. 

"Kasihan Leli, Bang." Zifana berbicara lirih. 

"Untuk apa kau kasihan padanya? Dia bahkan tidak merasa kasihan saat tidur dengan kekasihmu. Jangan hanya memikirkan perasaan  orang lain, Zi. Ingat, kau jangan lemah." Joshua mulai sebal dengan adiknya. 

Mereka pun kembali terdiam untuk mendengarkan percakapan yang masih berlangsung. 

"Kalau boleh tahu, apa hubungan kalian?" tanya anak buah Jason. 

"Dia istri saya." Jayden menjawab jujur. Anak buah Jason pun berpura-pura terkejut. 

"Apa kau gila? Bagaimana bisa kau menjual istrimu sendiri. Apa kalian sangat kekurangan dalam segi ekonomi?" 

"Tuan, untuk hal itu Anda tidak perlu tahu. Anda jadi memakai jasa istri saya tidak. Tenang saja, dijamin Anda akan ketagihan." Jayden berusaha merayu. Hal itu sontak membuat anak buah Jason tersenyum licik. 

"Aku akan membayar kalian lima puluh juta, tapi aku mau main bertiga." 

"Ber-bertiga?" Jayden tersentak. 

"Ya. Aku, wanita ini, dan kau." 

Jayden dan Leli awalnya terkejut. Namun, ketika memastikan akan dibayar lima puluh juta, Leli yang wajahnya barusan terlihat mengenaskan pun kini tampak semringah. Ia membayangkan memiliki uang sebanyak itu. Ia bisa membeli perhiasan dan pamer di depan teman-teman sosialitanya. 

"Tuan, kalau mau dibayar lima puluh juta maka saya bersedia. Bahkan, saya akan meladeni berapa ronde pun Anda memintanya." 

Zifana melongo. Ia benar-benar tidak bisa berkata-kata. Barusan ia menaruh iba, tetapi ketika mendengar ucapan Leli tersebut, membuat Zifana langsung berdecak. 

Memang wanita murahan! 

"Sahabatmu itu, Zi." Joshua tertawa meledek. Tidak peduli wajah sang adik yang dipenuhi kekesalan. 

"Kau sudah percaya?" tanya Jason mengalihkan perhatian mereka. Zifana mengangguk cepat. "Sekarang kita akan pulang atau gimana? Atau kau mau melihat anak buahku bermain bersama sahabat dan mantan kekasihmu?" 

"Kau jangan gila! Lebih baik aku tidur karena besok masih harus bekerja. Setiap hari aku harus menyiapkan mental ketika berhadapan denganmu," ujar Zifana ketus. 

"Baguslah. Anggap saja semua ini latihan dan kelak kau akan terbiasa menghadapiku," kata Jason penuh makna. 

"Apa maksudnya?" tanya Zifana bingung. 

Jason tidak menjawab. Ia justru melajukan mobilnya meninggalkan tempat itu. Zifana yang sudah kepalang kesal pun, hanya duduk bersandar dan ia pun terlelap tanpa sadar. 

"Adik kau tidur, Jo." Jason melihat Zifana dari kaca kecil depan. Joshua pun menoleh ke belakang dan melihat Zifana yang tertidur lelap. Bahkan, ponsel gadis itu sudah terjatuh di pangkuannya. 

"Dasar kebo!" 

***

Sesampainya di rumah, Zifana belum juga bangun. Masih saja mendengkur halus. Dengan perlahan, Joshua membopong tubuh adiknya dan membawanya ke kamar, sedangkan Jason menunggu di bawah. Sebenarnya lelaki itu hendak langsung pulang, tetapi Joshua menahan dan memintanya agar menginap. 

Setelah merebahkan adiknya perlahan di atas ranjang, Joshua mencium kening gadis itu terlebih dahulu sebelum akhirnya menyelimutinya. Kemudian, ia bergegas turun dan mengajak Jason untuk masuk ke kamarnya. 

"Menginaplah di sini, Son. Sudah lama sekali kau tidak menginap di sini." Joshua melepas jaketnya dan langsung menghempaskan tubuhnya di atas ranjang. 

"Memang. Kita sudah sama-sama sibuk. Beberapa kali menginap di sini, aku tidak pernah melihat adikmu. Ternyata adikmu cantik juga." Jason duduk di tepi ranjang lalu memainkan ponselnya. 

"Jangan bilang kalau kau naksir sama adikku," tukas Joshua. 

Jason terkekeh. "Memangnya kenapa? Kau tidak suka kalau aku jatuh cinta dengan adikmu?" 

"Tentu saja suka. Aku justru berharap kalian bisa bersatu kalau memang berjodoh. Tapi aku juga tidak mau berharap. Yang penting bagiku, kau dan Zifana sama-sama bisa sembuh dari patah hati dan adikku jatuh pada lelaki yang tepat," kata Joshua sembari menghela napas panjang. 

Sebagai seorang kakak, ia merasa sangat khawatir dengan adik perempuan satu-satunya. Joshua sangat menyayangi Zifana lebih dari apa pun. Itulah yang membuat Joshua sangat ketat dan selektif kepada lelaki yang dekat dengan adiknya. 

Ia tidak mau jika Zifana jatuh kepada lelaki yang salah seperti Jayden. Jangan sampai hal itu terulang lagi.

"Yaelah, malah ngelamun." 

Suara Jason menyadarkan Joshua dari lamunan. Lelaki itu mendengkus kasar setelahnya. 

Jason yang sejak tadi tersenyum pun kini tampak murung. Hal itu sontak membuat Joshua menatapnya heran. 

"Kenapa wajahmu jelek sekali, Son?" tanya Joshua terheran. 

"Aku belum bisa sepenuhnya melupakan Arini dan aku belum ada rencana membuka lembaran baru dengan wanita lain. Aku tidak mau menjadikan wanita yang dekat denganku itu hanya sebagai pelampiasan. Aku akan membuka hati ketika sudah benar-benar yakin." Jason menghirup napas dalam. 

Ada rasa sesak yang ia rasakan ketika mengingat calon tunangannya yang meninggal. Padahal semua sudah terencana dengan baik, tetapi sekali lagi. Ia harus berlapang dada menerima rencana yang sudah digariskan oleh Tuhan. 

Kepergian Arini untuk selamanya, membuat Jason yang sangat mencintainya, menutup rapat pintu hati untuk wanita lain. Ia belum sepenuhnya ikhlas karena rasa sayang yang sangat dalam untuk Arini, masih terpatri kuat dalam hati. 

Untuk waktu sekarang ini, Jason hanya bisa mengikuti alur hidupnya. Ia yakin kebahagiaan akan tiba dan biarlah waktu yang akan membantu menghapus luka hatinya. 

Tidak ingin terlalu larut pada kesedihan, Jason memilih untuk tidur. Ia ingin sejenak beristirahat dari bayangan Arini. Ya, walaupun ia sangat ingin bertemu wanita itu meski hanya dalam mimpi. 

1
Widia Aja
Duh, Zifana, musuh mu bertambah satu, Rere...
Jayden, Leli, dab sekarang Rere...
Three snake demons...
Jangan ceroboh lagi ya Zifana
Widia Aja
Duh, Jason pasti yg liat jadi cemburu tuh..
Widia Aja
Ketemu lagi kitaaahh....
Widia Aja
Eh...kurang ajar banget nih si jiJay udah niat mau jual Zilfana..
Widia Aja
Wah, cowok modelan Jay yang Jijay kek gini sih fixed sampah banget...cocok ama Leli, sama2 sampah busuk yg dicuci berkali2 juga gak bakalan bisa bersih apalagi ilang bau busuk nya..
Isabela Devi
mendingan kamu pergi Zi
Isabela Devi
ga usah kerja di kantor Jason lagi zifa
Isabela Devi
waduh suami ga py hati, masa mau jual istrinya ke laki laki hidung belang
Isabela Devi
hahhaha zi pintar bgt, air itu kasih minum ke mantan
Isabela Devi
balskan sakit hati zifa
Isabela Devi
pasti bos ada maunya itu zi
Isabela Devi
hajar dia bang🤣
Isabela Devi
bagus itu zi
74 Jameela
kayaknya yg neror Zi...adl Rizal scra dia yg bilg spya Zi undur diri dr sekretaris Jason dg bilg kl Rere udh dtg di indonesia
Widia Aja: Wah, bahaya banget buat Zifana...
total 1 replies
74 Jameela
bagus👍👍👍👍👍
Nina Priyantina
kayaknya Rere nih buang keladinya dibalik topeng persahabatan
Jiuyue
Jayden, Joshua, Jason...
😄
Parianti Yundiah
jason memang keterlaluan
Parianti Yundiah
dasar jayden sakit jiwa
Eemlaspanohan Ohan
lanjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!