NovelToon NovelToon
Istri Kesayangan Tuan Dexter

Istri Kesayangan Tuan Dexter

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Mafia / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:47.9k
Nilai: 5
Nama Author: Pa'tam

"Ini cek satu miliar. Tapi serahkan putri mu." Dexter.

Dexter yang dikenal dingin terhadap perempuan. Tapi tertarik pada seorang gadis yang ditemuinya.

Dengan caranya sendiri, dia memaksa untuk menikahi gadis itu. Bahkan tidak segan-segan memberikan cek senilai satu miliar.

"Pa, aku tidak ingin menikah dengan pria tua dan cacat." Wilona.

Sementara gadis yang diincar Dexter adalah Kiandra. Seorang gadis yang memiliki identitas ganda.

Siapa gadis itu sebenarnya? Apa yang istimewa dari gadis itu sehingga membuat Dexter tertarik? Bahkan rela mengeluarkan uang sebanyak itu untuk mendapatkan gadis itu.

Kalau penasaran baca yuk.

Cerita ini hanyalah fiksi belaka. Tidak ada kaitannya dengan kehidupan nyata.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Pa'tam, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 3

"Ma, aku tidak terima kalau seperti ini," rengek Wilona.

"Sabar, setelah ini kita akan menyingkirkan Kiandra sialan itu," kata Maura.

"Tapi Ma, bagaimana jika papa curiga?"

"Kita tidak perlu membunuhnya, setelah dia menerima pria tua itu, otomatis dia akan keluar dari rumah ini," jawab Maura.

Wilona tersenyum. Tanpa mereka tahu, jika pria yang mereka bilang adalah seorang pemuda tampan. Dan juga keturunan dari keluarga terpandang.

"Ma, cek yang diberikan oleh pria tua itu buat ku saja," kata Wilona.

"Minta sama papa mu," kata Maura.

Wilona mencebikkan bibirnya. Kemudian meminta pelayan untuk membereskan pakaian dan barang-barang miliknya.

Wilona keluar dari kamarnya untuk menemui papa nya. Dia akan meminta uang, dia ingin belanja sepuasnya.

"Pa, minta uang," kata Wilona.

Tanpa bertanya atau berkata apa-apa, Basuki langsung mentransfer sejumlah uang ke rekening milik Wilona.

"Kok cuma segini?" Protes Wilona.

"Dua ratus juta tidak cukup?" tanya Basuki.

"Tambahin saja Pa, lagipula cek dari pria itu belum dicairkan, kan?" ujar Maura.

Basuki mentransfer lagi seratus juta ke rekening Wilona. Wilona pun tersenyum kegirangan. Kemudian dia menelepon seseorang untuk keluar berbelanja.

Sementara Kiandra hanya memperhatikan dari atas di lantai dua. Dia hanya menghela nafas, karena Basuki tidak pernah seperti itu kepadanya.

Setelah kepergian Wilona, Kiandra pun berjalan menuruni tangga. Dengan langkah gontai, Kiandra menghampiri Basuki dan Maura.

"Bersiaplah, dua hari lagi kamu akan menikah," kata Basuki.

"Aku tidak mau," kata Kiandra.

"Kamu!" Basuki bangkit dari duduknya dan berjalan menghampiri Kiandra. Kiandra hanya pasrah saja ketika Basuki hendak menamparnya.

"Tampar saja, satu kali saja tamparan itu mengenai wajahku, maka akan aku pastikan jika Wilona lah yang akan menikah dengan pria itu," kata Kiandra.

Basuki segera menurunkan tangannya. Namun tangannya terkepal kuat menahan emosi.

"Ayo Pa," kata Maura mengajak suaminya untuk pergi dari situ.

"Tunggu!" Dengan suara tegas Kiandra menyuruh mereka berhenti. "Serahkan cek itu kepadaku," kata Kiandra dengan nada dingin.

"Kiandra, cek apa? Kami tidak menerima cek satu miliar itu," ujar Maura.

Kiandra meminta cek itu dari tangan Basuki. Basuki dan Maura menyangkal jika mereka memiliki cek pemberian pria itu.

"Aku tidak mau tahu. Kalian meminta aku untuk kembali karena ingin menggantikan Wilona, kan?" tanya Kiandra. "Serahkan cek itu, atau aku akan menolak pernikahan ini," kata Kiandra menambahkan.

"Kamu gila ya? Cek itu untuk kami, bukan untuk mu," ujar Maura tidak terima cek pemberian pria itu diminta oleh Kiandra.

Kiandra tersenyum. Kemudian berbalik dan melangkah pergi. Namun baru beberapa langkah, Kiandra pun berhenti.

"Tidak masalah, sekarang juga aku akan kembali ke desa," kata Kiandra. Kemudian Kiandra berjalan. Namun Basuki segera menghentikan nya.

Basuki dan Maura yang tidak ingin Wilona menikahi pria tua dan lumpuh pun menyetujuinya. Dengan berat hati Basuki menyerahkan cek itu kepada Kiandra.

"Terima kasih Pa, aku akan menikah dengan pria itu," kata Kiandra. Kemudian Kiandra pun segera pergi dari situ.

Kiandra langsung keluar rumah. Dia meminta kunci mobil kepada pak sopir. Pak sopir yang judes kepada Kiandra pun menolak untuk memberikan kuncinya.

"Aaaah!" Pak sopir memekik ketika Kiandra memelintir tangannya.

"Serahkan atau tangan ini sebagai gantinya," kata Kiandra.

"B-baik, baik Nona." Dengan tangan gemetar, pak sopir pun menyerahkan kunci mobil.

Pak sopir menjadi takut melihat tatapan Kiandra yang berubah tajam dari sebelumnya. Pak sopir pun merasa jika nona nya itu bukan orang sembarangan.

"Pa, kenapa Kiandra seperti orang yang berbeda?" tanya Maura.

"Aku juga merasa seperti itu, Ma. Tatapan matanya tajam, bicaranya juga tegas," kata Basuki.

Sementara Kiandra, sebelum masuk ke dalam mobil, dia menoleh ke dalam rumah. Kiandra tersenyum tipis ke arah papa nya dan Maura.

Baru setelah itu Kiandra pun masuk ke dalam mobil dan segera menghidupkan mesin mobilnya dan segera pergi dari situ.

"Pa, kita tidak dapat apa-apa," kata Maura setelah Kiandra tidak terlihat lagi dari pandangan mereka.

"Sabarlah Ma, kita bisa minta lagi kepada pria itu. Bukankah pria itu orang kaya? Papa yakin, pria itu akan memberikan lagi uang yang banyak," kata Basuki.

Maura tersenyum. Dia mengusulkan agar suaminya meminta uang dan langsung ditransfer saja ke rekeningnya.

Sementara Kiandra masih dalam perjalanan. Setelah mendapatkan cek dari papa nya, Kiandra akan langsung mencairkan cek itu dan memasukkannya ke rekeningnya sendiri.

...****************...

Beberapa hari kemudian ...

Hari yang dijanjikan pun tiba. Dexter dan James sudah bersiap-siap. Bersama pak penghulu dan dua orang saksi, mereka pun mendatangi rumah Basuki.

Tapi sebelumnya Dexter sudah meminta restu kepada kedua orang tuanya dan keluarga lainnya.

Tapi, Dexter meminta mereka untuk merahasiakan pernikahannya. Nanti jika sudah waktunya, barulah akan diumumkan ke publik.

"Pa, pria itu sudah datang," kata Maura.

"Suruh Kiandra bersiap-siap," kata Basuki.

Maura pun langsung ke kamar Kiandra. Saat pintu kamar dibuka, Kiandra sudah memakai baju pengantin.

"Cepat turun, pria itu sudah datang," kata Maura.

Kiandra tidak menjawab, dia hanya menurut saja. Uang satu miliar sudah dia dapatkan, jadi dia tidak mau membantah lagi.

Sementara di ruang tengah. Dexter yang sedang duduk di kursi roda pun memperhatikan ke arah atas. Namun dia tidak melihat gadis yang dicarinya.

"Basuki, mana pengantin wanitanya?" tanya Dexter.

"Tunggu sebentar lagi Tuan," jawab Basuki. "Tuan, sebelum menikah, bisakah Tuan memberikan uang kepada ku?" tanyanya

Dexter menyipitkan matanya. Karena kemarin dia sudah memberikan cek senilai satu miliar. Bahkan notifikasi nya, jika cek itu sudah dicairkan.

"Apa cek satu miliar tidak cukup?" tanya Dexter.

"Bukan begitu Tuan, tapi uang itu sudah diambil oleh putriku. Kalau bisa langsung transfer saja ke rekening ku," jawab Basuki.

Dexter mengambil ponselnya, ketika hendak mentransfer sejumlah uang, terdengar suara dari ujung tangga melarangnya.

"Kakek tua, jika Anda mentransfer uang ke dia, aku akan menolak pernikahan ini," kata Kiandra.

Semua mata tertuju kepada suara itu. Dexter tersenyum, karena gadis yang diinginkan nya sudah ada di depannya.

"Itu dia, akhirnya aku bisa mendapatkan gadis itu," batin Dexter.

Kiandra berjalan perlahan menghampiri Dexter yang sedang duduk di kursi roda. Kiandra mengamati wajah Dexter dengan saksama.

Sementara Basuki dan Maura tidak bisa berkata apa-apa. Karena ancaman Kiandra membuat mereka menciut.

"Boleh dimulai sekarang?" tanya Kiandra.

"Silakan, silakan," jawab Basuki. Namun dalam hatinya mengutuk keras, karena dia tidak mendapatkan apa-apa.

Pak penghulu dan Dexter pun segera melakukan akad nikah. Dengan disaksikan oleh beberapa orang saksi, akhirnya Dexter berhasil mengucapkan ijab kabul dengan lancar.

Maura dan Basuki pun tercengang mendengar mahar yang diberikan oleh Dexter kepada Kiandra. Yaitu kartu ATM senilai lima miliar. Satu kotak perhiasan dan sebuah rumah mewah.

Wilona pun tercengang mendengarnya. Wilona yang mengintip dari lantai atas pun merasa menyesal karena sudah menolak pria tua itu.

1
kaylla salsabella
weleh paling " suruhan sisil
Ayudya
lah cari mati tu para preman
Healer
cehhhh setakat preman saja....🤣🤣 sekelas mafia tidak berkutik!!!
Astuti tutik2022
Cari gara" sisil ini, apa blum tahu dia klo kakakny sebentar lagi jdi org kismin.
Ambu Rinddiany Thea
salah cari mangsa mereka , malah kasian ma.premannya klo begini takutnya d hajarnya nanggung gt sm kiandra ma mma arsil ..
StAr 1086
Cuma preman mau melawan duo mafia.....
Sani Srimulyani
waaahhhh cari mati mereka.....
Nice1808
itu pasti preman yg di bayar oleh sisil🤭🤣
🇦 🇵 🇷 🇾👎
🤣🤣🤣keren
StAr 1086
Lagian tinggal hidup enak sama anak istri malah milih wanita yang gak bener....
kaylla salsabella
bahagia selalu 😍😍😍
StAr 1086
next
Dewi kunti
tipis dan tdk terlalu mencolok ,tipis tp mencolok ky ap ya🤭 🤭🤭🤭
Osie
basuki urat malu udah pd putus tuh
Cindy
lanjut kak
Mey Abimanyu
pdhal nunggu Arsy maki² Maura soalnya nyodorin anaknya 🤣🤣
Tiara Bella
kapok gk tuh si basuki pke acara pengn dikawinin lg anaknya sm Dexter....
Astuti tutik2022
Serakah sich jdi org...
Nice1808
Basuki mau menjual perusahaannya dan pasti akan kelbali ke kiandra krna itu warisan ibunya👍👍mantap mmng dexter👍
Astuti tutik2022
Sayangny kebanyakan di dunia nyata kadesny malah lebih dulu mentingin perutny sendiri. Destiny satu yg seprt ini
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!