Kisah seorang gadis bernama Adelia Maheswari yang kehilangan tunangannya dihari pernikahannya, dan mengharuskan dia menikahi lelaki arogan, dingin dan kaku dihari itu juga.
Apakah aku bisa jatuh cinta dengan lelaki kasar, dingin dan arogan seperti dia. Lelaki yang telah merenggut kebahagiaanku?
Ikuti kisah mengharukan mereka ya, di lengkapi dengan kisah komedi, cinta manis, cemburu dan perasaan terharu membuat kalian baper, meleleh dan senyum - senyum sendiri.
IG: dewimutiawitular922
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dewi Mutia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kondisi Kritis
Jangan Lupa Like And Koment ya.
🌹SELAMAT MEMBACA🌹
Rian sudah ada di Ruang Operasi di sebuah Rumah Sakit di Jakarta. Ia sedang di tangani oleh beberapa dokter. Kondisinya sangat parah. Leta yang berada di luar terus mondar – mandir dengan wajahnya yang sangat panik.
“Ya tuhan. Bagaimana ini, aku harus menghubungi siapa. Aku tidak tahu nomor tunangan Rian, karena aku tidak terlalu dekat dengannya. Aku juga tidak tahu orang tua Rian siapa. Apa yang harus aku lakukan?” Gumamnya yang terus mondar - mandir di depan Ruang Operasi.
Ia kemudian mengambil telfon genggamnya di tasnya.
“Sebaiknya aku minta bantuan sama ayah dulu.” Sambil mencari nomor HP ayahnya.
Suara Telfon.
“Halo Leta.”
Leta langsung menangis keras mendengar suara ayahnya.
“Leta ada apa nak?”
“Ayah....tolong Leta. Rian dan Jhon mengalami kecelakaan. Aku hanya menemukan tubuh Rian di bawah jurang. Ayah tolong Leta sekarang.” Sambil menangis.
“Leta....apa yang kamu bicarakan. Kamu baru kembali langsung membicarakan hal seperti itu?”
“Leta sekarang ada di Rumah Sakit. Tadi waktu Leta mau ke acara pernikahan Rian. Dia menghubungi Leta kalau dia dan Jhon di culik. Terus Leta cari keberadaan mereka tapi Leta terlambat ayah. Leta bingung sekarang, Leta mau menghubungi keluarga Rian tapi Leta tidak tahu harus menghubungi siapa. Leta cuma tahu nama tunangan Rian saja. Leta mau minta bantuan ayah buat cari tunangan Rian sekarang.” Ucapnya sambil menangis.
“Tenang nak. Tenangkan dirimu.”
“Leta tidak bisa tenang sekarang. Rian terluka parah dan Jhon tidak di temukan. Hiks.....hiks.....hiks.....aku takut sekali.”
“Baiklah.....ayah akan cari tunangan Rian. Beritahu ayah, siapa namanya?”
“Namanya Adelia Maheswari.”
“Kamu bilang siapa tadi?”
“Adelia Maheswari, ayah.”
“Ayah seperti pernah mendengar nama itu.”
“Tolong carikan keberadaan dia. Cuma dia yang Leta tahu.”
“Baiklah....ayah akan cari. Kamu tenangkan dirimu.”
“Iya...”
Telfonnya pun di tutup.
Ia duduk di kursi tunggu sambil menunduk memegang kedua kepalanya. Ia menangis mengingat kejadian tadi tepat di depan matanya.
Selama 30 menit, ayahnya yang seorang pemilik salah satu Restoran ternama di Indonesia itu datang menghampirinya. Ia melihat anaknya yang terus menangis di depan Ruang Operasi.
“Leta...” Panggilnya.
Leta langsung berdiri melihat ayahnya. Ayahnya terlihat kaget melihat penampilan anaknya yang sangat berantakan itu.
Leta memeluk ayahnya yang sudah berada di depannya. “Ayah...”
Ayahnya yang bernama Pak Ridwan itu terlihat sangat khawatir melihat keadaan anaknya. Ia kemudian melepaskan pelukannya dan menatap Leta yang terlihat takut.
“Leta.....kenapa kamu sampai berurusan dengan pria yang tidak mencintaimu itu.”
“Ayah....bagaimana bisa ayah mengatakan hal seperti itu. Dia pria yang sangat kucintai. Ayah tahu itu kan?”
“Kamu tahu dia berurusan dengan siapa sampai dia menjadi seperti ini?”
“Apa maksud ayah?” Tanya Leta dengan wajahnya yang terlihat bingung.
“Leta....” sambil memegang kedua bahu anaknya. “ Dengarkan ayah, wanita yang kamu suruh ayah cari itu adalah istri Tuan Reqy?”
“Apa...itu tidak mungkin.?” Dengan wajahnya yang sangat kaget. “Dia adalah tunangan Rian. Hari ini dia akan menikah dengannya. Aku kembali ke Indonesia hanya untuk menghadiri pernikahannya. Aku ingin mendoakan kebahagiaannya dengan Adelia. Ayah pasti salah.”
“Ayah sudah mencari tahu keberadaan wanita itu. Kamu tahu sendiri kan, ayah punya banyak kenalan pengusaha. Semua pengusaha yang pernah berniat untuk menjodohkan anaknya dengan Tuan Reqy itu tahu siapa Adelia Maheswari. Tuan Osmar menolak mereka dengan alasan kalau Tuan Reqy sudah punya tunangan bernama Adelia Maheswari. Dan ayah tadi menyelidikinya lewat teman ayah, dia sudah menikah dengan Tuan Reqy hari ini.” Jelasnya sambil melihat Leta.
Leta menjatuhkan dirinya di kursi dengan wajah yang tak percaya.
“Itu tidak mungkin. Jelas – jelas Rian bilang kalau dia akan menikah dengan Adelia.”
Pak Ridwan ikut duduk di samping anaknya.
“Leta....sepertinya ini tidak main – main. Kamu bilang kalau Rian dan Jhon temanmu itu di culik kan.” Sambil memegang bahu anaknya.
“Iya.”
“Ini pasti ada hubungannya dengan Tuan Reqy. Semua orang tahu seperti apa sifat dia. Dia bisa melakukan apa saja yang dia mau. Bahkan dia mengusir semua keluarganya dan menjadikan dirinya sebatang kara. Ini pasti perbuatannya. Ini sangat berbahaya kalau kita sampai berurusan dengannya.” Ucap Pak Ridwan dengan wajahnya yang serius.
“Maksud ayah.” Sambil melihat ayahnya yang duduk di sampingnya.
“Kalau mereka menemukan bahwa temanmu masih hidup. Ayah takut mereka pasti akan berusaha membunuhnya lagi. Ayah yakin sekali kalau ini perbuatan Tuan Reqy.”
“Kalau begitu kita lapor polisi saja.”
“Leta....Tuan Reqy bukan orang sembarang yang bisa kita lawan dengan mudah. Dia punya banyak kenalan. Jejaring sosialnya sangat luas.”
“Lalu apa yang harus kita lakukan?”
“Bawa temanmu itu ke Australia. Dia bisa di rawat dengan aman di sana.”
“Bagaimana dengan keluarganya. Orang tua Rian pasti akan khawatir jika tahu anaknya hilang?”
“Kita bawa saja dulu dia ke sana. Kalau temanmu sudah ada di sana. Ayah akan mencari keberadaan orang tuanya dan membawanya secara diam – diam ke Australia. Hanya itu yang bisa ayah bantu. Kalau kita rawat di sini. Ayah takut kalau keluarga kita akan ikut bermasalah dengan Tuan Reqy.” Jelasnya dengan serius.
“Baiklah....Leta akan menuruti semua perkataan ayah.”
Pak Ridwan kemudian berdiri.
“Kamu tunggu di sini. Ayah akan meminta bantuan teman ayah untuk membawa kita ke Australia secepatnya.”
“Baik.”
Pak Ridwan pun menghubungi seorang temannya untuk mengurus kepergiannya ke Australia tanpa di ketahui orang. Ia bahkan rela membayar berapapun yang temannya itu minta asalkan bisa membawa Leta dan Rian meninggalkan Indonesia. Itu ia lakukan karena Leta yang sangat mencintai Rian.
Selesai mengubungi temannya itu, ia kembali menghampiri anaknya.
“Leta....kita akan berangkat besok menggunakan pesawat pribadi yang ayah pesan.”
“Cepat sekali.”
Pak Ridwan hanya tersenyum. Leta kembali bicara pada ayahnya.
“Ayah pasti menghabiskan banyak uang untuk melakukan semua ini.”
“Tidak apa – apa nak. Uang bisa di cari yang penting kamu bahagia. Di tambah ayah takut berurusan dengan keluarga Abraham.”
Leta langsung memeluk ayahnya dengan erat.
“Terima kasih. Ayah sudah mau membantu temanku.”
“Tapi ayah tidak bisa membantu temanmu yang bernama Jhon itu. Kalau kita ketahuan, ayah tidak akan bisa menolong kedua temanmu.”
“Iya....”
Mereka berdua pun duduk di kursi sambil menunggu dokter keluar. Tak lama kemudian, dokter yang menangani Rian keluar dari Ruang Operasi.
Leta langsung berdiri dari tempat duduknya dan datang menghampiri dokternya itu.
“Dok....bagaimana keadaan teman saya?”
“Maaf nona. Kondisinya sangat kritis. Kepalanya mengalami pendarahan yang parah. Kami bisa menghentikan pendarahan di kepalanya tapi kami tidak tahu sampai kapan dia bisa melewati masa kritisnya. Kami hampir saja kehilangannya tadi.”
Leta sangat kaget mendengarnya. Ia sampai menutup mulutnya mendengar ucapan dokternya itu. Ia kemudian berbicara pada dokter yang menangani Rian.
“Dok....apa saya bisa membawa dia ke Australia. Saya ingin dia di rawat di sana?”
“Tentu saja nona. Tapi dia harus di dampingi beberapa dokter dan perawat jika terjadi sesuatu di perjalanan. Anda juga harus menunggu sampai dia bisa melewati masa kritisnya.”
“Berapa hari dok?” Tanya Leta
“Anda berdoa agar masa kritisnya bisa terlewati dengan cepat. Kami tidak bisa memprediksinya. Itu tergantung dari keinginan hidup dari pasiennya sendiri.”
“Baik dok. Kami akan menunggu.” Balas Leta.
“Saya akan membawa dia ke kamar pasien. Nanti ada dokter yang akan menjaga keadaannya sampai dia bisa melewati masa kritisnya.”
“Terima kasih dok.”
Dokter itu pun kembali masuk ke dalam. Sedangkan Leta dan ayahnya hanya berdiri menunggu Rian di bawa keluar.
Leta masih sangat khawatir dengan keadaan Rian. Leta memang sangat mencintai Rian. Ia merupakan teman kuliah Rian di Amerika. Ia pernah bertemu dengan Adelia tapi mereka tidak terlalu dekat.
Ia memang sengaja untuk tidak dekat dengan Adelia karena tak ingin perasaannya terluka melihat kemesraan mereka, apalagi ia tak suka kalau dekat dengan wanita yang Rian cintai. Ia merupakan anak tunggal dari seorang pemilik Restoran di Indonesia.
Bersambung.
baru novel ini yang ceritanya tidak bikin saya pusing.... tQ Thor berhasil membuat saya sedih, menangis, halu, dan berakhir bahagia... salam dari Aceh 😘😘
tp semakin kesana semakin gregetan Juga Alur Ceritanya N akhir cerita sdh mulai mengandung bawang 😄😂 tp tatap seru ceritanya n endingnya bahagia juga ❤️😍👍👍