NovelToon NovelToon
The Possessive Perfect Teacher

The Possessive Perfect Teacher

Status: tamat
Genre:CEO / Dosen / Kehidupan di Sekolah/Kampus / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:73k
Nilai: 5
Nama Author: Ummu Friska Nanda Raisa

WARNING!
HARAP BIJAK DALAM MEMBACANYA!!


Arya adalah seorang CEO muda yang menyamar menjadi seorang guru yang sangat ketat dan disiplin. Dia bukan satu-satunya orang yang dapat hidup kembali setelah kematian.

Kania pun sama. Mereka berdua ditakdirkan untuk kembali.

Namun walau begitu, mereka memiliki tujuan hidup kembali yang berbeda.

Arya ingin memperbaiki kesalahan dengan selalu menjaga dan mencintai Kania.
Sedangkan Kania ingin selalu menjauhi Arya karena masa lalunya yang selalu di sia-siakan dan dihina oleh Arya.

Apakah keduanya pada akhirnya bisa bersama kembali?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ummu Friska Nanda Raisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Posesif 2

Kania yang mendapati situasi seperti ini pun langsung berkata, “Sori, Vin. Sepertinya lo jangan banyak berharap deh. Soalnya gue gak mau pacaran.”

Setelah mengatakan hal itu, tiba-tiba saja...

“Ehm.”

Terdengar suara seseorang berdehem, membuat seluruh siswa yang entah sejak kapan sudah datang ini seketika diam.

Begitu pula dengan Vino yang notabene-nya bukan berasal dari kelas tersebut itu pun otomatis langsung pergi.

Sementara itu, Kania yang setelah tahu siapa yang sudah datang ini pun tiba-tiba merasakan aura negatif yang terpancar dari wajah orang tersebut.

Ya, dia adalah Arya yang telah membuat semuanya spontan langsung terdiam.

“Baik. Hari ini kita adakan ujian dadakan. Harap semua bukunya dikumpulkan di meja guru. Kalian bisa mengambilnya kembali saat kalian mengumpulkan lembar jawaban ujian kalian,...” ucap Arya, “O ya satu lagi. Jika kalian mendapatkan nilai di bawah 6, maka kalian harus menerima hukuman sepulang sekolah berupa mengerjakan soal-soal yang serupa sampai benar semua.”

Seluruh siswa yang ada di dalam kelas tersebut, termasuk juga Kania, mereka semua langsung menelan ludah. Mereka sama sekali tidak menyangka kalau Arya memiliki sisi seperti ini.

Namun apa mau di kata. Mereka hanya bisa pasrah dengan takdir mereka hari itu. Hingga saat waktu ujian pun terasa berjalan sangat lambat dan membuat mereka merasa penat.

Sama halnya dengan siswa yang lain. Kania pun merasakan hal yang sama. Namun bukan hanya itu, dia juga merasa kalau apa yang dilakukan oleh Arya ini merupakan bentuk dari rasa marah terhadap dirinya.

“Hadeuh,” gumam Kania saat di tengah-tengah mengerjakan soal.

Dan kini, satu jam telah berlalu dan waktu yang ditentukan untuk menyelesaikan ujian pun hampir selesai. Dapat terlihat dengan jelas rasa khawatir di wajah para siswa yang ada di kelas itu.

Mereka cemas karena membayangkan jikalau nilai mereka sangat buruk dan harus menerima hukuman.

Tapi lagi-lagi mereka harus pasrah dan hanya bisa percaya pada diri sendiri.

“Ya. Waktunya udah selesai. Sekarang kalian kumpulkan lalu ambil buku kalian lagi,” ucap Arya tiba-tiba.

Dengan lesu, seluruh siswa pun menyerahkan lembar jawaban mereka dan kemudian mengambil kembali buku mereka.

Begitu pula Kania. Namun saat giliran Kania yang menaruh lembar jawaban dan juga mengambil kembali bukunya, Arya langsung membuang muka dan ini membuat Kania semakin yakin kalau Arya sedang marah dengannya.

Setelah mengambil kembali bukunya, Kania pun langsung duduk dan kemudian bergumam lirih, “Baiklah. Terserah dirimu saja lha. Lanjutin aja kalau emang marah terus seperti itu. Aku sebodo amat.”

***

Tak terasa waktu pulang pun tiba. Vino yang entah sejak kapan ada di depan kelas Kania ini ternyata menunggu Kania untuk mengajaknya pulang bersama.

Namun lagi dan lagi, Kania yang terkejut dengan sosok Vino di depan pintu ini pun akhirnya berkata, “Lo ngapain di sini?”

“Gue mau ajak lo pulang bareng, Kan,” sahut Vino.

“Aduh,” batin Kania yang tidak langsung menjawabnya.

“Kan, halo.. gimana? Lo mau gak pulang bareng gue?” tanya Vino.

Dan di saat yang bersamaan, Arya yang melihat ini pun langsung datang menghampiri Kania dan kemudian berkata, “Kan, ke ruang guru sekarang.”

Setelah mengatakan hal itu, Arya pun langsung pergi mendahului Kania.

Sementara itu, Kania yang di tinggalkan ini dalam hatinya, “Nah kan.. begini lagi kan?”

“Hmm, Vin. Sori. Gue enggak bisa pulang bareng lo. Tuh, lo kan tadi dengar sendiri kalau gue di panggil suruh ke ruang guru sekarang,” ucap Kania setelah itu.

“Iya. Gak apa-apa, Kan. Kalau gitu gue tungguin lo aja gimana?” tanya Vino yang masih benar-benar mengharapkan bisa pulang bersama Kania.

Kania yang mendengar ucapan Vino ini pun lagi-lagi dalam hatinya bergumam, “Aduh ni cowok. Plis deh. Jangan bikin masalah buat aku.”

Melihat Kania diam saja, Vino pun lalu berkata, “Kan, gimana? Gue tunggu lo aja kalau gitu ya?”

“Hmm, Vin. Jangan tungguin gue deh. Soalnya gue gak tahu bakalan lama atau gak di sana,” ucap Kania yang mengharapkan Vino menyerah.

“Gak apa-apa. Gue bakalan tetep tunggu sampai lo selesai. Ok?!” ucap Vino kekeh.

“What?!” teriak Kania dalam hati saat mendengar respons Vino.

Dan setelah itu,..

“Ya udah. Terserah lo aja deh kalau begitu. Yang penting gue udah kasih tahu,...” ucap Kania, “dah ya. Gue tinggal ke ruang guru dulu.”

Vino pun mengangguk dan kemudian Kania pun langsung bergegas menyusul Arya ke ruang guru.

Belum juga Kania sampai di depan ruang guru, tiba-tiba saja tangan Kania ada yang menarik.

Di bawanya Kania ke halaman belakang sekolah. Tepatnya di bawah pohon yang biasa tempat Kania madol saat jam pelajaran.

Sesaat setelah sampai, tangan Kania pun di lepas dan yang menarik tangan Kania pun berbalik badan lalu Bertanya, “Kan, kamu kenapa sih gak pernah mau menuruti ucapanku?”

Ya. Dia lah Arya. Yang sudah menarik tangan Kania dan langsung protes.

Kania yang melihat wajah marah Arya ini pun langsung duduk santai dan bersender di pohon besar kesayangannya itu.

“Mas, atas dasar apa Mas bilang kalau aku gak pernah mau nurutin ucapanmu?” tanya Kania sambil menatap lurus ke depan.

Arya yang masih tetap berdiri sambil melihat ke arah Kania ini pun menyahut, “Tadi pagi apa? Lalu barusan itu apa?”

Kania pun terdiam. Dia benar-benar tidak habis pikir kenapa Arya yang sekarang jauh lebih mengesalkan jika di bandingkan dengan Arya yang waktu dulu.

Arya yang melihat Kania hanya terdiam ini pun kemudian kembali berkata, “Kan, kenapa diam aja? Jawab Kan, jawab!”

“Mas, Mas itu mau jawaban seperti apa dari aku?! Bukannya aku bilang, dia itu hanya teman masa kecilku aja. Kami berdua tidak ada hubungan apa-apa,” jelas Kania.

“Itu kamu. Dia? Belum tentu dia sama sepertimu yang beranggapan seperti itu,” ucap Arya.

Mendengar ucapan Arya, Kania pun menarik nafas panjang dan kemudian bertanya, “Mas, di kehidupan ini, Mas itu berumur berapa sih? Kenapa sikapmu itu benar-benar ngalahin anak SMP yang emosinya selalu di duluin kalau lagi cemburu?!”

Mendapat ucapan seperti itu dari Kania, Arya pun langsung menyahut, “Ini bukan soal umur, Kan. Aku begini karena rasa takutku akan kehilangan dirimu.”

“Dasar posesif,” celetuk Kania.

Arya yang mendengar celetukan Kania ini pun lagi-lagi langsung menyahut, “Iya. Mungkin aku benar-benar posesif. Tapi aku posesif terhadap istriku sendiri dan bukannya terhadap istri orang lain. Apa aku salah?”

Kania pun terdiam mendengar ucapan Arya. Sebenarnya dia bisa mengerti dengan apa yang dilakukan oleh Arya padanya. Namun walau seperti itu, dia tetap merasa kalau posesifnya Arya ini menunjukkan kalau Arya tidak mempercayainya sebagai seorang istri.

“Kan, kenapa kamu lagi-lagi diam begini?” tanya Arya saat melihat Kania yang terdiam.

“Mas. Ok. Aku jujur. Sebenarnya tadi pagi Vino nembak aku di depan Gylsa dan juga Fiko. Hanya saja udah langsung aku tolak. Dan barusan sebenarnya dia ingin mengajakku pulang bareng. Tapi lagi-lagi juga udah aku tolak dan dia pun masih tetap kekeh mau tungguin aku. Nah kalau udah begitu, apa itu juga termasuk salah aku yang kelihatan gak nurutin mau Mas?”

Bersambung...

1
Qaisaa Nazarudin
Gak sesuai Ekspektasi aku..bikin kesel dan kecewa..
Qaisaa Nazarudin
Menurut ku kehidupan dulu dan kehidupan yg kedua sekarang SELALUNYA ARYA YG BERUNTUNG,DULU BAHAGIA BERSAMA PACARNYA,LHA SEKARANG JUGA ARYA YG MENDAPATKAN KEBAHAGIAAN..KALO GITU NGAPAIN HARUS ADA KEHIDUPAN KEDUA UTK KANIA,..KATANYA DI KEHIDUPAN KEDUA INI KANIA INGIN MENGELAK DARI ARYA,BUKANNYA MENGELAK TAPI MALAH MAKIN TERJERAT..🤦🤦🤦Gak adil banget,Udah di sakiti hujung2 nya bersama juga..🙄
Qaisaa Nazarudin
Kalo masih alur yg sama kamu laluin ngapain harus ada kesempetan kehidupan kedua,Tapi tdk kamu manpaatin dgn baik..
Qaisaa Nazarudin
Aneh aja mencintai anak kecil,kayak gak ada yg seumuran aja..
Qaisaa Nazarudin
Pasti di kehidupan dulu,Mereka terpaksa menikah tapi Arya selalu nyakitin Kania, Sekarang dia nyesel,dan di kehidupan kedua Arya ingin memperbaiki hubungannya dgn Kania..Kenapa di mana2 novel selalunya wanita yg tersakiti?? Setelah itu dengan seenaknya si prianya minta maaf dengan kata MENYESAL,Dan dgn mudahnya juga di maafin,Dan hujung2 nya hidup bahagia .😌
Qaisaa Nazarudin
Apakah itu Kania?? Wah licik ternyata Arya,Pedofil ya umur Kania aja baru 16 tahun lho .
Qaisaa Nazarudin
Oh Kania dan Arya guru dan murid,Kania 1 SMU ya berarti umur 16 tahun ya..
exh wen
aku suka yg fantasi fantasi kaya ini
Fatih Asy Syauqie
Aku malah suka yang pendek-pendek gini thor.
FJA: makasih ya Kak atas dukungannya selama ini 🙏
total 1 replies
Fatih Asy Syauqie
Hah lega thor. Iya tidak baik kalau terlalu cinta sampai masuk RSJ
Fatih Asy Syauqie
Kapan yang ini up?
FJA: hari ini UP kak. InsyaAllah 3-4 bab langsung. ditunggu ya..
total 1 replies
Fatih Asy Syauqie
Sampai di bab ini masih bingung pertama kali sintia ketemu Arya itu dimana. Jadi dia terobsesi banget dengan Arya
Fatih Asy Syauqie: Ooh begitu. Paham sekarang
total 2 replies
Fatih Asy Syauqie
Hmmm berarti Kania sengaja pura-pura lupa ingatan. Mungkin dikiranya dengan begitu Arya melepaskannya.
Fatih Asy Syauqie
Jangan-jangan Kania ga hilang ingatan ya thor
FJA: Hehehe.. 🤭
total 1 replies
Fatih Asy Syauqie
Kapan hubungannya manis thor. Lagi-lagi kembali seperti bermusuhan.
FJA: sabar, Kak. Nanti jg bakalan akur kok🤭
total 1 replies
Fatih Asy Syauqie
Jadi bingung thor ceritanya. He
FJA: Iya, Kakak. Author minta maaf ya kalau udah buat bingung. Nanti setelah ini, ada Bab penjelasan dariku soal alurnya. 😊🤗🙏
total 1 replies
Gani Gani Sby
lanjut kak
FJA: siap Kak🤗
total 1 replies
C1nt4
ih thor nya jahat bener dech main potong aja ceritanya
FJA: biar lebih berasa gregetnya, kak..🤭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!