NovelToon NovelToon
Istri Kedua Mafia

Istri Kedua Mafia

Status: tamat
Genre:Mafia / Cinta Seiring Waktu / Pengantin Pengganti / Tamat
Popularitas:2.7M
Nilai: 4.9
Nama Author: Senja

🏆 JUARA YAAW PERIODE 1 2026 🏆

Dijebak oleh ibu tirinya sendiri, Keyla kehilangan kehormatan dan masa depannya. Pria yang bersamanya malam itu bukan pria sembarangan—Dominic, mafia berbahaya yang tak pernah tersentuh hukum.

Bagi Dominic, wanita hanyalah alat.

Namun tekanan dari ibunya memaksanya mencari seorang pewaris, sementara istrinya menolak memberinya anak.

Saat Keyla muncul dalam hidupnya, sebuah keputusan kejam diambil Dom terpaksa menjadikannya istri kedua.

Tapi siapa sangka, hubungan yang diawali dengan paksaan justru menumbuhkan rasa yang sulit dikendalikan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Senja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 4 Sah!

"Astaga, menantuku! Apa yang sedang kau lakukan di sini? Kenapa tidak bilang-bilang kalau mau datang?" sapa Siska yang baru saja keluar dari lift dan menggandeng seorang pria paruh baya berbadan gemuk dan bermata liar.

Melihat Dominic berada di sana, Siska buru-buru melepaskan gandengannya dan memasang senyum paling manis yang ia punya. Senyum yang penuh dengan tipu muslihat.

Siska menghampiri Dominic dengan langkah terburu-buru, matanya jelalatan mencari sosok lain. "Apa kau datang bersama Clara? Dimana putriku? Harusnya kalian memberiku kabar lebih dulu supaya aku bisa menyiapkan penyambutan yang layak."

Dominic bahkan tidak melirik ibu mertuanya sama sekali. Ia tetap fokus pada cerutu di tangan kirinya, sementara tangan kanannya menggenggam ponsel yang terus bergetar.

"Anda tidak perlu repot menyambut tuan Dominic, Nyonya Siska. Beliau datang seorang diri karena keinginannya sendiri. Kebetulan beliau sedang suntuk di rumah," potong Marco cepat sebelum Siska sempat menyentuh lengan kemeja bosnya.

Marco tahu betul betapa muak nya Dominic pada keluarga ini. Keluarga parasit yang hanya tahu cara memeras dan bersandiwara.

Dominic menatap layar ponselnya sesaat. Lima puluh panggilan tak terjawab dari Clara.

Biasanya, Dominic adalah orang pertama yang akan panik. Ia akan menelepon balik, mengirim bunga, atau membelikan tas mewah hanya agar Clara berhenti merajuk.

Tapi pagi ini, melihat deretan notifikasi itu hanya membuatnya merasa hambar.

Rasa bersalah yang biasanya menghantuinya seolah menguap bersama asap cerutunya.

"Tuan, aku sudah siap." langkah kaki yang tergesa-gesa terdengar dari arah tangga darurat.

Keyla muncul dengan wajah pucat, matanya sembab, dan pakaian yang tampak sedikit kusut meski sudah dirapikan sebisa mungkin.

Keyla langsung menghampiri Dominic, jemarinya yang gemetar reflek menyentuh ujung lengan kemejanya.

Melihat pemandangan itu, rahang Siska hampir jatuh. Detik berikutnya, wajahnya memerah padam.

Amarahnya pun meledak seketika.

"Hei, jala-ng kecil! Berani sekali kau bersikap tidak sopan pada menantuku?!" seru Siska.

Tanpa peringatan, ia maju dan menyambar rambut Keyla, menariknya dengan kekuatan penuh hingga kepala Keyla terdongak ke belakang.

"Aakh! Ampun, Ibu!" Keyla menjerit, kedua tangannya berusaha melepaskan cengkeraman kuku-kuku tajam Siska dari kulit kepalanya.

"Kau pikir kau siapa, hah?! Berani-beraninya kau mendekati Dominic! Kau itu sampah, Keyla! Tugasmu semalam sudah selesai, sekarang masuk ke kamarmu!" Siska berteriak kalap. Ia merasa kecolongan besar.

Selama ini ia sengaja menyembunyikan Keyla di rumah belakang agar tidak ada pria berkuasa yang melihat aset berharganya, terutama jangan sampai menantu kayanya ini tahu keberadaan gadis itu.

"Lepaskan calon istriku!" seru Dominic. Suaranya membuat Siska membeku di tempat.

Cengkeramannya pada rambut Keyla perlahan melonggar karena rasa syok yang luar biasa.

"Apa... apa kau bilang? Calon istri?" Siska menganga, matanya mengerjap tidak percaya. "Kau sedang bercanda, kan, Dom? Kau sudah punya Clara! Kau itu menantuku!"

Dominic mematikan cerutunya ke asbak di atas meja lobi dengan perlahan dan penuh penekanan.

"Aku tidak perlu menjelaskan apa pun padamu, Nyonya Siska. Mulai detik ini, urusan Keyla dengan keluargamu sudah berakhir. Aku akan membayar lunas semua hutang keluarganya!"

"Hah?" Siska semakin shock.

Sebenarnya apa yang sudah Keyla berikan untuk Dominic sampai pria itu rela melunasi hutang keluarganya yang menggunung?

Dominic menikmati ekspresi hancur di wajah Siska. Ini adalah bayaran kecil bagi wanita yang tega menjual anak tirinya sendiri.

Melihat Siska gemetar antara takut kehilangan pendonor dana dan amarah karena putrinya diduakan adalah hiburan pagi yang cukup menarik.

"Marco, siapkan mobil sekarang!" perintah Dominic.

"Baik, Tuan. Mobil siap meluncur!" Marco bergegas menuju parkiran, sembari diam-diam ia bersiul kecil. Drama pagi ini lebih seru daripada sinetron jam tayang utama, pikirnya.

Dominic merapikan kerah kemejanya, lalu berbalik menatap Keyla yang masih memegangi kepalanya yang berdenyut.

Dengan gerakan yang tak terduga, ia mengusap kepala gadis itu, merapikan helai rambut yang berantakan karena ulah Siska.

"Sakit?" tanyanya dengan nada yang sedikit melembut, meski wajahnya tetap kaku.

Keyla mendongak, menatap mata elang pria yang baru saja merenggut kesuciannya namun kini seolah menjadi satu-satunya pelindungnya.

Keyla memaksakan sebuah senyum tipis yang getir. "Tidak, Tuan. Aku... aku sudah terbiasa," jawabnya.

Dominic terdiam. Terbiasa, katanya?

Kata itu menyentil sesuatu di sudut hatinya yang paling dalam. Pandai sekali gadis ini berbohong di depan rasa sakitnya sendiri.

Tanpa bicara lagi, Dominic meraih tangan Keyla, menggenggamnya dengan erat, lalu membawanya keluar dari hotel itu tanpa menoleh lagi pada Siska yang masih berdiri mematung seperti orang bodoh di tengah lobi.

"Apa-apaan ini? Menantuku akan menikah lagi? Dengan Keyla?" Siska bergumam sendiri, napasnya memburu. "Apa Clara sudah tahu? Gila! Ini benar-benar gila!"

Dengan tangan gemetar, Siska meraih ponselnya. Ia harus segera menghubungi Clara.

Jika Dominic benar-benar membawa Keyla pergi, maka keran uang dari menantunya itu bisa tersumbat selamanya.

"Halo, Clara?! Kau di mana?! Cepat bangun, bodoh! Suamimu... suamimu baru saja membawa adik tirimu pergi untuk dijadikan istri kedua!"

*

*

Di dalam mobil yang mulai melaju, Marco yang sedang menyetir melirik dari spion tengah ke arah Dominic dan Keyla yang duduk di kursi belakang.

"Tuan," panggil Marco memecah kesunyian. "Hanya sekadar mengingatkan, setelah ini kita ke butik atau langsung ke kediaman utama? Saya perlu tahu durasi keamanan nyawa saya sebelum nona Clara melemparkan vas bunga ke kepala kita semua."

Dominic hanya menatap jalanan di depan dengan dingin. "Catatan sipil lalu butik. Dia tidak bisa bertemu ibuku dengan pakaian sampah seperti ini."

"Siap, Tuan. Saya akan siapkan mental saya untuk menjadi tameng hidup anda nanti siang," gumam Marco sambil menghela napas pasrah.

*

*

Gedung itu menjadi saksi sebuah ikatan yang lahir dari keterpaksaan. Di hadapan petugas dan Tuhan, janji suci diucapkan.

"Selamat, kalian resmi menjadi suami istri," ucap petugas itu seraya menutup berkas yang baru saja ditandatangani.

Keyla mendongak, menatap pria yang kini sah menjadi suaminya. Matanya yang sendu berkaca-kaca, memancarkan ketakutan akan masa depan yang gelap.

Baginya, pernikahan ini bukanlah perlindungan, melainkan penjara baru setelah kehormatannya direnggut semalam.

Dominic menatap balik dengan sepasang mata elang yang dingin, tanpa ada binar cinta sedikit pun. Namun, saat melihat air mata Keyla hampir jatuh, ia meraih tengkuk gadis itu, menariknya mendekat hingga kening mereka bersentuhan.

"Jangan menangis. Kau sudah berada di bawah kendaliku sekarang," bisik Dominic. "Aku akan bertanggung jawab penuh, terutama jika benihku mulai tumbuh di rahimmu. Tidak akan ada yang berani menyentuhmu lagi, termasuk keluargamu yang bajingan itu."

1
Astri
ngakak🤣🤣🤣🤣🤣
Astri
🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Astri
ya ampun marco🤣🤣🤣🤣
Astri
damian kecewa karena orang yang ia cintai ternyata adik kandungnya sendri, seoakh okah takdir mempermainkannya
Astri
ngakak ya ampun🤣
Astri
ngakak
Astri
ooohh marcooo🤣🤣🤣
Astri
kirain dia gak bucin sm istrux karena d jodohkan eh ternyata sebucin itu
Siti Sopiah
2 ekor ni memang tak sah kalau tak bergaduh adu mulut😄😄😄
Siti Sopiah
haiissss tak mati lagi si ulah bulu ni.dapat mangsa baru lagi ni.
Dasawulan Fitriani
kenapa si clara ga punya uang sendiri? kan dia model internasional, dibayar mahal. ga mau banget modal pa gimana?
Siti Sopiah
hancur x hidupmu Clara.
Siti Sopiah
buatlah kalau kau berani Damian.tp kalau sampai ketahuan papamu .q pastikan kau bisa jd gembel bin kere atau kau akan kehilangan.nyawamu
Tutik Karlos
Damian juga serakah...
mau Clara juga Keyla...sering hubungan sama Clara...ngaku cinta keyla
YuWie
ojk gelem Dam, selain sama kamu, dia sama banyak pria..ati2 bw virus
Bunga Mawar
muter-muter
Senja: pusing kalau muter2 🤣
total 1 replies
Lisa sari katriani
Semangat thor 💪

Halo kakak2 mampir ya di karya pertama ku 😊
Judul : jodoh si gadis miskin

Terimakasih 🙏
Lisa sari katriani
Terus berkarya Thor 💪

Halo kaka2 , jangan lupa mampir di karya pertamku ya e
Judul : jodoh si gadis miskin

Terimaksih 🙏
YuWie
Luar biasa
YuWie
bisa membayangkan aku..wajah tengil damian yg ganteng mengedipkan mata..ohhjh pingsan diriku
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!