NovelToon NovelToon
Dikira Satpam Rendahan Ternyata Raja Tentara Bayaran

Dikira Satpam Rendahan Ternyata Raja Tentara Bayaran

Status: tamat
Genre:Action / CEO / Dikelilingi wanita cantik / Tamat
Popularitas:38.2k
Nilai: 5
Nama Author: ex

Lin Yuan hanyalah seorang satpam biasa yang ingin menikmati hidup tenang setelah meninggalkan gelarnya sebagai Raja Tentara Bayaran paling mematikan.

Namun, hari-harinya berubah menjadi kacau ketika ia terjebak kesepakatan menjadi pacar palsu seorang CEO wanita sedingin es bernama Shen Yuxuan demi menggagalkan pertunangannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ex, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 30

Matahari perlahan tenggelam di ufuk barat Kota Hai, menggantikan langit sore dengan rona jingga kemerahan.

Mobil sedan mewah yang dikemudikan Lin Yuan memasuki gerbang utama kediaman keluarga Shen.

Shen Yuxuan duduk di kursi penumpang belakang dengan tatapan kosong mengarah ke luar jendela.

Sejak mereka meninggalkan kantor, CEO es itu tidak mengucapkan sepatah kata pun.

Dia masih memikirkan rasa aman aneh yang menyelimuti hatinya setiap kali pria berandalan ini ada di dekatnya.

Ckitt.

Suara rem mobil terdengar pelan saat Lin Yuan memarkirkan sedan mewah itu di pelataran rumah.

"Kita sudah sampai, Bos cantik, saatnya kembali ke medan perang keluargamu."

Lin Yuan mematikan mesin mobil dan menoleh ke belakang dengan senyum santai.

Shen Yuxuan tersadar dari lamunannya dan buru buru merapikan rambutnya yang sedikit berantakan.

"Jangan bicara sembarangan, ini rumahku, bukan medan perang."

Shen Yuxuan mendengus pelan dan keluar dari mobil tanpa menunggu Lin Yuan membukakan pintu.

Lin Yuan hanya terkekeh pelan mengikuti langkah bos tsunderenya itu masuk ke dalam rumah.

Suasana di ruang makan keluarga Shen malam itu terasa sangat berbeda.

Jenderal Shen sedang ada pertemuan dengan rekan lamanya di luar, meninggalkan rumah dalam kekuasaan para wanita.

Meja makan kayu mahoni yang panjang itu sudah dipenuhi dengan berbagai hidangan mewah.

Nyonya Shen duduk di ujung meja dengan gaun malam sutra berwarna merah marun.

Gaun itu memiliki belahan dada yang cukup rendah, memperlihatkan pesona matang seorang wanita paruh baya yang sangat terawat.

Di sisi kanannya, Shen Mengyao duduk dengan gaun tidur berbahan satin tipis yang membalut tubuh mungilnya.

Gadis genit itu tersenyum lebar menyambut kedatangan Lin Yuan.

"Kakak ipar, kau akhirnya pulang, aku sudah menunggumu sejak tadi."

Mengyao melambaikan tangannya dengan semangat.

Lin Yuan menarik kursi dan duduk di sebelah kiri Nyonya Shen, berhadapan langsung dengan Mengyao.

Shen Yuxuan yang baru saja mengganti pakaian kerjanya dengan gaun rumahan tertutup berwarna biru tua, mengambil tempat duduk di sebelah Lin Yuan.

Aroma parfum maskulin Lin Yuan langsung menyeruak, membuat jantung Shen Yuxuan berdetak satu ketukan lebih cepat.

"Ayo makan, hidangan ini khusus kusiapkan untuk menyambut pahlawan keluarga kita."

Nyonya Shen tersenyum manis dan menuangkan anggur merah ke dalam gelas Lin Yuan.

Makan malam pun dimulai dengan suasana yang awalnya cukup tenang.

Namun Nyonya Shen yang memiliki mata tajam menyadari kecanggungan di antara putri sulungnya dan Lin Yuan.

Dia melihat Shen Yuxuan makan dengan sangat kaku dan sama sekali tidak menatap Lin Yuan.

Sebuah ide jahil muncul di kepala wanita paruh baya yang suka ikut campur ini.

"Lin Yuan, kudengar kau sangat berani melindungi Mengyao kemarin."

Nyonya Shen membuka percakapan dengan nada memuji.

"Sebagai seorang pria, kau benar benar memiliki rasa tanggung jawab yang luar biasa."

Lin Yuan mengiris daging bistiknya dan tersenyum sopan.

"Itu sudah menjadi tugasku, Nyonya Shen."

Lin Yuan menjawab merendah, menutupi identitas aslinya.

"Tapi sayangnya, Yuxuan kita ini terlalu dingin dan kaku."

Nyonya Shen tiba tiba mengubah topik pembicaraan dan melirik putri sulungnya.

"Dia tidak tahu cara memanjakan pria, bahkan senyum pun dia pelit."

Gerakan tangan Shen Yuxuan yang sedang memegang garpu langsung terhenti.

Wajahnya perlahan memerah menahan rasa kesal dan gengsi di depan Lin Yuan.

"Ibu, apa yang sedang kau bicarakan, jangan bahas hal yang tidak penting di meja makan."

Shen Yuxuan memberikan tatapan peringatan kepada ibunya.

Namun Nyonya Shen mengabaikan tatapan itu dan malah menoleh ke arah Mengyao.

"Ibu hanya bicara fakta, sayang. Lihat adikmu Mengyao, dia jauh lebih hangat dan tahu cara menyenangkan pria."

Nyonya Shen mengedipkan sebelah matanya ke arah Lin Yuan.

"Bagaimana menurutmu, Lin Yuan? Kalau kau bosan dengan sebongkah es batu, kau bisa mencoba berkencan dengan Mengyao."

Kalimat provokasi dari Nyonya Shen itu ibarat menyiramkan bensin ke dalam api.

Mengyao yang mendapat dukungan ibunya langsung mengambil kesempatan emas ini.

"Ibu benar sekali, aku pasti akan membuat Kakak ipar sangat bahagia setiap hari."

Mengyao mengambil sepotong daging sapi menggunakan garpunya dan mencondongkan tubuhnya ke depan.

Bahan satin gaun tidurnya sedikit merosot, memberikan pemandangan indah yang menantang di depan mata Lin Yuan.

"Buka mulutmu, Kakak ipar, biar adik iparmu yang manis ini menyuapimu, aaaaa."

Mengyao menyodorkan potongan daging itu tepat di depan mulut Lin Yuan dengan senyum menggoda.

Lin Yuan menatap daging itu dan kemudian melirik ke arah Shen Yuxuan dari sudut matanya.

Aura di sekitar Shen Yuxuan tiba tiba berubah menjadi sangat menakutkan dan dingin.

CEO cantik itu menatap tajam ke arah garpu Mengyao seolah ingin melelehkannya dengan tatapan mata.

Tangan Shen Yuxuan memegang pisau daging dengan sangat erat, hingga buku buku jarinya memutih.

Srak.

Shen Yuxuan menusuk daging di piringnya dengan sangat keras.

Suara gesekan pisau dan piring porselen itu terdengar melengking, membuat suasana meja makan menjadi mencekam.

"Dia punya tangan sendiri, dia bisa makan tanpa perlu disuapi seperti anak kecil."

Shen Yuxuan mendesis dingin, namun nada suaranya bergetar menahan cemburu yang luar biasa.

"Kau ini pelit sekali Kak Yuxuan, aku kan hanya ingin berbaik hati pada pahlawanku."

1
Visitor1283
ko ga bisa dibuka ya pdhal udah tonton iklan... ???
Visitor1283
lama sekali
Visitor1283
???????
Visitor1283
louding nya lama banget
𝙏𝙖𝙡𝙚𝙨𝙀𝙉𝙩𝙧
wow ada kata penutup nya/Frown/ kukira lanjut season 2
Visitor1283
loading nya lama...
Visitor1283
lanjuuuttt
Visitor1283
sudah buka iklan 2x tapi masih loading aja...???
jadi rugi nih
Visitor1283
ok
Reed
Sayang sekali sudah tamat, padahal aku menunggu adegan insectnya /Frown/
Reed
Up lagi Kak /Curse//Curse//Curse/
Reed
/Hunger/
Reed
Semangat Kak /Curse//Curse//Curse/
Prabu Astrajingga
mawar melati semuanya indah...indaahhh
Tiara Bella
seru kynya aku mampir Thor...salam kenal😍
Prabu Astrajingga
anjay..di emut emut dong..rasa strobery..
Reed
Gass 10 ribu kata Thor /Grin/
Prabu Astrajingga
semangat nulisnya ya thor...bagus ni jalan ceritanya lebih seger dr pada tentang sistem mlu bosen 🤭
Yui: makasih kak, author lagi bosen bikin novel sistem🤣
total 1 replies
Reed
Wah /Hunger/, lanjutkan crazy up-nya Thor /Smile/
Reed
Ayo Kak, up sampai 100 Bab /Proud/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!