NovelToon NovelToon
CLBK (Cinta Lama Belum Kelar)

CLBK (Cinta Lama Belum Kelar)

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Cintapertama / Contest / Romansa-Percintaan bebas / Tamat
Popularitas:122.7k
Nilai: 5
Nama Author: Tina Fath

Kehidupan Lambok yang memutuskan menduda setelah kepergian sang istri, Tiana Kartika. Dia akan fokus merawat anak-anaknya buah cinta dengan Tia.
Adik iparnya, Nindi yang belum juga menikah karena belum mendapatkan jodoh seperti keinginannya. Dia juga berat jika harus meninggalkan keponakannya.
Atala dan Twins yang tumbuh besar tanpa seorang Mama tetapi tak pernah kurang kasih sayang Mama karena Auntie Nindi yang menyayangi mereka seperti Mama.
Atala yang tumbuh menjadi pemuda yang sangat tampan, membuat banyak wanita yang tergila-gila padanya tak terkecuali dengan Vita yang diam-diam menyukai Kakaknya.
Terkuaknya status Atala, membuat Atala terpukul dan mulai mencari Orangtua kandungnya.
Bagaimana kisah cinta Nindi selanjutnya? Apakah dia akan mendapatkan pendamping seperti Lambok?
Bagaimana usaha Atala yang mencari orangtua kandungnya, akankah berhasil?
Seseorang yang berasal dari masa lalu akan datang lagi, Siapakah dia?
Selamat membaca novel edisi kedua dari 🌷"Derita, Akankah Berakhir?"🌷

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tina Fath, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Memutuskan Untuk Pindah

Lambok mulai mengurus kepindahan sekolah anak-anaknya. Lambok memastikan sebelum keberangkatan ke Negara T untuk menemui Papa Carlos, Dia sudah selesai mengurus surat-surat kepindahan Mereka.

Nindi mengundurkan diri dari Rumah sakit V tanpa sepengetahuan Marcel.

Nindi sangat merindukan tanah kelahirannya, Jakarta-Indonesia. Nindi rindu suasana Jakarta. Nindi rindu teman-temannya.

Nindi memutuskan akan membuka hatinya untuk menerima cinta yang lain karena Marcel sampai saat ini tak ada kepastian.

Ibu sudah mulai rewel karena mengingat usia Nindi yang sudah lewat dari 28 tahun.

Tia sedikit demi sedikit mulai merasakan cintanya lagi pada Lambok. Perlakuan Lambok yang sabar dan lembut membuat hati Tia luluh.

Walau Tia belum banyak mengingat, tapi bagi Lambok, cinta Tia yang mulai tumbuh untuknya sudah lebih dari cukup.

Tia juga mulai mengenakan hijab nya lagi. Sang Adik, Nindi banyak membantunya mengingatkan kalau Kakaknya berhijab.

Sore ini, Mereka sedang duduk bersantai di taman samping rumah. Atala dan twins asyik memberi makan ikan-ikan.

Lambok membawa nampan dari dapur. Dan meletakan diatas meja taman.

"Papa buat apa?" Tanya Lita yang melihat sang Papa.

"Ayo sini... minum dulu." Ajak Lambok.

Twins dan Atala juga Nindi mengambil minumnya masing-masing sesuai selera Mereka.

Lambok memberikan secangkir minuman pada Tia.

"Kok gak bilang-bilang sih Sayaang... Aku kan bisa bantu." Kata Tia yang masih belum bisa ingat untuk memasak.

"Gak apa. Dulu Kamu yang selalu melayani Aku, sekarang Aku yang melayanimu." Canda Lambok.

Nindi tersenyum melihat Kakak-kakaknya yang mulai dekat. Nindi sangat berharap Marcel bisa bersikap seperti Lambok, tapi semua hanya impiannya saja.

Tia meminum teh buatan Lambok. Matanya berkedip, keningnya berkerut. "Ini apa Sayang? Kok asam banget..." Tia terlihat tak suka.

"Ini Lemontea hangat plus madu, Sayaaang... Ini minuman kesukaanmu. Kamu pernah bilang kalau lemon itu......" Lambok belum menyelesaikan kalimatnya.

"Bagus untuk menghilangkan racun dalam tubuh. Aku gak tahu Kamu sakit apa....." Tia terkesima dengan ucapannya sendiri.

"Apa Aku pernah mengatakannya?" Tanya Tia bingung.

Lambok mengangguk dan bergegas memeluk tubuh Tia. "Alhamdulillaah... Ya Allah... Sedikit demi sedikit, Aku harap cepat sembuhnya... Aamiin..." Lambok mengusap wajahnya.

Nindi tersenyum. Nindi terkekeh mengingat dulu Kakaknya memberikan lemontea pake garam tapi diminum juga sama Lambok.

"Kenapa Kamu senyum-senyum sendiri?" Tanya Tia heran.

"Kakak ingat gak? Dulu Kakak pernah isengin Kak Lambok, karena Kakak kesal, minuman Kak Lambok Kakak kasih garam." Tanya Nindi.

Tia mencoba mengingat. Tapi Tia menggeleng. "Aku tak ingat."

"Hahahaha...." Tiba-tiba Lambok tertawa. "Iya bener.... Tapi waktu itu Aku minum juga karena ada Ibu disana."

Nindi ikut tertawa. "Jahilnya Kak Tia."

"Habis Kakakmu jahat, hidung Kak Tia ditarik terus. Kan sakit." Tia mengrucutkan bibirnya.

Lambok dan Nindi terperanjat. "Kakak ingat?"

Tia bingung. "Apa? Aku bilang apa?"

"Itu tadi gara-gara hidung Kakak ditarik Kak Lambok!" Kata Nindi.

"Aku gak tahu. Keluar gitu saja. Kalau dipikir-pikir, Aku kaya orang bloon ya? Abis ngomong terus lupa. Heeeehhh..." Tia menghempaskan nafasnya kasar.

"Kamu yang sabar ya Sayaaang... Nanti juga sembuh." Hibur Lambok.

"Iya... tapi kapan? Lamaaa bangeeettt...." Tia merajuk.

Lambok tersenyum. "Kalau istriku yang dulu itu penyabar." Canda Lambok.

"Maaf ya Kak.... Aku gak tahu..." Tia terlihat sedih.

Lambok merengkuh bahu Tia. "I Love You. Aku sangat bersyukur Kamu kembali berkumpul dengan Kita. Jadi Aku gak permasalahkan Kamu yang belum bisa mengingat. Aku yakin lambat laun pasti ingatan Kamu akan kembali. Kamu yang sabar ya." Kata Lambok yang mengelus bahu Tia.

Tia mengangguk. "Kakak minta maaf ya dek. Kakak gak bisa bantu Kamu meyakinkan Marcel. Kakak sendiri sekarang belajar ngaji sama Kak Lambok." Tia tertunduk malu.

"Gak apa Kak. Kalau jodoh gak akan kemana. Tapi kalau belum jodoh walau dikejar-kejar gak akan dapat juga." Kata Nindi bijak.

"Kamu sudah shalat istikharah, Dek?" Tanya Lambok.

"Sudah Kak. Tapi masih gelap. Kayaknya jodoh Nindi masih jauh Kak." Nindi terlihat sedih.

"Gak boleh begitu, Sayaaang... Kamu harus optimis. Allah menjadikan manusia hidup berpasangan. Jadi Kamu harus bersabar." Tia menasehati adiknya.

Kembali Nindi dan Lambok kaget dengan ucapan Tia. Tapi mereka hanya tersenyum saja. Sambil terus mengucap: "Alhamdulillaah."

___________________

Hari ini Mereka sudah berada di bandara Negara A. Lambok membawa seluruh keluarganya. Marcel ikut bersama Pastor. Juga 2 orang teman Lambok. Mereka akan terbang ke Negara T.

12 Jam kemudian Mereka sudah tiba di Bandara Negara T. Mereka menginap di hotel Bandara Negara T sebelum melanjutkan perjalanan ke pulau kecil yang dituju.

Atala dan Twins merasa senang karena liburan sekolah kali ini mereka bisa berlibur bersama Sang Mama.

"Pa... Ma... Kita jalan-jalan dulu ya, sebelum ke tempat Papa Carlos." Kata Vita dan Lita.

"Kalian gak cape Sayang? Kita baru saja sampai." Kata Mama Mereka.

"Gak Ma, Kita seneeng.... bangeeet.... Liburan kali ini ada Mama." Kata Twins yang langsung memeluk sang Mama.

Nindi menggeleng melihat kelakuan keponakannya. "Ya sudah... Twins kalo mau jalan-jalan sama Auntie saja ya. Kita sekalian hunting oleh-oleh. Biar Mama dan Papa kalian berdua ya."

Nindi sengaja memberi waktu berdua untuk Kakak-kakaknya. Sekalian bulan madu.

"Eeiiittttsss.... Uncle juga ikut doooong..." Tiba-tiba Marcel sudah bergabung bersama Mereka.

"Pastor dan Teman Kakak dimana?" Tanya Lambok.

"Mereka memutuskan untuk istirahat Kak, sekalian menyusun rencana menghadapi Papa Carlos." Kata Marcel.

"Ooohhh... Ya sudah.. Kalian kalau mau jalan-jalan. Papa dan Mama mau istirahat dulu. Nanti sorean Kita baru jalan-jalan." Kata Lambok.

"Ok...." Kompak Atala dan Twins. Mereka mencium pipi dan memeluk Mama dan Papa Mereka.

Marcel sudah memeluk Nindi dari belakang. "Aku kangen Yang. Aku ngerasa Kamu menghindariku lagi." Kata Marcel yang sudah mencium tengkuk Nindi.

Nindi merinding. "Iiihhh Kamu apa-apaan sih... Ini tempat umum." Kata Nindi yang memukul tangan Marcel pelan.

"Berarti nanti Kita dikamar ya." Goda Marcel.

"Enak ajaaaa.... belum Muhrim." Kata Nindi yang segera menghampiri Twins.

Marcel terkekeh. "Kamu menggemaskan Nindi." Gumamnya.

"Ayo anak-anak Auntie yang cantik dan ganteng, Kita berangkat." Ajak Nindi.

Marcel merangkul bahu Nindi. Nindi sebenarnya risih dengan perlakuan Marcel. Tapi Cintanya yang besar kepada Marcel menghalanginya untuk menolak.

Mereka pergi ke pusat perbelanjaan yang ada di Negara T. Mereka juga jalan-jalan ke tempat-tempat bersejarah di Negara T.

Walau Mereka sibuk berbelanja dan bersenang-senang tapi Mereka tak pernah melupakan kewajiban Mereka melaksanakan shalat 5 Waktu.

Tia dan Lambok sudah terlelap setelah mereka melakukan olahraga ranjang. Lambok tak ingin menyia-nyiakan kesempatan Mereka berdua tanpa diganggu anak-anak.

Adzan Ashar berkumandang dari ponsel Lambok. Lambok memang menyetel waktu adzan menurut waktu Negara T.

Lambok dan Tia mandi bersama. Kemudian mereka shalat Ashar berjamaah.

Tia sudah merapihkan alat shalat mereka. Lambok memeluknya dari belakang. "Aku lapar Yaaang..." Kata Lambok yang kembali mencium leher Tia.

"Aku juga lapar, Sayaaang. Tapi kalau Sayang begini terus, Kita gak akan makan. Tapi Aku yang akan dimakan Sayang." Canda Tia.

Lambok terkekeh. Lambok memutar tubuh Tia menghadap padanya. "Tiada kebahagian yang sangat kunantikan selama ini, selain hidup bersamamu, Sayang." Kata Lambok yang mencium kening Tia.

"Aku juga bahagia, bisa kembali bersamamu. Walau Aku belum banyak mengingat. Tapi kelembutanmu membuktikan kalau Kamu memang mencintaiku." Kata Tia.

Lambok tersenyum. "Ayo Kita ke resto hotel. Abis itu Kita susul buah hati Kita. Kasihan Mereka ingin bersenang-senang dengan Mama nya."

Tia mengangguk dan memeluk lengan Lambok manja.

Mereka memang hanya berlibur singkat. Karena sebentar lagi Anak-anak Mereka sudah harus bersekolah di Indonesia.

1
Maura
kalau ada visual lebih bagus thor
Egi
Mengharukan tapi akhirnya menyenangkan. Beragam masalah dan beragam penyelesaiannya
???
semoga orang baik
???
kok namanya bisa samaan gitu emang jodoh nya nindi kali ya 😄
Egi: marcellino lefrant yg aktor laga itu😂😂😂
total 4 replies
???
😱😱😱😱😰
???
nindi masih setia menunggu ya😄
???
klo untuk yg satu ini aku no coment 😷
Egi: wkwkwk
total 1 replies
???
iya Marcel gimana ya, selamat kah😳
???
oh... jd begitu 😥
???
hm... hm... jadi ikutan haus juga😌😆
???
perlu ijab kobul lg gk ya?
???
mungkin krn wajah Tia mirip sm anaknya pak Carlos, atau bisa jd Pak Carlos menganggap Tia anaknya krn tdk mempunyai anak
Egi: betul bgt ka😄
total 1 replies
???
syukur lah.. 🥰🥰😇
???
lanjut
???
berarti emang bener yah sis Maria sm Tia itu orang yg sama?
???
agak2 risih gk sih😆🙃
???
masih penuh dgn teka-teki 🤨
???
sister/suster ya 😄
???
jangan2... ah gk tau lah lanjut baca aja drpd penasaran 😄
???
serupa tapi tak sama
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!