Mengandung benih calon kakak ipar membuat Rahma terusir dari rumah nya sendiri meski Rahma sudah menjelaskan kenapa semua itu terjadi tapi ibu dan kakaknya lebih percaya pada calon kakak iparnya.
Sebenarnya apa yang terjadi sampai Rahma harus mengandung benih calon kakak iparnya ?
Apa mungkin Rahma dan calon kakak iparnya memang saling mencintai sampai sampai Rahma tega merusak kebahagiaan kakaknya sendiri ataukah ada sebab lain sampai hal itu bisa terjadi ?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon R-kha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Salah Paham
Rahma sadar Kahfi laki laki normal yang pernah merasakan hangatnya pelukan seorang wanita dan Rahma bisa memaklumi jika saat ini keinginan itu kembali hadir dalam diri Kahfi saat berada dekat dengan dirinya.
" ya, tapi setelah kita benar benar menikah " ucap Rahma yang membuat Kahfi sadar meski saat ini Rahma hamil di luar nikah tapi Rahma tetap ingin menjaga dirinya dan Kahfi menghormati itu.
" maaf jika aku terbawa suasana " ucap Kahfi yang kini sudah melepaskan rangkulannya dari pinggang Rahma.
" mungkin saya bukan wanita baik baik sampai sampai saya bisa hamil di luar nikah " ucap Rahma sedih.
" tapi demi Allah saya di jebak dan saya tak ingin melakukan dosa yang kedua kalinya dengan di sentuh laki laki yang belum menjadi suami saya " ucap Rahma yang tak ingin Kahfi salah paham dan menganggap dirinya sok suci karena menolak di pelukan oleh Kahfi.
" tidak perlu berkata seperti itu karena aku tak pernah berpikir seperti itu padamu " ucap Kahfi yang sadar jika dirinya sudah melakukan kesalahan pada Rahma.
" tidurlah agar saat nanti ayah mu datang menemui ku, ayah mu akan percaya jika dirinya tak salah sudah mempercayakan putrinya padaku " ucap Kahfi yang membuat Rahma tersenyum manis mendengar apa yang Kahfi katakan.
" ayah pasti akan bahagia dan yakin jika saat ini Rahma sudah bisa menemukan kebahagiaannya bersama dengan mu sayang " ucap Rahma sebelum masuk ke dalam kamar Caca.
Malam pun semakin larut tapi sampai detik ini Aslan belum bisa memejamkan matanya memikirkan kemana iya akan mulai mencari Rahma karena Aslan benar benar tidak tau dimana Rahma tinggal saat ini.
" kemana aku harus mencari Rahma ?" tanya Aslan sambil menghisap sebatang rokok di tangannya.
" kenapa Rahma harus memblokir nomor ku ?" tanya Aslan yang memang tau jika Rahma sengaja memblokir nomornya setelah Rahma terusir dari rumah Bu Hana.
" aku harus membeli nomor baru besok "
" mungkin saja Rahma mau mengangkat telepon dari ku jika aku mengganti nomor handphone ku " ucap Aslan berharap dengan melakukan itu bisa membuat Rahma mau mengangkat telepon darinya dan mau memaafkannya.
" baiklah, tunggu aku sayang "
" aku pasti akan membuat kamu kembali padaku karena kamu hanya milik ku " ucap Aslan yang entah sejak kapan terobsesi pada Rahma.
Setelah berhasil menemukan cara untuk bisa kembali berkomunikasi dengan Rahma, Aslan pun baru bisa memejamkan matanya seolah Aslan tak peduli jika dirinya masih berada di ruang keluarga rumahnya.
Berbeda dengan pak Candra yang sudah tak sabar menunggu pagi untuk bisa pergi ke kota dimana Rahma tinggal saat ini dan saat pagi tiba pak Candra sudah membersihkan diri dan bersiap pergi menuju kota dimana Kahfi nembuka percetakan yang Rahma katakan di telepon kemarin.
" ayah, ayah mau kemana ?" tanya Bu Hana yang memang tak biasanya melihat pak Candra rapih dan terlihat segar pagi pagi seperti ini.
" ada sesuatu yang harus ayah urus dan ayah akan berusaha pulang secepatnya agar ayah bisa sampai di rumah sebelum malam " ucap pak Candra yang tak mungkin bercerita pada istrinya apalagi pak Candra tau jika selama ini anak dan istrinya sangat membenci Rahma.
" mau ibu temani ?" tanya Bu Hana yang memang sangat mencintai pak Candra meski dulu pak Candra pernah mengkhianati nya.
" tidak usah sayang, Via masih sangat membutuhkan mu dibanding diri ku "
" jadi biarkan aku pergi sendiri " ucap pak Candra yang langsung menjadikan Via sebagai alasan agar Bu Hana tak terus memperhatikan dirinya.
" mas benar, via sangat membutuhkan ku " ucap Bu Hana yang malah berlalu meninggalkan pak candra menuju kamar Via.
" lihat saja mas, jika sampai kamu bertemu dengan gadis itu !"
" aku akan membuat Rahma membayar mahal atas rasa sakit yang sudah mas berikan untuk ku dan untuk setiap air mata yang via tumpahkan tadi malam "
✍🏻✍🏻✍🏻 apakah rencana yang Aslan pikirkan akan berhasil ?
Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha lebih semangat lagi update nya
Jangan lupa like dan tinggalkan jejak biar R-kha lebih semangat lagi update nya
Love you moreee 😘 😘 😘