NovelToon NovelToon
Kembali Ke Masa Muda, Tak Lagi Mengejarmu

Kembali Ke Masa Muda, Tak Lagi Mengejarmu

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Transmigrasi / Mengubah Takdir
Popularitas:127.3k
Nilai: 5
Nama Author: mejiku

Selama enam tahun, Kinara hidup sebagai istri dari Zergan Airlangga, seorang direktur sekaligus CEO muda yang dikenal dingin, tegas, dan sulit didekati. Pernikahan mereka bukanlah kisah cinta yang indah, melainkan hasil perjodohan dua keluarga besar.
Sejak awal, Kinara mencintai Zergan seorang diri. Ia bertahan dengan harapan bahwa suatu hari hati suaminya akan luluh. Namun, harapan itu tak pernah menjadi kenyataan. Bagi Zergan, hatinya telah terkubur bersama wanita yang pernah ia cintai dan telah meninggal dunia. Kehilangan itu mengubahnya menjadi pria yang dingin, acuh, dan tak pernah benar-benar melihat keberadaan Kinara sebagai istrinya.
Hingga sebuah kejadian tak terduga mengakhiri segalanya.
Saat membuka mata, Kinara mendapati dirinya kembali ke masa lalu saat usianya baru dua puluh tahun dan masih duduk di bangku kuliah. Ia kembali ke waktu sebelum perjodohan itu terjadi, sebelum enam tahun penuh luka dan penantian.
Kali ini, Kinara bertekad mengubah takdirnya. Ia tidak

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mejiku, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

23

Sore itu, angin berembus sepoi-sepoi di rooftop gedung fakultas yang sepi. Kinara duduk di atas sebuah ayunan besi panjang, menyandarkan kepalanya pada rantai ayunan sambil memejamkan mata perlahan. Menjauh dari hiruk-pikuk area bawah kampus yang sedang gempar karena video viral keluarga Adijaya, di atas sini Kinara akhirnya bisa merasakan ketenangan yang sesungguhnya.

​Krieeet...

​Suara pintu besi rooftop yang terbuka membuat Kinara perlahan membuka matanya. Sosok jangkung Zergan melangkah masuk dengan kedua tangan yang ditenggelamkan ke dalam saku celana. Pria itu tampak kusut, raut wajahnya menyiratkan kelelahan yang amat sangat—tampaknya ia naik ke atas sini dengan niat murni untuk menyendiri dari kerumunan.

​Namun, langkah Zergan mendadak terhenti saat manik mata elangnya menangkap kehadiran Kinara. Mata mereka saling bertemu, terkunci dalam keheningan selama beberapa detik.

​Zergan sempat ragu, namun alih-alih berbalik pergi, ia justru melangkah mendekati ayunan besi tempat Kinara berada. Pria itu mendudukkan dirinya di atas ayunan yang sama, namun di ujung yang paling berlawanan—menyisakan jarak yang cukup lebar di antara mereka. Keheningan kembali merayap di antara sapuan angin sore yang menerpa rambut mereka.

​Menatap lurus ke depan, Kinara akhirnya memutus keheningan itu terlebih dahulu. "Aku tahu kamu sedang pusing memikirkan Oma Gayatri," ucap Kinara, suaranya terdengar lembut namun tenang, berbaur dengan deru angin. "Aku tidak bercanda soal ucapan malam itu, Zergan. Aku akan membantumu dan Haura untuk mendapatkan restu dari Omamu."

​Zergan tidak langsung merespons. Ia menolehkan kepalanya, menatap tajam profil samping wajah Kinara yang tampak begitu damai dari jarak sedekat ini. Rahangnya mengeras samar.

​"Kenapa?" tanya Zergan dengan suara beratnya yang menuntut penegasan. "Kenapa kamu selalu terlalu ikut campur dalam urusan hidupku? Kamu sengaja terluka demi aku, kamu tahu rahasia keluargaku, dan sekarang kamu bahkan mau mengurus restu hubunganku. Siapa kamu sebenarnya, Nara? Dan apa maumu dariku?"

​Mendengar rentetan pertanyaan penuh kecurigaan itu, Kinara perlahan memutar tubuhnya menghadap Zergan. Alih-alih merasa terintimidasi, ia justru menyunggingkan sebuah senyuman yang teramat tulus—senyuman paling hangat yang pernah Zergan lihat dari gadis itu selama ini.

​Kinara menatap lekat-lekat setiap inci wajah Zergan; mata elangnya yang tajam, hidung mancungnya, hingga garis rahang tegas yang di kehidupan lalu selalu ia pandangi dengan rasa cinta yang teramat dalam namun berujung luka.

​"Aku tidak menginginkan apa-apa darimu, Zergan," ucap Kinara lirih dengan mata yang berbinar tulus namun menyiratkan kepasrahan yang mendalam. "Aku hanya ingin melihatmu hidup dengan baik, tanpa harus hancur oleh penyesalan yang terlambat. Anggap saja... ini adalah caraku untuk menebus sebuah janji di masa lalu yang tidak sempat kuselesaikan. Setelah kamu bahagia dan semuanya aman, aku berjanji akan menghilang sepenuhnya dari pandanganmu."

Mendengar jawaban yang begitu sarat akan emosi namun terdengar sangat asing di logikanya, Zergan tertegun membeku. Jantungnya kembali bertalu dengan ritme yang tidak beraturan, persis seperti sensasi aneh yang ia rasakan saat menyantap sup buatan Kinara malam itu.

​Sorot mata elang Zergan menatap lurus ke dalam manik mata Kinara, mencoba mencari kilasan jawaban di sana. Angin rooftop yang berembus kencang menerbangkan beberapa helai rambut Kinara, menambah kesan misterius pada raut wajah gadis itu.

​"Apa kita... pernah bertemu sebelumnya?" tanya Zergan dengan suara yang mendadak melunak, hampir menyerupai bisikan yang penuh keraguan. "Rasa masakanmu, caramu menatapku, dan semua ucapanmu... rasanya terlalu mustahil jika kita benar-benar orang asing yang baru bertemu beberapa hari lalu. Di mana kita pernah bertemu, Nara?"

​Kinara tidak langsung menjawab. Ia menatap Zergan untuk yang terakhir kalinya sore itu, membiarkan senyuman tulusnya perlahan memudar digantikan oleh seulas senyum tipis yang sarat akan rahasia.

​"Entahlah," jawab Kinara lirih, sebuah jawaban mengambang yang sengaja ia berikan untuk memutus rasa penasaran Zergan.

​Sebelum Zergan sempat membuka mulutnya lagi untuk mendebat atau menahan pergelangan tangannya, Kinara sudah lebih dulu berdiri dari ayunan besi tersebut. Ia merapikan tas kuliah di pundaknya, berbalik tanpa ragu, dan melangkah pergi meninggalkan Zergan sendirian di atas rooftop.

​Zergan hanya bisa terpaku di tempatnya, menatap punggung Kinara yang perlahan menghilang di balik pintu besi, menyisakan deru angin sore dan sejuta pertanyaan yang kian berkecamuk hebat di dalam benaknya.

1
Noey Aprilia
Hhhmmm....
nara pst msih pnya rncna yg lain...ga mngkn lh dia bkin mreka dduk tenang...
Allfa Rizky
hati-hati Kinara jangan terlalu larut dalam dendam
Chai Tsari
bete klo sakit.
g bs ngapa ngapain😄
lagian..nyampur bgt sih🤭
Chai Tsari
g cek background kyk org kaya kebanyakan.. minimal sewa detektif kek ato deterjen onlen bs bt jd cctv gratis
Chai Tsari
ikut campur bgt🤭
Noey Aprilia
Nara ga s'baik hti kaleee....
msa yg lain d rujak,dia engga....ga adil donggg...jd tnggu gliran y sella....😛😛😛
Noveni Lawasti Munte
Masi sempat2nya mengancam...dasar oon😤😤
Uthie
segera aja tuhhh kuliti si Sella 😡
Noey Aprilia
Iyuuuhhhh.....jijayyyy.....
ank sm emaknya sma2 ga waras....😫😫😫
MamDeyh
Jadi gk natural ceritanya kak.. Mnrtku ckp aja Kinara menjauh dr Zergan dan pny kehidupan sendiri
MamDeyh
😭 Kinara
Uthie
Lanjutkan Nara 👍👍😏
Uthie
kalau bisa saling terbuka, selesai permasalahan diantara mereka 😁👍
Noveni Lawasti Munte
nah gini dong Thor naranya aman dan logis
Dilla Fadilla
lanjut thor yg bnyk
Allfa Rizky
yang satu terbelenggu trauma masa lalu yang satunya lagi terbelenggu penyesalan masa lalu,, ngobrol dari hati ke hati biar nyambung dan gak negatif thinking satu sama lain
Noey Aprilia
Cari aja....smp lebaran kuda jg ga bkln ktmu....😛😛😛....
Zergan udh ktmu pawangnya dogggg.....
Noveni Lawasti Munte
agak kecele dengan episode ini Thor 🙄 di kehidupan Lalu kan ga da kehangatan di antara mereka masa Kinara terbuai dengan sentuhan zergan yg meemburu akibat obat perangsang ahhh Thor ko gini siehhhhh😥
Pa Muhsid
huh TERLAMBAT orang udah belah duren kok
Allfa Rizky
rencana busuk Haura dan Arsen Gatot ya... kasihan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!