NovelToon NovelToon
Identitas Tersembunyi Gadis Gunung

Identitas Tersembunyi Gadis Gunung

Status: sedang berlangsung
Genre:Anak Genius / Crazy Rich/Konglomerat / Identitas Tersembunyi
Popularitas:845.8k
Nilai: 5
Nama Author: Nike Julianti

Seorang gadis berusia menjelang 16 tahun, tinggal dan tumbuh di gunung sejak usianya 3 tahun. Tinggal bersama sng kakek, setelah kedua orang tua nya meninggal karena kecelakaan.

Qaisara Aulia Syahrizky, gadis yang memiliki 2 sahabat makhluk tak kasat mata. Memiliki banyak keahlian, menyembunyikan identitasnya.

Happy Reading All🥰🥰🥰

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nike Julianti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Informasi ketiga teman Aulia

"Gimana Zi?" tanya kakek Pamir

Setelah mendapatkan vidio, ketiga temannya Aulia. Kakek Pamir, langsung meminta kakek Fauzi mencari informasi ketiganya.

"Danish Adrian, dia teman pertama nona muda. Anak itu merupakan, anak dari penjaga sekolah Hasan. Anak yang baik, tak ada catatan buruk. Dia juga meraih beasiswa, sehingga bisa masuk ke SMA yang di bangun kamu Kak. Dia anaknya ceria, pembawaannya menyenangkan." Kakek Pamir diam, masih menyimak laporan orang kepercayaannya.

"Hadhira Bilqis Malik, dari keluarga Malik. Anak yang di abaikan di keluarganya, namun dia anak yang baik. Masih bertahan, meski harus mendapatkan tekanan dari orang tua, kakak kandung dan adik sepupunya. Adik sepupunya lebih di sayang, di bandingkan nona Dhira. Yang jelas-jelas, statusnya anak kandung. Beruntung, dia mempunyai perjanjian nikah dengan anak keluarga Mubarak. Sehingga ia mendapatkan kasih sayang utuh, dari keluarga Mubarak." kakek Pamir menggelengkan kepalanya tak percaya

"Ternyata masih ada orang tua bodoh, yang buta akan hati nurani." ucap kakek Pamir, kakek Fauzi mengangguk

"Bagaimana sifat dan sikap anak itu? Apa dia baik, bila berteman dengan cucuku?" lanjut kakek Pamir

"Anak yang baik, ceria dan juga polos. Saya rasa, sangat cocok untuk nona muda. Nona muda, meski ceroboh, kasar dan bicara suka tanpa berpikir. Tapi dia bisa menjadi seorang kakak, juga pelindung untuk Dhira." jawab kakek Fauzi

"Hmm... kamu benar, Aulia memang harus di berikan seorang adik. Agar ia bisa bersikap lebih dewasa, lanjut."

"Rafiq Arkan Mubarak, anak tunggal keluarg Mubarak. Pria yang juga di jodohkan, dengan nak Dhira. Anak yang kalem, selalu berpikir dewasa. Tak pernah memutuskan sesuatu, tanpa melihat dari dua atau berbagai sisi. Anak itu, meski masih muda. Tapi tak pernah sembarangan, setiap kali mengambil keputusan. Anak itu akan mencari bukti terleih dahulu, seperti kasus di keluarga nak Dhira." jawab kakek Fauzi

"Maksudmu?" tanya kakek Pamir

"Saat ada pesta keluarga di rumah keluarga Malik, adik sepupunya menjebak nak Dhira. Dengan menceburkan dirinya sendiri ke kolam renang, lalu ia menyalahkan nak Dhira. Di saat semua keluarg menyalahkan Dhira, tapi tidak dengan nak Arkan. Dia diam-diam meminta rekaman CCtv, yang ada di kolam renang. Sehingga membuktikan, bila nak Dhira tak bersalah." jawab kakek Fauzi

BRAAKK

Kakek Pamir menggebrak mejam wajahnya terlihat begitu marah.

"Berapa usia adik sepupunya itu?" tanya kakek Pamir

"2 bulan di bawah nak Dhira" jawab kakek Fauzi, kakek Pamir menggelengkan kepalanya.

"Lalu, apa tanggapan keluarga Dhira? Setelah mereka tau, bila anak yang mereka sayang culas." kakek Fauzi menghembuskan nafas panjang

"Mereka hanya meminta nak Dhira, untuk memaafkan kekhilafan sepupunya.

"BODOH" bentak kakek Pamir marah, tentu untuk keluarga Dhira.

"Apa kita ada kerjasama dengan keluarga Malik?" tanya kakek Pamir, kakek Fauzi mengangguk

"Ada di beberapa pembangunan, kita ikut investasi pada perusahaan Malik." jawab nya

"Dengan keluarga Mubarak?" kakek Fauzi mengangguk lagi

"Ada kak, kita juga berinvestasi pada tambang batu giok. Juga budidaya kerang, yang menghasilkan mutiara." kakek Pamir, nampak berpikir

"Hubungkan aku dengan kepala keluarga Mubarak, aku ingin bicara dengan nya." titah kakek Pamir

"Baik tuan besar"

.

.

Pagi kembali menyambut, Aulia berkali-kali menghembuskan nafas malas dan kesal. Bu Ulfa dan pak Amir saling tatap, sedangkan Kia... dia masih tertawa di samping Aulia.

"Bisa diem ga kamu?!" ucap Aulia, dengan menyipitkan kedua matanya. Ia menatap Kia tak suka, Kia sudah tertawa sejak Aulia dan ketiga temannya. Selesai latihan, untuk menyuarakan yel-yel mereka.

'MMPPHHH... EHem... s-sorry... ak aku ga ketawa lagi, aku... PPFFTT...'

PLOP

'NYEBELIN BANGET SI KIA, AWAS AJA!!!' gumam Aulia kesal, Kia memilih pergi. Karena ia memang tak bisa menahan tawanya, seorang Aulia.... HAHAHAHA...

"Kamu kenapa nak?" tanya ibu Aulia

"Ga papa bu, cuma lagi ga mood aja." jawab Aulia, namun ia lahap memakan sarapannya. Mood nya memang sedang kesal, tapi masakan bu Ulfa. Tidak bisa di lewatkan, bagaimana pun suasana hatinya.

"Aulia udah selesai sarapan, Lia berangkat ya pak.. bu.. Assalamu'alaikum" ucap Aulia, tak lupa mencium punggung tangan kedua orang tua angkatnya.

"Wa'alaikum salam" jawab keduanya, melihat punggung Aulia.

"SAYANG... LIA... TUNGGU!!" teriak bu Ulfa, ia berlari ke dapur. Aulia menghentikan langkahnya, tak lama bu Ulfa kembali muncul. Beliau membawakan tas bekal, Aulia tersenyum lebar.

"Semalam kamu minta di bawakan beka, tapi malah lupa. Katanya di banding makanan di kantin, masih enakan masakan ibu. Ini... ibu juga bikinin buat Dhira, Danish sama Arkan. Kalian makan siang bareng, supaya ga usah desakan ke kantin." cerocos bu Ulfa

"Iya ibu, iya. Terima kasih, ibu ku sayang. MUAAAHHH" Aulia mencium pipi bu Ulfa, membuat bu Ulfa tersenyum bahagia.

"Anak-anak kita sudah besar, ibu bersyukur menjadi ibunya non Aulia." ucap bu Ulfa, saat ia merasakan ada yang merangkul bahunya.

"Ibu benar, bahkan putra kita. Tak ada yang melakukan, apa yang di lakukan non Aulia." balas pak Amir

"Hahaha... mereka laki-laki pak, kalo kata anak muda sekarang JAIM. Jangan kan cium pipi, buat bilang sayang aja gengsi." pak Amir pun ikut tertawa

"Oya bu, anak-anak jadi ke sini?" tanya pak Amir, bu Ulfa mengangguk

"Jadi pak, pulang kuliah mereka ke sini. Nginep semalem katanya, ada perlu sama non Aulia." jawab bu Ulfa

"Apa yang mau mereka bicarakan? Jangan-jangan mau merepotkan non Aulia." tanya pak Amir lagi

"Non Aulia aja ga keberatan pak, jangan nyusahin Rahman sama Rayan pak. Ga ada salahnya belajar sama yang lebih pinter, bapak kan tau sejenius apa non Aulia." tegur bu Ulfa

"Iya bu, iya. Ya udah, bapak ke belakang ya." bu Ulfa mengangguk

.

.

"Ini kita... beneran mau mempermalukan diri kita sendiri, di depan banyak orang?" tanya Aulia, dengan memasang wajah teraniaya

"Kok gitu sih Li? Ini gue udah mikirin, dengan sepenuh hati dan pikiran loh." ucap Dhira tersenyum, di angguki Danish. Tak lama, mereka melakukan tos. Arkan dan Aulia saling tatap, Arkan menepuk pelan bahu Aulia.

"Sabar ya" ucap Arkan

"Lu... sebucin itu sama Dhira? Sampe hal kaya gini, lu setuju aja." Arkan hanya tersenyum kecil, membuat Aulia tak bisa berkata apa-apa.

Sampai tiba saatnya, mereka diminta untuk berdiri di depan kelas. Aulia hanya berharap, tak ada yang merekam adegan memalukan ini.

"MANA YEL-YEL NYA PASUKAN SANTUY, POWER RANGER!!!" teriak rekan Elang, Gina.

Di antara ke empat orang itu, terlihat Danish dan Dhira yang terlihat bersemangat. Arkan biasa saja, tapi Aulia... dia sangat ingin menangis dan menyembunyikan diri di sarang semut.

"RANGER MERAH" teriak Danish, menaikan tangan kanan. Tangan kiri di depan dada, dengan wajah ke samping kanan.

"RANGER PINK" teriak Dhira, menaikan tangan kiri. Tangan kanan di dada, dengan wajah ke samping kanan.

"Ranger hitam" ucap Arkan, ia meletakkan lutut kiri di lantai. Kaki kanan di tekuk, dengan tangan kanan di lutut dan tangan kiri mengepal di lantai.

"Ranger kuning" ucap Aulia, menunduk. Melakukan hal yang sama dengan Arkan, namun dengan bagian tubuh sebaliknya.

"PASUKAN SANTUY, REBAHAN AEEEEE" teriak keempatnya, tentu dengan suara Danish dan Dhira yang paling lantai.

GRRRR

Kelas tersebut langsung ramai bukan main, begitu juga dengan Elang dan Gina.

'KUBUR GUEEEEEEE' jerit Aulia dalam hati

...****************...

Ini mah permintaan ya, dari si aku penulis kesayangan kalian. Anjaaayyy...

Aku teh kan sedang berharap, bisa dapet 20 bab, 40 bab dan kalo bisa nulis panjang sampe 80 bab juga. Berharap terpilih menjadi 20, 40 dan 80 bab terbaik.

Jadi kalo boleh dan harus bisa, maksa ini mah ya. Jangan tabung bab, please ini mah. Minimal kasih like aja, ga papa. Kalo semisal ga suka, skip aja. Jangan kasih bintang, kalo akhirnya cuma kasih 1 atau 2 atau 3 dan 4.

Karena itu bisa nurunin retensi penilaian, mohon bantuan dan dukungannya. Terima kasih, buat kalian yang selalu kasih support. Semoga ga ada yg bikin down, di judul yang sekarang.

Saranghaeyo 💓💓

Jangan lupa jadiin favorit, kasih like, komen, gift dan vote nya yaaaaa....

1
ai_apriani
auliaa itu definisi old money yg tegas, full dedikasinya, lovely person banget dah 😍, kira kira di indo masih ad ngga te modelan kaya Aulia nd Kakeknya 🤭, thanks update nya hr ini y teteh ukeeee, sehat sehat nd happy as always ❤️🙏😘
Suwastika
ga ush komentar om lgsg nikahin aj 😁
cukup kami para penggemar author yg komentar🥰
purwandari ndari
suka banget,seru.... makasih kak... ku tunggu cerita selanjutnya🤭
kaylla salsabella
jangan " nek Hanum sahabat nya kakek Pamir
Khey Rachmat
aku juga bingung om🤣🤣🤣
Engkar Sukarsih
semangat terus Aulia 💪🏼👍👍
kaylla salsabella
wah kira" siapa ya racuni nenek
RiriChiew🌺
aku juga Ampe cengoo om, kok bisaa Aul buat hal yg kek begituu sungguh tidak terfikri kan 🤭
yrlia
lanjuuuttt thorrr semangat 💪
fifia
yuhuu amazing😍😍😍
Sri Musdalefi
ah gadis kecilnya om hafis...kecil" cabe rawit om hafis...
R@3f@d lov3😘
julukannya bagus 🤣🤣🤣🤣 siluman bunga bangkai
R@3f@d lov3😘
🤣🤣🤣🤣kereeen aq sukaaaaaaaa 😄😄hajaaar ja jangan kasih kendor
Sulastri Mawardi.87
apakah nenek Hanum dan kakek pamir dulu adalah sahabat baik di waktu zaman mereka muda dulu 🤔🤔🤔🤔
Zahbid Inonk
bingung dan kagum kan om Hafiz 🤭 sama aku juga kagum sejak baca karya" nya Mak othor Nike Julianti aku jdi permaisuri haluuuu🤣🤣🤣 coba ciga....coba ciga....🙈
Eliermswati
yes akhirnya nenek hanum akan ketemu kakek pamir, hafis siap2 tuh d dlm ad kakeknya aulia ap kah km berani minta restu😂😂secr aulia cucu kesyng smngt thor up nya
Mety Haula: nek hanum kayanya jenal sm kake pamir langsung up lg mks
total 1 replies
Ayudya
masih banyak kejutan yg belum kamu ketahui semuanya hafis tentang gadis kecil mu🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
Ela Jutek
kau sudah masuk ke hati para tetua nya om itu Aul, jadi jangan harap bisa keluar
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
🤣🤣 Ponakan kuh Hanum sama Kyara di sini udah pada tuir ternyata 🤣
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
🤣🤣🤣 Alemong /Joyful//Facepalm//Facepalm/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!