Kisah putri Prince Richard Carrington dan Princess Alisha Léopold
Zayn selalu percaya cerita Putri dan Kacang Polong untuk mencari putri yang tulus tapi tidak percaya gadis-gadis jaman sekarang. Akhirnya dia memakai sayembara mencari pasangannya. Naasnya saat dia sudah mengadakan sayembara, Zayn kecelakaan. Di hari H nya, semua princess yang diundang langsung menatap sinis ke Zayn. Kecuali Anette Carrington. Princess Inggris dan Belgia itu pun menerima lamaran Zayn.
Dari merasa iba, Anette dan Zayn jatuh cinta. Namun hubungan mereka terancam saat rahasia besar Zayn mulai terungkap. Bagaimana sikap Anette ke suaminya?
Generasi 8 klan Pratomo
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hana Reeves, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ke Brussels
"Aku gemaaassss!" teriak Aisyah kesal di dalam kamar mandi. Dia tidak menduga jika si Putri Inggris itu bisa memasak dengan enak. Bahkan Zafar pun memuji masakan iparnya. Selama menikah dengan Zafar, Aisyah tidak pernah mau masuk dapur. Selama dia bisa memerintahkan koki istana membuat apa yang dimau, tidak wajib dia masuk kan?
Aisyah merasa kesal karena sudah pasti Sheikh Muhammad akan mengikuti apa kata istrinya dan dia akan kehilangan semuanya disini.
"Tapi ... Tunggu. Tadi Anette bilang mau keluar dari istana ini? Kenapa ... Tidak disegerakan saja?" gumam Aisyah. "Aisyah, kamu sudah salah langkah karena sudah dua kali membuat Sheikha Maryam memarahi kamu. Harus pelan-pelan, Aish ... Harus pelan-pelan."
Aisyah tersenyum culas.
***
Dapur Istana
"Masakan Lady Anette memang enak!" ucap para staff dapur istana sambil makan tongseng dan gulai yang masih ada di panci. Anette memang sengaja masak banyak supaya para pelayan mencicipi masakannya.
"Chef, sudah tahu resepnya kan?" tanya salah satu cook ke Koki Kepala.
"Sudah. Kapan-kapan kita buat lagi!" senyum Koki Kepala yang tentu saja senang mendapatkan resep baru. "Sepertinya Lady Anette menyimpan banyak resep rahasia."
"Mari kita minta!" seru tim dapur istana.
***
Royal Hospital Abu Dhabi
"Haaatttsssyyyiiinnnggg!"
Zayn menoleh ke istrinya yang bersin saat sedang melakukan pemeriksaan pasca operasi.
"Kamu tidak apa-apa, sayang?" tanya Zayn dengan nada khawatir.
"Tidak apa-apa," jawab Anette sambil mengusap hidungnya dengan sapu tangan yang dibawa dalam tasnya. Entah kenapa, Anette mengikuti jejak leluhurnya selalu bawa sapu tangan.
"Kalau kamu sakit ... Periksa sekalian, Net," ucap Zayn.
"It's okay." Anette menatap dokter yang menangani Zayn. "Bagaimana hasil operasinya? Apakah ada kemajuan?"
"Lady Anette, kata Sheikh Zayn, ada gerakan di kaki sebelah sini?" tanya Dokter itu.
"Saat saya menggelitiknya, kata Zayn itu geli."
Dokter itu tampak semangat. "Sheikh Zayn, kita maksimalkan pengobatannya ya? Kami akan memberikan kalsium dan tambahan fisioterapi yang lebih fokus."
Anette tidak tahu apa yang dibicarakan antara Dokter dan fisioterapis Zayn karena mereka menggunakan bahasa Arab. Zayn pun ikut berbicara dan Anette semakin gemas karena dia tidak tahu sedikit pun.
"Excuse me gentlemen, pouvez-vous parler anglais ( bisa tidak kalian berbicara dengan bahasa Inggris )? Or I should talk to one of the verses of the Qur'an ( apa aku harus mengucapkan salah satu ayat Al Qur'an )?" ucap Anette judes.
Zayn dan para dokter menoleh ke wajah manyun Anette.
***
"Ditambah menjadi tiga kali seminggu?" tanya Anette.
"Benar. Stimulusnya harus ditingkatkan, Lady Anette," jawab Dokter itu.
"Oke. Apa ada pantangan makanan?" tanya Anette lagi.
"Tidak ada."
Zayn menatap Anette. "Jadi bisa makan masakan kamu yang lain."
Anette menyipitkan matanya. "Gitu ya bang?"
"Eh?" Zayn menatap Anette bingung.
"Begitu ya suamiku," jawab Anette dengan bahasa Inggris.
"Kamu tadi ngomong pakai bahasa apa?"
"Bahasa Indonesia. Bahasa Omaku."
***
Dua Minggu berlalu dan tidak ada drama antara Aisyah dan Anette yang membuat putri Richard Carrington dan Alisha Léopold merasa lega sedikit. Hingga dia mendapatkan kabar bahwa sepupunya akan menikah. Anette mendapatkan undangan dari keluarga Gupta, pernikahan antara Ekavira Gupta dan Terry Russell.
"Kita datang, sayang," putus Zayn saat membaca undangan pernikahan antara Ekavira Rao Gupta dan Terry Russell.
"Apa kamu yakin?" tanya Anette.
"Datanglah! Aku kenal Sana. Aku kenal Sahran. Aku hampir kenal semua anggota keluarga kamu, sayang."
"Ah, aku lupa. Kamu kan anak Abi Dhabi ya?" kekeh Anette.
"Iya. Kita datang. Apa kamu malu dengan kondisi aku?" tanya Zayn.
"Tidak. Kenapa harus malu?" jawab Anette santai.
***
Di ruang makan, pernikahan Ekavira dan Terry menjadi topik pembicaraan. Sheikh Muhammad setuju jika mereka datang kesana.
"Kamu datang ke Brussels? Berdua saja?" tanya Sheikh Muhammad bin Abdul Azis ke Anette dan Zayn.
"Ekavira itu sepupu kamu kan Anette?" tanya Sheikha Maryam.
"Benar Abi, Umi. Mbak Vira itu sepupu saya dari garis Pratomo, Neville dan Arata," jawab Anette.
"Neville ... Tunggu, Jordan Neville itu istrinya Adelaide McCarthy yang pengusaha kapal tangker kan? Abu Dhabi bekerja sama dengan dia." Zafar menatap Anette.
"Benar. Tante Addie pengusaha kapal tanker McCarthy," jawab Anette.
Zayn mendelik. "Addie McCarthy itu Tante kamu?"
Anette mengangguk. "Iya."
Aisyah menatap Anette dengan tidak percaya. Dia sangat mengenal Adelaide McCarthy yang dikenal pengusaha terkenal dengan pabrik manufaktur kapal tanker. Wanita cantik yang juga seorang dokter itu sangat dikenal menyenangkan dan ramah.
Bagaimana bisa Anette keponakan wanita itu?
"Jadi kalian akan kembali ke Belgia ya?" tanya Sheikh Muhammad.
"Iya Abi."
"Salam buat King Arsyanendra."
***
Brussels Belgia
Anette dan Zayn tiba di lokasi acara pernikahan Ekavira dan Terry. Ada banyak sepupu Anette yang bertemu dengan dirinya, termasuk Sahran dan Anaya, adik Akarsana. Keduanya melihat Anette Carrington dan suaminya Pangeran Zayn Abdul Aziz dari Abu Dhabi.
"Anette!" panggil Sahran.
Anette pun menghampiri bersama suaminya yang berada di kursi roda.
"Sahran," senyum Anette yang memiliki wajah mirip Alisha Léopold Carrington. "Halo Anaya," sapanya lembut. Bahkan sifat lembutnya mirip ibu dan ayahnya.
"Sahran," senyum Zayn. "Anaya."
"Bagaimana kakimu? Sudah membaik?" tanya Sahran. "Perlu diperiksa Tante Milly?"
Zayn menggelengkan kepalanya. "Tidak usah. Aku tidak mau merepotkan. Aku tahu Sahran, Tante Milly bisa mengobati Oom Malik tapi ... Aku ingin mencoba dari diri aku sendiri."
Anette tersenyum lembut ke Zayn. "Aku tahu Zayn sudah berusaha dan aku yakin dia akan membaik. Doakan ya?"
Zayn menggenggam tangan Anette lembut. "Terima kasih, sayang."
Sahran dan Anaya bisa melihat pasangan yang menikah terpaksa itu tampak saling mencintai.
"Aku mau ketemu Opa dan Oma dulu," pamit Anette. "Zayn juga belum ketemu Opa dan Oma."
"Oke. Have fun."
Anette mencium pipi Sahran dan cipika cipiki dengan Anaya. Sahran lalu memeluk Zayn sementara Anaya bersalaman dengannya.
Anette lalu berjalan di samping Zayn sambil bergandengan tangan sementara tangannya yang bebas memegang tombol di kursi rodanya.
"Aku tidak habis pikir, mas Sahran. Kenapa mbak Anette mau menikah dengan kak Zayn?" gumam Anaya. "Mbak Anette cantik, pintar dan ...."
"Lembut. Anette beda sama mas Brayden yang Badung. Anette itu Tante Alisha banget. Zayn memilih dia karena tidak menatap sinis, beda dengan putri yang lain."
Anaya menatap Sahran. "Apa mungkin kak Zayn jatuh cinta pada pandangan pertama ke mbak Anette?"
"Bisa jadi." Cinta muncul seiring waktu.
***
Yuhuuuu up Sore yaaaaa
Thank you for reading and support author
Don't forget to like vote and gift
Tararengkyu
Aq sotoy
moga kamu bisa introspeksi diri dan masih bisa bertemu anakmu kelak
Betapa sakitnya hati Zafar
makanya jadi orang jangan seralah😅😅😅