NovelToon NovelToon
Sang Penakluk Hati

Sang Penakluk Hati

Status: tamat
Genre:Wanita Karir / Diam-Diam Cinta / Tamat
Popularitas:209k
Nilai: 5
Nama Author: Bunda RH

Memiliki watak yang berbeda dengan saudaranya yang lain, membuat Erina sulit diatur. Bahkan ia tidak mengindahkan permintaan orang tuanya untuk segera menikah. Ia lebih memilih tinggal di luar negeri dan sibuk dengan karirnya. Hingga pada suatu saat, ia tidak menyangka bisa berjumpa dengan seseorang yang dapat menaklukkan hatinya. Pertemuan mereka yang tidak disengaja mampu merubah kehidupan Erina. Meski awalnya ia tidak tertarik namun akhirnya ia yang tidak bisa menjauh darinya.

Laki-laki tersebut adalah seseorang yang juga sedang sibuk dengan dunianya sendiri. Namun setelah bertemu dengan Erina, ia mulai merubah pandangannya terhadap seorang wanita.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bunda RH, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dikerjai Ortu

Setibanya mereka di apartemen, ternyata orang tua mereka sampai terlebih dahulu dibandingkan mereka. Namun mereka dikunci dari dalam. Keduanya sama-sama mengetuk pintu tapi tidak ada yang membuka. Akhirnya keduanya menghubungi orang tua masing-masing.

"Assalamu'alaikum, bun."

"Wa'alaikum salam."

"Bun, kok pintunya nggak dibuka. Bunda dan ayah di dalam, kan? Erina mau masuk."

"Sini biar ayah yang ngomong. Dek, maaf Ayah sama bunda pingin bulan madu di kamarmu. Jadi kamu bisa tidur di apartemen suamimu. "

"Tapi, yah.... "

Tut tu tut...

"Ih, ayah.... " Erina menghentakkan kakinya karena kesal. Hal tersebut tak luput dari perhatian suaminya.

"Kenapa, dikunci juga?" Tanya Rasyad.

Erina mengangguk.

"Memangnya kamu juga dikunci?" Tanya Erina.

"Iya nih, parah mereka. Sudah tua juga mau.... "

"Mau apa? "

"Ah tidak-tidak, pasti akal-akalan Papa dan mama saja." Rasyad baru menyadari jika alasan orang tuanya itu hanya untuk membuatnya bersama dengan Erina.

"Ya Allah, lalu aku tidur di mana ini?"

Erina bingung.

"Apa di apartemen ini tidak ada yang kosong? Mungkin kita bisa mengewanya barang kali sehari."

"Tidak bisa semudah itu. Banyak prosedurnya.

"Apa aku dengerin saran Mama untuk menginap di hotel ya? Tapi apa dia mau? Sewa dya kamar kali ya. " Batin Rasyad.

Erina berpikir sejenak.

"Oh iya, aku ingat. Di dekat sini ada penginapan sederhana. Mungkin kita bisa jalan ke sana."

"Ide bagus. Mari kita coba."

"Hem... "

Erina mengangguk.

Mereka jalan berdampingan turun ke lantai bawah. Saat keluar dari gedung apartemen, nampak di sekitar sepi. Mereka berjalan ke arah penginapan sekitar 500 meter. Selama dalam perjalanan, tidak ada satu kata pun yang keluar dari mulut mereka.Saat di tengah perjalan, mereka berpapasan dengan laki-laki yang sedang mabuk. Sejak kejadian beberapa hari yang lalu, Erina trauma melihat orang mabuk.Erina yang melihat hal itu pun tanpa sadar langsung memeluk lengan Rasyad.Rasyad yang sadar istrinya ketakutan pun langsung mendekapnya dari samping dan berjalan menghindari orang tersebut.

"Hangatnya." Batin Erina.

Ketika sudah jauh dari orang itu, keduanya sadar dan langsung melepaskan diri.

"Maaf." Ujar Erina.

"Kenapa minta maaf?"

"Em, tidak apa-apa."

Nampak Erina salah tingkah. Rasyad mengulum senyum melihatnya.

Tidak lama kemudian mereka sampai di depan penginapan.

"Di sini?"

"Iya, ayo masuk."

Mereka pun masuk dan menemui resepsionis.

Kali ini Erina yang berbicara dengan resepsionis menggunakan bahasa Prancis.

"Selamat malam, bisa kami bantu."

"Kak, apa masih ada kamat kosong?Kami butuh dua kamar."

"Sebentar saya cek, nona."

Tidak butuh lama mengecek, resepsionis pun mengatakan bahwa tinggal satu kamar saja.

"Bagaimana?" Tanya Rasyad.

"Tinggal satu kamar." Jawab Erina dengan lesu.

Ingin mencari hotel, tempatnya cukup jauh dan sulit mendapatkan taksi di malam hari.

"Apa kamu keberatan kalau tinggal denganku?"

Erina berpikir sejenak.

"Em itu..."

"Ya sudah, kamu ambil saja kamar itu. Aku bisa tidur di mana saja."

"Eh tidak-tidak. Kita ambil satu kamar. Nanti gampang, kamu bisa tidur di sofa." Ujar Erina.

Meski begitu ia tidak mungkin membiarkan Rasyad jadi gelandangan malam ini.

Mereka akhirnya membawa kunci dan berjalan menuju kamar yang dimaksud. Penginapan tersebut hanya terdiri dari dua lantai dan hanya ada 20 kamar. Ternyata kamar mereka ada di paling ujung dan dekat dengan balkon.

Rasyad membuka pintu kamar itu. Kamar berukuran 4 meter dengan fasilitas kamar mandi di dalam, tempat tidur berukuran sedang, laci meja rias, dan ada dua kursi dengan satu meja.

"Tidak ada sofa." Batin Erina.

"Ayo masuk." Ujar Rasyad.

"Eh iya."

Rasyad langsung masuk ke kamar mandi karena dari tadi ia ingin pipis. Sedangkan Erina duduk di atas tempat tidur sambil memperhatikan sekeliling kamar. Pikirannya melanglang buana. Ia tidak habis pikir kepada orang tuanya dan orang tua Rasyad yang kompak membuat mereka kesusahan malam ini.

ceklek.

Rasyad keluar dari kamar mandi. Ia bukan hanya buang air kecil, tapi sekalian mandi. Rambutnya basah, dan saat ini ia hanya mengenakan singlet putih dan celana. Bajunya ia gantung di kamar mandi. Erina langsung memalingkan wajahnya saat tahu Rasyad tidak mengenakan baju.

" Bersiaplah tidur, aku akan tidur di bawah."

"Tapi tidak ada alasnya."

"Aku akan pinjam ke resepsionis. Tenang saja."

Rasyad memakai bajunya lalu keluar dari kamar.

Beberapa saat kemudian, Rasyad kembali dan membawa karpet kecil berukuran satu kali dua meter. Saat masuk, ia tidak melihat keberadaan istrinya. Ternyata rina masih berada di dalam kamar mandi. Ia sedang mencuci muka. Rasyad menggelar karpetnya di depan meja rias.

Tidak lama kemudian, Erina keluar dari kamar mandi tanpa mengenakan jilbabnya. Ia terkejut saat melihat Rasyad sudah berdiri di hadapannya.

Sontak ia kembali menutup pintu kamar mandi dan memakai jilbabnya. Sedangkan Rasyad masih tertegun di tempat.

Saat keluar lagi, Erina sudah mengenakan jilbabnya meski tanpa jarum. Ia memegang bagian dagu dengan tangannya.

"Setakut itu kamu padaku." Batin Rasyad.

"Jadi nggak pa-pa nih kamu tidur di bawah?" Tanya Erina, basa-basi.

"Iya, nggak pa-pa. Daripada nanti aku tidur di atas malah kamu nggak bisa tidur, iya kan?"

Erina menelan salivanya sendiri mendengar perkataan Rasyad. Kali ini ia telah salah paham. Padahal yang dimaksud Rasyad itu karena Erina belum biasa tidur dengan orang lain. Sedangkan dalam pikiran Erina, persepsinya lain. Ia menyangka yang tidak-tidak. Meski begitu Erina bukan gadis polos yang tidak tahu tentang hal itu.

Ia un naik ke atas tempat tidur dan memberikan satu bantal kepada Rasyad.

"Gulingnya cuma satu." Ujar Erina.

"Ya sudah, pakai kamu saja."

Rasyad kembali membuka bajunya dan menyisakan singlet. Lalu berbaring di atas karpet.

Sedangkan Erina berbaring di tempat tidur.

Lampu kamar masih menyala. Tidak ada yang bersuara atau pun bergerak untuk mematikannya. Rasyad pun mencoba memejamkan mata. Beda halnya dengan Erina. Ia masih memainkan handphone-nya dan membaca chat dari saudara-saudaranya. Mereka mengucapkan selamat kepada Erina. Namun yang membuat Erina terbelalak saat melihat isi chat dari sang Bunda.

"Dek, kamu sudah menjadi seorang istri. Belajarlah menjadi istri yang baik. Tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini. Namun kamu sebagai seorang istri harus memahami perasaan suami. Bunda ngerti kamu dan Rasyad mungkin belum terbiasa. Tapi mulailah dari kebiasaan kecil yang nantinya akan membuat kalian saling memahami."

Tiba-tiba perasaan Erina tidak tenang. Walau bagaimana pun Erina pernah belajar tentang ilmu agama. , Sedikitnya ia tahu kewajiban seorang istri.

"Ya Allah.... berdosa ya aku membiarkan suamiku tidur di bawah." Batinnya.

Bersambung

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

1
Sania
❤️
Citra Julinar
😍😍😍⭐⭐⭐⭐⭐
Bunda RH: makasih kak 🙏
total 1 replies
Atze Atze
Thor kenapa cepet tamat novelnya..bikin 300 bab Thor 😄
Bunda RH: tidak mampu kak 😄
total 1 replies
Tatiw
kata temen ku yg udh nikah gak ada nikmat" ny yang ada tuh sakit mau udh bbrapa kli pun katanya ttep gak nikmat
serius itu bneran gak nikmat ya. soalny tmn ku cerita waktu mlm pertama😭
Pucung Pucung
kalau diceritakan anak nya Erina,pasti seru thor..
꧁✿⁴ 🅰ყ🅤 ⁴✿꧂
Alhamdulillah Akhirnya...
Happy Ending...
꧁✿⁴ 🅰ყ🅤 ⁴✿꧂
The D4
Deva, Devi, Devina, Juga Devano 🤗🥰
Bunda RH: iya nih 😍
total 1 replies
꧁✿⁴ 🅰ყ🅤 ⁴✿꧂
Barokahallah Fii Umriik Kembar Deva & Devi
Smoga Jd Anak Yg Sholeh & Sholehah ..🙏🏻🤗😘🥰
Titin Maryati
assalamualaikum bunda ceritanya lanjut kehidupan anak anak nya Erina tuh seru 🙏🙏
Bunda RH: Wa'alaikum salam
generasi kelima nanti dulu ya
total 1 replies
Eka
thor jangan lupa critanya anggi sama anggita belum ada lho ya aq tunggu
Bunda RH: siap kak
itu nanti generasi ke lima
total 1 replies
Dewiendahsetiowati
terima kasih untuk ceritanya dan ditunggu karya selanjutnya thor
Bunda RH: makasih juga kak 🙏
total 1 replies
Teh Euis Tea
alhamdulilah happy ending, makasih thor untuk novelnya
sehat selalu untuk othor dsn keluarga
otw baca novel selanjutnya
Bunda RH: alhamdulillah, makasih kak 😍
total 1 replies
secret
terimakasiii untuk ceritanya yg sangat menghibur thorrrr, udah subscribe cerita baruuu ntar klo udh bnykan baru bacaa yaaa😁😁 sehat, semangat, dan sukses selaluuu thorrrr🤗
Bunda RH: aamiin
buat kakak semoga juga sehat selalu biar rajin dukung othor🙏
total 1 replies
Sholicha
nama anak nya kok sama semua sih deva devi 😅😂 cuz lah aku langsung meluncur ke karya selanjut nya kira" masih ada hub dengan keluarga besar nya atau bedah cerita ya 😁
Bunda RH: haha, biar gak bingung
total 1 replies
Eliermswati
trma ksh y thor q ska bca karya2 mu bagus2 bngt👍👍👍
Bunda RH: makasih banyak ya kak 🙏😍
total 1 replies
Supryatin 123
happy ending q suka cerita2mu thor.cuzz cerita baru.lnjut thor 💪💪
Alyanceyoumee: Assalamualaikum. Thor permisi, ikut promo ya🙏.

Kaka, Jika ada waktu luang, boleh coba baca karya ku yang berjudul "PARTING SMILE" ya, siapa tau Kaka suka.

Berkisah tentang penyanyi religi yang terjerat pernikahan kontrak dan cinta masa lalunya yang sangat rumit. Ditambah dia tipe yang gengsian dan menyebalkan, hiih dah lah.

di tunggu ya ☺️🙏
total 1 replies
biby
terimakasih kk ceritax, cuuuzzz cerita selanjutnya
Alyanceyoumee: Assalamualaikum. Thor permisi, ikut promo ya.🙏

Hai Kak, Baca juga di novel ku yang berjudul "TABIR SEORANG ISTRI"_on going, atau "PARTING SMILE"_The End, Biar lebih mudah boleh langsung klik profil ku ya, Terimakasih 🙏
total 1 replies
dewi rofiqoh
Happy ending
betriz mom
wah terimakasih author...sudah up cerita baru 🙏

cuz lah ke yang baru😘😍🙏
Bunda RH: yuk cuz kak
makasih ya 😍iya
total 1 replies
Novita Sari
akhirnya tamat makasih thor... ending nya bagus, ditunggu cerita selanjutnya thor...
Bunda RH: makasih banyak kak 😍🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!