Ciluk ba...
"Ha yo... Om mau mendekati Mamaku ya?" seru seorang gadis cilik dengan rambut keritingnya.
"Enggak. Siapa juga yang mau mendekati Mamamu yang janda itu?" tanya seorang laki-laki yang tak lain adalah atasan dari Ibu gadis cilik itu, Luis Marshal Gena.
"Om suka lilik-lilik Mama. Ndak boleh ya, Om. Nanti matanya bintitan," ucap gadis cilik itu lagi.
Seorang janda atau single mom bekerja sebagai sekretaris di sebuah perusahaan. Kata orang-orang, dirinya disebut sebagai janda seksi. Padahal menurut sang empu, dia biasa saja.
Luis yang merupakan atasannya, begitu kagum dengan sosok sekretarisnya yang mandiri dan tegas. Bahkan berulangkali terpergok melihatnya. Namun perjalanan Luis mendekati sekretarisnya sangat terjal karena anaknya yang tampak tak suka dengannya.
Mampukah Luis meraih hati si janda seksi dan anaknya itu? Lalu bagaimana dengan mantan suami dari sekretarisnya yang tiba-tiba datang dan menjadi penghalang mereka untuk bersatu?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon eli_wi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kedatangan Bos 2
"Tidak ada pekerjaan yang harus kamu selesaikan. Aku ke sini hanya untuk kasih informasi tentang mantan suamimu itu," ucap Luis dengan tegas.
Emma mengernyitkan dahinya heran. Datang ke rumahnya hanya untuk memberikan informasi tentang mantan suaminya? Harry Arlo Yuki, dia adalah mantan suami dari Emma. Ini sungguh aneh.
Seorang Luis, pemilik perusahaan tas dan dompet yang terkenal itu datang ke rumahnya hanya untuk memberikan informasi. Padahal lewat telfon juga bisa jika hanya ingin memberikan informasi.l kepada karyawannya.
"Sepenting apa informasi itu, Pak? Apa tidak bisa dibicarakan ditelfon atau saat bertemu di kantor saja? Ini rasanya sangat aneh. Seorang atasan membahas tentang masalalu karyawannya. Bukan kah ini hal yang aneh?" tanya Emma sambil menghela nafasnya pelan.
"Saya tidak mau masalah kamu itu mengganggu pekerjaan di kantor. Makanya saya berniat membantumu menyelesaikan masalah itu."
"Hari ini juga, kamu harus pindah dari rumah ini. Kalau tidak, mantan suamimu bisa menemukanmu dan Aiko." ucap Luis tiba-tiba.
"Sebentar... Bagaimana maksudnya ini, Pak?" tanya Emma yang bingung karena malah disuruh pindah rumah segala.
"Semalam saya bertemu mantan suamimu itu. Dia merencanakan sesuatu dengan seorang perempuan. Dia ingin mengambil Aiko dan membawamu kembali dalam pelukannya," ucap Luis menjelaskan maksud dari ucapannya.
Deg...
Jika Harry meminta dia kembali, tentu dirinya akan menolak dengan tegas. Namun jika berusaha mengambil Aiko, Emma tidak akan membiarkannya. Hak asuh Aiko sudah jatuh di tangannya dan tidak bisa diganggu gugat. Apa juga tujuannya dia ingin mengambil hak asuh Aiko?
Orang Harry saja tidak dekat dengan Aiko. Bahkan Aiko saja takut pada Harry karena dulu saat menangis, laki-laki itu pernah membentak anaknya. Emma terdiam, memikirkan segala macam tentang kemunculan mantan suaminya itu.
"Pak Luis jangan bercanda. Lagi pula mantan suami saya itu tidak dekat dengan Aiko. Ngapain pula mau ngambil Aiko? Dia juga sudah punya istri dan anak sendiri," ucap Emma sambil terkekeh pelan.
"Ya itu biar kamu bisa kembali dengannya dengan cara mengambil Aiko," ucap Luis yang sebenarnya juga masih bingung alasan Harry ingin kembali pada Emma.
"Apa yang dia inginkan dari saya, Pak? Harta? Saya nggak punya. Bahkan istrinya yang sekarang aja kaya lho. Gaji juga hanya cukup buat makan, bayar sekolah, dan cicilan rumah. Dia mau mengincar apa dari saya?" tanya Emma sambil terkekeh pelan seakan tengah menertawakan kehidupannya.
"Sekarang gini, kemarin itu mantanmu mengejar mobilku saat melihat ada kamu dan Aiko. Itu alasannya apa? Pasti ada alasan besar," ucap Luis membuat Emma terdiam.
Seketika Emma terdiam mendengar ucapan Luis. Ia juga penasaran dengan alasan mengapa Harry mencarinya. Emma yakin jika Harry pasti mengincar dia dan Aiko. Pasalnya Harry sama sekali tidak mengenal Luis. Atau mungkin Harry berpikir Emma sudah menjadi kaya raya karena naik mobil mewah? Bisa jadi.
"Mungkin hanya ingin bertemu dengan anaknya saja, Pak. Kangen," ucap Emma mencoba berpikir positif thinking.
"Kangen? Kamu aja kemarin ketakutan dan minta pergi. Itu artinya kamu tak mau anakmu bertemu ayahnya. Jangan lupa kalau Aiko kemarin malah minta pengawalku buat mukul ayahnya. Itu sudah bisa disimpulkan bahwa anakmu mempunyai ingatan buruk tentang sosok ayahnya," ucap Luis yang membuat Emma langsung terdiam.
Luis segera saja meletakkan ponselnya di depan Emma. Rekaman suara diputar. Terdengar suara dari Harry dan seorang perempuan yang dikenal oleh Emma. Perempuan yang juga menjadi duri dalam pernikahannya. Perempuan bernama Ava Chloe Hana.
"Bagaimana pun caranya, kamu harus menemukan Aiko dan Emma." ucap Ava dengan tegas.
"Kemarin aku melihatnya masuk ke dalam mobil mewah dengan Aiko. Saat aku mengejarnya, tiba-tiba banyak orang berbaju hitam datang. Sepertinya orang yang bersama Emma, bukan orang biasa." ucap Harry menceritakan kejadian saat mengejar Emma dan Aiko.
"Atau mungkin Emma sudah mengetahui rahasia yang selama ini tersembunyi?" lanjutnya.
"Nggak mungkin dia bersama orang yang berpengaruh. Dia aja kere,"
"Padahal aslinya kan dia kaya. Cuma nggak tahu aja,"
Stttt...
"Jangan keras-keras. Nanti ada yang dengar, bahaya." ucap Harry menegur Ava.
Deg...
Rekaman suara diputar. Sepanjang pembicaraan itu berlangsung, Emma terlihat begitu serius. Mengartikan setiap kalimat yang keluar dari Ava dan Harry.
"Apa maksudnya ini, Pak?" tanya Emma dengan tatapan shocknya.
"Tidak tahu. Justru aku yang seharusnya bertanya pada kamu," ucap Luis yang juga tak paham dengan maksud perbincangan mereka.
"Atau kamu sebenarnya adalah orang kaya? Hanya saja ada seseorang yang menutupinya. Mantan suamimu tahu itu kemudian mencarimu dan Aiko agar bisa menguasi hartamu itu," ucap Luis mengatakan dugaannya.
Emma mencoba mengingat tentang keluarganya. Tidak ada yang istimewa, dia terlahir dari keluarga sederhana. Warisan hanya ada rumah dan itu sudah dijual saat ekonomi rumah tangganya sedang jatuh.
"Pikirkan baik-baik ten..."
Mama...
Om bos,
"Ayo main ke mall. Aiko sudah lama lho ndak jalan-jalan ke mall," seru Aiko yang berhasil kabur dari penjagaan Celine.
Perbincangan keduanya pun langsung terhenti. Terlebih Luis yang tak ingin melihat Aiko sedih dan membuat mentalnya down. Celine yang mengejar Aiko pun baru sampai di ruang tamu. Nafasnya tersengal-sengal karena Aiko pintar sekali mengelabuhinya.
"Maaf, Emma. Anakmu ini cerdik sekali," ucap Celine merasa tak enak hati.
"Tidak apa-apa. Terimakasih sudah menjaga Aiko, Celine." ucap Emma sambil tersenyum.
"Mama, ayo." ajak Aiko dengan rengekannya.
"Di rumah aja ya. Mama lelah," ucap Emma memberikan alasan. Padahal ia hanya takut kalau bertemu mantan suaminya itu dan Aiko dibawa.
"Biar Aiko pergi bersamaku ke mall," ucap Luis tiba-tiba membuat Emma memelototkan matanya.
"Ti..."
Asyik...
"Om bos memang telbaik," seru Aiko yang langsung memeluk Luis.
"Ayo, Om." lanjutnya mengajak Luis.
Luis menganggukkan kepalanya kemudian menggendong Aiko. Pergi meninggalkan Emma dan Celine yang melongo tak percaya. Mereka menatap tak percaya pada Aiko yang asal nemplok dengan orang asing.
"Ayo susul Aiko, Celine." seru Emma yang langsung berlari mengambil tasnya di kamar.
"Aku mau tidur saja. Kalian pergi lah," ucap Celine yang memilih masuk ke dalam kamar tamu dibandingkan menemani Emma dan Aiko pergi ke mall.
"Celine, masa aku cuma bertiga sih. Kamu ikut dong," seru Emma yang sudah membawa tasnya.
Brak... Brak...
Celine...
"Aku nggak mau jadi obat nyamuk di keluarga bahagia kalian," seru Celine dari dalam kamar saat Emma menggebrak pintu yang telah ia kunci dari dalam.
"Semba..."
Mama, ayo buluan.
Aiko bisa diculik Om bos lho kalau Mama ndak ikut,
Astaga...
Iya...
"Berbahagia lah, Emma. Walaupun Pak Luis itu kelihatan galak, tapi sepertinya dia baik." gumam Celine yang kemudian memilih tidur.
ini buktinya🤣🤣
dengan itu om bos ,kalau gak tertarik mending buat kakek Regan aja😂
Emma lihat tuh kak Luis dan Aiko sangat kompak bukan ,sangat pantas dan cocok jadi suami mu 😂
Luis kapan ngajakin nikah 🤣
serius aku nanya😂
nanti tambah gak tumbuh tumbuh rambut nya Kim kalau sama Celine hahaha
tapi bener juga siapa tau cocok😂
Cie Luis berharap jadi pasangan suami istri 🤭