NovelToon NovelToon
Kuberi Cinta Kau Balas Dusta

Kuberi Cinta Kau Balas Dusta

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Selingkuh / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Pelakor / Penyesalan Suami / Pelakor jahat
Popularitas:6.3k
Nilai: 5
Nama Author: tyas Ayu

" Billy " teriak Zea .

Billy tersentak mendengar teriakan Zea . Gadis yang berada di pelukan Billy tersenyum licik. Sudah lama dia bersabar dan menunggu saat ini tiba .

" Aku tidak menyangka kamu melakukan hal sehina ini " ucap Zea lalu pergi meninggalkan Billy .

Dukung othor ya . dukungan kalian penyemangat ku . love banyak dari kedua anak othor .❤️

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon tyas Ayu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menantu ?

Arron merasa kesal dengan kelakuan Aruna . Adiknya itu mengganggu jam lemburnya bersama Zea .

" Besok ada jadwal keluar negeri " ucap Gilang.

Gilang termasuk tangan kanan Arron di luar negeri . Sedangkan Kevin di negaranya sendiri .

" Harus besok ?" tanya Arron .

" Ya " ucap Gilang .

" Devina besok juga akan kembali " ucap Kevin .

" Aku tidak mau bertemu wanita itu " ucap Arron .

Kevin dan Gilang mengangguk .

Devina adalah perempuan gila . Menurut Arron . Devina selalu mengacau kehidupan Arron . Siapa pun yang mendekati Arron . Maka Devina tidak akan tinggal diam .

Zea dan Aruna sudah berada di bengkel . Aruna mengajak Zea untuk menuju mobil Zea

" Sudah beres semua kak " ucap Aruna .

" Terima kasih Aruna . Berapa semuanya ?" ucap Zea .

" Sudah di bayar oleh kakak ku " ucap Aruna .

" Aku tidak mau Aruna . Berapa semuanya " ucap Zea kekeh .

" Aku sendiri juga tidak tahu kak . Tadi kata orang bengkel sudah di bayar sama kakak " ucap Aruna .

" Kakak ? Oh ya tadi kamu panggil pria itu kakak . Apa dia kakak mu ?" ucap Zea .

" Iya . Dia itu kakak aku "ucap Aruna tersenyum .

Zea benar-benar tak habis pikir . Zea bisa jenal dengan adik Arron .

" Kakak tidak apa-apa?" tanya Aruna .

" Ya . Kamu mau pulang ?" tanya Zea .

" Iya . Besok ada ujian " ucap Aruna .

Zea juga pulang . Zea tidak perlu ijin lagi . Biarlah besok jadi urusan kakak beradik itu .

Billy dan Sarah berangkat bersama . Tak seperti biasanya . Billy akan menurunkan Sarah agak jauh dari kantor . Tapi kini mereka sudah berani berangkat bersama .

" Kamu bareng Sarah Bil ?" tanya Kevin .

" Oh iya pak . Kebetulan tadi mobilnya mogok . Jadi Sarah bareng sama saya " ucap Billy

" Bukannya kalian tidak satu arah ?" tanya Kevin .

" Itu Pak . Saya tadi habis dari rumah orang tua saya " ucap Billy .

" Oh begitu . Zea tidak berangkat bareng kamu ?" ucap Kevin .

" Tidak Pak . Lebih enak naik mobil sendiri " ucap Zea yang saat itu baru datang .

Kevin mengangguk . Zea lalu berpamitan untuk masuk terlebih dahulu . Tanpa melihat kedua manusia yang menatapnya .

Kevin menjatuhkan tubuhnya di kursi kebanggaannya .

" Heran . Cantik juga bininya . Tapi kok bisa ya " ucap Kevin .

" Tanyakan kepada dirimu sendiri " ucap Gilang yang berdiri di depan pintu .

" Kamu belum berangkat ?" tanya Kevin .

" Arron sudah . Aku sebentar lagi . Ada yang mesti aku urus " ucap Gilang lalu pergi .

Kabar kedatangan Billy dan Sarah bersamaan . Sudah menjadi berita utama di perusahaan . Zea yang mendengar desas desus itu tak menghiraukannya . Zea terlihat cuek dan tak peduli . Seakan memang sudah menyiapkan mental untuk masalahnya .

" Bu Zea cantik sekali hari ini " puji Dito .

" Berarti aku tidak cantik seperti biasanya " ucap Zea .

" Tentu saja bu Zea selalu cantik . Tapi ada aura yang terpancar di raut wajah cantik bu Zea " ucap Dito .

" Ya . Saya memang lagi bahagia " ucap Zea tersenyum lega .

Sidang perceraiannya sudah hampir selesai . Tinggal menunggu hari ini surat itu akan keluar dan Zea resmi menjadi janda muda .

Bukan tidak sedih menjadi wanita berstatus janda . Namun Zea lega karena bisa lepas dari Billy . Billy sama sekali tidak hadir ke persidangan . Hanya pengacara Billy yang tetap mengajukan untuk mediasi ulang . Namun di tolak . Karena Billy tidak pernah hadir ke persidangan .

Dan itu sangat menguntungkan bagi Zea .

Namun persidangan tinggal satu kali lagi . Dan semua selesai .

Zea hari ini pulang dan tidak lembur . Zea memutuskan untuk berbelanja keperluan di rumah .

" Menantu " ucap Seorang wanita paruh baya menghampiri Zea .

Zea menatap mengingat siapa wanita di depannya itu . Dan benar saja . Dia adalah ibu dari Arron .

" Menantu ?" tanya Aruna yang menemani ibunya belanja .

Zea menatap Aruna yang juga menatapnya . Dunia terasa sempit sekali pikir Zea .

" Ibu apa maksud dari menantu ?" tanya Aruna .

" Ini calon kakak ipar mu " ucap Ibu Amora .

" Oh my god . Dunia terasa sempit sekali . Pantas saja kakak menatapmu dengan . Oh ya ampun kakak ipar " ucap Aruna .

Zea menggeleng lirih tak percaya . Jika ibu dan anak ini benar-benar menganggapnya calon istri Arron .

" Kamu sedang beli apa nak ?" tanya Ibu Amora dengan perhatian .

Ibu Amora bisa melihat kalau Zea terlihat canggung .

" Itu tante . Saya sedang membeli keperluan rumah " ucap Zea .

" Selesai ini kita makan malam bersama ya . Temani Ibu makan " ucap Ibu Amora .

Ibu Amora mengatakan itu supaya Zea tidak menolak .

Tapi Zea masih terlihat bingung .

" Aduh Ibu belum makan seharian ini Aruna " ucap Ibu Amora .

" Baik tante " ucap Zea .

Aruna memilih tempat untuk mereka .

" Kakak yakin dengan kakak ku ?" tanya Aruna langsung kepada Zea

Plak

" kamu ini kalau bicara " ucap Ibu Amora .

" Ibu . Kakak itu kalau sama perempuan seperti anti . Aku saja takut kalau kakak ku itu ..." ucap Aruna .

Plak

Aruna kembali mendapat pukulan dari Ibu Amora .

" Jangan sembarangan kamu . Kakak kamu itu normal " ucap Ibu Amora .

" Ya. Ya Aruna tahu . Tapi apa Ibu pernah melihat kakak bersama perempuan . Bahkan kakak hanya bersama kedua sahabat gilanya itu . " ucap Aruna .

" Zea jangan dengarkan dia ya . Dia itu kalau ngomong memang suka asal "ucap Ibu Amora .

" Tidak apa-apa bu " ucap Zea dengan tersenyum .

Mereka lalu makan sambil berbincang . Membicarakan Arron yang memang menyukai bisnis . Sampai Arron tinggal di luar negeri dan tak mau pulang .

" Sekarang dia pergi keluar negeri . Pasti dia tidak akan pulang lagi " ucap Aruna .

" Ya begitulah kakak mu " ucap Ibu Amora .

" Maafkan Arron ya . Pasti dia sering membuatmu susah " ucap Ibu Amora menegang tangan Zea

" Sebenarnya saya dan juga anak ibu ...

" Siapa yang membuatnya susah . Aku tidak membuatnya susah " ucap Arron yang tiba-tiba datang .

" Arron sedang apa kamu di sini ?" tanya Ibu Amora .

Aruna dan Zea ikut menoleh ke arah sumber suara .

" Aku tidak bisa jauh dari dia " ucap Arron menatap Zea .

Arron memang harus ke luar negeri . Namun Arron mengerjai Gilang . Mereka tidak berangkat bersama. Gilang di beri pekerjaan lain oleh Arron . Dan Arron hanya berada di apartemennya . Tidak pergi keluar negeri .

Gilang yang sedang berada di sana . Merasa kesal dengan Arron . Bisa-bisanya Arron membohonginya . Tapi Gilang bisa menanganinya .

" Kapan kakak kenal kak Zea ?" tanya Aruna selidik .

" Urusan pekerjaan " ucap Arron apa adanya .

" Benar kak Zea ?" tanya Aruna yang tak mempercayai kakaknya .

" Iya " jawab Zea .

" Tapi kami tidak ... " ucapan Zea terpotong .

" Sudah ayo makan lagi . Arron kamu juga makan . Kamu pasti belum makan " ucap Ibu Amora .

Arron tahu Zea pasti akan menjelaskan hubungannya hanya sebatas rekan kerja . Tapi Arron tidak akan membiarkan itu . Arron akan mengejar Zea . Tak peduli apa status Zea .

1
Queenfans Angelfans
kіrᥲіᥒ ᥙძһ ᥣᥙ⍴ᥲ
Ma Em
Mungkin yg mau dikenalkan oleh Aruna sama Zea dan Kikan adalah Arron dan Gilang.
tyas Ayu: terima kasih kk . sudah membaca .. semoga terhibur .
total 1 replies
rara ayu
Luar biasa
kalea rizuky
Zea lemah jd males
tyas Ayu: baca selnjutnya ya kk . Zea tidak lemah ya . tapi Zea ingin membuka butik sendiri . terima kasih sudah mampir 🥰
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!