Tristan Danu jaya , pemuda yang selalu diremehkan dan dijadikan bahan bullying oleh teman-temannya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Pendi Irfan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
menyelamatkan sesama
Profesor pun membawa Tristan dan keluarganya menuju tempat meeting. Namun karena aturan rumah sakit, cinta pun di bawa ke area bermain oleh Serina.
Sedangkan Tristan bersama Selan pergi untuk menemui semua dokter. Sedangkan perawat sudah di suruh kembali bertugas lagi. Tidak lama mereka pun sampai di rung meeting.
" Silahkan tuan muda. " Ucap profesor Harmen
" Terima kasih profesor, silahkan duduk semuanya. " Ucap Tristan
Setelah itu semua dokter pun duduk, dan juga Selan duduk di sebekah kanan tristan, juga profesor Harmen di sebelah kirinya.
" Terima kasih sudah menyambut saya tadi di depan, dan mulai sekarang yang akan menggantikan saya adalah ayah saya, selandes Danu jaya. Adapun nanti jika semua dokter membutuhkan sesuatu bisa katakan kepada ayah saya." Ucap Tristan
" Silahkan tuan muda, ini dokumen yang harus anda tanda tangani. " Ucap profesor Harmen memberikan map kepada Tristan
Tristan pun menerima dan memeriksa sebentar, lalu dia memberikan nya kepada ayahnya. Selan pun mengecek dokumen dan tertera nama Tristan disana.
" Maaf profesor tolong ganti nama pemegang saham ini, ganti dengan nama ayah saya saja. " Ucap Tristan
" Baik tuan muda. " Ucap profesor Harmen dan menyuruh asisten untuk segera mencetak yang baru.
Tidak lama ada ketukan pintu, dan seorang perawat masuk dengan tergesa-gesa. Dia terlihat panik namun takut mengatakan karena ada pemilik baru rumah sakit tersebut.
" Ada apa, katakan saja. " Ucap Tristan
" Maaf tuan, tapi di ruang operasi sedang membutuhkan dokter, karena ini sangat gawat. Ada korban yang harus segera di selamatkan." Ucap perawat tersebut
" Biar saya yang menangani nya tuan muda. " Ucap salah satu dokter
" Biar saya temani. " Ucap Tristan
" Apakah anda tahu tentang ilmu kedokteran tuan muda. " Ucap profesor Harmen
" Ya profesor, saya tahu tentang medis, dan jika saya ada kesempatan, saya akan membantu sebisa saya. " Ucap Tristan
Setelah itu Tristan pergi bersama dokter dan profesor Harmen, sementara yang lain masih disana. Tidak lama asisten datang dan membawa dokumen yang baru.
Selandes Tidak mau lama-lama disana, karena dokter pasti akan ada pekerjaan lain, setelah tanda tangan selesai, dia pun pergi bersama dokter yang lain, dan mereka mengantarkan selandes untuk berkeliling rumah sakit.
Sementara di ruang operasi sudah ada Tristan dan juga juga profesor Harmen, dan juga dokter yang tadi ingin melakukan operasi. Tristan pun mengaktifkan Mata dewa miliknya.
" Jantungnya sudah sangat lemah,harus segera di ambil tindakan. " Ucap Tristan
" Dari catatan medis, di terkena serangan jantung yang hebat tuan muda. " Ucap dokter
" Tolong biarkan saya mencoba nya, silahkan dokter dan yang lainnya memberi jarak. " Ucap Tristan
" Tapi tuan muda. " Ucap dokter
Profesor pun menggeleng dan menyuruh yang ada di ruang operasi untuk segera memberi jarak. Tristan pun segara berkonsentrasi dan selanjutnya, apa yang di lakukan oleh Tristan membuat profesor tercengang.
" 13 titik akupuntur ini, astaga ini adalah 13 titik jarum surgawi, tidak hanya menyembuhka pasien, bahkah membuat pasien 10 tahun lebih muda. " Ucap profesor Harmen
Sebagai seorang profesor, dia sudah sangat banyak pengalaman di bidang medis, dan 13 titik surgawi adalah teknik yang sudah lama hilang, dan itu adalah teknik kuno yang tidak sembarang orang bisa melakukannya.
30 menit kemudian, Tristan pun selesei, dan pendeteksi jantung sudah normal, bahkan tidak terlihat tanda-tanda kritis lagi.
" Silahkan di periksa dokter, apakah masih harus di lakukan tindakan lain. " Ucap Tristan
Setelah itu dokter melakukan pemeriksaan, dan dia pun terkejut, pasien sudah sembuh bahkan penyakit jantungnya sudah sembuh total.
" Astaga, anda hebat sekali tuan muda, bahkan dia 10 tahun lebih muda, dan juga penyakit jantungnya sudah sembuh total, tidak ada penyakit lagi." Seru dokter tersebut
Setelah itu mereka pun keluar dari ruang operasi, dan tidak lama pasien sudah sadar. Keluarga pasien yang melihat dokter keluar bersama dengan pemuda yang tampan pun terkejut.
" Bagaimana dokter, apakah kakek saya bisa di selamatkan. " Ucap seorang wanita dewasa yang cantik
" Bukan hanya di selamatkan nona, bahkan kakek anda menjadi 10 tahun lebih muda. Berkat tuan muda Tristan, penyakit kakek anda sudah tidak ada. Sebentar lagi akan di antar keluar oleh suster. " Ucap profesor Harmen
" Jangan membodohi saya profesor, apa bisa pemuda ini menyembuhkan kakek saya. " Ucap wanita itu meragukan
" Sudah profesor, tidak perlu dijelaskan lagi. Biarkan mereka berasumsi, tugas kita sebagai dokter adalah melayani segenap hati, apapun pendapat keluarga pasien, itu adalah hak mereka, terima kasih sudah memberi saya kesempatan, tolong berikan pil ini nanti untuk pasien yang tadi. Saya permisi terlebih dahulu. " Ucap Tristan
" Baik tuan muda, terima kasih sudah membantu kami hari ini. " Ucap profesor Harmen
Tristan pun pergi dari sana, dia mencari adiknya dan juga keluarga nya yang lain, sementata pasien sudah di dorong keluar, dan kakes tersebut sudah bangun dalam keadaan sehat.
" Profesor terima kasih sudah menyelamatkan saya. " Ucap kakek tersebut
" Berterima kasih lah kepada penyelamat anda tuan, bukan saya yang menyelamatkan anda, dan ini pil dari penyelamat anda, segera harus di konsumsi. " Ucap profesor Harmen memberikan pil tersebut
Kakek tersebut mengambil dan meminumnya tanpa curiga, saat keluarga nya mau menghentikan namun sudah terlambat, kakek tersebut sudah meminumnya dan dia menutup matanya.
Setelah itu kejadian selanjutnya membuat semua orang tercengang, kakek tersebut berdiri dan wajahnya terlihat lebih muda 10 tahun.
" Astaga ini keajaiban, ini keajaiban. Bahkan tubuhku terasa ringan, dan penyakit jantungku sudah sembuh, bahkan aku bisa melompat dan berlari. " Seru kakek tersebut
" Dokter, siapa penyelamat ku, tolong beri tahu aku. " Ucap nya
" Tuan Rahmat Wijaya, penyelamat anda adalah tuan muda Tristan, beliau adalah pemilik rumah sakit ini, dan hari ini beliau berkunjung untuk melihat rumah sakit. " Ucap Professor Harmen
" Dimana dia profesor, aku harus berterima kasih kepadanya, bahkan jika harus menggunakan seluruh harta keluarga Wijaya. " Ucap Rahmat
" Beliau sedang mencari Keluarga nya tuan besar Wijaya, mungkin beliau tadi tersinggung dengan kata-kata nona Amanda Wijaya, karena nona meragukan kemampuan medis tuan muda Tristan. " Ucap Harmen
" Amanda, bagaimana kamu bisa bersikap seperti itu, dia adalah penyelamat kakek, bagaimana kakek mengajarkan bersikap sama kamu. " Ucap Rahmat marah
" Ayah bukan salah Amanda, Karena dia masih sangat muda , bagaimana kita bisa percaya begitu saja." Bela orang tua Amanda
" Temukan penyelamat ku, jika tidak jangan pulang kerumah. " Ucap Rahmat
Semua orang pun terkejut, bagaimana mungkin mereka akan memohon kepada seorang pemuda, bahkan mereka tidak tahu dimana dan kemana harus mencari Tristan, mereka masih berdiri bingung di tempat.