Warning
_________
untuk pembacaku, editor, penerbit yang terhormat mari kita akan membaca warning ini jangan enggak.
-Blood ****
-Vibes jumpscare
-Dapat menyebabkan trauma
-Tutup mata
-Jangan baca sendirian bareng temen.
jika kamu mengalami/kena Homophobia atau bisa disebut ketakutan terbesar terhadap darah, abisitu anda demam, Trauma tinggi, dan serangan jantung, silahkan menghubungi psikiater, psikologi, atau dokter.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Raisa__Angela, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 12 Stay up!!!
"Gue mau ikut eskul tilawah gak sih?!" -Jawab Rafi .
"oke Deng" -Jawab Queenzy
Rafi pun tersenyum dengan queenzy akhirnya ia melanjutkan membaca Al Qur'an nya.
Pada suatu hari
Di sisi lain
Ellie berada di hutan sistem lagi error dan tiba tiba ada sebuah sosok bercahaya Kulit putih kemerah-merahan, wajah cenderung bulat dengan mata hitam dan bulu mata panjang. Tidak berkumis dan berjanggut sepanjang sekepalan telapak tangannya, tulang kepala besar dan bahu lebar. Berperawakan sedang dan atletis. Jemari tangan dan kaki tebal dan lentik memanjang.
Ellie dengan sistem error ia diam saja gak ngapa ngapain, tumben banget itu.
"Sistem error sekarang lagi dibenarkan"
Ellie aktif mata dan suaranya saja akhirnya ia aktif kembali tapi sistem masih aja error.
Sekarang tidak aktif lagi sistemnya dan Ellie sistem mati dan tidak terdeteksi
Sosok cahaya itu hanya Memperhatikan Ellie dan memegang tangannya
Di sisi lain
Cola hanya berjalan jalan dan bersembunyi di balik pohon memperhatikan Ellie, sekian lama sosok bercahaya itu menghilang dan cola akhirnya mendekati Ellie untuk menghidupkan kembali.
"Sistem dihidupkan"
Setelah itu akhirnya Ellie kaget melihat cola si Temannya yang menghidupkan dia.
Di pesantren
Rafi sedang ada pemilihan Ketua kelas, bendahara, wakil, sekretaris, dan Juga keamanan, kebersihan.
"Baik anak anak sekarang kita akan pemilihan ketua kelas, bendahara, wakil, dan sekretaris, keamanan, kebersihan" -ucap si wali kelas
Wali kelas akhirnya memilih siapa yang akan menjadi ketua kelas dan akhirnya wali kelas pun berdiri di depan papan tulis untuk memilih
"Baik anak anak ibu akan memilih siapa yang akan menjadi ketua kelas"
Rafi memperhatikan guru siapa yang akan menjadi ketua kelas tapi yang ada ia malah melihat boneka Natalie dan Aksara yang berada di atas lemari.
"Baik yang akan menjadi ketua kelas adalah Axel!!" -ucap si guru
Axel menjadi ketua kelas dan cocok untuk menjadi ketua kelas karena ia tegas tapi ramah, komunikasi yang baik, dan Adil.
"Selanjutnya adalah yang menjadi wakil adalah...........Steve!!!" -ucap si guru
Steve tersenyum dan maju di depan kelas karena ia terpilih untuk menjadi wakil kelas
"oke, selanjutnya yang akan jadi Bendahara adalah.........."
"Salma!!!" -ucap guru
Salma akhirnya tersenyum dan maju kedepan Karena sifatnya yang lembut, sabar, cerdas, dan berpendidikan.
"Selanjutnya yang menjadi sekretaris adalah" -ucap si guru
yang akan menjadi sekretaris adalah
"umm hakim!!!" -ucap si guru
umm hakim langsung maju ke depan dan menjadi sekretaris bagian papan tulis
(Sedangkan kemanan kebersihan gak saya sebutkan karena memang gak usah sebutkan)
Di Lapangan
"Hei Rafi kamu jadi anggota OSIS ya?!" -Tanya Queenzy
"Oh iya emang kenapa?!" -tanya Rafi
"Syarat masuk OSIS emang gimana sih?!" -ucap si Queenzy
"oh syaratnya" -ucap si Rafi
Rafi akhirnya menjelaskan syarat syarat masuk OSIS tersebut adalah "taqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Memiliki budi pekerti yang baik dan sopan santun terhadap orang tua, guru, dan teman Memiliki bakat sebagai pemimpin.
tidak terlibat penggunaan Narkoba.Memiliki kemauan, kemampuan, dan pengetahuan yang memadai"
Pada akhirnya Queenzy gak mau masuk OSIS karena ribet pendaftaran
Keesokan harinya
"Hei Rafi!!" -ucap Queenzy
"Hmmm?!" -kata Rafi
"Temenin aku dulu yuk" -ucap si Queenzy
"Kemana?!" -Kata Rafi
"Ke kantin sekalian aku jajanin" -ucap Queenzy
Rafi pun tersenyum akhirnya ia berkata "ya" namun saat ke kantin ia melihat boneka yang tadinya di kelas menjadi di kantin.