Dinda damara kerap di panggil Dinda, Berparas cantik tak sedikit orang memanggil nya si cantik,dinda di cintai yang tak lain adalah bos nya.
Bagas saputra pria tampan berasal dari (kota) solo yang terlahir di jakarta.
Seorang CEO yang tampan nama nya terkenal di dunia bisnis..bertemu dengan Dinda seorang gadis berasal dari (kota)bandung berkerja sebagai biasa di perusahan nya.
Wajah Dinda yang cantik nan anggun membuat bagas menicintai
Dinda mampu meluluh kan hati seorang CEO playboy.
Yuk simak selanjut nya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dheandra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
episode.16
"Kini dinda sering ke kantor bagas,sejak kedatangan maria di kantor membuat dinda semakin banyak menaruh curiga kepada suami nya,"
"Merin datang kembali ke kantor bagas mengajak makan siang,"bagas tetep menolak,
"Ponsel bagas berdering
"KRING,KRING.
"Bos nonya berada di mall.
"Dengan siapa?
"Sendiri bos,
"Kenapa kau tidak mengawalnya?bentak bagas
Maaf bos nyonya tidak mau,
"Baik kamu dimana sekarang?
"Masih memantau," Pantau terus tunggu sampai aku datang! Siap bos,
"Sayang kenapa kamu Marah-marah,
bagas buru-buru pergi meninggalkan Merine,
Sayang kamu mau kemana saya di tinggalin?
Stop manggil sayang aku sudah punya isteri.
"Peduli apa aku dengan istrimu?"
"Terserah apa katamu"
Mengendari dengan kecepatan tinggi"
Selama dalam perjalanan bagas mencemas kan isteri tercintanya bagai mana dia pergi tanpa,
seijin ku,bagas terlihat marah dengan isterinya,
disebuah mall bagas memarkir kan kendaran nya,
bagas menaiki escalator mencari dinda,
tampak wanita hamil memakai jens pedek dan jaket levise,seperti nya dia isteri ku!
"Sayang,
"Mas sedang apa disni?" bukanya harus di
kantor,ooh ya lupa habis makan siang ya? Mana wanita mu? ko tidak ada disini? Dinda memaling kan muka nya,
"Sayang kamu kenapa sih?
Isst dinda menempel kan telujuk nya di bibir bagas
"Ayo kita pulang,kata bagas.
Nggak mas! aku masih ingin belanja kalau mau pulang silahkan saja,aku masih mau disini," ucap Dinda. Dinda pergi meninggal kan bagas dari dahapanya terus ber'berjalan tanpa ada sekata pun! yang dinda ucap kan.
Seorang pria memanggil nama dinda,
"Dinda...dinda' " biyan.
"Haii apa kabar. kamu tambah cantik saja!
"Ah bisa saja kamu." Eh din makan dulu yuk sambil ngobrol-ngobrol," kata byan.
"Loh kenapa?
Bagas mengepal tangan nya," Bos apa kita samperin bos pria itu? tunggu biar kan saja dulu kita liatin saja!
Saya sudah bersuami by saya takut ada yang melihat saya mengira Macam-macam,
"Hooh kamu sudah menikah?
Iya byan,"
Kan kita cuma makan, byan menarik tangan dinda hayo lah sekali ini saja, bagas menggerak kan pasukan nya!
"BUG,' eh apa-apaan dia kawan ku hentikan pukulan masih menjurus ke muka byan!
Hentikan tolong,teriakan dinda membuat pengunjung satu persatu berdatangan,
Dinda melihat bagas duduk di cafe sedang santai,
"Mas apa-apaan sih?
"Salah siapa kamu yang memancing kemarahan,
Dia teman ku! bukan apa-apa ku,
Pulang sekarang atau,
"Atau apa ? Kita selesai kan di rumah,bagas menarik tangan dinda,di iringi pengawal katak,
byan melihat dinda di tarik,sesak dada ini! kau begitu menderita bersama nya dinda,itu lah ungkapan hati byan,
Tiba di rumah sepasang suami istri ini! betengkar hebat,kau sudah mulai berani kamu! ngelawan saya iya? Itu hanya sebatas teman mas! kamu sudah marah besar,kamu setiap hari kedatangan mantan kamu aku santai mas,
Baru begini saja kamu sudah marah,
Terus apa kabarnya aku mas,yang mendengar setiap Hari mantan kamu datang.
"EGOIS!!"
Apa aku pernah menanggapin nya?
Iya atau tidak nya,hanya kamu yang tau mas,
"Plak,'
Dinda kaget mendapat kan tamparan dari suami nya.
"Selama kita menikah lima tahun baru kali ini kamu melayang kan tangan kamu mas"
"Maafkan aku sayang maafkan mas! mas kecewa mendengar kamu tak lagi percaya dengan suami mu,sudah mas bilang berapa kali mas takan pernah berpaling dari kamu, Jangan menangis lagi! "Au..Ah.." Kamu kenapa sayang?
Perutku mas sakit, dinda meringis kesakitan,
Bagas segera memanggil dokter,
"Mba tiitn tolong cepat hubungi mama,
Baik tuan muda,
Tidak menunggu lama.dokter pun datang memeriksa kondisi dinda.
"Isteri saya bagai mana tante?"
"Tidak apa-apa. hanya sok saja,
kamu harus jaga jangan buat stres hatinya!
"Baik tante"
Ya sudah tante pulang dulu ya dinda sudah tidak apa-apa,hanya stres saja,
Bagas mengantar kan dokter sampai halam rumah,lalu kembali ke dalam kamar melihat ke adaan istrinya,
Kamu sudah tidak sakit sayang?
Dinda diam memaling kan muka nya,
Sampai kapan? mau marah sama mas?
Dinda tetap diam! menarik selimut menutupi tubuh nya dengan rapat,
Bagas menarik nafas,melihat isteri nya,
Sayang kamu masih marah? maafin mas ya!
"Mas tidak ada niat menyakiti mu!
Hanya saja mas tidak suka kamu tak mempercayai mas",bagas memeluk punggung dinda yang kini memalingkan tubuh nya,
Hati nya luluh melihat bagas memohon,
Dinda berbalik menghadap bagas,
"Jika mas tidak ada lagi hubungan dengan maria, seharus mas bisa menyuh nya pergi dari kantor mas,bukan malam menemani mas bekerja di dalam ruangan mas!
"Sudah sayang mas sudah lakukan apa yang kamu ucap kan! bahkan mas sudah mengusir nya"
Bagas memeluk dinda membelai rambut nya,
Mencium bibir lembut dinda,meraba setiap inci tak terlewat kan,dinda terlihat begitu menikmati permain suami nya,
Sampai dinda terlelap tidur,
bagas menutupi tubuh dinda dengan selimut,
sampai matahari terbit bagas membuka matanya,
Bagas tak membangun kan isteri nya,
"Mba,buat kan kopi ya!
"Baik tuan,
Taro saja di meja ya mba,sebentar saya mandi,
jangan membuat istri saya bangun ya mba,
"Baik tuan,
Bagas sudah rapi dan siap berangkat kerja!
Dinda membuka matanya,
"Mas"
Kamu sudah bangun sayang, mas buat kan susu ya?" Nanti saja mas sini dulu!
Bagas mendekat duduk di samping dinda,
dinda memindah kan palanya ke pangkuan bagas,
Mas kamu mau barangkat ya?
"Iya sayang"sambil mengelus pala dinda
Mas tidak usah kerja ya di rumah saja!ujar dinda.
"Loh mas ada miting hari ini,
"Dinda cemberut"
Melihat isteri tercinta cemberut bagas urungkan niat kekantor,
"Ya sudah mas hubungi Beni dulu biar dia hendel,
Melihat sang isteri bahagia, bagas senyum di bibir nya mengganti pakainya dengan kaos oblong dan celana pendek,bagas membaring kan tubuh nya di Samping sang isteri, Sejak hamil dinda sering manja,dan meminta aneh-aneh,
"Sayang kita ke rumah mamah yuk," ajak dinda,
"Hemm nanti saja ya sayang siangan dikit,
Mas masih ingin memeluk kamu' dinda anggukan.
palanya,
"Tapi nanti ke mamah ya?"
"Iya mas janji!"
"Kamu mau makan apa sayang hari ini?
"Iya itu mas aku mau masakan mama!"
"Ya sudah mas buat kan susu dulu ya! Iya mas!
Ponsel bagas bedering berulang kali!
Dinda meranjak melihat panggilan masuk siapa!
Tidak ada nama nya dinda nenyengit kan dahi nya,
Angkat tidak ya,tapi aku tidak boleh memerima panggilan masuk ponsel yang bukan miliku biar mas suami ku,tetep aku harus, Sayang kenapa berdiri disitu?
kaget dinda,"Mas ngagetin aja deh!
Lalu kamu sedang apa? tadi ada panggilan masuk di ponsel mas,tapi tidak ada nama nya,
Kenapa tidak kau angkat saja!
"Takut mas marah,'
"Tidak akan mas marah karena tidak ada rahasia buat kamu,'
Ponsel bagas kembali berdering'
Sudah angkat saja!
Dinda mengambil beda tipis yang ada di nakas,
Menggeser warna hijau,
Hallo asalamu'alaikum..!
Tut..tut..! siapa sayang? mati mas!
Ponsel kembali berdering!
Mas coba kamu yang angkat losperkerin ya,
Iya sayang! bagas mencubit hidung dinda,
Baru dinda akan pergi tangan dinda di tarik bagas,
"Hallo"selamat pagi," Kamu dimana si sayang?
"Kamu siapa? kata bagas.
Bagas memegangi tangan dinda dengan erat,
Masa tidak mengenali suara ku!
Aku hanya mengenali suara isteri ku!dan lagi pula disini tidak tercantum nama di kontak posel ku,
Berarti aku tak mengenal nya,
Sayang aku hanya ingin berteman!
Aku tidak ingin berteman dengan wanita lain, kecuali isteri ku!
Dinda mengambil alih pembicaran bagas dan merine.
"Sebaik nya kamu cari teman yang belum mempunyai isteri atau pasangan,
"Jika kau berteman dengan suami aku,
dan tidak mungkin,tidak akan ada pertengkaran di dalam rumah tangga aku dan mas bagas,
Kamu cantik masih bisa memilih yang masih singe"
Dinda mematikan panggilan ponsel bagas,
dan memblokir nomor maria,
Hebat sayang!kata bagas!
Tidak akan ada tamu mas jika pintu itu kamu buka
Mas kan tutup pintu dan mengonci nya,
Dinda senyum dan mencium bibir bagas, "Tidak usah mancing-mancing,
Tidak hanya sedikit memberi sentuhan saja!
Kan suami sendiri, Kalau di pinta alasan dokter baby,dan lain nya. Kan tadi malam sudah mas,
Kan mumpung mas di rumah gunakan waktu sebaik mungkin, Alasan dinda pergi dari hadapan bagas, " Mas sepertinya ada tamu mas,
Kan ada mba titin,coba aku lihat dulu ya!
Nampak seorang wanita dan pria,
"Nyonya muda ada tamu,mencari nyonya,
Iya mba suruh masuk. mba.
"Aku ganti pakaian dulu,
Baik nyonya muda! Mba gina masuk saja dulu,kata titin. "Iya mba terimakasih!
Dinda menuruni tangga di dampingi bagas,
"Ka Gina"
"Haii sayang ku apa kabar wah sudah mulai terlihat Dede bayi nya,"
"Iya ka"
Sudah berapa bulan sayang ku.kata gina.
"Jalan tujuh Gin"
"Wah bagas akan menjadi papi, kata Gina,
Mas ini kenalin suami ka gina,
Bye
Dheandra.
lama ketunda dan ketimbun 😜