NovelToon NovelToon
Cinta Untuk Aurora

Cinta Untuk Aurora

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta pada Pandangan Pertama / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:53.6k
Nilai: 5
Nama Author: Anna LA

Berawal dari sebuah pertemuan secara kebetulan dalam sebuah insiden, ternyata mereka telah dijodohkan oleh kakeknya sejak mereka masih belia. Dan sebuah insiden semalamlah yang menjadi awal pertemuan mereka.
Saling mengenal tetapi tidak sadar jika mereka yang telah dijodohkan. Dari sebuah keterpaksaan perjodohan hingga muncul benih cinta yang tak mereka sadari.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anna LA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 16

“Braaaaaakkk!!” Ara membanting pintu kamarnya dengan kencang. Ara menjatuhkan tubuhnya di kasurnya, dia menangis sejadi-jadinya. Sedih, kecewa, marah, semua tercampur, Ara merasa haknya untuk memilih calon suami idamannya sudah diambil oleh kakeknya.

“Apa kakek sudah tak sayang lagi denganku hingga tega sekali menjodoh-jodohkan aku dengan pria yang belum aku kenal?”

“Dan mama juga, mengapa mama malah mendukung keputusan kakek.” rancau Ara yang tak terima jika dijodohkan.

Dia melihat foto papanya di meja dekat tempat tidurnya, diraihnya dan dia ajak bicara potret sang papa.

“Apa jika papa masih ada disini papa juga akan memintaku untuk menyetujui permintaan kakek juga pa?”

“Ara tak mau pa, Ara juga memiliki pria idaman Ara sendiri untuk menjadi suami Ara, meski baru bertemu juga paa.”

“Apakah salah jika Ara marah dan kecewa pa dengan keputusan kakek?”

“Mereka semua sudah tak sayang Ara paa.”

“Mengapa papa tak bersama Ara saat ini?”

“Apa Ara juga memiliki kesalahan sampai papa meninggalkan Ara, bahkan Ara juga belum sempat memiliki kenangan bersama papa dan mengenal papa secara langsung.”

Ara berbicara meluapkan semua perasaannya kepada potret wajah sang papa, Ara memeluk bingkai foto itu sambil menangis tersedu-sedu, wajah putih Ara memerah karena menangis. Dan akhirnya Ara tertidur dengan tetap memeluk bingkai foto sang papa karena terlalu lama dia menangis.

Mama yang dari tadi mondar-mandir di kamarnya karena memikirkan keadaan Ara dan juga tidak tega, akhirnya menyusul Ara ke kamarnya.

“Tok tok tok!!!”

“Ara! Sayang! Buka pintunya sayang!” panggil mama pelan, dan tak ada sahutan dari pemilik kamar.

“Kleeekk!!” mama mencoba membuka pintu dan ternyata terbuka.

Mama melihat seisi ruangan Ara dalam keadaan baik-baik saja tidak diobrak-abrik oleh Ara, kemudian ekor mata mama melihat tempat tidur, dan terlihat Ara tertidur sambil memeluk sebuah bingkai foto. Mama mendekat dan dengan perlahan mengambil bingkai tersebut, mama terkejut ketika melihat ternyata yang Ara peluk adalah bingkai foto papanya. Mama mengecup dahi Ara dan menyeka sisa air mata di mata Ara.

“Maafkan mama sayang, bukan mama tidak mau memberi kesempatan untuk Ara mencari cinta dari pria yang Ara sayangi tetapi ini memang sebuah perjodohan sejak kalian masih kecil, dia pria yang baik nak, mama yakin jika nanti kamu akan bahagia selamanya saat kamu bersamanya nak, mama yakin setelah Ara bangun nanti Ara akan mengerti maksud dari kakek dan mamamu ini sayang.”

“Kakek dan mama sangat menyayangimu nak kami hanya bisa berusaha memberikanmu cinta yang sama seperti cinta kami kepadamu dan bahkan mungkin nantinya akan lebih banyak cinta untukmu daripada kami nak.” ucap mama sambil menyelimuti tubuh Ara. Kemudian mama menatap potret almarhum suaminya dalam bingkai yang masih dipegangnya.

“Mas aku mohon bantu aku menjelaskan semua ini kepada putri kita mas, aku berharap putri kita akan bahagia dengan keputusan ini.” Mama memeluk sekejap bingkai foto itu kemudian meletakkannya lagi di meja dekat tempat tidur Ara dan melangkah keluar dari kamar Ara.

Saat mendengar pintu kamarnya sudah tertutup, kemudian Ara membuka matanya, dia mendengar semua yang dikatakan mamanya, hatinya semakin berantakan.

“Mengapa mama dan kakek seyakin itu jika dalam perjodohan ini aku akan mendapatkan kebahagiaanku selamanya.”

“Ya Tuhan harus bagaimana aku sekarang? Haruskah aku mencoba mengikuti apa yang dikehendaki kakek dan mama?”

“Aaaarrrrrgghh Oooh My Goooooodddd!!!” teriak kecil Ara yang dibuat frustasi.

Malam ini saat makan malam Ara tidak mau turun, Ara masih tidak ingin bertemu kakek dan mamanya. Bi Inahlah yang akhirnya mengantarkan makanan untuk Ara ke kamarnya.

“Ara belum mau turun Pa, jadi bi Inah yang mengantarkan makanan untuk Ara.” ucap Mayra.

“Tidak apa-apa nak, mungkin Ara masih memikirkan keputusan yang kita buat.”

“Semoga saja, Ara bisa mengerti kita Pa.” Mayra berharap.

Setelah makan malam tanpa Ara, kakek dan mamanya kembali ke kamar masing-masing, beristirahat untuk menghadapi hari esok yang pastinya akan melelahkan bagi Mayra.

Waktu cepat berlalu, dari malam ke pagi, dan mereka bersiap untuk melakukan aktivitas masing-masing di hari Senin ini. Kakek dan mama sudah berada di meja makan hendak memulai sarapannya.

“Bibi, tolong bantu Mayra antarkan sarapan untuk Ara di kamarnya ya!” ucap mamanya

“Baik bu, akan bibi antarkan.”

“Tidak usah bi, Ara akan makan disini.” cegah Ara yang sedang menuruni anak tangga dan sudah siap dengan setelan kerjanya menuju meja makan.

“Sayang apa kamu sudah baik-baik saja?” tanya kakek.

“Ara baik-baik saja kek, Ara sudah semakin dewasa jadi juga harus berpikir lebih dewasa juga, Ara akan menerima keputusan kakek dan mama untuk dijodohkan, Ara sudah siap.” ucap Ara dengan tenang.

“Ara serius dengan keputusan ini sayang?” tanya mama meyakinkan.

“Iya ma, Ara serius dengan keputusan kakek dan mama, Ara mengambil keputusan ini karena Ara percaya dengan keyakinan kakek dan mama yang begitu besar untuk kebahagiaan Ara kelak.”

“Ara tidak akan pernah menyesal dengan keputusan ini sayang, kakek berjanji dengan usia kakek yang tidak lama lagi ini nak.” imbuh kakek untuk meyakinkan Ara.

“Pa! Kakek!” ucap Ara dan mamanya bersamaan.

“Sudah-sudah sekarang sarapan dulu, nanti kalian terlambat ke kantor!” kakek mengingatkan.

“Kan Booss!!” ucap Ara dan mamanya bersamaan lagi lalu mereka tertawa bersama.

Akhirnya mereka sarapan bersama dan sudah dalam keadaan yang normal, karena Ara sudah bisa menerima keputusan jika dia akan dijodohkan.

“Pa kami berangkat dahulu ya.” pamit Mayra.

“Kakek, Ara berangkat juga ya, kakek tunggu kami pulang ya.” ucap Ara sambil memeluk kakeknya.

“Iyaa kalian berhati-hatilah!” pesan kakek.

Ara dan mamanya berangkat ke kantor diantar pak Amin, setelah itu pak Amin langsung pulang lagi untuk mengantar kakek ke rumah kakek Sanders. Hari ini pekerjaan di kantor sangat banyak dan menumpuk, mama dan Ara juga asisten Heru juga disibukkan dengan pekerjaan di kantor.

“Sayang hari ini ada rapat mendadak dengan perusahaan Sanders Group, tolong bantu mama menyiapkan berkas-berkas yang ada di meja itu ya!”

“Iyaa ma. Eeehh Sanders Group milik kakek Sanders kan Ma?”

“Iya sayang, tadi informasi yang mama terima asisten CEO dan manajernya yang akan kemari.” jelas mama

“Oohh begitu, oke ma semua beres, jam berapa nanti ma rapatnya?”

“Nanti sehabis jam istirahat, kalau mau rapat sekarang waktunya akan terpotong untuk istirahat juga jadi mereka meminta nanti setelah istirahat.”

“Baik ma, Ara ijin mau ke tempat kopi di sebrang kantor itu ya ma.”

“Tidak mau makan siang dulu sayang?”

“Nanti ma, masih 1 jam lagi kan jam makan siangnya.”

“Oke, balik sebelum jam makan siang berakhir ya, setelah itu kita rapat.”

“Siap ma!” jawab Ara sembari mengacungkan jempol dan berkedip sebelah mata ke arah mamanya.

1
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ❀∂я🤎AnitaPraditaM⃟3💋
🙈ya ampuuun emosi kok di pake si Devan gara2 cemburu ampe makan yg Ara bawa pun gk mau km sentuh🤭
jangan sampai emosi mu menghancurkan hati Ara ingat baru bertunsngsn loh bisa bubar apa kg yg udah nikah aja aja yg cerai
jangan sampai ego merusak segala2 y Devan🤭
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ❀∂я🤎AnitaPraditaM⃟3💋
buat pesta pertunangan Devan ❤ Ara aja dah meriah mengundang para rekan kolegan apalg pesta pernikahannya bisa2 presiden n para pejabat nya banyak yg diundang semakin senang nya 🤭
༄⍟Mᷤbᷡah_Atta࿐
Kinerja yang membawa hasil, Ara punya talenta 👍👍
༄⍟Mᷤbᷡah_Atta࿐
Ara malu ketemu dengan Devan 😁
🍁Cliff❣️💋🅇'🄼🄰🅂-🅈🅆👻ᴸᴷ
percayalah km pasti akan mêndapat kejutan dr ayank🤭🥰
🍁Cliff❣️💋🅇'🄼🄰🅂-🅈🅆👻ᴸᴷ
makanan paling simple. n makanan sejuta umat🤭
🍁Cliff❣️💋🅇'🄼🄰🅂-🅈🅆👻ᴸᴷ
ada aura kasih eh auro jodoh nih🤭
🍁Cliff❣️💋🅇'🄼🄰🅂-🅈🅆👻ᴸᴷ
ketipu rudi.. dipikir py ayank yg lain🤭
🍁Cliff❣️💋🅇'🄼🄰🅂-🅈🅆👻ᴸᴷ
duh py kesayangan yg lain kah devan🤔
🍁Rina❣️💋🅽🅸🆃🅰️👻ᴸᴷ
tetap semangat kak
🔥⃞⃟ˢᶠᶻ🦂⃟ᴘɪᷤᴘᷤɪᷫᴛR⃟️𝕸y💞hiat
Momen sekamar berdua masih hadir dalam ingatan Devan ketika Aurora dalam pengaruh obat menabrak Devan saat di Cafe.. Sekarang mereka akan dijodohkan oleh para kakek.
Semoga berhasil dan lancar acaranya
🔥⃞⃟ˢᶠᶻ🦂⃟ᴘɪᷤᴘᷤɪᷫᴛR⃟️𝕸y💞hiat
belum jodoh mereka berdua tiap ada Devan bertemu Bu Mayra si Aurora malah di toilet
🔥⃞⃟ˢᶠᶻ🦂⃟ᴘɪᷤᴘᷤɪᷫᴛR⃟️𝕸y💞hiat
wahh terbayang-bayang di mata, dikasih uang jajan jadi keinget terus ama Ara
🔥⃞⃟ˢᶠᶻ🦂⃟ᴘɪᷤᴘᷤɪᷫᴛR⃟️𝕸y💞hiat
para kakek kolaborasi menjodohkan cucu-cucunya, pake modus nganter kue jahe lagi
🔥⃞⃟ˢᶠᶻ🦂⃟ᴘɪᷤᴘᷤɪᷫᴛR⃟️𝕸y💞hiat
kakek-kakek pada antusias menjodohkan cucunya, kalo ketemu kayaknya lucu nih
🔥⃞⃟ˢᶠᶻ🦂⃟ᴘɪᷤᴘᷤɪᷫᴛR⃟️𝕸y💞hiat
ohh ternyata emang dari kecil udah barengan dan dijodohin dari kecil
🔥⃞⃟ˢᶠᶻ🦂⃟ᴘɪᷤᴘᷤɪᷫᴛR⃟️𝕸y💞hiat
Ara ketemu terus sama Asistennya tapi sayangnya Ara gak ingat soalnya lagi mabuk
🔥⃞⃟ˢᶠᶻ🦂⃟ᴘɪᷤᴘᷤɪᷫᴛR⃟️𝕸y💞hiat
Salah pilih teman jadi jadi banyak teman yang hanya mengambil keuntungan dan memanfaatkan
🔥⃞⃟ˢᶠᶻ🦂⃟ᴘɪᷤᴘᷤɪᷫᴛR⃟️𝕸y💞hiat
nah kan disuruh cepat-cepat menikah.. usiamu emang udah matang buat menikah
🔥⃞⃟ˢᶠᶻ🦂⃟ᴘɪᷤᴘᷤɪᷫᴛR⃟️𝕸y💞hiat
untung ketemu lelaki baik coba kalo lelaki hidung belang udah digerayangin dia
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!