KHUSUS AREA DEWASA!
"Wanita itu menyuruhku untuk melupakan adegan panas yang dilakukan dengannya semalam?
yang benar saja!!.."
"Tidak semudah itu
nona Kaira!..." (Arka)
Seharusnya tak harus terjadi tapi memang itu kenyataannya, Kaira menyukai sosok lelaki tampan blasteran New York (Arka Bryanditama) sekaligus kakak ipar juga pria yang sempat ia tolak dulu saat dijodohkan dengannya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dilla_Nurpasya_Aryany, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 10
"Jika hanya sandiwara berarti pernikahan kalian tidak akan berlaku untuk selamanya?." Tanya Kaira kembali.
"Hmmm..."
Kaira berdiri dari duduknya. "Wanita yang kau cintai itu beruntung sekali Arka, sebelum terlambat atau kau akan menyakiti hati wanita yang dicintaimu itu segera akhiri saja pernikahanmu dengan kakakku. Takutnya nanti Indah mulai mencintaimu padahal hatimu sendiri milik orang lain..."
Setelah berucap Kaira melangkah pergi meninggalkan kamar Arka menuju kamarnya.
Arka hanya diam saja sambil menikmati kopi di tangan. "Apa dia sangat menyayangi kakaknya itu?." Batin Arka.
Sementara Kaira, ia duduk termenung di pinggir ranjang pikirannya menerawang jauh kemana-mana. Arka dan Indah suatu waktu pasti bercerai, lelaki itu sendiri sudah mencintai seorang wanita.
"Kai lo menyukai sosok lelaki yang kehidupan pribadinya rumit sekali!..." Frustasi Kaira ia menjatuhkan tubuhnya di atas kasur.
"Terus gimana dengan hati gue yang menginginkannya juga?..."
"Ah ya ampun!...." Kaira dibuat pusing memikirkannya.
Tidak lama Kaira menyunggingkan senyum tipis, ia kembali bangun dari tidurnya. "Arka mulai terbuka kepadaku, berarti ini celah aku bisa mendekatinya?.."
"Ya benar! selagi dia belum cerai dengan kak Indah aku akan terus mendekati Arka, walaupun setelah cerai nanti mungkin aku harus merelakannya untuk wanita yang dicintainya itu..."
"Tak peduli masalahnya apa, yang penting berusaha dulu..." Semangat Kaira.
Kaira geli sendiri dengan dirinya, ia layaknya tergila-gila pada Arka tanpa mempedulikan situasi juga rasa malu. Biasanya kebanyakan lelaki yang mengejar cinta Kaira sekarang Kaira malah berencana mengejar cinta dari satu pria.
...***...
Keesokan paginya...
Setelah selesai sarapan, Kaira dan Arka kembali melanjutkan perjalanan itu.
"Kau mau tinggal sementara di mana? di rumah papa mama atau di apartemenku?." Tanya Arka tanpa menatap Kaira ia fokus menyetir.
"Jika di rumah om Ditama sepertinya aku malu apalagi sama tante, ikut di apartemenmu saja jika kau tak keberatan."
"Oke, apartemenku jua memiliki 3 kamar.."
"Oke..." Balas Kaira.
"Kenapa kau harus malu? mama pasti senang jika bertemu denganmu.." Tanya Arka sengaja.
Kaira memutar mata malas. "Aku kan pernah menolak dijodohkan denganmu!.."
Arka hanya diam saja seperti biasa lelaki itu tampak acuh.
"Cih dingin sekali..." Batin Kaira ia sekilas tersenyum.
Sekitar 3 jam lebih di perjalanan, mobil hitam Arka memasuki parkiran gedung bertingkat itu. Arka turun diikuti Kaira, mereka melangkah menuju lift dengan koper masing-masing.
Sampailah di lantai 35 lift berhenti, Kaira mengikuti langkah Arka yang berjalan di depannya.
Mereka berdua pun memasuki apartemen itu.
"Aku berduaan di ruangan besar ini dengan seorang pria, yang benar saja? tapi gak papa.." Batin Kaira merasa takut juga canggung dalam waktu bersamaan.
"Itu kamar untukmu..." Tunjuk Arka.
"Oke...." Jawab Kaira sambil membawa kopernya memasuki kamar.
Arka hanya menatap lekat punggung Kaira, setelah wanita itu masuk kamar, Arka juga memasuki kamarnya sendiri.
Perjalanan panjang membuatnya sedikit kelelahan, Arka mengganti bajunya dengan kaos dan celana pendek. Ia merebahkan tubuhnya di atas kasur. "Sebentar saja..." Gumamnya.
Sementara itu, Kaira melihat sekeliling apartemen Arka yang menyatu dengan alam. Inspirasi mengenai fashion muncul dalam benak Kaira.
Kaira berjalan perlahan menghampiri kolam di sana, angin sepoi-sepoi membuatnya nyaman berada di apartemen tersebut.
Ia memainkan air kolam dengan kaki jenjangnya yang putih mulus itu.
Mata biru Arka terbuka saat terdengar air dari kolam, lelaki itu bangun dari tidurnya keluar kamar untuk melihat.
Arka terdiam ketika melihat pemandangan itu, hanya sedikit dari tubuh Kaira yang tak terekspos. Adik iparnya itu tampak cantik juga sexy saat mengenakan baju yang dikenakan.
"Kenapa dia mengenakan pakaian seperti itu di siang hari?." Batin Arka yang tak lepas menatap Kaira.
Bersambung....
Tinggalkan jejaknya sebagai dukungan, kasih saran juga kritiknya di kolom komentar!..🤗
wesss.. sak karepmulaah, Ka...
wong penak tooo...
awalnya agak males baca.
tapi akhirnya tertarik buat baca kesimpulannya KAIRA begok itu aja sih.. pick me bgt. klo ngomong gak terus terang jd ambigu. gak bisa ambil keputusan.
padahal semua keluarga udah setuju ya kan tinggal bilang iya pacaran sama Arkaa gitu aja, nggak usah ribet orang tua keduanya juga setuju gitu. lah si kairanya NGLONTE sukanya.