Kanaya arsyilla dewi dia seorang gadis berusia 20 thn yg tinggal bersama bibi dan sepupunya. tapi Kanaya selalu diperlakukan tidak adil oleh bibi nya juga sepupunya.
hingga suatu ketika Kanaya bertemu seorang CEO perusahan ternama bernama Derren Alexander , pemilik PT alexander group. hingga hidup Kanaya berubah.
pengen tahu kisahnya yuk silahkan dibaca
ini karya pertama aku 😊😊
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ayu andita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
16. Cinta Kanaya - 16
pagi harinya , sepasang kekasih masih saling berpelukan dengan nyamannya.
Kring..kring suara alarm , Kanaya pun terbangun mendengar suara alarm yang menandakkan jam 06.30 pagi. lalu dia menoleh kesampingnya , melihat derren yang tertidur pulas. puas memandangi derren , Kanaya pun turun dari ranjang pelan pelan takut membangunkan derren lalu bergegas mandi dan bersiap ke sekolah.
" ngh... gumam derren sambil meraba sampingnya yang ternyata kosong
" Kanaya ". panggilnya
" iya , aku lagi ganti baju ". teriak Kanaya dari kamar mandi
" ada apa derren ". tanya Kanaya yang sudah siap dengan sragamnya
" aku mencarimu nay ! " ucapnya lega
" mandi sana kamu anterin aku kesekolah! " perintah Kanaya
" iya ". jawab derren mengecup bibir Kanaya sekilas lalu menuju kamar mandi.
setelah itu Kanaya turun untuk sarapan. sedangkan derren setelah berpakaian rapi dengan setelan jasnya menyusul Kanaya turun kebawah. lalu mereka sarapan bersama seperti biasa setelah itu berangkat menuju sekolah kanaya karena hari ini hari ujian Kanaya.
Di depan gerbang sekolah mobil limosin itu berhenti.
" sayang semangat ya buat ujiannya ! " ucap derren sambil mengecupnya
" terima kasih sayang telah menyemangatiku ". balas Kanaya lalu mengecup bibir derren sekilas lalu turun.
lalu dia melambaikan tangannya pada derren, derren pun melajukan mobilnya.
Kanaya pun masuk dan menuju kelasnya.
di dalam kelas pun Kanaya mengerjakan soal ujian dengan tenang begitu juga lainnya. selesai mengerjakannya , Kanaya dan lainnya keluar. Kanaya sangat cemas dengan nilai ujiannya tapi doa tetap optimis.
" naya , gimana kamu tadi ngerjainnya ?" tanya Nina
" lancar kok , kalo kamu gimana nin? " tanya balik kanaya
" lancar juga , semoga kita lulus ya naya ? " ujar nina
" iya amin " balasnya
mereka pun berjalan menuju kantin , karena perut mereka lapar setelah ujian tadi.