Ryan Putra Wijaya dan Kiara Putri Wibowo dipertemukan dengan tidak sengaja.
Ryan Seorang Dokter yang sudah menikah, tapi pernikahan nya tidak bahagia, sang dokter mempunyai seorang istri yang tidak perduli dengan nya, dan selalu menghamburkan uang suaminya. Ryan yang merasa terabaikan dan dibuat emosi terhadap istrinya, dipertemukan dengan seorang gadis cantik bernama Kiara.
Apakah cinta mereka akan bersatu ??
ikuti kisah nya...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Poetri YaNiie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 15
Sebelum keberangkatan Ryan ke Bali, Dokter Ryan merencanakan pernikahannya dengan Kiara. Awalnya Kiara menolaknya, karena kedua orang tuanya dan adiknya tidak berada disini. Kedua orang tua Kiara belum mengetahui tentang hubungan dirinya degan Dokter Ryan. Namun dengan bujuk rayu Ryan, Kiara menyetujuinya, sebelum Ryan pergi ke Bali mereka akan menikah. Masalah untuk meberitahukan kepada Kedua orangtua Kiara nanti saja pikirnya.
Hari ini Kiara akan melangsungkan pernikahannya dengan Dokter Ryan. Kiara sudah mengenakan pakaian kebaya putih dan wajahnya dirias sangat cantik, ia di dampingi oleh sahabatnya Mira, keponakan tante Dewi. Kiara akan menikah di sebuah Restoran mewah milik Ryan sendiri. Diruangan VVIP, yang sudah di dekor sangat indah. Betapa terkejutnya Kiara saat melihat ada Kedua orang tuanya yang berdiri di samping Dokter Ryan.
Ryan menghampiri calon istrinya. Entah bagaimana caranya Ryan membawa Ayah dan Bundanya bisa datang di pernikahannya. Ryan memang ke kampung halaman Kiara. Sebelum pernikahan ini Ryan ke rumah Kiara. Ryan bertemu dengan Ayah dan Bundanya Kiara. Ia menjelaskan status hubungannya dengan Kiara. Ayah dan Bunda Kiara sangat terkejut mendengar penjelasan Ryan. Awalnya mereka tidak menyetujuinya. Tapi, Ryan terus memohon kepada Ayah dan Bunda Kiara.
Flashback On
"Ayah, saya sangat mencintai Kiara. Izinkan saya untuk menikahi Kiara Yah." mohon Ryan.
"Tapi, kamu masih berstatus suami orang. Saya tidak ingin anak saya dapat masalah nantinya." tegas Ayah.
"Ayah, saya sudah menggugat cerai istri saya. Pengadilan agama sedang memprosesnya. Saya mohon Ayah dan Bunda merestui kami. Dan Ayah dan Bunda bersedia untuk datang ke pernikahan kami." mohon Ryan lagi.
Ayah dan Bunda Kiara saling tatap. Dilihat dari mata dan wajah Ryan tidak ada kebohongan. Pria ini sangat - sangat mencintai anaknya Kiara. Ayah Kiara tidak tega melihatnya. Jauh - jauh dari Kotanya ia kesini untuk minta restu kepada mereka.
"Ayah, Bunda saya mohon restui saya dan Kiara, dan mari ikut saya nikahkan lah kami." Ryan benar - benar memohon.
Ayah Kiara menghela nafasnya. "Baiklah saya akan reatui kalian dan Kami akan ikut kamu." ujar Ayah.
Ryan begitu bahagia dan senang. Usahanya tidak sia - sia. "Terimakasih Ayah." ucap Ryan bersyukur dan mencium punggung tangan sang calon mertua.
Flashback Off
Ryan menghampiri calon istrinya. Entah bagaimana caranya Ryan membawa kedua orang tua Kiara berada di sana dan sang ayah siap untuk menikahkan mereka. Ryan bertanya kepada Kiara untuk menjadi istrinya yang sah dan Kiara pun mengiyakannya. Ryan mulai megucapkan janji suci pernikahan dan mereka pun resmi menjadi sepasang suami istri yang sah.
Ada banyak pertanyaan di benak Kiara. Kenapa pernikahan ini terlalu cepat. Tapi tidak di pungkiri Kiara sangat bahagia. Kini mereka sudah resmi menikah. Ingin melakukan hubungan intim pun sudah halal. Kini Ryan benar - benar berhak akan diri Kiara sekarang tidak seperti yang kemarin - kemarin. Melakukan hubungan badan tiap harinya pun mereka sudah bisa dan tak akan dosa.
"Terimakasih sayang, sekarang kamu tidak ada alasan lagi menolak mas, kalau kamu menolak suami akan berdosa." Ucap Ryan kepada Kiara istrinya.
"Iya mas, sekarang Kiara milik mas. Mas bebas mau ngelakuin apa saja pada Kiara. Kiara siap melayani mas lahir dan bathin." Kiara terseyum. Ryan mendaratkan ciuman sayang di dahi istrinya.
Mereka berdua sangat bahagia. Akhirnya mereka resmi menjadi sepasang suami istri. Walaupun mereka hanya menikah siri.
Kedua orang tua Kiara sangat bahagia. Anak perempuan mereka sudah menjadi seorang istri. Tapi, Bunda Kiara ada rasa khawatirnya. Ia takut akan terjadi sesuatu kepada Anaknya.
"Kiara sayang, selamat ya? Tante Dewi ucapkan semoga kau dan Dokter Ryan akan bahagia." Doa tante Dewi.
"Kia, selamat ya sahabat aku yang paling baik." ucap Mira sahabat Kiara.
Kiara sangat bahagia, banyak sekali yang mendoakan untuk kebahagiannya. Kiara menuju ke orang tuannya.
"Ayah, Bunda terimakasih sudah mau datang. Maafin Kia, Kia, gak berani ngomong sama Ayah dan Bunda." lirih Kiara.
"Bunda ngerti sayang, tapi Nak Ryan datang kerumah kita meminta restu. Bunda melihat kesungguhan di mata Ryan." sahut Bunda Kiara.
"Ayah juga mendoakan kamu semoga bahagian." ucap ayahnya berkaca - kaca. Ayah Kiara sangat menyayangi anak Sulungnya ini.
"Ayah...terimakasih." isak Kiara dalam pelukan sang ayah.
Ryan yang meihatnya hanya tersenyum bahagia. Ternyata perjuangannya tak sia - sia. Kini dia sudah menjadi seorang suamu untuk Kiara. Ia berjanji pada dirinya sendiri untuk selalu membahahiakan Kiara.
Bersambung......
sedangkan suka janji sama Amira ditepati sebenarnya
perasaan seperti apa itu ?
awas saja lho daf jika menyakiti Rara lagi tak jitak otak mu agar waras 😀
lama ya Thor up nya