NovelToon NovelToon
Transmigrasi Ke Zaman Dinasti Hanbei

Transmigrasi Ke Zaman Dinasti Hanbei

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Fantasi Wanita / Reinkarnasi
Popularitas:16.1k
Nilai: 5
Nama Author: Twis G

Hujan turun tanpa jeda malam itu, di kamar kos sempit berbau lembab, Dian terbaring sendirian, tidak ada keluarga yang menemani Dia hidup sebatang karang, hanya terdengar suara tetesan air dari atap bocor, nafasnya semakin berat. Perutnya kosong sejak kemarin Dian belum makan apapun, Dian sudah terbiasa menahan lapar, sejak kecil Dia hidup tanpa orang tua bekerja serabutan berpindah-pindah tempat tinggal. Menahan hinaan, rasa dingin sendirian, seakan dunia tidak pernah memberinya pilihan.

Namun malam ini terasa berbeda, tubuhnya terlalu lemah untuk bangkit, pandangannya mulai kabur, Dia menatap langit-langit atap yang bocor dan tersenyum tipis, "Apa memang hidupku cuma sampai disini..?"

Malam itu hujan turun semakin deras, angin menyusup dari celah jendela membawa hawa dingin yang menusuk tulang.

Nantikan kelanjutan cerita yaa🌹🌹

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Twis G, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

EPISODE 15

Angin tiba-tiba berhenti berembus, dari kejauhan, tepatnya di atas pohon tua di pinggir jalan, sepasang mata dingin sedang mengawasi mereka diam-diam.

Yin Yin tidak langsung menoleh, Dia hanya berjalan seperti biasa, seolah tidak menyadari apapun, namun di dalam pikirannya Dia kembali memanggil sistem.

"Sistem, apa benar ada seseorang di atas pohon itu?"

DING!

[Analisis selesai, terdeteksi satu kultivator tingkat rendah]

Yin Yin langsung mengernyit dalam hati, "Kultivator lagi?, kenapa selalu ada mereka."

Dia menarik napas perlahan, lalu bertanya lagi pada sistem, "Apa dia mencurigai kita, sistem?"

DING!

[Tidak Yin Yin, kultivator itu hanya merasakan aura energi spiritual yang sangat lemah sebelumnya dari harimau kecil itu]

Yin Yin sedikit tenang mendengar kata sistem, "Syukurlah, dia belum terlalu yakin dengan aura energi spiritual itu."

Dia melirik ayahnya yang berjalan santai sambil memanggul karung beras, Yin Guo Shan sama sekali tidak menyadari adanya bahaya.

Yin Yin kemudian berpikir cepat, "Kalau dia benar-benar mencurigai kita, dia pasti akan mengikuti kita sampai di rumah."

Harimau kecil di dalam keranjang tiba-tiba menggeram pelan, "Grr.."

Yin Yin segera menepuk keranjang itu, "Diam!"

DING!

[Yin Yin tenang saja, target saat ini hanya sekedar mengamati]

Yin Yin hanya mengangguk, Dia tidak mungkin hanya menunggu arahan sistem saja, "Ayolah berfikir Yin Yin" katanya dalam hati, Yin Yin akhirnya mengambil keputusan, Dia sengaja memperlambat langkah, lalu menunjuk ke arah semak-semak di pinggir jalan.

"Ayah, aku mau ke sana sebentar."

Yin Guo Shan menoleh, "Hm? Untuk apa ke sana?"

"Ke belakang sebentar, Yah."

"Oh... Cepat ya." Ayahnya tidak curiga sama sekali apa yang akan di lakukan Yin Yin.

Yin Yin mengangguk lalu berjalan ke semak-semak, sementara ayahnya menunggu di jalan. Begitu Yin Yin masuk cukup jauh hingga tidak terlihat dari jalan, Dia langsung berbisik memanggil sistem.

"Sistem"

DING!

[Iya, Yin Yin]

"Apa kamu bisa menghilangkan jejak aura kita?"

DING!

[Sistem dapat menekan aura jejak selama 10 menit]

Yin Yin tersenyum tipis, "Tidak masalah, itu sudah cukup sampai ke rumah."

DING!

[Aura jejak diaktifkan]

Energi tak terlihat langsung menyelimuti tubuh Yin Yin, ayahnya dan keranjang kecil tempat harimau kecil itu berada.

Beberapa saat kemudian Yin Yin kembali keluar dari semak-semak, "Ayah, aku sudah selesai, ayo pulang."

"Baiklah, kamu jalan didepan ayah di belakang."

Mereka kembali berjalan seperti biasa, di atas pohon tua, kultivator berjubah abu-abu menyipitkan matanya, "Aneh, kenapa tidak ada lagi aura itu?"

Aura yang tadi dia rasakan tiba-tiba menghilang begitu saja, dia melompat turun dari pohon dan berdiri di jalan tempat Yin Yin tadi berjalan.

Matanya menatap ke arah desa, "Hanya anak desa biasa? Tapi kenapa aura itu terasa nyata!"

Namun setelah beberapa saat berpikir, dia akhirnya menggeleng, "Huh, mungkin aku terlalu curiga." lalu dia berbalik dan pergi ke arah lain.

Sementara itu Yin Yin dan ayahnya sudah hampir sampai di rumah, begitu mereka memasuki halaman kecil rumah kayu mereka, suara riang dari dalam langsung terdengar.

"Ayah! Kakak, pulang!"

Yin Chen berlari keluar rumah, Meli dan Xiao Lan juga ikut berlari di belakangnya. "Ayah! Kakak!"

"Kalian ini, pasti tidak sabar oleh-oleh kan?"

"Hehehe, ayah benar aku penasaran apa yang ayah dan kakak bawa," ucap Yin Chen dengan mata berbinar.

"Tuh, ada di kakakmu,"

Yin Yin tersenyum lalu mengangkat kantong kecilnya, "Aku membawa sesuatu, enak lho!."

"Apa itu?!" tanya mereka serempak.

Yin Yin membuka kantongnya dan mengeluarkan permen warna warni, "Nah, masing-masing satu ya, jangan merebut."

Mata ketiga adiknya langsung berbinar, "Waaah! Permen."

Lin Meli langsung memeluk Yin Yin, "Kakak terbaik!"

Yin Chen bahkan hampir menari kegirangan, sementara Xiao Lan dengan hati-hati menerima permennya seperti harta berharga, dibelakang mereka, Lin Mei Hua keluar dari rumah.

Yin Guo Shan tersenyum lalu menyerahkan tusuk konde kayu yang tadi ia beli, "Istriku, ini untukmu."

Lin Mei Hua terkejut melihat tusuk konde itu, "Untukku?"

Yin Guo Shan menggaruk kepalanya malu, "Ya... Kebetulan lewat toko aksesoris jadi ku belikan."

Istrinya tertawa kecil lalu menerima tusuk konde itu dengan wajah hangat,

"Terimakasih,"

Melihat keluarganya bahagia, Yin Yin tersenyum diam-diam. "Hal sederhana seperti ini sudah bisa membuat mereka bahagia, rumah ini benar-benar terasa hangat."

Malam pun tiba dengan cepat, makan malam sederhana dengan nasi hangat dan daging kecap manis untuk pertama kalinya setelah sekian lama, seluruh keluarga akhirnya segera beristirahat.

Lampu minyak redup menyala di kamar kecil Yin Yin, harimau kecil itu tidur melingkar di sudut ruangan kamarnya. Yin Yin duduk di atas tempat tidurnya sambil berpikir,

"Sistem."

DING!

[Iyaa, Yin Yin ada yang bisa sistem bantu?]

Yin Yin menghela napas lega, ketika suara sistem muncul. "Hari ini aku sudah bertemu dua kelompok kultivator, aku tidak mungkin selalu bergantung pada keberuntungan."

"Kalau suatu hari mereka menemukan rahasiaku, aku harus bisa melindungi keluargaku." lanjut Yin Yin.

DING!

[Sistem mendeteksi bahwa wilayah desa Shanyin sering dilalui kultivator]

[Untuk meningkatkan kemampuan Yin Yin, sistem memberikan hadiah]

Yin Yin terkejut, mendengar itu. "Hadiah? Tumben kamu beri hadiah sistem?"

DING!

[Hadiah, buku beladiri tingkat master]

[metode kultivasi tubuh, teknik tubuh naga tersembunyi]

"Wow! Tingkat master? Aaa sistem kamu terbaik."

Belum sempat Yin Yin berkata lagi, suara sistem bunyi lagi.

DING!

[Transfer pengetahuan dimulai]

Tiba-tiba aliran informasi bela diri tingkat master langsung mengalir ke dalam pikirannya, mulai dari gerakan pernapasan, aliran energi tubuh, teknik penguatan tulang dan otot, serta cara menyerap energi spiritual melalui tubuh, semua seperti diukir langsung ke dalam kesadarannya.

"Ugh, ini sakit sekali!"

Yin Yin menggenggam kepalanya, namun anehnya, rasa sakit itu hanya berlangsung beberapa detik setelah itu semua gerakannya menjadi jelas seolah Dia sudah mempelajari teknik itu selama puluhan tahun.

Harimau kecil di sudut ruangan tiba-tiba membuka matanya, ia menatap Yin Yin dengan mata emasnya karena pada saat itu aura yang sangat halus dan perlahan muncul dari tubuh kecil Yin Yin.

DING!

[Transfer selesai, selamat Yin Yin telah menguasai teknik tubuh naga tersembunyi tingkat master, selanjutnya nanti kamu tinggal latihan untuk menguatkan tubuhmu kembali]

Yin Yin perlahan membuka matanya, dimatanya sekarang ada kilatan tajam yang tidak pernah ada sebelumnya, Dia mengepalkan tangannya merasakan aura yang berbeda dari tubuhnya, otot-otot kecilnya terasa jauh lebih kuat.

"Sistem..."

"Iya, Yin Yin."

Yin Yin tersenyum kecil, "Sepertinya mulai sekarang aku bisa merasakan aura spiritual yang mendekat lebih jelas lagi"

"Benar Yin Yin, bahkan kamu bisa mendengarkan pembicaraan orang lain dari jarak yang tersembunyi."

Di sudut ruangan, harimau kecil itu mengibaskan ekornya seolah setuju. Di kejauhan di luar rumah kecil mereka, angin malam mulai berembus lebih dingin, seakan dunia kultivasi yang luas perlahan mulai membuka pintunya untuk Yin Yin.

Bersambung....

1
Ai
semangat yin yin
@Mita🥰
lanjut seru banget 😍😍
Ai
crazy Up donk thor
@Mita🥰
bagus ceritanya thor 🥰🥰
Ai
aku suka cerita spt ini ada kehangatan dlm keluarga wlaupun tdk hidup bergelimang harta tp ttp bahagia😍
Twis G
siap, sebentar 2 bab yaa
Dewiendahsetiowati
panen besar
Dewiendahsetiowati
hadir thor,ini MC nya gak ada jari emas kah
DISTYA ANGGRA MELANI
🆙 Doble dnk kak
Ani Ashari
bagus bngt,fiks lanjut Thor jangan berhenti di tengah jalan
yani nys nys
njut thoor.. kereeen...👏👏💪💪
Twis G: siap ditunggu ya
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!