NovelToon NovelToon
Mengejar Cinta Istri Pengganti

Mengejar Cinta Istri Pengganti

Status: sedang berlangsung
Genre:Pengantin Pengganti Konglomerat / Romansa / Konflik etika
Popularitas:6.6k
Nilai: 5
Nama Author: Veline ll

"Kau hanyalah pemeran pengganti dalam hidupku, Shena. Jangan bermimpi lebih!"

Shena berhenti bermimpi dan memilih pergi. Tapi justru saat itulah, Devan baru menyadari bahwa rumahnya terasa mati tanpa suara Shena. Sang CEO arogan itu kini rela membuang harga dirinya hanya untuk memohon satu kesempatan kedua.

Bagaimana jadinya jika sang pembenci justru berubah menjadi pemuja yang paling gila? Masih adakah tempat untuk Devan di hati Shena yang sudah beku di Hati nya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Veline ll, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 15 Perang Terbuka

Pagi di kediaman Adiguna tidak lagi diawali dengan aroma kopi kayu manis yang tenang. Suasana justru terasa seperti markas militer yang sedang menyiapkan serangan. Di ruang tengah, tiga pengacara senior dari firma hukum ternama sudah duduk dengan tumpukan berkas di depan mereka. Devan, yang matanya tampak memerah karena hanya tidur beberapa jam di sofa, sedang meninjau dokumen pengalihan aset.

"Pak Devan, jika Anda menandatangani ini, hak guna bangunan atas pabrik pusat akan sepenuhnya bergantung pada persetujuan Nyonya Shena secara pribadi. Secara finansial, ini adalah langkah yang sangat berisiko bagi perusahaan," ujar salah satu pengacara dengan nada khawatir.

"Lakukan saja," sahut Devan pendek.

"Pastikan juga ada klausul yang melindungi Ibu Ratna. Jika Bramantyo mencoba menyentuhnya, dia akan kehilangan seluruh sisa sahamnya di perusahaan cangkang miliknya."

Shena turun dari tangga dengan langkah yang tenang namun pasti. Ia tidak lagi mengenakan kaos oblong pudar dari pasar, melainkan setelan blus sutra berwarna krem yang elegan—pemberian Widya. Rambutnya diikat rapi, menonjolkan garis wajahnya yang tegas.

Devan berdiri, menatap istrinya dengan sorot mata memohon. "Semua sudah siap, Shena. Sesuai permintaanmu."

Shena memeriksa dokumen itu satu per satu. Ia bukan lagi gadis naif yang bisa dibohongi dengan istilah hukum yang rumit. Setelah memastikan semuanya benar, ia membubuhkan tanda tangannya.

"Terima kasih, Mas," ucap Shena dingin.

"Sekarang, aku ingin ikut bersamamu."

"Ke mana?"

"Menemui Ayah Bram. Aku ingin melihat wajahnya saat dia sadar bahwa 'aset' yang dia remehkan ini telah mengambil alih seluruh kekuatannya."

Kantor Pak Bram tampak kacau. Beberapa staf keuangan berlarian membawa dokumen, dan suara teriakan Bram terdengar dari dalam ruang kerjanya. Pria itu sedang berada di ambang kehancuran karena beberapa kreditur mendadak menarik dukungan mereka—ulah Devan sejak subuh tadi.

Pintu ruang kerja Bram terbanting terbuka. Devan masuk dengan wibawa yang mengintimidasi, diikuti oleh Shena yang berjalan dengan dagu terangkat.

"Apa-apaan ini, Devan?! Kau menghancurkan lini bisnisku di pelabuhan! Kita ini keluarga!" teriak Bram dengan wajah memerah.

"Keluarga?" Devan tertawa sinis, ia duduk di kursi depan meja Bram tanpa diundang.

"Keluarga mana yang merencanakan pembunuhan untuk menantunya sendiri demi sebidang tanah?"

Bram tertegun, matanya melirik Shena dengan benci sekaligus takut. "Kau... kau sudah tahu?"

"Bukan cuma tahu, Ayah," sahut Shena pelan, suaranya sangat tenang namun mematikan.

"Aku sudah mengambil apa yang seharusnya milikku. Tanah pabrik pusat Adiguna, tanah yang kau curi dari warisan kakekku melalui tanda tangan palsu Ibu Ratna... sekarang sudah kembali ke tanganku secara hukum."

Bram tertawa getir, mencoba menggertak. "Kau pikir kau bisa mengelolanya? Kau itu hanya anak haram yang aku beri makan!"

Brak!

Devan menggebrak meja kerja Bram. "Jaga bicaramu! Mulai detik ini, kau tidak punya hak atas sepeser pun uang dari Adiguna Group. Dan jika aku mendengar kau mendekati Ibu Ratna lagi, aku sendiri yang akan memastikan kau membusuk di penjara atas kasus pemalsuan dokumen warisan tiga puluh tahun lalu."

Shena melangkah mendekati ayahnya. Ia meletakkan sebuah amplop di atas meja. "Itu tiket pesawat dan dokumen kepemilikan rumah kecil di kota kelahiran Ibu Ratna. Pergilah ke sana, atau kau akan menghadapi tuntutan hukum yang akan memiskinkanmu sampai ke liang lahat. Pilihan ada di tanganmu, Ayah."

Bram terduduk lemas. Ia menyadari bahwa putri yang selama ini ia injak-injak telah tumbuh menjadi wanita yang lebih kuat dari dirinya, didukung oleh pria yang kini siap menghancurkan siapapun demi wanita itu.

Saat keluar dari gedung kantor Bram, Shena merasa beban berat di bahunya sedikit terangkat. Namun, saat menuju tempat parkir, seorang wanita sudah menunggu mereka di samping mobil. Sarah.

Kali ini Sarah tidak sendirian. Di sampingnya berdiri seorang pria paruh baya yang tampak asing namun memiliki aura yang sangat gelap.

"Kau pikir dengan menguasai tanah itu kau menang, Shena?" Sarah tersenyum licik.

"Perkenalkan, ini Tuan Hendrawan. Dia adalah mantan pengacara kakek kita. Dan dia punya salinan wasiat yang asli... wasiat yang menyebutkan bahwa tanah itu hanya bisa dimiliki oleh keturunan Bramantyo yang memiliki 'darah murni' dari istri sah."

Shena tertegun. Sarah mencoba menggunakan status "anak siri" Shena untuk membatalkan pengalihan aset tersebut.

"Hukum di negeri ini bisa dimainkan, Sayang," bisik Sarah di telinga Shena. "Pesta yang sesungguhnya baru saja dimulai. Aku akan mengambil kembali apa yang menjadi hakku, dan aku akan memastikan kau kembali ke selokan tempat kau berasal."

Devan hendak menarik Sarah, namun Tuan Hendrawan menunjukkan sebuah dokumen bersegel kuno. "Kita akan bertemu di pengadilan, Tuan Adiguna. Dan saya yakin, publik akan sangat tertarik mengetahui bahwa CEO Adiguna menikahi seorang 'anak haram' demi menyelamatkan perusahaan."

Shena menatap Sarah dengan tajam. Perang saudara ini baru saja naik ke level yang jauh lebih berbahaya.

...****************...

1
Kostum Unik
🤭🤭🤭...
Kostum Unik
🤣🤣🤣
MayAyunda
keren 👍👍
😍
Marine
semangat author! ceritanya bagus
Veline: makasih 🔥🔥🔥
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!