NovelToon NovelToon
Allegri & Allegra Sekuel TERJEBAK CINTA MAFIA

Allegri & Allegra Sekuel TERJEBAK CINTA MAFIA

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Cintapertama / Cintamanis / Dokter
Popularitas:7k
Nilai: 5
Nama Author: Emily

Pertemanan dua keluarga tidak menjadikan Allegri dan Allegra akrab. Sejak kecil keduanya selalu berdebat dan membuat Allegra sebagai gadis mungil yang memiliki tubuh berisi menangis karena bullying yang di lakukan Allegri.

Allegra selalu memeluk Monica, mengadu pada wanita yang sudah ia anggap sebagai ibu kedua baginya setelah Giana.

Beberapa tahun berlalu keduanya telah dewasa. Kini Allegri menjadi pimpinan rumah yang di dirikan orang tuanya. Laki-laki tampan itu menjadi pemimpin yang terkenal dingin dan berdedikasi tinggi terhadap aturan yang telah ia tetapkan.

Allegra tidak bisa menolak ketika kedua orangtuanya Valentino dan Giana , meminta ia melanjutkan bekerja untuk mengabdikan diri dirumah sakit yang kini di pimpin Allegri.

Bagaimana saat keduanya menjadi rekan kerja? Apakah keduanya masih saling membenci?

Ikuti sekuel TERJEBAK CINTA MAFIA ini ya. Anak Monica-Luigi & Valentino-Giana. Semoga kalian suka.

Jangan lupa interaksi kalian di setiap bab, agar novel ini bisa berk

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Emily, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

MEMINTA PENJELASAN

"Ting..

Allegri keluar dari lift yang membawanya ke lantai dua puluh dimana ruang kerjanya dan Allegra berada.

Laki-laki itu tidak keruangan nya tapi langsung membuka pintu ruang kerja Allegra.

"Mau kau pindahkan kemana lagi meja kerja itu?". Allegri berlari membantu Allegra yang ternyata sedang memindahkan furniture ruang kerjanya lagi.

"Oh my god Al, kau mengagetkan saja".

"Aku ingin meja kerja dekat balkon. Jadi aku bisa melihat pemandangan indah di luar", ujar Alle dengan nafas ngos-ngosan.

"Biar orang saja yang mengerjakan. Kau suruh mereka memindahkan sesuai keinginan mu", ujar Allegri menahan tangan Alle.

"Biar aku saja. Aku bisa kok–"

"Kamu ini keras kepala sekali. Apa kau tidak lelah baru pulang dari Tuscany, sebaiknya istirahat. Ayo kita pulang–"

"Kamu pulang saja, aku mau menyelesaikan pekerjaan ku", jawab Allegra tanpa melihat Allegri yang berdecak kesal mendengar jawaban gadis itu.

"Kenapa kau ke rumah sakit tidak langsung pulang ke rumah? Tidak mungkin karena ini semua. Apa kau mengikuti ku, hem?", tanya Allegri menahan Alle agar melihatnya.

Pertanyaan laki-laki itu jelas membuat Allegra salah tingkah terlebih Allegri kini maju kian mendekatinya.

Jantung Allegra berdegup kencang. Menatap Allegri dengan mata membulat sempurna. Namun gadis itu gugup sekali. "A-ku mengambil barang ku yang tertinggal–"

"Barang apa? Aku tidak melihat barang itu". Allegri menarik pinggang gadis itu, merapatkan ke meja kerjanya.

"Ini..."

"Headset?", ujar Allegri menatap apa yang Allegra keluarkan dari saku pakaiannya. Terlihat smirk di sudut bibirnya.

Gadis itu menganggukkan kepalanya.

"Apa headset itu sangat penting, hem? Tidak bisa di tunda sampai besok?", cercah Allegri tak sedetik pun mengalihkan tatapannya pada netra hazel Allegra.

Kini keduanya begitu dekat tanpa berjarak. Bahkan jemari Allegri mengusap lembut wajah gadis itu yang nampak memutih.

"Bukan karena ingin menemui ku, hem? Atau kau merindukan aku?". Allegri menatap intens wajah Alle yang semakin membuat gadis itu gugup.

Kedua netra Allegra menggerjap. Tangannya spontan mendorong dada bidang Allegri, namun laki-laki itu enggan menjauh. "Apa-apaan K-au ini. T-entu saja tidak". Jawab Alle terbata-bata.

Wajah Al semakin mendekat. "Aku akan mencari jawabannya sendiri. Karena aku sangsi dengan jawaban mu. Jangan membohongi aku, Allegra", ucap laki-laki itu terdengar serak tanpa mengalihkan tatapan matanya pada manik hazel Allegra.

 Allegra tidak menjawab apapun. Otaknya mendadak blank. Namun netra coklat terang gadis itupun tak berkedip menatap Allegri dengan mulut terbuka.

Perlahan Allegri menyatukan bibirnya pada bibir Allegra yang terbuka. Mencium bibir gadis yang diam terpaku itu dengan sangat lembut, semakin membuat otak Alle blank.

"Balas ciuman ku, sayang", bisik Allegri di sela lumatan bergairah bibirnya.

Merasakan tidak ada respon dari Alle, laki-laki itu menempelkan keningnya pada kening gadis itu. Sementara kedua tangannya membingkai dan mengusap lembut wajah Allegra. "Ah...Alle, Kepulangan mu sangat mempengaruhi ku. Jangan pernah pergi lagi!".

 Allegri menatap intens wajah cantik Allegra yang juga tengah menatapnya intens dengan tatapan sayu. Berjuta pertanyaan nampak jelas di matanya.

"Kali ini aku tidak akan membiarkan kau pergi lagi, Alle..."

Ucapan Allegri semakin membuat jantung Allegra berdebar kencang membuat rasa tubuh gadis itu seketika bergetar hebat.

"A-pa maksud semua ini Al. A-pa maksud mu memanggilku sayang?". Gadis itu memberanikan diri membalas tatapan intens manik hitam Allegri yang begitu dekat dengannya saat ini. Tidak seperti biasanya yang selalu mengalihkan perhatian nya ketika saling berhadapan.

"Aku mendengar semua ucapan mu semalam Al. Aku sama sekali belum tidur. Apa maksud mu, aku membuat mu kecewa dan kau mengejar ku ke bandara supaya aku membatalkan penerbangan ku beberapa tahun yang lalu, Al?". Allegra meminta penjelasan laki-laki itu sekarang.

"Ya kau benar sekali, headset hanya alasanku saja. Sebenarnya aku ingin mendengar penjelasan mu, Al".

Tidak ada kata yang keluar dari bibir Allegri, namun tatapan laki-laki itu semakin dalam dan sulit di artikan Allegra.

...***...

To be continue

1
Dinda Wei
Kamu beruntung banget Alle di cintai sedalam itu sama Al😍
Amelia
Lanjut thor👍😍
Amelia
Ya si bapak nggak berubah kalau ngomong sat sett gitu aihhh😛😂
Amelia
Lanjut 😍
Naya En-lish
/Heart//Heart//Heart/
Delyana.P
Kalau udah baikan jgn ribut lagi. otw ke pelaminan 👍
Delyana.P
Agak lebay si Alle kalau kayak gini. 🤔
Delyana.P
Alle jgn bodoh ya, alice emang sengaja mancing kamu biar ribut sm al. Jgn juga lg lari gitu, kenapa sih
Dinda Wei
Nah gitu berbaikan. Kasihan carmen di pecat, tp emang patàl sih kesalahannya. Lanjut kK👍
Dinda Wei
Benar-benar salah paham ini kayaknya. Entah dapat dari mana Alice pasword mu al, kamu harus selidiki loh. Kebangetan. Lagian Alle kenapa gegabah sih, mbok y dengerin penjelasan Al. 🤔🤔🤔
Dinda Wei
Kamu harus percaya dan dengerin penjelasan al dong Allegra. Bisa sja pasword itu tau dari pembantunya al atau darimanapun. namanya juga niat jahat apa aj pasti bisa di lakuin pake uang
Dinda Wei
otw halal smg nggak ada rintangan😍
Dinda Wei
otw halal smg nggak ada rintangan😍
Dinda Wei
yang terbuat dari gandum utuh ya maksudnya. enak dan sehat banget itu👍
Amelia
Malam bapaknya al yg antusias banget 😛
Amelia
Ternyata Alice licik. Hati2 aja Kamu Alice di abisin Luigi kalau sampe menghancurkan pernikahan anaknya.😂
Delyana.P
Apa? Nggak salah ngatain Alle kampungan? Ternyata begitu ya tabiat mu Alice sok terluka ternyata...ada intrrik terselubung dia mah🤔
Delyana.P
Nahh
Delyana.P
😱😱😱
Delyana.P
Kok ganti terus covernya thor? Yang sekarang udah bagus jgn di ganti lagi thor👍
Emily: Nt yang ganti covernya kak. 🤗
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!