NovelToon NovelToon
Love At Second Chance

Love At Second Chance

Status: tamat
Genre:Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:24.9k
Nilai: 5
Nama Author: Tabir Senja

Ruri dan Zainudin adalah orang yang sama-sama punya kisah gagal dalam rumah tangga. Zai mempunyai putra yang menguak tabir rumah tangganya, sementara Ruri harus berjuang sendiri demi anak-anaknya.

Pertemuan keduanya tak terduga di sekolah anak mereka. Apa yang terjadi selanjutnya dengan mereka berdua? Yuk, ikuti kisahnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tabir Senja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

LSC 15

Reni meracau tidak jelas di depan lelaki tersebut. Bahkan, para pengunjung mulai risih dengan tingkah Reni.

"Mas, kamu pacarnya, ya? Bawa saja wanita itu pergi dari sini. Ganggu banget dengan melihatnya mabuk seperti itu." ujar para pengunjung mulai jengah mendengar wanita itu berbicara ngawur sejak tadi.

"Iya, maaf ya semuanya. Telah mengganggu waktu kencan kalian! Saya akan bawa pergi pacar saya dari cafe ini," kata lelaki itu menunduk lemah seraya tersenyum kaku.

Lelaki itu pun segera memanggil pegawai yang lewat untuk membayar biaya minum Reni dan juga dirinya.

"Mbak, ini saya sekalian bayar minumanku sama wanita ini. Kembaliannya untukmu saja," ucap lelaki itu seraya memegang pinggang Reni dan membawa tasnya berjalan keluar kafe.

"Baik. Terimakasih, Mas." pegawai itu pun membersihkan meja dan beralih ke meja lelaki tadi. Selesai membereskan botol dan gelas, pegawai itu kembali ke dapur meletakkan gelas dan botol kosong.

Lelaki tadi langsung memasukkan Reni ke mobil dan menutup pintunya. Lalu, dirinya juga berlari kecil menuju pintu samping dan melajukan kendaraannya menuju apartemen.

Dalam perjalanan, sesekali pemuda itu melirik sekilas akan wanita disampingnya yang terus memanggil nama Zai di bibir mungilnya. "Cantik juga wanita ini? Ku bawa saja ke apartemenku. Lagian, mau tanya alamatnya juga gak bisa karena mabuk berat," gumam lirih lelaki itu fokus mengemudi.

Satu jam perjalanan, lelaki itu sampai di basement apartemen. Dia keluar mobil dan beralih menuju pintu sebelah dimana wanita itu masih meracau dengan mata terpejam. Membuka pintu, lelaki itu segera menggendong Reni ala bridal style dan menutup pintu menggunakan kakinya lalu mengunci mobil dari jarak jauh.

Masuk lift, lelaki itu memandangi wajah Reni dari dekat seraya tersenyum tipis karena mengira dirinya adalah suaminya dan terus meracau. Bahkan, mencium pipinya berkali-kali, hingga membuat Brian semakin bergelora di bawah sana. Pintu lift terbuka dan lelaki itu berjalan santai menuju kamarnya yang berada di lantai 5.

Lelaki itu bernama Brian Alfastein. Dia adalah lelaki blasteran Indonesia Inggris. Namun, dirinya sudah lama menetap di Indonesia sudah sejak lama. Pemilik perusahaan Brian Corporation bergerak di bidang otomotif.

Membuka pintu apartemen dengan menekan tombol password dan pintu pun terbuka. Brian langsung masuk dan menutup pintu menggunakan kakinya.

Brian pun meletakkan Reni secara perlahan. Namun saat dirinya mau melangkah, tiba-tiba tangan Reni menariknya ke ranjang hingga lelaki itu berbaring di sampingnya. Tanpa aba-aba, Reni langsung memeluk Brian dan mencium lehernya dengan rakus.

"Mas Zai, maafkan aku? Kita kembali dari awal lagi dan berkumpul bersama dengan anak-anak," racau Reni terus menciumi tubuh Brian yang sedang mabuk itu.

Rasa ini membuat jiwa Brian semakin bergelora di sekujur tubuhnya. Dengan sigap Brian langsung mencium bibir mungil Reni seraya membuka kemeja dan melemparnya ke lantai. Begitu juga, baju milik Reni pun dilepasnya satu per satu dan malam panas itu pun berlanjut.

"Malam ini adalah malam yang panjang untukku. Kamu yang telah membuatku bersemangat dengan sentuhanmu itu, Sayang. Come on Baby," kata Brian tersenyum puas dan melanjutkan aksinya hingga mereka tertidur tanpa busana dan berselimutkan kain putih di tubuh mereka hingga tak terasa malam telah larut.

Di tempat berbeda, Pak Guntur dan Bu Erni merasa gelisah dan cemas karena putri semata wayangnya itu belum pulang sejak tadi pagi.

"Kemana Reni Pak? Kenapa belum kembali sampai sekarang?" Bu Erni berjalan mondar mandir di ruang tamu menatap pintu berharap anaknya cepat pulang karena sejak tadi Jordan menangis mencari mamanya.

"Entahlah, Bu. Bapak dari tadi menghubungi ponselnya juga tidak aktif. Mungkin saja Reni di rumah temannya? Kita tunggu sampai besok, kalau anak itu belum kembali juga. Kita lapor polisi saja," jawab Pak Guntur tak kalah cemasnya.

"Iya Pak."

Di rumah keluarga Zai, Rere dan Gabriel belajar ditemani oleh Kakek dan neneknya. Keduanya belajar dengan giat di ruang tamu dan sesekali mereka bercanda tertawa dengan orang tua dari papanya itu.

"Nek? Kapan Papa pulang? Gabriel merasa kesepian?" tanya Gabriel polos karena merindukan papanya.

"Papa sedang tugas dinas keluar kota, Sayang. Kemungkinan Papa pulang minggu depan," Bu Erni memberitahu tugas dinas Zai pada kedua anaknya. Beruntung keduanya memahami pekerjaan papanya itu.

Sedang Rere, sejak kejadian perpisahan kedua orang tuanya menjadi anak yang sedikit pendiam. Namun, Rere sesekali berusaha mencoba tersenyum walau hati kecilnya merasakan kesedihan mendalam. Berbeda dengan Gabriel yang belum memahami perpisahan orang tuanya itu.

*

Pagi harinya, kedua insan yang masih bergelut dengan selimut itu masih tertidur pulas di ranjang king size milik Brian. Hingga beberapa menit kemudian, Reni menggeliat merasakan kepala pusing dan badannya seperti dihantam batu besar. Reni memeluk Brian yang juga sedang tidur di sampingnya.

Reni merasakan ada seseorang disampingnya dan membuka matanya lebar karena terkejut.

"Aaarrrggghhh! Siapa kamu!" Reni berteriak dan langsung terduduk di ranjang. Namun, dirinya kembali terkejut saat tak memakai sehelai benang pun, begitu juga dengan lelaki di sampingnya. Dia langsung menarik selimut itu untuk menutupi tubuhnya hingga batas leher.

Brian yang mendengar suara wanita itu langsung mengerjapkan matanya berkali-kali. "Kamu sudah bangun, Sayang?"

"Tunggu! Aku dimana? Bagaimana kamu bisa ada disini?" tanya Reni karena shock melihat ada laki-laki perfeksionis dan tampan disisinya.

"Kamu lupa, semalam kita telah bercinta. Kamu begitu liar dan agresif saat bermain," ucap Brian menatap wajah manis Reni dengan tersenyum tipis.

"Apa kamu bilang! Kita bercinta!"

Reni lagi-lagi dibuat terkejut akan perkataan lelaki itu. Dirinya mencoba kembali mengingat kejadian kemarin dan sepintas Reni baru sadar bahwa dirinya sehabis dari rumah lama bersama mantan suaminya langsung bergegas ke cafe karena kesal, hingga dirinya berakhir meminum alkohol yang membuatnya mabuk.

"Tapi, siapa yang membawaku kesini?" tanya Reni melirik wajah lelaki itu.

"Kenalkan, namaku Brian. Aku yang telah membawamu semalam. Kamu begitu mabuk parah dan sulit dikendalikan, bahkan menyebut nama suamimu berulang kali," ucap Brian duduk bersandar di ranjang.

Reni terkejut mendengar ucapan lelaki itu. Bagaimana bisa dirinya menyebut nama mantan suaminya disaat mabuk.

"Siapa namamu?" tanya Brian.

"Reni."

Brian menganggukkan kepala tersenyum mendengar nama wanita itu. "Baiklah Reni. Sebaiknya, kamu mandi dulu. Atau kita mandi bareng?" ajak Brian tersenyum nakal mengedipkan mata sebelah pada wanita itu.

"Tidak Mau!"

"Baiklah. Kalau begitu, aku mandi duluan saja. Setelah itu, aku akan mengantarmu pulang." Brian berkata seraya membuka selimut itu berjalan tanpa merasa malu sedikitpun pada wanita yang baru dikenalnya itu menuju kamar mandi.

Reni melihat lelaki itu berjalan, hanya bisa meneguk salivanya dengan kasar. "Gila, benar-benar gila! Apa yang kulakukan saat ini. Pasti Bapak dan Ibu mencariku sejak semalam," gumam Reni memegang kepalanya yang masih pusing.

1
🎧✏📖
hadir😇
Rahma Putri
aku suka cerita nya bagus
Dina⏤͟͟͞R: makasih kak. dah mampir🙏
total 1 replies
Rahma Putri
ya thorr semangat terus berkarya
wonder mom
klo.mo dpt suami kaya, selingkuh j dlu. kek Reni. pembohong, tukang selingkuh tp malah dpt suami yg puluhan x lbh kaya dri Zai. naik derajat bgt kn?
Dina⏤͟͟͞R: 🤭🤭namanya juga ketiban rejeki. tp dr situ reni secara perlahan dah mulai sadar akan kesalahannya.
total 1 replies
wonder mom
koq reni beruntung bgt c. ditiduri ceo. jd pacar ceo. wkwkwk...patut ditiru tu. peselingkuh yg sukses
blue¹⁸
keren thor. mampir. semangat berkarya
dino²
sangat bagus dan menarik
blue²
aku mampir kak
Alimkin
mampir kak 🏃
blue⁴
mampir kak othor
blue⁶
semangat berkarya kak
R.F
2like hadir semangat
mampir y
Dina⏤͟͟͞R: makasih. kak dah mampir
total 1 replies
Senajudifa
aku mendukung mu zai
Senajudifa
tp mantan istri zai kok nggak bersyukur punya suami baik dan ganteng y
Dina⏤͟͟͞R: kaarena hanya materi yang di inginkanny
total 1 replies
Senajudifa
jodoh kan zai dan ruri
Dina⏤͟͟͞R: hehehe begitlah
total 1 replies
Senajudifa
ksh racun aj tuh si Bagas
Dina⏤͟͟͞R: 😂😂😂 🤭🤭haruse
total 1 replies
Senajudifa
lanjut din
Dina⏤͟͟͞R: iya sen
total 1 replies
Senajudifa
ngga akan pernah sadar tuh reni
Dina⏤͟͟͞R: 🤭🤭moga aja sadar
total 1 replies
💞Amie🍂🍃
kesalahan orang diingat sedangkan kesalahan sendiri ditutupi
Dina⏤͟͟͞R: 🤭🤭iya kak
total 5 replies
💞Amie🍂🍃
Wihh si reni/Sleep/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!