Cantika Putri, gadis cantik yang tinggal di pedesaan. dan harus berjuang sendiri untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
Cantika baru mengetahui kalau dirinya bukan anak kandung dari orang tua yang selama ini merawatnya. Dan dia bertekad akan mencari keluarga kandungnya..
Apakah Cantika bisa bertemu keluarga Kandungnya?? Dan apakah dia di terima baik oleh keluarga kandungnya itu??
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nina1708, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Paramita Sakit
Happy Reading
❤❤❤❤❤❤
Cantika baru saja sampai di rumah bibi nya, bersamaan dengan Bu Sukma yang juga baru saja pulang kerja.
" Tika... Kamu baru pulang?? " Tanya Bu Sukma.
" Iya Bu, Tika habis dari rumah teman dulu Bu... Tadi dia pulang sendirian, Tika anterin pulang aja, ehh malah minta di temenin dulu.. " Sahut Cantika.
" Ya sudah, ayo masuk pasti kamu capek. " Ucap Bu Sukma.
" Ibu juga pasti capek kan?? " Tanya Cantika. " Ibu juga harus istirahat. " Ucap Cantika.
" Iya kita istirahat ya.. " Jawab Bu Sukma. Lalu mereka berdua pun masuk ke dalam Rumah Bu Lastri.
Di dalam kamar, Cantika pun segera membersihkan diri nya. Dia menggangu pakaian nya dengan pakaian santai. Cantika membuka ponsel milik nya, di sana ada beberapa pesan masuk dari Romi namun Cantika hanya mengabaikan nya.
" Kok haus banget ya?! " Gumam Cantika yang kemudian berjalan menuju keluar kamar untuk mengambil minum.
Ceklek
Cantika membuka pintu kamar dan berjalan menuju ke arah tangga. Namun saat akan menuruni anak tangga, dia tak sengaja berpapasan dengan Bayu.
" Kak Bayu.. " Ucap Cantika.
" Ahh Tika, kamu mau kemana? " Tanya Bayu.
" Mau ambil minum kak. " Jawab Cantika.
" Oh iya. " Ucap Bayu.
Cantika pun menuruni anak tangga satu persatu, Bayu yang berada di atas hanya menatap punggung Cantika yang mulai menjauh.
' Apa yang gue rasakan ini.. Kenapa saat di dekat nya aku ingin merasa lebih dekat lagi... Padahal dia sepupu ku.. ' Batin Bayu.
Bayu pun pergi menuju ke kamar nya untuk beristirahat.
Di dapur Cantika mengambil air, lalu dia duduk di salah satu kursi yang ada di sana. Lalu dia meminum air yang ada di dapur.
" Amora??! Kenapa gue bisa nyaman sama gadis itu... Padahal baru pertama kali bertemu, tapi kenapa serasa sudah mengenal nya dari dulu... " Gumam Cantika.
" Haiiissss.. Dah lah mending gue tidur aja lah... Udah ngantuk juga. " Gumam Cantika lalu pergi ke kamar nya lagi.
***
***
keesokkan hari nya, di desa Mekar Sari. Paramita yang semalaman hanya menangisi kebodohan nya itu malah jatuh sakit. Kedua orang tua nya sangat cemas, dan memanggil dokter.
" Gimana dok keadaan anak saya?? " Tanya ibu Paramita.
" Tidak Bu, neng Paramita hanya kelelahan saja. " Jawab dokter itu. " Cukup istirahat dan minum obat ini, pasti bakalan cepat sembuh. " Lanjut Dokter.
" Iya dok. " Jawab Ibu Paramita.
" Ini resep obat nya, nanti beli saja di apotek.. " Ucap dokter.
" Iya dok.. Terima kasih. " Jawab Ibu Paramita.
" Sama-sama... Kalau begitu saya permisi. " Ucap Dokter lalu pergi.
Ibu Paramita pun menurun pelayan untuk menebus obat di apotek, sementara Ibu Paramita menemani Paramita yang sedang sakit.
" Kamu kenapa sayang?? Apa kamu ada masalah hm?? " Tanya Ibu Paramita cemas dengan keadaan putri semata wayang nya itu.
" Gak ada bu... Hanya saja Mita gak enak badan... Kayak nya kecapekan deh bu. " Jawab Paramita.
" Ya sudah, sekarang kamu makan bubur dulu... Nanti minum obat terus istirahat... Biar ibu ijinkan ke bu guru kamu hari ini gak masuk sekolah. " Ucap Ibu Paramita.
" Iya bu. " Jawab Paramita.
Ibu Paramita mengambil bubur di atas meja, lalu menyuapi Paramita. Tak lama Pelayan datang membawa obat yang sudah di tebus di apotek.
" Bu ini obat nona Mita. " Ucap Pelayan itu.
" Iya bi simpan di sini, kamu ambilkan air putih untuk Mita minum. " Ucap Ibu Paramita.
" Baik Bu. " Jawab pelayan lalu pergi.
Paramita mulai memakan bubur nya sampai habis lalu dia meminum obat.
" Sekarang kamu istirahat lagi ya... Ibu mau ke toko dulu... Kalau ada apa-apa Kamu Panggil pelayan. " Ucap Ibu Paramita.
" Iya Bu. " Jawab Paramita.
Ibu Paramita pun pergi meninggalkan Paramita yang mulai memejamkan mata nya.
******
Cantika baru saja selesai sarapan, dia sudah bersiap untuk pergi ke sekolah.
" Kak, mau bareng Bia lagi gak ke sekolah nya?? " Tanya Bianca.
" Gak usah deh, Aku naik Bus aja. " Jawab Cantika.
" Jangan naik bus... Nanti kamu telat masuk sekolah... Udah bareng Bia aja ke sekolah nya biar cepat. " Ujar Bu Lastri.
" Iya ayo kak.. " Ajak Bianca menarik Cantika.
" Bentar Bia, kakak belum pamit sama Ibu. " Ujar Cantika lalu menghampiri sang ibu. " Bu, Tika mau pergi ke sekolah dulu.. " Ucap Cantika pamit.
" Iya sayang, kamu hati-hati di jalan. " Sahut Bu Sukma.
Cantika mengalami Bu Sukma, Bu Lastri dan Pak Agung setelah itu dia pun pergi bersama Bianca.
' Dia sopan sekali... Anak nya baik dan punya etika yang baik juga.. ' Batin Bayu merasa kagum.
" Bayu, kamu belum berangkat kuliah?? " Tanya Bu Lastri.
" Ahhh iya ini mah Bu. " Jawab Bayu tersadar dari lamunan nya. Bayu pun pamit pada tiga orang dewasa itu lalu pergi ke kampus.
Di perjalanan, Cantika hanya memperhatikan jalanan saja. Namun tiba-tiba mata nga tertuju pada sesuatu.
" Amora??? " Gumam Cantika pelan.
" Hah!?? Apa kak?? " Tanya Bianca.
" Berhenti di sana Bi, itu aku kayak lihat Amora. " Sahut Cantika.
" Mana kak?? " Tanya Bianca melihat ke arah yang di tunjuk Cantika.
" Tuh itu Bia. " Jawab Cantika.
" Iya itu Bianca. " Ucap Bianca.
" Kita ke sana... Aku yakin kalau Si Amora di tinggal lagi sama kakak Dak*jal nya. " Ucap Cantika.
" Masa sih kak?? " Ucap Bianca.
" Ya udah ayo ke sana. " Ujar Cantika.
Bianca pun membawa motor nya menuju dimana Bianca berdiri.
" Duhhh aku berangkat ke sekolah gimana ya??? Kak Kainan tega banget sih sama aku, tinggalin aku di sini sendirian... Mana gak ada kendaraan umum lewat sini. " Gumam Amora bingung. " Apa aku jalan kaki saja ya, tapi pasti bakalan telat, jarak nya kan lumayan jauh... Bisa setengah jam lebih aku sampai sekolah... Dan itu udah telat sepuluh menit. " Lanjut nya semakin bingung.
" Gak apa-apa pah, aku jalan kaki saja... Kalau telat gak boleh masuk paling aku balik lagi, sekali nya boleh masuk paling di hukum bersihin semua toilet sekolah yang banyak itu. " Gumam Nya lagi lalu dia hendak melangkah pergi.
" Mora... " Panggil Cantika.
Amora yang merasa nama nya di panggil pun menoleh ke arah Cantika.
" Cantika?? " Ucap Amora terkejut lalu dia melihat ke arah Bianca. " Bia. " Ucap Amora lagi.
" Lo ngapain di sini?? cosplay jadi patung jalan. " Tanya Cantika.
" Ya enggak lah, aku mau ke sekolah... Tapi bingung gak ada kendaraan umum kalau naik taksi kelamaan pesan dan datang nya. " Sahut Amora. " Dan ini aku mau jalan kaki saja. " Ucap Amora.
" Gila... Jauh banget dong kalau jalan kaki... Bisa sampai setengah jam, nanti kamu telat dong. " Ucap Bianca.
Cantika melihat ke arah Bianca, lalu dia tersenyum tipis. " Bia, kita ajak Mora aja bareng ke sekolah nya. " Ucap Cantika.
" Hah... Kak kita pakai motor loh.. " Sahut Bianca.
" Gak apa-apa... Pasti muat kok... Lihat badan kita bertiga kecil-kecil. " Ujar Cantika.
Bianca tampak berpikir, Akhirnya Bianca mengijinkan Amora ikut mereka.. Lalu Amora pun naik ke atas motor begitu juga dengan Cantika... Bianca pun melaju kan motor nya, dia mengambil jalan pintas.. Karena kalau jalan biasa, bisa-bisa mereka kena tilang. Karena bawa motor untuk tiga orang.
*************
Happy Reading Guys 🥰❤