NovelToon NovelToon
Bangkit Setelah Dikhianati

Bangkit Setelah Dikhianati

Status: sedang berlangsung
Genre:Kebangkitan pecundang / Menjadi Pengusaha / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati
Popularitas:21.7k
Nilai: 5
Nama Author: Moms TZ

Alfa Rizky Pradana mengalami nasib yang sangat malang. Tak hanya dikhianati istrinya, tetapi juga oleh sahabatnya sendiri -- orang yang sudah dianggapnya seperti saudara. Keduanya bersekongkol merampas seluruh harta dan mencuranginya habis-habisan. Namun, yang lebih menyakitkan dari semua itu, anak yang dibesarkannya ternyata hasil perselingkuhan mereka.

"Segera pergi dari sini! Aku sudah muak melihat tampang polosmu itu!" usir Ammar

"Hanya itu harta milikmu, setidaknya aku masih bermurah hati memberikannya padamu!" ujar Davina pongah.

Diusir seperti sampah, setelah dikhianati serta dicurangi hanya diberi sedikit harta sisa, Alfa pergi tanpa apa-apa lagi selain luka dan dendam. Mampukah Alfa bangkit setelah apa yang terjadi padanya?

Ikuti kisahnya hanya di sini;
"Bangkit Setelah Dikhianati" karya Moms TZ, bukan yang lain.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Moms TZ, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 30.

Tiga bulan kemudian

Acara pernikahan Alfa dan Ayudia akhirnya digelar setelah kedua keluarga berdiskusi menentukan hari baik serta menyelesaikan berbagai persiapan. Pernikahan tersebut berlangsung di sebuah hotel mewah yang telah disulap menjadi tempat begitu indah. Rangkaian bunga menghiasi pelaminan, sementara dekorasi bernuansa elegan membuat suasana terasa hangat sekaligus megah. Para tamu mulai berdatangan mulai dari keluarga besar, sahabat, serta rekan bisnis kedua mempelai memenuhi kursi yang telah disiapkan.

Di salah satu ruangan, Ayudia duduk didampingi ibunya. Kebaya pengantin yang dikenakannya membuat penampilannya terlihat sangat anggun. Riasan di wajahnya meski sederhana, tetapi mempertegas kecantikannya.

Bu Farida menggenggam tangan putrinya, lalu tersenyum haru. "Sebentar lagi kamu akan menjadi seorang istri, Nak. Mama hanya berpesan, apa pun yang terjadi dalam rumah tanggamu nanti, jangan pernah lari dari masalah, apalagi sampai pergi dari rumah."

Ayudia mengangguk. "Iya, Ma. Aku akan berusaha menjadi istri yang baik."

"Jangan hanya berusaha menjadi istri yang baik. Jadilah pasangan yang bisa saling memahami. Pernikahan bukan tentang siapa yang selalu benar, melainkan bagaimana kalian menghadapi masalah bersama-sama."

Ayudia memeluk ibunya. "Terima kasih, Ma. Aku akan selalu ingat nasehat Mama. Terima kasih juga sudah selalu mendukungku."

Sang ibu membalas pelukan itu, menyembunyikan air mata yang mulai menggenang. Kemudian seorang anggota keluarga datang memberi tahu bahwa acara akan segera dimulai.

Ayudia menarik napas panjang sebelum berdiri. Hari ini, ia akan memulai babak baru bersama pria yang telah dipilihnya dengan sepenuh hati.

Prosesi pernikahan berlangsung sakral serta khidmat. Kedua keluarga menyaksikan dengan penuh rasa haru ketika Alfa mengucapkan ijab kabul dengan suara tegas dan lantang.

"Sah!"

Seruan para saksi disusul ucapan syukur dari orang-orang yang hadir. Pak Ikhsan mengusap sudut matanya, sedangkan Bu Mala tak mampu menyembunyikan kebahagiaannya melihat putra sulungnya akhirnya menemukan pendamping hidup.

Setelah prosesi akad selesai, acara langsung dilanjutkan dengan resepsi. Alfa dan Ayudia duduk berdampingan di pelaminan. Pria itu menatap istrinya dengan senyum penuh arti.

"Mulai hari ini, kamu bukan hanya orang yang ingin aku bahagiakan, Ayu. Kamu juga orang yang ingin aku ajak menghadapi segala kesulitan," bisiknya ketika mereka mendapat kesempatan berbicara tanpa terganggu.

Ayudia membalas tatapannya dengan lembut. "Aku tidak membutuhkan janji bahwa hidup kita akan selalu bahagia, Mas. Aku hanya ingin kita tetap saling memiliki, bahkan ketika keadaan sedang tidak mudah sekalipun."

Alfa mengangguk lalu menggenggam tangan wanita yang telah menjadi istrinya. "Aku akan berusaha menjaganya. Ingatkan jika aku membuat kesalahan."

Keduanya lantas menerima ucapan selamat dari rekan bisnis, sahabat, serta karyawan yang datang silih berganti.

"Wah, selamat ya, Bro," kata Herman yang datang bersama istrinya. "Aku tidak sangka jodohmu ternyata putri bos kita sendiri."

"Terima kasih, Bro."

Kedua pria itu tersenyum lebar lalu bersalaman sambil berangkulan ala sahabat. Kemudian disusul Pak Mino serta Bowo yang datang bersama pasangan masing-masing dan melakukan hal yang sama.

"Selamat menempuh hidup baru, Mas Alfa, Bu Ayudia. Semoga menjadi keluarga sakinah mawadah warahmah til jannah," kata Pak Mino tulus

"Dan lekas dikaruniai momongan," timpal Bowo penuh semangat.

"Terima kasih, doanya. Kalian sudah menyempatkan diri datang kemari," jawab Alfa dan Ayudia bersamaan.

Selanjutnya mereka pun berfoto bersama pasangan pengantin tersebut, bergantian.

Di sisi lain, Pak Danu dan Pak Ikhsan serta Bu Farida juga Bu Mala, tampak sibuk menyambut tamu. Sesekali, mereka berbincang dengan kenalan lama sambil memperkenalkan hubungan kedua keluarga.

Hari itu menjadi salah satu momen paling membahagiakan dalam hidup Alfa. Dia pernah kehilangan segalanya, tetapi tidak membiarkan masa lalu menentukan akhir perjalanan hidupnya. Kini, di sampingnya ada Ayudia, dan dirinya siap melangkah bersama meraih masa depan.

*

*

*

Di tempat lain.

Suasana berbeda tampak menyelimuti sebuah rumah yang tampak sunyi. Davina duduk di tepi tempat tidur, memperhatikan Naima yang tertidur pulas. Putrinya tampak tenang setelah melewati masa pemulihan yang panjang beberapa waktu lalu. Wanita itu mengulurkan tangan, membelai rambut anaknya dengan lembut. Rasa bersalah kembali menyelinap ke dalam hatinya.

Beberapa bulan terakhir, sebagian besar waktunya tercurahkan untuk mengurus Ammar yang masih membutuhkan perawatan intensif. Meski pria itu telah sadar, kondisinya belum pulih sepenuhnya. Ia masih memerlukan bantuan untuk menjalani aktivitas sehari-hari.

Di sisi lain, ia juga harus mengurus usaha pemasok bahan baku karet yang selama ini menjadi sumber penghasilan mereka. Dibantu beberapa karyawan yang masih bertahan membantunya menjalankan bisnis.

Akibatnya, waktu bersama Naima semakin berkurang. Ia sering pulang dalam keadaan lelah, dan putrinya sudah tertidur. Bahkan, pada hari-hari tertentu, ia terpaksa meninggalkan Naima lebih lama karena harus mengurus berbagai keperluan.

Davina menunduk, lalu mengecup kening anaknya. "Maafkan mama, Nai. Mama tidak bisa selalu bersamamu," bisiknya lirih. "Mama tahu kamu sangat membutuhkan Mama, tapi mama belum bisa meninggalkan semua urusan begitu saja."

Tak ada jawaban selain napas Naima yang teratur. Davina berdiri, membetulkan selimut putrinya, lalu melangkah keluar kamar. Ia duduk di sofa ruang tamu sambil memijat pundaknya yang kaku.

Untuk mengalihkan pikirannya, ia mengambil ponsel dan mulai berselancar di media sosial. Jarinya menggulir layar tanpa tujuan hingga sebuah unggahan membuat gerakannya terhenti.

Foto sepasang pengantin tampil memenuhi layar. Ia menyipitkan mata, lalu memperbesar gambar tersebut. Netranya seketika melebar ketika mengenali pria yang berdiri di samping seorang wanita cantik dan anggun dalam balutan busana pengantin. Keduanya tersenyum bahagia.

Davina membaca keterangan unggahan tersebut berulang kali, seolah berharap dirinya salah melihat. Namun, nama yang tertera di sana tak berubah.

Pernikahan Alfa Rizki Pradana dan Ayudia Kamila.

"Mas Alfa menikah?" gumamnya dengan suara tercekat.

Ia memperhatikan foto itu dengan seksama. Latar belakang gedung yang megah, dekorasi mewah, serta banyaknya tamu yang hadir menunjukkan betapa besar acara tersebut.

"Dia menikah di gedung semewah itu?" lanjutnya tak percaya.

Davina menggenggam ponselnya semakin erat. Dadanya terasa sesak, bukan karena kehilangan Alfa sebagai suami, melainkan karena kenyataan bahwa pria yang dahulu ia tinggalkan dalam keadaan terpuruk ternyata mampu bangkit dan mendapatkan kehidupan yang lebih baik.

Padahal, ia dan Ammar telah mengambil harta serta usaha yang dibangun Alfa selama bertahun-tahun. Ia bahkan sempat yakin bahwa mantan suaminya itu akan kesulitan memulai semuanya dari awal. Namun, kenyataan justru berbalik.

"Kenapa setelah aku membuat hidupnya hancur, dia justru semakin beruntung? Bagaimana mungkin?" desisnya.

"Sedangkan aku?" Davina tertawa hambar. "Kenapa hidupku justru semakin mengenaskan?"

Kini dirinya harus berjuang sendirian mengurus bisnis yang mulai kehilangan kestabilan, merawat suami yang belum pulih, dan membesarkan anak yang membutuhkan perhatian.

Ia melemparkan ponsel ke sofa, lalu berdiri dengan napas memburu. Segala kelelahan, kecemasan, dan kemarahan yang selama ini ditahannya seolah menemukan sasaran baru.

"Aaah ... si4l4n! Ini benar-benar tidak adil!" serunya kesal sambil mengepalkan tangannya.

Davina mondar-mandir di ruang tamu,

Alih-alih menerima kenyataan, tetapi justru membiarkan iri hati menguasai pikirannya. Ia kemudian mencari nama Alfa Rizki Pradana di laman pencarian internet. Namun, betapa terkejut dirinya setelah tahu siapa Alfa sekarang. Seorang pengusaha muda di bidang kontruksi dan memiliki supermaket bahan bangunan.

"Ini tidak mungkin...!"

1
vj'z tri
/Sob//Sob//Sob//Sob/lihat akibat dari perlakuan kalian si kecil yang jadi korban
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: benar
total 1 replies
vj'z tri
ya elu juga oon tanya ke perawat tanya ya ke pak po yang nanganin kasus lu /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: lha iyo🤣
total 1 replies
Aditya hp/ bunda Lia
Mau kesana tapi kaget dengar ledakannya ....
Duaarrr .... sport jantungku 🤭🫰
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: gak papa bund
total 1 replies
Nar Sih
udh hdir mooz
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: makasih mbak🫰😍🫶
total 1 replies
Nar Sih
semoga naima bisa sembuh lgi
〈⎳ FT. Zira
udah kesana duluan.../Grin//Grin/ btw,,, gambarnya ilang🤭
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: 🤣🤣🤣🤣🤣
total 3 replies
Nar Sih
alfa bnr,,hati mu baik banget msih syg dgn naima stlh apa yg diperbuat org tua nya ,smoga ayudia lks hamil biar kmu punya ank sendiri
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: aamiin, mam🫰
total 1 replies
vj'z tri
mula mula sama sama malu malu lama lama tanda tanda asek 💃💃💃
vj'z tri: /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/ kemarin lagi sibuk sibuk nya sekarang kejar tayang
total 2 replies
Patrick Khan
yg lebih kejam balasan di penjara biar seru🤣🤣🤣davina amar kapok dan sadar gk ya🔨🔨😏
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: entahlah 🤣🤣🤣
total 1 replies
Aditya hp/ bunda Lia
mantap sekali balasan buatmu Dav 👍
Aditya hp/ bunda Lia: 🫶🫶🫶🫶🫶
total 2 replies
Rahmawati Amma
ceritanya bagus menarik
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: makasih bintang 5 nya kak 🫰🫶😍
total 1 replies
Rahmawati Amma
langsung kasih bintang 5 sama vote
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: makasih kak 😍😍😍
total 1 replies
Rahmawati Amma
awas aja klu sampai alfa sama istrinya mau asuhh tuh anak mendosa dan firaun ngak ridho aku 😤 boleh nolong asal jangan berlebihan secukupnya saja membantu betul ngak pembaca 😏😉
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: siap kak 🫡😂😂😂🫰
total 1 replies
Rahmawati Amma
asal jangan nanti klu si mendosa dan firaun di penjara anaknya di asuh sama si alfa udah benar suruh titip ke panti sosial 😤
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: huum...
total 1 replies
Rahmawati Amma
jangan bilang itu anaknya daging dan ammar 😤
Rahmawati Amma
salah thor katanya entah apa yg terjadi hanya mereka yg tau dan tuhan salah hanya mereka yg tau dan author🤣🤣🤣
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: bisa AE kak 🤣🤣🤣
total 1 replies
Rahmawati Amma
😍🤭
Aditya hp/ bunda Lia
Naima itu akibat jatuh dari tangga itu yah ...
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: huumm
total 1 replies
Nar Sih
kasihan naima ..jdi korban perbuatan org tua nya
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: betul betul betul
total 1 replies
Aditya hp/ bunda Lia
dasar manusia serakah akibat perbuatan kalian anak sendiri jadi korban kan kasian ...
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: lha iyo
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!