NovelToon NovelToon
Love Me Honey

Love Me Honey

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:1.7M
Nilai: 5
Nama Author: putri_tidur

Kanaya harus rela kehilangan impiannya untuk melanjutkan studinya keluar negeri karena harus menggantikan kakak sepupunya menikah dengan seorang pria bernama Bryan Anugerah yang merupakan CEO dari perusahaan Anugerah Group.
Bryan yang masih mencintai mantan calon istrinya itu sudah menyatakan bahwa tidak akan pernah mencintai Kanaya.
Namun seiring berjalannya waktu perasaan Bryan mulai berubah kepada Kanaya.
Mampukah Bryan mencuri hati Kanaya?
Dan berhasil kah Kanaya mempertahankan tembok dihatinya untuk tidak jatuh hati kepada Bryan?
Yuk Langsung saja baca kisah Bryan dan Kanaya di Love Me Honey
Happy reading ..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon putri_tidur, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 14

...14...

“kalau sudah mengerti kalian kembali bekerja” ucap Bryan membubarkan kerumunan para karyawan kantornya.

 “kakak ngapain si ngomong kayak gitu tadi?” tanya Kanaya, ya walaupun Kanaya juga merasa senang mendengar Bryan mengakui dirinya sebagai istri dari Bryan Anugerah namun dia masih merasa penasaran alasan Bryan mengakui itu semuanya. 

“biar mereka semua menghormati kamu dan kejadian kayak tadi itu enggak terulang lagi yaudah ayo keruangan, aku udah lapar banget nih” 

kemudian mereka berjalan menuju lift dengan posisi Bryan yang tidak melepaskan genggaman tangan Kanaya.

Setelah mendengar pengumuman langsung dari pemimpin perusahaan Anugerah group tadi banyak karyawan yang membicarakan dan bertanya-tanya mengapa bos mereka tidak menikah dengan Rima pacar Bryan yang sudah dikenalkannya kepada publik selama ini, ada juga beberapa karyawan perempuan yang merasa iri melihat Kanaya yang seperti perempuan biasa saja bisa menjadi istri dari seorang Bryan Anugerah.

Sedangkan Bryan dan Kanaya yang sudah memasuki ruangan melihat beberapa jenis makanan yang sudah disiapkan di atas meja oleh asisten Jo tadi. 

“kok makanannya banyak banget kak” tanya Kanaya

 “iyakan kita makan berdua” 

“gak segini banyak juga kak, mana habis kalo kita makan cuma berdua gimana kalau panggil asisten Jo atau sekretaris kamu biar kita makan bareng disini”

“hemm terserah kamu aja deh” kemudian Bryan melangkahkan kakinya menuju kembali ke kursi kerjanya sedangkan Kanaya mengirim pesan kepada asisten Jo untuk datang segera ke ruangan Bryan.

 “loh kok duduk disitu kak, bukannya tadi katanya udah lapar”

“kamu makan aja diluan, ini kerjaan aku masih banyak gak bisa ditinggal”

 ucap Bryan yang sebenarnya mencari alasan agar bisa disuapin oleh Kanaya, kemudian terdengar suara ketukan pintu  dan masuklah asisten Jo

 “ada yang tuan dan nona butuhkan” tanya asisten Jo

 “ah tidak ada asisten Jo, saya manggil kamu cuma buat ngajak makan bareng disini soalnya makanannya terlalu banyak dari pada mubazir kan mending kita makan sama-sama”

“tidak usah nona saya bisa makan dikantin kantor nanti” asisten Jo melirik ke arah Bryan dan mendapatkan anggukan dari tuan mudanya yang menandakan Jo harus menyetujui ajakan Kanaya 

“baiklah kalo begitu nona, saya akan makan bersama disini” lalu asisten Jo duduk dan mengambil beberapa makanan.

“kamu mau aku suapin”

 tanya Kanaya yang melihat Bryan yang masih saja sibuk dengan laptopnya

 “ah tidak perlu,kamu makan saja diluan” ucap Bryan yang sedang berpura-pura sibuk itu.

Asisten Jo yang sebenarnya tau kalau tuan mudanya itu hanya sedang berpura-pura sibuk demi untuk mendapatkan perhatian dari Kanaya hanya tersenyum melihatnya sambil menikamati makanannya.

Kanaya yang melihat jam sudah menunjukan pukul 15.00 wib kemudian berdiri sambil membawa sepiring makanan dan berjalan menuju arah meja kerja Bryan.

 “sini makan dulu aku suapin kalo memang kerjaannya gak bisa ditinggal, entar sakit lagi kalo telat makan” ucap Kanaya sambil menarik salah satu kursi ke dekat meja kerja Bryan 

“aaak” 

sambil menyodorkan sesendok makanan ke arah mulut Bryan, Bryan yang rencananya berhasil pun dengan senang hati menerima suapan dari Kanaya itu. Bryan merasa senang karena Kanaya perhatian kepada dirinya dan kejadian di restoran tadi sudah tidak terlalu dipikirkannya lagi.

“kamu lagi sibuk diretoran” tanya Bryan yang sudah selesai makan dan sedang menandatangi beberapa berkas yang baru saja diantarkan oleh sekretarisnya 

“emm ga tuh” jawab Kanaya 

“yaudah disini aja temenin aku ya, gausa balik ke resto lagi”

“gak ah bosan disini gak ngapain-ngapain”

“yaudah aku kasih kamu kerjaan kalau gitu biar gak bosan tapi kamu disini aja ya”

“emm tergantung si, kalau kamu kasi aku berkas-berkas itu bagus aku balik ke resto aja deh” “hehe ya enggakla, gak mungkin aku kasih kamu berkas-berkas ini, nih liat” Bryan menyodorkan sebuah iPad 

“buat apa?” tanya Kanaya yang bingung diberikan iPad oleh Bryan 

“iPad itu udah aku isi sama film dan drama korea kesuakaan kamu, bahkan drama korea terbaru yang kemaren kamu cari juga udah ada disitu, ya jadi tugas kamu itu hanya nonton  sampai aku selesai kerja”

“seriusan kak drama yang terbaru itu juga ada di iPad ini?”

“iya kalau gak percaya liat aja sendiri”

“wah oke oke kak, kalo dikasih kerjaan gini mah aku bakalan betah disini tanpa kakak suruh sekalipun” ucap Kanaya menyetujui untuk tetap tinggal menemani Bryan bekerja.

            Bryan kembali berfokus pada pekerjaannya sedangkan Kanaya menikmati drama korea kesukaannya sambil duduk selonjoran disofa yang ada diruangan Bryan. Bryan sesekali mencuri pandang melirik Kanaya dan sesekali juga terdengar suara tertawa dan cekikikan Kanaya yang sedang asik menonton itu, namun hal itu pula yang dapat membuat Bryan merasa terhibur dan tidak jenuh dengan pekerjaannya malah dia merasakan sebuah energi yang sangat besar sedang memasuki dirinya.

            Namun setelah beberapa menit tidak mendengar suara Kanaya, Bryan pun kembali menoleh ke arah sofa dimana Kanaya berada, ternyata Kanaya sudah terlelap dengan iPad yang masih digenggamnya. Melihat itu pun Bryan bangkit dari kursi kerjanya kemudian berjalan ke arah Kanaya, lalu Bryan meletakkan iPad nya di atas meja dan membuka jas kerjanya untuk menutupi sedikit tubuh Kanaya kemudian Bryan memberikan kecupan di kening Kanaya dengan sangat lembut

 “tidur yang nyenyak” ucap Bryan

dengan suara yang pelan agar Kanaya tidak terbangun . Kanaya tertidur hingga menjelang malam sampai Bryan sudah menyelesaikan pekerjaannya Kanaya masih tertidur,  malah sekarang gantian Bryan yang sedang menunggu Kanaya hingga bangun.

   “huaamm” 

Kanaya menguap sambil merentangkan tangannya dan melihat kearah jendela hari sudah gelap, Kanaya pun kaget melihatnya itu berarti dia sudah tidur sangat lama lalu dia mengarahkan pandangannya ke arah meja kerja Bryan tampak Bryan yang sedang memainkan ponsel dan sudah menutup laptopnya menandakan dia sudah selesai bekerja.

            Bryan pun yang menyadari kalau Kanaya sudah bangun pun beranjak dari kursinya dan menghampiri Kanaya ke sofa 

“gimana nyenyak tidurnya” ucap Bryan 

“ah maaf kak aku kelamaan ya tidurnya, kenapa gak kakak bangunin aja aku tadi kalau udah selesai kerjaannya”

“gapapa kok lagian aku juga baru selesai kerjanya” sambil mengacak-acak rambut Kanaya, padahal Bryan sudah sejak beberapa jam yang lalu telah menyelesaikan pekerjaannya.

 “yaudah kita pulang yuk” ajak Bryan kemudian mengulurkan tangannya kepada Kanaya yang masih duduk disofa dan  Kanaya pun menerima uluran tangan Bryan.

            Di basement

 “mana kunci mobil kamu” tanya Bryan lalu Kanaya pun mengambil kunci mobil dari dalam tasnya dan memberikan nya kepada Bryan.

 “terus mobil kakak gimana?” tanya Kanaya lagi

 “mobil aku tadi udah dibawa sama asisten Jo” ucap Bryan sambil membukakan pintu untuk Kanaya.

            Sesampainya dirumah, Bryan dan Kanaya melihat sebuah mobil yang sedang terparkir dihalaman rumah, ternyata orang tua kak Mentari yang sedang datang bertamu.

 “eh kalian sudah pulang sini salim dulu nak, ini ada tante Rita dan om Ridwan” ucap papa kepada Kanaya dan Bryan yang baru memasuki ruang tamu 

“hallo om tan” ucap Kanaya sambil menyalim kedua orang tua Mentari, om Ridwan yang mengenali Bryan pun langsung berdiri menyambut Bryan

 “ malam pak Bryan” ucap om Ridwan sembari menjabat tangan Bryan.

 “ah pak Ridwan, senang bertemu anda disini” sambut Bryan. Bryan memang cukup dikenal dan disegani dilingkungan para pebisnis apalagi Bryan seorang pebisnis muda nan sukses dan juga tampan. 

“ah jadi pak Bryan, menantunya pak Handoko” 

“benar pak Ridwan” 

“selamat atas pernikahannya pak Bryan, maaf kemarin tidak bisa hadir dipesta pernikahan bapak” ucap kedua orang tua Mentari.

Memang orang tua Mentari tidak hadir di pernikahan Kanaya karena kebetulan juga sedang menghadiri acara lain kala itu.

            Bryan dan Kanaya pun ikut bergabung berbincang-bincang bersama sambil membicarakan persiapan-persiapan pernikahan Tomy dan Mentari, sesekali terdengar tawa dan canda dari kedua keluarga besar itu. Orang tua Mentari pun tidak menyangka seorang Bryan Anugerah yang selama ini terlihat dingin, egois, tegas dan arogan diluar ternyata memiliki sifat yang sangat hangat saat berada dirumah dengan keluarga.

jangan lupa like & vote nya ya reader's

stay healthy

1
Ervina
Luar biasa
Cinta Abadi
ih...kok meninggal chi...
Ririn Tyas
gak mungkin meninggalkan kanayanya?
Ririn Tyas
gue suka gaya Lo Kanaya
Ririn Tyas
suka dengan jalan ceritanya Thor..
Eva Kristina
izin mmpir thor
SOO🍒
aduh.. ada yang terbakar dan gosong kayaknya
Santii
ada g visualnya thor
Ria
lanjut ya
Damaris Pindan
katax CEO tajir, kok sampi berbulan2 numpang d rmh mertua, g usahain rmh sendiri.. kan malu
Ana Krinyol
kanaya..malu" kucing...entar suamix diembat pelakor baru tau rasa.....
Ana Krinyol
kanaya terus terang aja ama bryan bhw kamu juga mencintaix..jangan cinta dlm diam....
Ana Krinyol
Semoga nggak ada pelakor...
Ana Krinyol
Apa Kanaya Tau Agama? mendiamkan suami atau bertindak tdk sesuai aturan..khan dosa thor....Naya juga khan salah udah bersuami tapi tdk membatasi pergaulan dgn teman laki"x....trus tdk diperkenalkan ke suamix bhw mereka sahabat..shg tdk menimbulkan fitnah....
Ana Krinyol
🤩🤩🤩🤩🤩🤩🤩🤩
Tiara Monica
😂😂😂😂
Fafa Adieq Bosky
Nah loh
Fafa Adieq Bosky
11 th pernikahan . . .masih suka maem satu piring berdua .. . .
Fafa Adieq Bosky
cinta akan tumbuh jika bryan selalu sabar dan ngertiin Kanaya
Fafa Adieq Bosky
Cinta lama datang disaat yg tak tepat ....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!