NovelToon NovelToon
My Hot Kakak Ipar

My Hot Kakak Ipar

Status: tamat
Genre:Berondong / Cinta Terlarang / Masalah Pertumbuhan / Slice of Life / Romansa pedesaan / Tamat
Popularitas:403.9k
Nilai: 5
Nama Author: Desau

Ini cerita sederhana seorang pemuda di pedesaan. Tentang masalah pertumbuhan dan ketertarikan terlarang. Punya kakak ipar yang cantik dan seksi, itulah yang di alami Rangga. Cowok berusia 17 tahun itu sedang berada di masa puber dan tak bisa menahan diri untuk tak jatuh cinta pada sang kakak ipar. Terlebih mereka tinggal serumah.

Semuanya kacau saat ibunya Rangga meninggal. Karena semenjak itu, dia semakin sering berduaan di rumah dengan Dita. Tak jarang Rangga menyaksikan Dita berpakaian minim dan membuat jiwa kejantanannya goyah. Rangga berusaha menahan diri, sampai suatu hari Dita menghampirinya.

"Aku tahu kau tertarik padaku, Dek. Aku bisa melihatnya dari tatapanmu?" ucapnya sembari tersenyum manis. Membuat jantung Rangga berdentum keras.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Desau, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 23 - Kekurangan Rangga

"Ada deh. Yang jelas aku sudah buktikan kan?" ujar Rangga.

Junaidi dan Ifan hanya bisa tercengang. Mereka tidak berkomentar apa-apa lagi. Terutama saat melihat bagaimana cara Astrid menatap Rangga.

Ketika bel pertanda masuk berbunyi, Astrid segera kembali ke tempat duduknya. Saat itulah Ifan bisa duduk ke sebelah Rangga dengan tenang.

"Kau pakai pelet apa, Ga?" bisik Ifan.

"Apa? Pelet kau bilang? Aku nggak main gituan, Fan. Semuanya terjadi karena memang Astrid benar-benar menyukaiku. Dia sangat menyukaiku," sahut Rangga.

"Cih! Sombong amat!" cibir Ifan yang merasa jengkel melihat lagak Rangga.

Saat jam istirahat berbunyi, Astrid kembali menghampiri Rangga. Dia ikut cowok itu ke kantin. Ifan dan Junaidi juga ikut bersama mereka.

Kini mereka telah duduk di salah satu meja kosong di kantin. Astrid duduk di sebelah Rangga. Sementara Junaidi dan Ifan duduk di seberang meja.

"Hari ini kau harus traktir kami, Ga. Sekalian kan traktir Astrid juga," celetuk Ifan.

"Bener banget tuh. Lagian Bang Firza akhir-akhir ini ngasih uang jajan banyak padamu," sahut Junaidi.

"Itu khusus beberapa hari yang lalu. Sekarang uang jajanku malah berkurang dibanding dulu pas masih ada mamaku. Aku cuman dikasih lima belas ribu nih!" Rangga memamerkan uang dari sakunya.

"Hah? Yang benar segitu doang?" Ifan merasa sulit percaya.

"Kalau nggak percaya, periksa aja kantong sama tasku. Uangnya nggak ada," ungkap Rangga.

"Bisa-bisanya ya kau mengaku miskin di depan pacar sendiri. Kalau aku malu sih," komentar Junaidi.

"Apa kau bilang? Miskin?" Rangga yang kesal, berdiri dan mencubit puting Junaidi. Temannya yang berbadan agak berisi itu hanya bisa mengaduh. Sementara Ifan cekikikan melihat temannya menderita.

"Udah! Udah! Biar aku aja yang traktir kalian. Pesan makanan dan minuman yang kalian mau!" imbuh Astrid.

Rangga sontak melepaskan Junaidi dan kembali duduk. Ia menatap Astrid dengan serius. "Kau nggak bercanda kan?" tanyanya.

"Enggaklah!" tegas Astrid, dia lalu mendekatkan wajahnya ke wajah Rangga. "Dan aku juga nggak peduli sama statusmu. Mau miskin atau apapun itu, aku tetap suka!" lanjutnya.

Junaidi dan Ifan perlahan bertukar pandang. Mereka tak bisa membantah kalau Astrid memang sangat menyukai Rangga.

"Ga, kau yakin nggak pakai pelet?" celetuk Ifan. Kakinya langsung di injak oleh Junaidi.

Astrid kembali ke posisi duduknya. Dia tersenyum menatap Junaidi dan Ifan. "Oh iya, nama kalian siapa? Maaf, kita kayaknya belum sempat kenalan ya?" ujar Astrid.

"Ya iyalah nggak sempat, sejak awal kau fokusnya sama Rangga doang," balas Junaidi.

"Aku Ifan, dan ini Junaidi. Kami ini teman dekatnya Rangga. Semua kekurangan dan kelebihan Rangga kami tahu," ucap Ifan.

"Benarkah? Terus bolehkah aku tahu kekurangannya? Karena seberapa keras aku mencari, dia nggak ada kekurangan," tanggap Astrid sambil melirik Rangga tanpa malu.

Sontak Junaidi dan Ifan kembali bertukar pandang. Dia tak menyangka Astrid memiliki sikap agak centil begitu. Suasana terasa canggung dalam sesaat.

"Tuh, aku nggak punya kekurangan katanya." Rangga berusaha mencairkan suasana sembari menarik kerah seragamnya. Ia sengaja memanas-manasi dua sahabatnya.

"Wooo... Sok-sokan. Dia pernah berak di celana loh, Trid!" Ifan yang kesal, langsung mengungkap keburukan Rangga.

"Iya! Aku ingat banget. Itu bau! Bauuuu banget!" tambah Junaidi.

"Enak aja! Ngarang kalian ya!" Rangga langsung membantah. Wajahnya memerah padam.

"Kau emang mengira kami nggak tahu waktu itu. Tapi aku sama Ifan sengaja pura-pura nggak tahu. Padahal kami sebenarnya tahu kau cepirit hari itu!" jelas Junaidi.

Mendengar semua itu, Astrid tertawa keras, dan ketiga sahabat tersebut masih lanjut berdebat perihal keburukan Rangga.

1
Linda Othman
Tahniah
Yulia
ok lah cus ke cerita baru💪
Ass Yfa
oke kak💪💪
Rommy Wasini Khumaidi
aku deg²an pas bacanya thor,kenapa Dita?
Agus Hidayat
rangga goblok..
koq bisa² nya bilang ke astrid skandal dia dgn ipar nya,,biar apa coba,, goblin goblok..!!!!
kaliaa🐈🐈‍⬛👯
ih
Tiara Bella
ehhh tamat msh gk percaya....tp beneran....
🦋⃞⃟𝓬🧸𝕮𝖎ҋ𝖙𝖆 Erti🌻͜͡ᴀs♉
akhir cerita kok begini rangga dita apa tidak bersama
Desau: ceritanya masih berlanjutnya kak, di novel Hot Policeman
total 1 replies
lestari saja💕
aku kecewa
lestari saja💕: kecewa ma keputusan dita ka
total 2 replies
lestari saja💕
akhirnyaaaa....
semoga pak tejo ga bocor ke firza
lestari saja💕
kan masih hampir tapi pintu nya Tuhan?????
lestari saja💕
betulll....
lestari saja💕
betulllll....ikhtiar boleh tapi jangan yg itu,emamg rangga bakalan bangga dgn jalan itu????bukannya rangga sdh bilang apapun hasilnua dia legowo,sama saja kau menyepelekan Tuhan mu dita....
pikirin seberapa kecewa rangga padamu padahal dia sdh berlatih dgn mbh rustam dan kamu meragukannya dgn jln kotor
Rommy Wasini Khumaidi
aku bilang si jangan Dit,kasihan Rangga kalau usahanya sia² Rangga memperjuangkan cintanya sama kamu makanya berusaha sebisa mungkin masuk polisi tanpa uang,tenang saja Rangga pasti ketemu sama polisi yang baik kemarin
Tiara Bella
semoga Rangga tw dan bs cegah Dita pinjem duit sm pak tejo
D_wiwied
nah, dengerin saran teman2 mu Dit
kamu berpikir dg meminjam uang ke pak tejo bisa menyelesaikan masalah, tp blm tentu niat yg menurutmu baik akan diterima oleh Rangga.. kamu spt tidak menghargai kerja keras dia, kamu meremehkan kemampuan Rangga
pikir2 lg deh, drpd kamu kena marah Rangga
D_wiwied
berarti kamu ga yakin sm kemampuan Rangga bahkan lbh parahnya kamu tdk percaya sm Tuhan yg maha mengabulkan doa setiap umatNya yg mau berusaha dg sungguh,, yaa manusiawi bgt sih tp jd ga suka sm Dita jd orang koq pesimis percuma dong usaha Rangga sampe dibela2 in babak belur digembleng mbah Gustam kalo sampe kamu beneran mau pinjem duit ke pak tejo
D_wiwied
gausah minjem2 ke pak tejo Dit, yg ada kamu yg bakal dijadikan jaminannya.. dah apal sm modelan ky pak tejo itu
D_wiwied
semangat kak, jangan lelah berkarya 💪💪👍
🦋⃞⃟𝓬🧸𝕮𝖎ҋ𝖙𝖆 Erti🌻͜͡ᴀs♉
niat dita baik menurut dia mau bantu biar lolos jadi polisi, tapi gak baik bagi rangga karena jadi polisi gak berusaha sendiri tidak buat rangga bangga
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!