NovelToon NovelToon
Karena Sistem Ke Hidupanku Berubah

Karena Sistem Ke Hidupanku Berubah

Status: sedang berlangsung
Genre:Identitas Tersembunyi / Misteri / Sistem
Popularitas:13.4k
Nilai: 5
Nama Author: Aprilia

Radit hanyalah pecundang yang hidup dalam bayang-bayang pengkhianatan, sampai sebuah Sistem Misterius memberikan kunci menuju takdir yang gelap. Mengambil identitas sebagai sang Topeng Putih, ia merayap dari titik terendah menuju puncak tertinggi dunia bawah. Kekuasaan dan darah menjadi makanannya sehari-hari, hingga kehadiran Rania menyuntikkan kembali setitik cahaya di hatinya.
​Namun, dunia tak membiarkannya bahagia. Tragedi berdarah di kampus menghancurkan dunianya dan merenggut Rania. Saat air mata berubah menjadi api, Radit melepas kemanusiaannya untuk meratakan dunia dengan dendam. Kini, setelah badai pembalasan mereda, Radit melangkah pergi meninggalkan singgasana berdarahnya. Ia memulai pencarian terakhir: menemukan kembali kepingan cintanya yang hilang, meski ia harus melawan takdir itu sendiri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aprilia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 14

" A.... Aaapaa... Apaan ini ? "

Radit menoleh pada nya. Lubang mata dan topeng putih itu terasa kosong, dalam, tanpa emosi. Pria itu mencoba lari. Satu langkah, Radit sudah ada di belakang nya.

     Satu pukulan pendek, bukan ke kepala, bukan ke jantung, hanya ke titik yang tepat di punggung. Tubuh pria itu terlempar ke depan dan menghantam tanah, napas nya terhenti seketika.

  Hening....

Gadis itu terdiam tubuh nya gemetar. Ia menatap sosok bertopeng putih itu dengan mata membesar antara takut dan tidak percaya. Radit berbalik menghadap nya.

    " Sudah aman. " kata nya singkat.

    Suara nya tidak lembut, tetapi stabil.

Gadis itu menatap nya. " A..... Anda siapa ? "

Radit sudah melangkah pergi.

" Orang lewat. " jawab nya singkat tanpa menoleh.

Beberapa detik kemudian ia kembali ke jalan utama, menyatu dengan bayangan malam. Di balik topeng putih itu, nafas Radit tetap teratur. Tidak ada adrenalin berlebihan, tidak ada rasa panas, hanya satu kumpulan yang muncul di benak nya.

   Kekuatan ini.... Nyata !

Layar sistem muncul pelan di hadapan nya.

     [ UJI TEMPUR TERCATAT. ]

     [ RANAH PRAJURIT AWAL STABIL. ]

     [ KONTROL KEKUATAN MEMUASKAN. ]

Radit menutup mata sejenak. Ini adalah pertarungan pertama nya, dan ia menang tanpa kehilangan kendali.

" Sudah saat nya. " gumam nya dalam hati.

" Untuk naik lebih tinggi. "

     Pagi hari di kampus terasa hidup. Mahasiswa dan mahasiswi berlalu lalang di bawah pepohonan yang berjajar rapih, sebagian sibuk dengan ponsel, sebagian lain mengontrol ringan sebelum kelas di mulai, suasana itu biasa , terlalu biasa untuk menyimpan rahasia besar.

     Di antara keramaian itu, Radit berjalan berdampingan dengan Agus. Agus berbicara panjang lebar tentang tugas kelompok yang belum selesai, tentang dosen yang terlalu perfeksionis, dan tentang rencana nongkrong murah di akhir pekan. Radit mendengar kan seperlu nya , dan sesekali dia mengangguk.

    Di wajah nya , tidak ada tanda tanda bahwa malam sebelum nya ia telah menjatuh kan dua penjahat sekaligus di gang gelap.

" Kamu kok semakin sini semakin pendiam sih Dit ? " tanya Agus sambil melirik. " kaya lagi mikirin hal berat. "

" cuman capek! " jawab Radit singkat.

Mereka melewati taman kecil di tengah kampus. Bangku - bangku kayu yang di penuhi oleh mahasiswa dan mahasiswi yang sedang membaca atau sekedar menikmati pagi. Di dekat air mancur , beberapa mahasiswa berhenti untuk sekedar berfoto.

Langkah Radit tiba - tiba berhenti. Di hadapan nya, seorang perempuan sedang berdiri sambil berbicara dengan petugas keamanan kampus. Rambut nya tergerai rapi, wajah nya tenang namun menyimpan bekas ketegangan yang samar. Mata nya jernih, dengan sorotan mata yang sulit untuk di lupakan.

Radit mengenal wajah itu. Dia adalah gadis uang ia tolong malam itu.

Agus ikut menoleh. " Eh, itu Rania Azizah. "

Radit menatap Agus sekilas. " Kamu kenal ? "

" Kenal dikit, dia adalah anak fakultas managemen bisnis, dia juga lumayan di kenal banyak orang. " jawab Agus . " Kenapa ? "

" Tidak apa apa. " jawab Radit datar.

Rania selesai berbicara dengan petugas keamanan, lalu berbalik. Pandangan nya menyapu kerumunan dan berhenti tepat di hadapan Radit.

Tubuh nya menegang sesaat. Ada sesuatu di tatapan itu, keraguan, pencarian, seolah ia sedang mencocokan potongan ingatan yang tidak lengkap.

Rania melangkah mendekati Radit.

" Permisi. " kata nya sopan suara nya lembut namun jelas. " Kita.. Pernah bertemu? "

Agus mengangkat kan alis . " Hah? Kalian kenal? "

Radit menatap Rania dengan tenang. Tidak ada topeng putih, tidak ada bayangan malam, hanya mahasiswa biasa dengan jaket abu abu dan tas ransel sederhana.

" Seperti nya tidak. " jawab Radit jujur. " Maaf. "

Rania langsung mengerut kan kening nya tipis. Mata nya menatap Radit lebih lama dari yang wajar. Tinggi nya postur tubuh nya, cara ia berdiri terlalu tenang..

" aneh. " gumam nya pelan. " aku. .. Merasa pernah di selamat kan oleh seseorang. Yang postur tubuh nya mirip seperti dia. "

Agus tertawa kecil. " Wah Dit, jangan - jangan kamu pahlawan malam.? "

Radit tidak menanggapi candaan itu. Rania tersenyum canggung. " maaf kalau menganggu. Mungkin aku salah orang. "

" tidak apa apa. " jawab Radit singkat.

Namun saat Rania berbalik ia berhenti sejenak.

" Trima kasih. " kata nya tanpa menoleh. " entah pada siapa. .. Tapi terima kasih. "

Lalu ia melangkah pergi, menyatu kembali dengan arus mahasiswa. Agus menatap punggung Rania, lalu menoleh ke arah Radit dengan ekspresi penuh rasa ingin tahu. " Kamu yakin nggak kenal? "

" Yakin. " jawab Radit.

Namun di dalam diri nya ada kesadaran yang tenang. Ia tahu sebenar nya dan ia juga tahu identitas itu harus tetap terpisah. Topeng putih bukan hanya sekedar alat . Ia adalah batas antara dunia malam dan siang. Antara kekuatan dan kehidupan biasa.

Radit melanjutkan langkah nya. Di belakang nya Rania tetap menoleh sekali lagi menatap punggung Radit yang sulit ia jelaskan. Ada rasa aman yang aneh... Seolah bayangan malam itu belum benar benar pergi.

Sementara itu Radit, berjalan semakin jauh ke dalam kampus. Pertemuan itu singkat. Tidak ada pengakuan, tidak ada kebenaran yang terungkap. Namun bagi ke dua nya sesuatu telah tertanam.

Dan di dunia yang berputar menuju konflik yang lebih besar. Benang benang takdir mulai saling mendekat... tanpa di sadari siapa pun.

Konflik itu bermula dari hal sepele. Agus tidak pernah berniat mencari tahu masalah. Ia hanya mahasiswa biasa terlalu biasa untuk memahami bahwa di dlaam kampus ini ada garis garis tak terlihat yang tidak boleh di langkahi.

Siang itu, di area parkiran belakang fakultas, Agus tanpa sengaja menegur seorang mahasiswa yang mobil nya menghalangi jalan. Nada suara nya biasa saja, bahkan sopan.

Namun orang yang ia tegur bukan alah orang biasa.

Bersambung......

1
marsellhayon
cerita yg menarik..sayangnya bukan seperti membaca novel tapi membaca skenario film yg belum layak jadi Box office.
alurnya lambat,terlalu Datar dan tidak jelas disetiap babnya.
tidak ada ruang disetiap bab yg membuat pembaca berimajinasi.
yg patut ditunggu apakah akhir dari skenario film ini happy end atau malah sad end.
SadGirl🔥: heheh iya maaf ya kak🙏🥲 dan trimakssih sudah mampir🙏😇
total 1 replies
✧ 𝒩ℴ𝓃𝒶̀_𝒮𝓎𝒶𝒶 ✧
Mampir nih ka🙏/Smile/

Ku baca pelan" , Jdi radit emng g mudah.. 😥😭
SadGirl🔥: trimakasih ya kak sudah mampir🙏🥰

iya kak bnyak banget cobaan nya:(
total 1 replies
Ali
thor lu bikin novel asli apa plagiat sih...???
SadGirl🔥: asli kak, cmn aku suka simpan di draf catatan jdi kalo mau up tinggal di salin, agar gk trlaku bnyak merevisi...
total 1 replies
Irfan Maulana
kirain bakal ada balas dendam nya Thor?
Irfan Maulana
semangat terus ya Thor, semangat up nya, kalo boleh saran jangan bolong² ya up nya 🙏😇
Cantika Melani
Yah Radit kehilangan cinta sejati nya:(
SadGirl🔥: yahh jangan sedih dong🥲
total 1 replies
Irfan Maulana
Thor ??? kenapa Rania harus mati Thor??😭😭😭kasihan Radit😭
SadGirl🔥: yahh jangan sedih dong:🥲
total 1 replies
Irfan Maulana
Gaskenn thorr🤭💪
SadGirl🔥: huhu... siap kak💪😅
total 1 replies
Aprilia Agista
🤭semangat thor💪
Aprilia Agista
mantap💪🤗
Agustin Efira
Ceritanya bagus💪saya ijin kasih bintang 5 ya Thor ! semangat terus buat ceritanya 💪🤗
Agustin Efira
semangat terus thor💪😍
Agustin Efira
bagus kak cerita nya, cuman agak di revisi lagi banyak yang typo nya hehehe🙏😍 semangat terus thor💪
Irfan Maulana
ayoo Radit semangat💪
Cantika Melani
komen pertama dapat apa nih kak whehehe🤭
SadGirl🔥: dapet sesuatu hehe🙏😇
total 1 replies
Cantika Melani
enak ya jadi Radit bisa kaya mendadak:((
SadGirl🔥: hehe iya kak... 😇
total 1 replies
Bamilayang Lahei
bagus gas
SadGirl🔥: trimaksih sudah mampir kak🙏😇
total 1 replies
only siskaa
cmngtt KK jgn lupa mampir di karya aku jg ya
SadGirl🔥: siap kakak , trimakasih sudah mampir ya🙏😇
total 1 replies
Irfan Maulana
Seru Thor cerita nya🔥
Cantika Melani
Cerita nya bagus kak ...
Cantika Melani: kalo boleh saran kak. Radit harus segera membuka topeng nya agar orang yang merendah kan Radit waktu dulu kena mental ehhee, semngat thor💪
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!