NovelToon NovelToon
Supreme Imortal System

Supreme Imortal System

Status: tamat
Genre:Fantasi Timur / Action / Sistem / Reinkarnasi / Budidaya dan Peningkatan / Kelahiran kembali menjadi kuat / Tamat
Popularitas:10.7k
Nilai: 5
Nama Author: Agen one

Pensiun sebagai pembunuh nomor satu karena penyakit mematikan, Kenzo bereinkarnasi ke dalam novel kultivasi buatannya sendiri. Berbekal 'Sistem Sampah' yang ia modifikasi menjadi senjata maut dan pengetahuan sebagai sang pencipta, Kenzo siap membantai siapa pun yang berani mengusik waktu santainya bersama sang putri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Agen one, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 14: Malas

​Sinar matahari menyelinap di antara celah dedaunan, menyinari wajah Kenzo yang sedang berbaring malas di kursi barunya—sebuah kursi malas jati yang ia beli di kota kemarin. Setelah mengisi kulkas dan perut, sifat dominan Kenzo sebagai mantan pemimpin pembunuh bayaran mulai muncul kembali, namun kali ini sasarannya adalah sang Sistem yang malang.

​"Hei, Pelayan," panggil Kenzo tanpa membuka mata. "Ambilkan aku jus anggur dingin dari kulkas. Pastikan suhunya tepat 4 derajat Celsius."

​Ling Yue yang sedang asyik mencoba menyulam di teras—sebuah hobi baru yang ia pelajari agar terlihat seperti wanita normal—langsung menusukkan jarumnya ke kain dengan emosi. "Namaku Ling Yue! Dan aku bukan pelayanmu, Tiran!"

​"Satu gelas jus, atau aku akan melaporkan malfungsi pada modul kesadaranmu." ancam Kenzo santai.

​Ling Yue menggerutu dengan kata-kata kasar yang tidak pantas diucapkan oleh seorang dewi, namun kakinya tetap melangkah menuju kulkas tenaga Qi di halaman. "Kau benar-benar kejam! Ternyata memiliki tubuh manusia itu melelahkan, punggungku pegal, kakiku letih, dan aku harus melayanimu pula!"

​"Kau yang ingin punya tubuh, jadi nikmati saja kerumitannya," jawab Kenzo saat Ling Yue meletakkan gelas dingin itu dengan kasar di meja sampingnya. "Sekarang, kipasi aku. panas sekali hari ini"

​Dengan wajah cemberut dan napas yang memburu karena kesal, Ling Yue mengambil kipas besar dan mulai mengipasi Kenzo. Ia hanya berani melakukan ini saat Lin-er sedang tidur siang di dalam gubuk, karena ia tidak ingin merusak citra Ibu Baik di depan bocah itu.

​"Kau hanya ingin hidup santai, tapi kau membuat hidupku seperti neraka." sindir Ling Yue.

​"Aku sedang beristirahat dari dunia yang melelahkan." sahut Kenzo datar. Ia kemudian membuka layar sistem di depan matanya. Tangannya mulai gemetar kecil—bukan karena penyakit jantungnya yang dulu, melainkan karena hasrat yang lebih berbahaya: Gacha.

​"Entah kenapa tanganku tidak bisa berhenti ingin menekan tombol ini," gumam Kenzo. "Jadi ini yang dirasakan orang-orang yang kecanduan judi di dunia lamaku? Sensasi ketidakpastian ini... lebih memacu adrenalin daripada menembak kepala presiden."

​Ding!

[Hadiah: Ampas (Sikat Gigi Bekas).]

​Ding!

[Hadiah: Ampas (Bungkus Permen Kosong).]

​"Lagi!" Kenzo menekan tombol itu dengan penuh tekanan.

​Ding!

[Hadiah: Lumayan (Kaus Kaki Anti Bau).]

​Ding!

[Hadiah: Ampas (Air Liur Ikan Mas).]

​Wajah Kenzo menggelap. Dalam waktu kurang dari lima menit, ratusan poin yang ia kumpulkan dengan susah payah dari membantai monster dan tetua sekte menguap begitu saja. Layar sistemnya kini menunjukkan angka nol besar pada kolom poin.

​"Sialan! Benar-benar sampah!" Kenzo berdecak kesal, menutup layar itu dengan kasar. "Apa-apaan hadiah ini? Sistem ini pasti sudah kau manipulasi agar aku jatuh miskin, kan, Ling Yue?"

​Ling Yue tertawa mengejek sambil terus mengipasi Kenzo. "Jangan salahkan aku! Itu adalah algoritma murni. Kau saja yang terlalu bodoh karena tidak tahu kapan harus berhenti. Judi itu penyakit, Kreator."

​Kenzo menghela napas panjang, mencoba menenangkan sarafnya yang tegang. Ia mulai memeriksa inventori barang-barang sampah yang baru saja ia dapatkan. Di antara tumpukan barang tidak berguna, matanya tertuju pada sebuah kartu berwarna merah membara yang terselip di pojok bawah.

​[Item Khusus: 1x Kartu Tembakan Api Absolut.]

[Deskripsi: Dapat ditembakkan melalui media senjata apa pun. Menghasilkan ledakan api yang mengabaikan semua pertahanan Ranah Raja ke bawah. Target akan langsung menjadi abu.]

​Kenzo menatap kartu itu, lalu senyum tipis yang mematikan muncul di wajahnya. "Yah, setidaknya ada satu barang yang bisa digunakan untuk membunuh orang jika mereka datang mengganggu waktu santaiku lagi."

​Ia memasukkan kartu itu ke dalam saku bajunya, lalu membetulkan posisi tidurnya. "Ling Yue, kipasnya lebih kencang sedikit. Aku ingin tidur satu jam lagi."

​Ling Yue mendengus, namun ia tidak berhenti mengipasi pria itu. Di tengah hutan yang sunyi, di bawah penjagaan seekor harimau raksasa yang sedang mendengkur, sang pembunuh terkuat sedang menikmati kemenangannya atas keberuntungan, meski harus kehilangan seluruh hartanya.

1
I'm Nao
trauma sudah beliau 😬😬😅😅
I'm Nao
tolong bersabar ini ujian 🤗🤗🤗
I'm Nao
"turut mengheningkan cipta" kata si bodoh 😅😅😅
I'm Nao
hormat komandan!!!! pejuang kita akhirnya dapat ber istirahat dengan tenang 😬😬😬😬
I'm Nao
ekhem ini adalah sesuatu yang berada di luar logika sistem dan kamu masih terlalu kecil nak 😉😉😉
I'm Nao
houuuuu mengerikan 😬😬😬
I'm Nao
......kering pun kering wak 😅😅😅😅
I'm Nao: rillll
total 2 replies
I'm Nao
.....😐😐😐...........Allllamak😮😮😮
I'm Nao
😐😐😮😮😮😮😮😮😮
I'm Nao
anjay mulai berguna......



sebentar😅😅
I'm Nao: wkwkwkwkwkwkw
total 2 replies
I'm Nao
🤣🤣🤣🤣
I'm Nao
🤣🤣🤣
I'm Nao
anjirlah mau di smackdown juga wkwkwk 🤣🤣🤣🤣🤣
Agen One: 🤣🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
𝙃𝙖𝙟𝙚𝙗𝙨𝙞𝙨𝙚𝙞
/Skull/
𝙃𝙖𝙟𝙚𝙗𝙨𝙞𝙨𝙚𝙞
ngakak🤣🤣🤣
𝙃𝙖𝙟𝙚𝙗𝙨𝙞𝙨𝙚𝙞
🤣🤣🤣🤣🤣🤣
𝙃𝙖𝙟𝙚𝙗𝙨𝙞𝙨𝙚𝙞
satu kali tembak langsung modaaarr
𝙃𝙖𝙟𝙚𝙗𝙨𝙞𝙨𝙚𝙞
Sistem nya tidak berkutik/CoolGuy/
𝙃𝙖𝙟𝙚𝙗𝙨𝙞𝙨𝙚𝙞
Bagus dan menarik. semangat teruzzzz
𝙃𝙖𝙟𝙚𝙗𝙨𝙞𝙨𝙚𝙞
/Doge/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!