Arini tak menyadari jika dirinya telah menjalin hubungan dengan laki laki beristri dan saat Arini tau jika laki laki yang iya cintai dan yang telah menghamilinya merupakan pria beristri Arini pun memilih untuk pergi dan menjauh.
Terlebih saat tau dirinya hanya akan di jadikan alat untuk bisa memberikan keturunan untuk istri laki laki itu Arini pun memutuskan merahasiakan semuanya dan itu juga yang menjadi landasan untuk Arini memilih pergi dari laki laki yang sudah menipunya habis habisan.
" kamu boleh pergi dari ku tapi jangan pernah bawa anak ku karena aku menginginkan anak itu " ucap laki laki yang dengan sengaja menghamili Arini demi bisa memiliki anak.
Apakah Arini bisa benar benar lepas dari laki laki itu atau kah Arini harus benar benar memberikan anak yang selama ini iya rahasiakan dan sembunyikan demi bisa lepas dari laki laki yang ternyata masih memiliki istri yang sah ?
Dan bagaimana sebenarnya hubungan laki laki yang menghamili Arini dengan istri sahnya ?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon R-kha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Sisi Buruk Yang Terlihat
Entah kenapa sejak tadi Puspa merasa tak tenang dan terus memikirkan Arini dan Ghina yang saat ini berada di toko dan karena hal itu Puspa pun memutuskan untuk kembali ke toko dan apa yang iya lihat dan dengar menjadi jawaban dari rasa tak tenang yang iya rasakan sejak tadi.
" jika memang om perduli pada Ghina lebih baik om pergi dan urus istri om yang kasar itu" ucap Puspa yang sudah menjawab pertanyaan nya tadi.
" kapan hal itu terjadi ?" tanya Galuh penasaran.
" om bisa tanyakan langsung pada istri tercinta om " ucap Puspa sambil melihat ke arah belakang Galuh dimana Malika baru saja sampai di toko Arini dan Puspa.
" pantas saja kamu begitu lama mas, ternyata kamu bertemu lagi dengan wanita itu " ucap Malika yang terlihat tak menyukai Arini dan juga Ghina.
" Puspa tolong bawa pergi Ghina dari sini karena mungkin wanita itu akan melakukan hal yang tak pantas di lihat dan di dengar oleh Ghina " ucap Arini pelan pada sahabatnya tapi apa yang Arini ucapkan masih bisa di dengar jelas oleh Galuh dan Malika.
" ya bawa dia, jika perlu bawa yang jauh dari sini dan jika memang bisa bawa dia dari dunia ini " ucap Malika yang berhasil membuat Galuh menatap tajam ke arah Malika dan jika saja Galuh tak ingat jika wanita di hadapannya adalah istri yang sudah mendampinginya selama ini mungkin Galuh akan kehilangan kesabarannya.
" pantas saja anda tak memiliki anak karena hati anda begitu kotor bahkan pada seorang anak kecil sekali pun " ucap Arini yang benar benar marah mendengar apa yang di katakan Malika.
" atau memang mungkin selama ini anda sengaja tak ingin memiliki anak karena anda tak menyukai anak anak sekalipun itu anak anda sendiri " ucap Arini yang sebenarnya tepat sasaran tapi bukan Malika jika tak bisa membalikkan keadaan agar Galuh memihak dan tak berpikir seperti yang Arini katakan.
" jangan asal bicara jika kamu tak tau yang sebenarnya " ucap Malika yang kini sudah mengeluarkan air mata buaya andalannya di hadapan Galuh.
" benarkah ?" tanya Arini yang tak akan pernah membiarkan siapapun menghina atau pun mendoakan hal yang tak baik pada anaknya.
" sudah cukup !!" ucap Galuh yang ingin menghentikan perdebatan dua wanita yang sama sama memiliki posisi di hatinya.
" lebih baik om bawa istri om tercinta ini pergi dan jangan pernah lagi mengganggu Arini dan Ghina karena memang di antara kita tak ada dan tak akan pernah ada hubungan !" ucap Arini tegas.
" mungkin antara om dan kamu tak ada hubungan yang nyata tapi om yakin jika om adalah ayah kandung Ghina dan itu hubungan yang tak akan pernah bisa di putuskan oleh siapapun termasuk tuhan " ucap Galuh yang ingin Arini sadar jika dirinya pun memiliki hak pada Ghina.
" ayo pulang !" ucap Galuh sambil menarik Malika dari toko Arini yang sudah Malika buat keributan dengan kedatangan dan perkataanya.
Arini terduduk di atas lantai menangisi apa yang takdir gariskan untuk dirinya dimana semua itu terasa begitu berat untuk Arini terlebih setelah Galuh kembali menemukan dirinya lagi setelah lima tahun hidupnya terasa damai.
" kamu baik baik saja Rin ?" tanya Puspa sambil membantu Arini untuk kembali bangkit atau setidaknya Arini bisa duduk di kursi belakang meja kasir yang ada di toko mereka.
" om Galuh sudah pergi ?" tanya Puspa memastikan.
" apa salah ku Puspa hingga aku tak bisa hidup seperti wanita wanita pada umumnya di dunia ini " ucap Arini yang kini tak lagi bisa membendung air matanya.
" jika semua ini karena cinta yang aku miliki untuk om Galuh yang sudah memiliki istri, tapi aku memang benar benar tak tau jika om Galuh sudah memiliki istri jadi salahku dimana ?" tanya Arini.
" dan kamu pun tau setelah aku tau jika om Galuh sudah memiliki istri aku pun lebih memilih pergi bahkan tak meminta tanggung jawabnya sedikit pun untuk Ghina, jadi apa salah ku ? " ucap Arini lagi.
" bahkan aku harus terusir dalam kehidupan bunda ku satu satunya karena aku lebih memilih anak yang ada dalam rahim ku saat itu, jadi apa salahku ?" ucap Arini seolah meruntutkan semua yang telah terjadi seolah ingin mencari dimana letak kesalahan dirinya selama ini.
" kamu wanita hebat karena itu tuhan memilih kamu untuk bisa melewati semua ini karena percayalah jika takdir tuhan tak selamanya buruk dan akan ada kebahagiaan yang begitu indah menantimu kedepannya " ucap Puspa membesarkan hati sahabatnya yang tengah rapuh.
Tapi sepertinya Arini dan Puspa lupa jika Ghina anak yang cerdas meski masih kecil dari segi usia tapi daya tangkap Ghina sudah sangat bagus dan Ghina bisa memahami semua yang bunda dan ibunya katakan saat ini.
Berbeda dengan Galuh yang diam mematung mendengar isi hati Arini selama ini dan mendengar alasan dari pertanyaan yang puspa katakan sebelum Puspa pergi membawa Ghina seperti permintaan Arini.
" maafkan om yang begitu egois dan hanya memikirkan kebahagiaan om sendiri tanpa memikirkan perasaan kamu selama ini " ucap Galuh yang memilih mundur tanpa menemui Arini untuk meminta maaf atas apa yang Malika katakan tadi.
" om janji, om akan memperbaiki semuanya dan kali ini om tak akan hanya memikirkan diri om dan keluarga om sendiri tapi juga memikirkan kamu dan memperbaiki semua hubungan dan kehidupan mu " ucap Galuh yang hanya bisa berjanji pada dirinya sendiri untuk saat ini.
Ting
Sebuah notifikasi dari pihak rumah sakit masuk ke dalam handphone Galuh yang menyatakan hasil pemeriksaan dirinya dan Malika pun sudah selesai membuat Galuh bergegas kembali ke rumah sakit.
" sudah mas, ayo kita pulang !" ucap Malika kesal saat mendengar Galuh meminta dirinya untuk duduk menunggu di dalam mobil saat dirinya meminta maaf pada Arini.
" hasil pemeriksaan sudah keluar jadi kita lihat apa hasil yang akan tuhan tunjukan pada kita" ucap Galuh, mendengar ucapan Galuh wajah Malika tiba tiba saja pucat tapi Malika coba menguasai diri untuk bisa mengendalikan keadaan.
" semoga saja semuanya baik baik saja dan Malika bisa segera melanjutkan program hamil " ucap Malika dimana dirinya tak pernah melakukan program hamil sekali pun.
" ayo " ajak Galuh yang kini sudah berjalan lebih dulu sedangkan Malika melangkah dengan sangat berat karena Malika tak tau apa yang akan terjadi pada dirinya dan hidupnya nanti jika sampai Galuh tau apa yang sudah iya lakukan di belakangnya selama tiga belas tahun ini.
" mas, apa memang Ghina adalah solusi yang tuhan berikan untuk kita agar bisa memiliki anak ?"
" jika memang seperti itu Malika mau mas mengambil hak asuh atas Ghina anggap ini sebagai pancingan untuk Malika juga agar bisa hamil " ucap Malika sebelum mereka masuk ke dalam ruang dokter kandungan untuk mendengar hasil medical cek up mereka berdua.
" kita dengarkan dulu hasil nya baru kita akan ambil jalan yang terbaik untuk mas, kamu Arini dan Ghina " ucap Galuh yang tak ingin menguatkan ucapan Malika setelah tau jika Malika tak pernah menyukai Ghina.
✍️✍️✍️ apa yang akan terjadi setelah semua kebohongan Malika terbongkar, apa Galuh akan berpisah dengan Malika dan memilih Arini dan Ghina ? Dan jika benar itu terjadi apa yang akan Malika lakukan untuk bisa mempertahankan Galuh ?
Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha lebih semangat lagi update nya
Jangan lupa like dan tinggalkan jejak biar R-kha lebih semangat lagi update nya
Love you moreee 😘😘😘