zahra gadis yang baik dan solehah, demi niatnya untuk merubah seorang laki - laki yang merupakan teman sekolahnya dia rela menjadi pacar laki - laki itu.
arya laki - laki yang urakan dan sering keluar malam, menerima tantangan dari para sahabatnya untuk menjadikan zahra pacarnya.
tapi setelah mereka dekat banyak perubahan yang dia rasakan, dengan seiringnya waktu benih - benih cinta pun mulai tumbuh di hatinya.
tapi di saat yang bersamaan masa lalunya pun ikut hadir dalam hubungan mereka.
akankah mereka bersatu dalam ikatan suci..?
yang mulai penasaran kita lanjut membaca novel ini.
semoga kalian suka dengan alur ceritanya, karena ini karya pertama ku.
kalian juga bisa memberi masukan di kolom komentar.
terima kasih and happy reading.. 😘😘
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hanifah Anggraeni Sari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
14
seperti biasa pagi ini pun zahra menghubungi arya hanya sekedar membangunkannya dan mengingatkannya sholat.
arya yang mendengar suara zahra merasakan sesak di dadanya, dia merasa sakit kalau ingat dia telah mengecewakan wanita yang sangat dicintainya itu.
setelah zahra selesai menghubungi arya, kini arya hanya melamun di balkon depan kamarnya.
beberapa jam lagi dia akan resmi menjadi suami karin, tapi dia belum bisa dan rela melepaskan zahra.
ya hari ini arya dan karin akan melangsungkan akad nikah, akad nikah yang sederhana dan tanpa ada resepsi, yang hadir pun hanya keluarga dekat karin saja.
☆ ☆ ☆ ☆ ☆ ☆
waktu yang di tunggu - tunggu pun tiba juga, kini arya dan karin sudah ada di depan penghulu, arya yang tampak gagah dengan kemeja putih dan jas berwarna hitamnya sedangkan karin terlihat sangat cantik dan mempesona dengan kebayanya yang berwarna putih tulang.
tapi tidak bagi arya, dia tidak tertarik sama sekali dengan karin, kalau saja karin tidak hamil dia tidak akan mau menikahinya.
setelah cukup lama lama menunggu akhirnya akad nikah terlaksana juga, para saksi dan keluarga yang hadir pun serempak menjawab ' sah ' setelah arya selesai ijab kabul.
karin tersenyum bahagia karena orang yang dicintainya kini telah resmi menjadi suaminya.
tapi tidak dengan arya, dia merasa sedih karena yang menjadi istrinya bukanlah pujaan hatinya siapa lagi kalau bukan zahra.
setelah akad nikah selesai kedua orang tua arya pamit pulang ke hotel karena ingin cepat - cepat beristirahat.
begitu juga dengan arya dan karin yang langsung menuju kamarnya.
setelah mereka berada di dalam kamar, karin langsung memeluk arya, dia masih tidak percaya kalau lelaki yang sekarang di peluknya sudah sah menjadi suaminya.
tapi tidak dengan arya dia tidak merasa senang sama sekali, tubuhnya memang bersama karin tapi hati dan jiwanya terus saja bersama zahra.
arya yang mulai menyadari kalau karin sedang memeluknya langsung melepaskan dengan kasar, karin kaget dengan sikap arya yang berubah.
arya pun meninggalkan karin sendirian dan dia masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.
cukup lama karin menunggu arya keluar, tidak lama arya keluar dan langsung naik ketempat tidur yang sebelumnya sudah di tempati oleh karin.
arya langsung menarik selimut dan merebahkan tubuhnya di atas kasur empuk dan membelakangi karin.
karin yang melihat perubahan arya pun langsung memeluknya dari belakang, arya yang hendak melepaskan tangan karin dari tubuhnya berhenti setelah mendengar perkataan karin.
" biarin kaya gini, aku mohon anak mu ingin memeluk ayahnya.. "
arya membiarkan karin memeluknya dan tidak lama mereka terlelap.
pagi - pagi sekali arya sudah terlihat rapi, karena hari ini dia dan kedua orang tuanya akan kembali ke jakarta. karin yang melihat itu sangat sedih baru saja kemarin dia melaksanakan akad nikah tapi arya sudah harus pergi meninggalkannya lagi dalam jangka waktu yang mungkin lama.
karin tidak tahu kapan arya akan datang lagi kesini atau membawa serta dirinya ke jakarta.
☆ ☆ ☆ ☆ ☆ ☆
karin mengantarkan arya dan keluarganya ke bandara, di sepanjang perjalanan hanya ada kesunyian yang terasa di dalam mobil ini, tidak ada yang berniat untuk membuka suara, kedua orang tua arya yang sibuk dengan gadget mereka dan arya yang sibuk dengan dunianya sendiri.
karin yang melihat suasana seperti ini merasa canggung, untuk sekedar memulai obrolan pun dia tidak bisa.
setelah menempuh waktu yang cukup panjang mereka sudah sampai di bandara, orang tua arya pamit kepada karin, dan meninggalkan arya dan karin berdua.
setelah orang tua arya memberikan waktu untuk mereka berdua kini tinggallah arya dan karin,
" ya kapan kamu akan kembali lagi kesini..?? "
"...." tak ada jawaban dari arya
" ya nanti disana kamu harus sering kabarin aku ya, biar akunya disini enggak merasa terlalu khawatir sama kamu.. "
" nanti gue usahain... " jawab arya singkat.
setelah mengatakan itu arya pun meninggalkan karin tanpa melihatnya lagi, mendapat perlakuan seperti itu dari arya karin merasakan dadanya sangat sakit dan sesak.
arya telah berubah dia tidak mengenal arya yang sekarang, sekarang arya sangat dingin, karin pun kembali pulang kerumah orang tuanya dengan perasaan terluka dan sedih.
arya dan kedua orang tuanya kini sudah sampai lagi di jakarta, arya langsung pulang kerumahnya tapi tidak dengan kedua orang arya, mereka harus kembali sibuk dengan pekerjaan mereka.
setelah sampai rumah arya merasakan rindu kepada sosok zahra, sudah tiga hari dia tidak bertemu dengan wanita pujaannya itu, walaupun dia sudah mendengar suara zahra tapi rasa rindunya tidak berkurang dia ingin bertemu dengan zahra saat ini juga.
arya melihat jam dan sudah menunjukan jam 2.30 siang, sebentar lagi zahra pulang sekolah, arya pun berniat memberikan kejutan kepada zahra. dia akan menjemput zahra tanpa mengabarinya terlebih dahulu.
arya sudah sampai di depan gerbang sekolahnya, dia akan menunggu zahra disana. siswa - siswa sudah mulai keluar dari area sekolah, arya pun melihat zahra keluar bersama teman - temannya yang lain.
zahra terlihat sedang asyik mengobrol dan bercanda dengan mereka, arya melihat zahra tertawa lepas dengan mereka dia juga bisa merasakan kebahagian zahra.
tidak lama arya keluar dari dalam mobil dan menghampiri zahra.
zahra yang tidak sadar kalau arya sudah di sampingnya kaget sekaligus senang.
" ra yuu gue anter loe pulang.. " pinta arya
zahra hanya tersenyum dan mengikuti arya, arya membuka pintu mobil untuk zahra setelah zahra masuk dia menutup pintunya dan berlari kecil kesisi lain mobil ini.
zahra senang arya sudah kembali, terlihat dari cara zahra memandangnya. tidak henti - hentinya mereka tersenyum dan tertawa. sungguh mereka sangat rindu dengan situasi seperti ini dan munkin arya tidak akan pernah mendapatkannya dari karin.
arya memang mau bertanggung jawab pada karin tapi dia tidak akan memberikan hatinya kepada wanita mana pun selain bidadari yang ada di sampingnya ini, bidadari yang sudah memberikan rasa hangat dan berwarna dalam kehidupan arya, dia tidak bisa membayangkan kalau zahra sampai meninggalkannya dan arya tidak mau itu sampai terjadi zahra adalah wanitanya dan selamanya akan seperti itu.
walau awalnya salah tapi dia sekarang bisa merasakan dampak dari seorang zahra dalam kehidupannya, arya merasa senang akan hal itu.
" ara gue sayang banget sama loe, loe nyawa gue ra.. " batin arya
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya (Siapa) Aku Tanpamu, searchnya pakek tanda kurung biar gak melenceng yaa