NovelToon NovelToon
Salah Sasaran

Salah Sasaran

Status: tamat
Genre:Paksaan Terbalik / One Night Stand / Romansa / Tamat
Popularitas:63k
Nilai: 5
Nama Author: Irma

Mitos dilangkahi adik perempuan menikah, merupakan momok yang menakutkan bagi Bening Embun Pagi. Belum lagi anggapan orang-orang yang akan melabelinya sebagai perawan tua, begitu menkutkan baginya.

keadaan yang membuatnya sangat terdesak ini, membuat Bening akhirnya, mengambil jalan pintas, dengan menjebak pria incarannya di coffee shop miliknya.

Sayangnya penjebakan itu berujung petaka bagi hidup bening, pria yang masuk dalam jebakannya bukanlah pria idamannya melainkan seorang pengusaha perkebunan teh asal Kota Kembang Bandung yang terkenal dengan sifatnya yang arogan.

Bagaimanakah nasib Bening selanjutnya? apakah ia akan menikah dengan pria idamannya atau justru terjebak pernikahan dengan pria arogan yang masuk perangkapnya?

Cerita selengkapnya hanya ada di novel Salah Sasaran.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Irma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 13

Setelah Surya meninggalkan ruang makan, Bening pun pergi menuju ruang musik. Siang tadi, ia menemukan ruangan tersebut ketika ia berkeliling. Ruangan tersebut tersembunyi di bagian belakang rumah di dekat beberapa pintu yang mengarah ke taman.

Ruangan ini terasa nyaman bagi Bening, ada sebuah piano besar dan sebuah harpa.

Bening duduk di depan piano, dengan sembarang ia memilih nada untuk di mainkan. Kakak tirinya, Banyu yang paling pandai memanikan piano di keluarganya. Setip kali Banyu memaninkan piano, Bening dan Sukma menari mengikuti alunan musik yang bawakan oleh Banyu.

Bening dan Sukma sebenarnya ikut les piano, tapi tetap saja kemampun mereka berdua tak sebagus kemampuan Banyu. Bening sering meminta Banyu untuk mengajarinya. Ah, ia menghembuskan napas beratnya ketika mengingat akan Banyu. Bening begitu menyanginya seperti saudara kandung sendiri, ia sama sekali tak pernah memendam dendam atau amarah pada Banyu meski Banyu telah mengusirnya dari rumah.

Perlahan Bening menaruh tangan di atas tuns, sembari mengingat apa yang pernah di ajarkan Banyu ia mulai memaikan sebuah akor, ia tersenyum mendengar nada riang. Setidaknya ini adalah pengalihan dari rasa kesalnya terhadap suaminya, Bening jadi punya rencana untuk menghabiskan hari-harinya di kediaman Surya dengan berlatih piano.

Bening sebuah lagu Autumnal Melody, dan mulai memainkannya. Permainannya di penuhi nada-nada sumbang yang dengan cepat berusaha ia perbaiki. Kedengarannya agak begitu aneh lagu itu di telinga Bening sendiri, tapi jika di rumah ini ada yang mendengar permainan pianonya yang payah tentu orang itu akan datang dan protes.

Hampir setengah jam Bening bermain piano, ia lelah mengingat permainan nada yang pernah di ajarkan Banyu. Bening pun memutuskan untuk kembali ke kamarnya. Sesampainya di kamar, seseorang sudah menyalakan lilin aroma terapi dan merapihkan tempat tidurnya.

Bening meringis menatap tempat tidurnya dan berjalan melewati ruang ganti, lalu mengenakan pakaian tidur. Ia mengepang rambut, membersihkan wajah kemudian naik ke tempat tidur.

Bening menyangga tubuh di bantal untuk menanti kedatangan suaminya.

Surya tak datang.

Apa di rumah ini di buat juga aturan mengenai berapa lama seseorang harus menunggu? Apa peraturan di rumah ini suami istri memang tidak di perkenankan untuk tidur sekamar? Atau memang sejak dulu seperti ini, seorang istri duduk menunggu di kamarnya sendiri?

'Aku seperti seorang pa*cur yang menunggu pelanggannya.'

Bening menunggu cukup lama, hingga akhirnya ia tertidur. Ia terbangun oleh suara knop puntu yang terbuka dan ia tersentak duduk. Lilin aroma terapinya nyaris habis, hanya menyisakan lima centimenter, pertanda ia menunggu Surya lama sekali.

Bening melihat Surya menjulang tinggi di ambang pintu, satu tangannya di pegangan pintu, dan satu tangannya lagi di kusen puntu seolah ia ragu untuk masuk. Pria itu sudah mengenakan pakaian tidurnya, ketika melihat Bening bergerak Surya melangkah masuk dan menutup pintu.

Saat Surya mendekati tempat tidur, Bening bisa melihat cahaya merah di mata pria itu, seperti yang dulu Sukma ceritakan dalam buku dongengnya jika cahaya merah itu adalah iblis yang akan menyerang.

Bening menggelengkan kepalanya. 'Tidak itu hanyalah buku dongeng.' Surya berdiri di depan tempat tidurnya, menunduk dan menatap istrinya. Lalu sorot mata itu seketika berubah, perubahan itu membuat Bening terpana akan kharisma dan kelembutan Surya yang terpancar.

Dengan lembut Surya menyentuh wajah Bening dengan punggung telapak tangannya, gerakan itu mengejutkan Bening sehingga wanita itu tersentak mundur, ia bingung apa yang harus ia lakukan sebagai balasan sentuhan lembut suaminya.

Surya menatap bening dalam-dalam sembari mencondongkan tubuhnya ke arah istrinya merangkapnya di tempat tidur dengan kedua tangannya. Tatapan Surya meluncur ke bibir Bening, ia menunduk untuk menciumnya.

Ciuman Surya lembut dan bibirnya sehalus sutra. Ada perasaan bergemuruh di diri Bening, gairah yang menyenangkan dan menghanyutkannya dalam gemuruh tersebut.

Surya memindahkan bobot tubuh, menangkup dagu Bening dengan tangannya yang berotot dan mencium sudut bibir Bening. Seribu riak kenikmatan menyerbu Bening, membuat kulitnya menggelenyar. Ia memejamkan mata dan sedikit menengadah agar Surya lebih mudah mencium lehernya.

Pria itu pindah ke dada istrinya, meninggalkan jejak hangat yang basah dari ciuman ringannya. Kenikmatan yang di timbulkan Surya dalam dirinya membuatnya seolah melayang. Tangan dan bibir Surya begitu provokatif ketika bergerak di tubuh Bening menimbukan gelora di permukaan kulit.

Surya bergerak pindah ke payud*ra Bening. Bening tersingkap dan tanpa sadar melengkungkan tubuhnya. Pria itu menggoda dengan lidah sembari meluncurkan tangan ke perut, lalu turun ke kakinya. Tangan Surya yang hangat di kulit telanjang Bening bergerak naik. Sensasi jemari Surya di bagian tubuh yang paling sensitif mengirimkan kobaran api panas yang menembus diri Bening.

Surya menghembuskan napas panjang, senyuhannya semakin menuntut, dan ia kembali ke payuda*a istrinya, menarik gaun tidur yang di kenakan Bening sampai kancing pada gaun itu bertebaran.

Sambil mengerang pria itu mencumbu payu*ra telanjang Bening. Bening menyusurkan jemarinya di rambut Surya, menahan pria itu saat ia tersesat dalam sensasi yang benar-benar memabukan dari tangan dan mulut pria itu. Rasanya menakjubkan, ini yang Bening rasakan saat di coffee shopnya beberapa waktu lalu bersama Surya.

Bening menempelkan tubuhnya ke suaminya, siap menerima tubuh Surya masuk ke dalam tubuhnya. Tapi mendadak pria itu menaruh tangannya di punggung Bening dan mengangkat Bening, dengan kasar membaliknya.

Pria itu seolah tak ingin menatap istrinya, dia mulai bergerak tapi tangannya melingkari pinggang Bening mendekatjan tubuh mereka dan menyatukannya, sementara satu tangannya berada di atas tempat tidur untuk menyanggah tubuhnya.

Surya melakukannya dengan cepat, gerakannya lebih cepat, dan semakin cepat.

Rasanya sangat membingungkan bagi Bening, ia mencoba berbalik menghadap suaminya, tapi Surya malah menrkannya ke bawah dengan kasar.

Surya mengerang ketika melakukan pelepasan, pria itu mencondongkan tubuhnya ke punggung Bening dan mencium tengkuk istrinya, baru kemudian menarik diri menjauh dari Bening.

Bening terpaku, ia berbaring sembari mengenakan kembali jubah tidurnya.ia berbaring dengan punggung menghadap Surya, ia memejamkan mata, dalam batinnya meminta Surya pergi dari kamarnya.

"Apa kau baik-baik saja?" tanya Surya dengan suara parau.

"Aku baik-baik saja," sahut Bening.

"Apa aku... Apa kau terluka?"

Bening tak terluka secara fisik, tapi batinnya tak terima di perlakukan seperti tadi oleh Surya. "Tidak," sahutnya tegas.

Bening bisa meraskan pria itu beranjak dari tempat tidurnya, ia bisa mendengar suaminya mengenakan kembli pakaiannya. Pria itu berdiri sejenak menatap punggung isytinya, ia mengelus rambut Bening dan berkata pelan. "Selamat malam, Bening." Surya pun pergi meninggalkan kamar Bening.

1
Dewi Andayani
Mantapsssss
Ersa
Luar biasa
bunda DF 💞
good,, singkat padat n bikin penasaran
off
Akhirnya 😍
off
Astaga Grace meninggal dibunuh Aksara, Akhirnya end
M⃠Ꮶ͢ᮉ᳟Asti 𝆯⃟ ଓεᵉᶜ✿🌱🐛•§¢•
terima kasih kembali kak🙏
semoga sukses selalu karya karyanya 🤲
M⃠Ꮶ͢ᮉ᳟Asti 𝆯⃟ ଓεᵉᶜ✿🌱🐛•§¢•
Aksara jahat sekali 😡
༄⃞⃟⚡𝐀𝐧𝐠ᵇᵃˢᵉՇɧeeՐՏ🍻¢ᖱ'D⃤☪️
kaaaan benerrrr kejutan luar biasa yang di ciptakan Bening dan Sukma
༄⃞⃟⚡𝐀𝐧𝐠ᵇᵃˢᵉՇɧeeՐՏ🍻¢ᖱ'D⃤☪️
waahhh ampun deh sampai migran gituuu😂😂😂
༄⃞⃟⚡𝐀𝐧𝐠ᵇᵃˢᵉՇɧeeՐՏ🍻¢ᖱ'D⃤☪️
ternyata rembulan baru kali ini melihat Bening OMG ...setelah sekian purnamaaaa
༄⃞⃟⚡𝐀𝐧𝐠ᵇᵃˢᵉՇɧeeՐՏ🍻¢ᖱ'D⃤☪️
tenang Surya siapa tahu Bening akan menampilkan sesuatu yang di luar dugaan mu
༄⃞⃟⚡𝐀𝐧𝐠ᵇᵃˢᵉՇɧeeՐՏ🍻¢ᖱ'D⃤☪️
pasti Surya takut akan terjadi kekacauan jika bening bermain musikk yaa
⏤͟͟͞Rᵇᵃˢᵉ αииα 🅑αbу ՇɧeeՐՏ🍻
akhir yang membahagiakan ya..
⏤͟͟͞Rᵇᵃˢᵉ αииα 🅑αbу ՇɧeeՐՏ🍻
semoga bening bisa punya anak sendiri ya
@E𝆯⃟🚀BuNdAιиɑ͜͡✦⍣⃝కꫝ🎸🇵🇸
karya yang luar biasa. Terima kasih
@E𝆯⃟🚀BuNdAιиɑ͜͡✦⍣⃝కꫝ🎸🇵🇸
saling melengkapi.
begitulah mereka
Ira Safwa 💕
selalu suka karya ka Irma, seruuu dengan konflik yang berbeda di setiap karyanya. Semangat berkarya 👍👍
Ir⍺ ¢ᖱ'D⃤ ̐☪️ՇɧeeՐՏ🍻𝐙⃝🦜
Bagus ceritanya konfliknya tidak terlalu berat, happy ending... recomanded 👍👍
Ir⍺ ¢ᖱ'D⃤ ̐☪️ՇɧeeՐՏ🍻𝐙⃝🦜
sampai migrain mendengar suara piano yang dimainkan Bening
Ir⍺ ¢ᖱ'D⃤ ̐☪️ՇɧeeՐՏ🍻𝐙⃝🦜
Kehadiran Bening dalam kehidupan Surya membawa perubahan yang baik dan kehidupan yang bahagia yang mereka jalani...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!