Gemilang WiGrey Thominshon Jade 38 Tahun Putra pertama dari pasangan Brian Dominique Thominshon Jade dan Juga Daniella Wilton Grey yang menjadi penerus klan Mafia Terbesar di kota Boston tiba-tiba mengalami kecelakaan dan di selamatkan oleh seorang gadis muda yang membuat jantungnya berdebar setiap kali melihatnya.
Namun, saat Gemilang mengetahui bahwa gadis itu bernama Rosella Queen Viana Sky Alexander Guero dia langsung menjauhi wanita itu karena dia tau siapa keluarga sang wanita yang telah mencuri hatinya.
Akankah kedua keluarga raksasa itu bisa bersatu?
Sebuah Cerita sambungan dari Terjebak Cinta pria Beristri Season 2 dan Belenggu Cinta sang Penguasa Season 2.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tessa Amelia Wahyudi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bicara
" Dad...Ayo kita pulang. Lea juga merindukan Daddy. Bukan hanya Lea saja, terutama Mama Vio. Jika Daddy mengikhlaskan Mama Vio, mungkin semua tidak akan seperti ini Dad." Brian masih berusaha berbicara Dengan Daddy-nya berharap apa yang di lakukannya bisa membuat pria itu mau bicara lebih padanya.
" Kecintaan ku telah pergi bersama jasadnya. Bukan hanya itu saja, kepergiannya juga membawa seluruh hati ku yang ikut terkubur dengannya." Ucap Daddy-nya yang semakin membuat Brian merasa bersedih dengan keadaan pria itu saat ini.
" Dad, Brian mohon ayo kita pulang. Brian bisa menjaga Daddy dan melihat Daddy di jika bersama Brian di sana. Rumah kita Dad, rumah kita yang penuh dengan kenangan itu begitu indah Dad. Makam Mama juga sangat indah Dad, Bunga mawar kesukaannya tubuh dengan subur di sana." Brian terus saja berusaha memohon pada Gale berharap pria itu mau ikut bersamanya.
" Apa aku bisa menangis tanpa harus menunggu hujan? Apa aku bisa menangisinya tanpa harus memikirkan keadaan di sekitar ku? Apa aku bisa mengatakan bahwa aku merindukannya? Apa aku bisa--"
Grep...
Brian langsung memeluk tubuh pria tua itu. Pria yang dulunya terlihat sangat gagah dan penuh karisma, kini hanya tinggal kerapuhan saja yang di milikinya.
Gale menangis di pelukan putranya. Brian, hanya Brian yang bisa mengerti dirinya tanpa dia harus mengatakan hal apapun padanya.
" Aku ingin menangis, tapi aku tidak tau harus menangis pada siapa. Satu-satunya wanita yang aku cintai pergi meninggalkan ku tanpa pamit. Bahkan dia meninggalkan cincin pernikahannya pada ku. Aku ingin menyusulnya tapi Tuhan belum membawa ku padanya. Kenapa Tuhan melakukan hal ini pada ku? Kenapa?" Tanya Gale yang terus menangis.
Air matanya terus saja mengalir dengan deras tanpa bisa di tahan olehnya lagi.
Dia menangisi dirinya yang terlihat sangat menyedihkan seperti ini.
" Percayalah bahwa Tuhan itu adil Dad. Tuhan tau apa yang terbaik untuk kita." Gale menggelengkan kepalanya karena dia tidak setuju dengan apa yang di katakan putra sulungnya ini.
" Jika Tuhan adil, dia akan membawa ku bersama kecintaan ku seperti sumpah yang pernah aku ucapkan padanya dulu. Sumpah yang aku ucapkan di saat Viona ku di ambil oleh Tuhan, maka saat itu juga aku ingin Tuhan ikut membawa ku bersamanya. Viona sudah meninggalkan ku selama 40 tahun, tapi Tuhan belum juga menyatukan ku dengan kecintaan ku. Viona ku Brian, Viona ku." Ucap Gale lagi.
Kecintaannya terhadap Viona memang sangat kuat biasa sekali. Kecintaannya memang tidak bisa di ragukan lagi karena memang sangat luar biasa.
" Kita pulang ya Dad, biarkan Brian dan Lila menjaga Daddy. Lagi pula ada Leana yang merindukan Daddy." Gale menganggukkan kepalanya setelah mendengarkan semua yang di katakan putranya.
Setelah sekian lama, akhirnya Gale mau kembali pulang ke rumah tempat dimana kenangannya bersama Viona tersimpan dengan begitu rapi.
" Sekarang ayo makan bersama, Brian sudah sangat merindukan makan bersama Daddy." Gale menggelengkan kepalanya karena dia tidak ingin makan.
Dia sama sekali tidak merasa lapar saat ini.
" Tapi Daddy harus makan. Daddy harus tetap makan karena itu memang harus. Jangan membuat Brian di musuhi oleh Lila karena tidak bisa mengurus mertuanya dengan baik." Gale akhirnya mau ikut makan bersama Brian.
Melihat Daddy-nya yang turun dari kamarnya bersama sang kakak membuat Gavio mengakui kehebatan Brian dalam membujuk Daddy mereka.
Kelembutan hati Brian memang sangat luar biasa sekali dan Gavio mengakuinya untuk itu.
...🖤🖤🖤...
rindu keluarga opa alex
apa lagi langitnya opa
😘😘😘
lelah menati up
itu sebabnya gw bilang, gak ada seorangpun bisa mencintai dua orng sekaligus. jika brian mmng cinta maka dia tdk akan semudah itu hanya memilih lila..bukan karna status lila adalah istrinya. bahkan jika mmng lila hanya status, brian akan memilih wanita yg dilepaskan itu sebab cinta. malah sebaliknya dia melepaskan wanita yg juga dicintai. ndk ada kata cinta jika dengan mudah melepaskan wanita lain dan mudah memilih, bahkan brian dan wanita itu tdk melakukan perslingkuhan . jika cinta maka brian akan melakukannya. so, intinya adalah bria bukan mencintai wanita itu tapi hanya terkesan tertarik dengan wanita itu yg punya hal yg membuat brian ingun mengetahui wanita itu.
dan jika yg dipilih itulah cinta, dan yg dilepaskan ada rasa tertarik doang.