NovelToon NovelToon
Penyesalan Anak Durhaka

Penyesalan Anak Durhaka

Status: tamat
Genre:Tamat / Reinkarnasi / CEO / Keluarga / Balas dendam dan Kelahiran Kembali
Popularitas:1.1M
Nilai: 4.5
Nama Author: HeavenGirl

Menyesal?

Itulah yang dirasakan oleh Denis Arkana pria berumur 27 tahun yang menjabat sebagai CEO di perusahaan nomor 1 di Asia.

Tapi itu semua hanya tinggal nama saja karena baru saja dikhianati oleh sahabat dan kekasihnya sendiri. Apa lagi ia dituduh sebagai tersangka pembunuh ibu kandungnya sendiri dan dijatuhi hukuman mati.

Denis sangat menyesal saat akan menjalani hukuman mati mengingat kelakuannya selama ini karena sudah durhaka kepads ibunya. Jika saja ia diberi kesempatan kedua maka ia tidak akan menyia-nyiakan kesempatam itu.

Apakah ia akan diberi kesempatan kedua untuk mengubah takdirnya?? Ikuti kisah penuh konfliknya disini!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon HeavenGirl, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

PAD | BAB 14

Seperti ucapannya kemarin kalau hari ini ia akan mengadakan syukuran kecil-kecilan untuk pembukaan kantornya yang baru dan saat ini Denis bersama mamanya, Arsen, dan juga Sandro sudah berada didalam kantor DA Investment.

"Denis ini kantor milik siapa?" tanya Amira dengan decak kaum melihat sekeliling kantor.

"Ini kantor aku ma" jawab Denis.

"Oh kantor kamu ya nak"

1 detik

2 detik

3 detik

4 detik

5 detik

"APA" pekik Amira yang baru saja mengerti perkataan anaknya setelah beberapa detik.

"Ma ini bukan hutan" ketus Denis dengan kesal sambil mengorek kupingnya yang berdengung karena teriakan sang mama barusan.

"Denis beritahu mama kalau ucapan kamu tidak benarkan nak?" tanya Amira dengan cepat.

"Seperti yang mama dengar tadi kalau ini semua bukan tipuan dan ini memang benar kantor milikku" jawab Denis dengan suara tegas.

"Tapi nak dari mana kamu dapat uang untuk membangun kantor yang semewah ini nak" potong Amira dengan cepat.

"Mama masih ingat ucapan aku waktu itu kan?" tanya Denis dengan tatapan tajam.

"Iya mama masih ingat nak" jawab Amira sambil mengangguk kepalanya.

"Kantor ini akan mulai beroperasi minggu depan setelah aku merekrut pegawai tambahan untuk menjalankan kantor ini ma"

"Memangnya kantor kamu bergerak di bidang apa nak?" tanya Amira dengan penasaran.

"Investasi" jawab Denis dengan singkat.

Amira diam tidak bisa berbicara atau membalas ucapannya barusan, karena ia sendiri tidak terlalu mengerti tentang hal-hal tersebut.

Pendidikannya yang hanya sampai SMP sehingga ia sering kali kesusahan mencari pekerjaan sedari dulu.

Denis lalu mengajak mamanya untuk memulai acara syukuran kantor barunya dengan doa yang dipimpin oleh mamanya.

Setelah itu ia mengenalkan kedua orang kepercayaannya dan sekaligus temannya yang akan mengikutinya mulai sekarang.

Kenapa Kenzo tidak hadir di acara ini ya. Bukannya dia itu sahabat Denis, batin Amira sambil menatap Denis dengan penuh tanda tanya.

"Kenapa ma?" tanya Denis dengan suara lembut.

"Mama hanya penasaran saja. Kenapa kamu tidak memberitahu Kenzo mengenai pembukaan kantor kamu nak? Bukannya kalian itu bersahabat ya?" tanya Amira dengan bingung.

Raut wajah Denis seketika berubah menjadi dingin dan menakutkan mendengar nama Kenzo. Melihat hal itu Amira menunduk takut mendapat kemarahan sang anak, karena sudah lancang bertanya mengenai privasinya.

"Sandro kamu antar mama aku pulang" titah Denis dengan suara dingin seperti es.

"Oke bos" ucap Sandro tak membantah.

Amira lalu bergegas pergi tak membantah atau bertanya, karena tahu saat ini anaknya sedang emosi dan jangan diganggu dulu jika tidak ingin terkena amukannya.

Arsen yang tinggal sendiri disana bersama Denis bergidik ngeri merasakan aura yang sangat mengintimidasi didalam sana.

Prang...........

Bunyi benda pecah bergema didalam sana hingga terdengar di luar membuat Amira dan Sandro sudah bisa menebak siapa pelakunya.

Denis menatap ke arah depan dengan tatapan berkilat tajam seakan ingin menghabisi seseorang detik ini juga.

"Berengsek" maki Denis dengan suara tinggi.

Semoga aku selamat dari amukan bos saat ini, batin Arsen meminta dalam hati.

...🌼 🌼 🌼 🌼 🌼...

Brak............

Denis menendang meja didepannya dengan kuat hingga terbelah menjadi dua bagian, melampiaskan emosinya saat mendengar nama Kenzo.

Ia sangat tidak suka mendengar nama Kenzo yang dikaitkan dengannya meski dulu mereka itu memang sahabat baik.

~ Rumah Arkana ~

"Terima kasih ya nak Sandro" ucap Amira dengan tulus setelah sampai didepan rumah.

"Sama-sama tante" balas Sandro dengan sopan.

Amira lalu pamit ingin masuk ke dalam rumah, tapi baru saja ia sampai di teras rumah langkah kakinya terhenti saat mendengar ucapan Sandro barusan.

"Aku harap mulai sekarang tante jangan menyebut nama Kenzo di hadapan bos lagi" ucap Sandro memperingatinya.

"Kenapa?" tanya Amira dengan penasaran.

"Kenzo bukan lagi sahabat bos tante. Jadi aku harap tante tidak menyebut lagi nama sialan itu jika tidak ingin melihat kemarahan bos" jawab Kenzo dengan suara tegas.

"Tapi bukannya Kenzo itu sahabat yang paling dipercayai oleh Denis nak?" tanya Amira lagi.

"Sudah tidak lagi tante! Aku cuma mau beritahu tante hal ini buat kebaikan tante kedepannya" ucap Sandro sambil melajukan motornya pergi meninggalkan tante Amira yang berdiri bengong di depan teras.

Baguslah jika anakku tidak berteman lagi dengan manusia bersifat rubah itu lagi, batin Amira dengan lega.

Selama ini tanpa sepengetahuan Denis, ternyata Kenzo juga ikut turut ambil bagian menyiksanya lewat batin dan fisik.

Sering kali ia mendapat pukulan dari Denis itu juga karena Kenzo yang mengadu tentangnya yang tidak-tidak dan memprovokasi Denis, kalau semua yang terjadi dalam hidup Denis itu karena dirinya yang terlahir sebagai orang miskin.

~ Zeus Club ~

Kenzo meminum tequila didepannya langsung dari botol, membuat sahabatnya yang selama ini bersama-sama dengannya hanya bisa menggelengkan kepalanya sudah tak bisa menegur kelakuan temannya itu.

"Kamu kenapa? Tidak seperti biasanya dude?" tanya Riki sahabat karibnya Kenzo dari zaman mereka masih TK hingga saat ini.

"Ini semua karena Denis berengsek itu" maki Kenzo dengan tatapan berkilat tajam.

"Cih! Masih aja kamu berteman dengan si miskin itu" decih Riki dengan tatapan kesal saat menyebut nama Denis.

"Kamu kan tahu apa tujuan aku berteman dengan dia selama ini" balas Kenzo dengan kesal.

"Lalu? Apa kamu sudah dapat semua keinginan kamu selama ini dude?" tanya Riki dengan tatapan mengejek.

"Sial" maki Kenzo dengan kesal.

Hehehehe................

Riki terkekeh mendengar makian Kenzo dan ia yakin jika semua usaha dan rencana sahabatnya itu pasti gagal total, sehingga ia melampiaskan kekesalannya dengan minuman keras.

"Jadi bagaimana sekarang?" tanya Riki sambil menyesap tequila digelasnya perlahan-lahan.

"Dia udah bukan sahabat aku lagi dan mulai detik ini dia sudah menjadi daftar musuh nomor 1 di hidupku. Aku akan buat dia menangis dan merangkak di kakiku meminta pengampunan" jawab Kenzo dengan tatapan penuh kebencian.

"Keputusan yang brilian dude"

"Heemmm"

Keduanya lalu bersulang merayakan hal itu dan tak lupa memesan wanita penghibur untuk menemani mereka malam ini.

Sedangkan pengawal setia Kenzo hanya bisa berdiri disana menjaga keduanya yang menikmati malam ini didalam sana.

1 Bulan kemudian

Tak terasa waktu berlalu dengan sangat cepat dan sudah 1 bulan berlalu sejak pembukaan kantor Denis yang baru.

Saat ini Denis tengah memeriksa laporan kantornya selama sebulan yang diberikan oleh Sandro barusan, karena Sandro saat ini jabatannya adalah asisten sekaligus tangan kanan Denis.

...🌼 🌼 🌼 🌼 🌼...

"Bagus aku suka dengan kinerja kalian semua selama sebulan" puji Denis dengan suara dingin.

"Ini semua berkat arahan dan ajaran bos yang mengajari kami langsung" balas Sandro merendah karena memang seperti itu kenyataannya.

"Heemmm! I know tapi itu semua tidak akan berhasil tanpa bantuan kalian juga" (aku tahu)

"Iya bos"

"Berapa klien kita saat ini?" tanya Denis dengan suara dingin.

"Saat ini sudah ada 12 klien yang berinvestasi di kantor kita bos. Ini semua berkat bocah empat mata itu yang menyebarkan berita mengenai kantor kita bos" ucap Sandro memuji kehebatan Arsen dalam dunia marketing.

"Suruh Arsen untuk memantau klien kita dan pekerja kita jangan sampai ada yang berkhianat" titah Denis dengan tatapan dingin dan tajam.

"Baik bos"

"Bagaimana dengan apa yang aku minta kemarin?" tanya Denis sambil mengetuk jarinya di atas meja.

"Sesuai ucapan bos ternyata kemarin geng Ular Cobra melakukan transaksi jual narkoba di pelabuhan yang di pimpin oleh Jakson bos"

"Ckk!! Mereka sudah mulai bergerak rupanya" decak Denis dengan sinis.

"Bos memangnya kenapa kita harus mencari tahu tentang kegiatan geng Ular Cobra? Bukannya kita tidak ada hubungan lagi dengan mereka bos?" tanya Sandro dengan cepat.

"Aku tahu sialan itu tidak akan diam setelah kita membuat harga dirinya jatuh waktu itu"

"Jangan bilang bos melakukan ini semua untuk mengantisipasi Kenzo ke depan" tebak Sandro.

"Otakmu bekerja dengan cepat ya! Hehehe" ucap Denis sambil terkekeh.

Sandro tak bisa berkata apa-apa setelah mendengar tujuan dari Denis yang memintanya kemarin untuk mencari tahu tentang kegiatan geng Ular Cobra.

Ternyata itu semua ada maksud tertentu bukan hanya perintah saja.

Sepintar apa sih bos sampai ia bisa memikirkan hal sekecil itu, batin Sandro dengan bingung.

...🌼 🌼 🌼 🌼 🌼...

To be continue...........

1
𝚃𝚛𝚒𝚜𝚝𝚒𝚊
bagus banget
WhiteAngelDevil: terima kasih ya ka
total 1 replies
Mamat Stone
/Good//Good//Good/
WhiteAngelDevil: makasih ya ka udah mampir di karya aku☺️
total 1 replies
Mamat Stone
/Tongue//Tongue//Tongue//Tongue/
Mamat Stone
Gak ada maaf buat yang durhaka kepada orang tua terutama ibu /Sob/
WhiteAngelDevil: benar Thu ka, tapi masih ada kesempatan kedua buat perbaiki kesalahan kita sebelum kita menyesal ka
total 1 replies
Siti S
Luar biasa
#ayu.kurniaa_
.
ria sufi
asli Danis emang kejam ma ortu sendiri
WhiteAngelDevil: benar banget ka
total 1 replies
Elangga Elang
hahahaha, ngakak gw
WhiteAngelDevil: iya ka
total 1 replies
Usmi Usmi
nangis aja kerjaan si lelyla
WhiteAngelDevil: hehehehhe iya ka
total 1 replies
Usmi Usmi
si Lela ini kok gak paham2 kl banyak musuh terlalu manja
WhiteAngelDevil: namanya juga manusia ka
pasti ada kesalahan yang dibuat
total 1 replies
Usmi Usmi
ya Thor harus beres musuh besar sblm nikahan
WhiteAngelDevil: nanti di cerita selanjutnya masih ada musuh juga setelah menikah nanti ya ka
total 1 replies
Usmi Usmi
lupa daratan Arsen Sampek dia mengaku bos juga
WhiteAngelDevil: kebanyakan kita sering lupa dari masa Asala kita kalau udah di posisi atas sih ka
total 1 replies
Usmi Usmi
kelamaan tho bales si Kenzo dan si Kesya
WhiteAngelDevil: bentar lagi juga udah gilirannya ka
total 1 replies
Usmi Usmi
tadi di Kesya kok blm Thor yg curi dompet
Usmi Usmi
habis kamu Kesya 😀
Usmi Usmi
cerita in Thor knp Denis kembali kemasa lalu biar aku gak bingung 🤣
Ahmad Ciu Ridwan: tuhan mengabulkan permohonna dia supaya bisa membahagiakan orang tuanya.karna dia menyesala sudah durhaka
WhiteAngelDevil: dia kembali ke masa lalu karena dia punya penyesalan yg amat besar ke mamanya ka
total 2 replies
Usmi Usmi
aku kok pusing bacanya Thor tadi d penjara kembali LG kerumah gmn sih kok bingung 😕
WhiteAngelDevil: itu cerita dia sebelum di hukum mati tembak ka
jadi saat dia mati itu dia reinkarnasi ke sebelum dia meninggal ka
total 1 replies
Disimpang Jalen
anjirrrr w padahal preman...baca ini air mata w netes🥱🥱
WhiteAngelDevil: hehehehe terlalu dihayati mungkin ka
total 1 replies
anyelin stephania
mampus. makanya jadi istri jangan bodoh kali. nurut aja sama suami kamu. udah punya suami bucin kayak damian tapi bandel kali jadi istri
WhiteAngelDevil: iya ka😁😁😁
anyelin stephania: salah namanya denis bukan damian. salah typo wkwkwk
total 2 replies
anyelin stephania
Luar biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!