NovelToon NovelToon
Pacar Suamiku

Pacar Suamiku

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:307.1k
Nilai: 4.7
Nama Author: Nadiapuma

masa lalu terkadang bisa membuat semua di masa depan berantakan. dia yang berasal dari masa lauku, dia yang sudah lama aku lupakan. datang lagi tanpa pemberitahuan.

aku harus bagaimana menanggapi perjodohan ini. setauku dia mencintai wanita lain dan bukannya aku. tapi ini permintaan mendiang ibuku

apa aku boleh menjadi anak yang tidak patuh akan permintaan terakhir ibuku...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nadiapuma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Penolong

Flashback

Author POV

"Nana ambilin papa minum dong." Ucap papa Nana yang sedang asik menonton tv.

Nana kecil yang baru berusia 8 tahun itu dengan senang hati mengambilkan segelas air untuk papanya.

Begitu sampai Nana memberikan air minum itu pada papa nya.

"Ini pa, minumnya." Kata Nana riang dan melanjutkan memainkan boneka barbienya

"Terimakasih yaaa." Kata papa Nana yang mulai menonton tv lagi.

Prang...

"Pa, papa. Tolongin mamaa paa." Mama Nana berteriak dari dapur setelah Bunyi barang terjatuh.

Nana dan papanya segera menghampiri sang mama di dapur.

Saat itu kaki dan tangan mama Nana sudah memerah karna tersiram air panas. Pancinya sudah tergeletak di bawah.

"Kamu ngapain sih!" Teriak papa Nana pada mamanya.

"Kalo nggak bisa kerja tuh diem aja." Papa Nana menyeret mamanya agar menjauh dari dapur. Membawanya ke kamar mandi dan menyiraminya dengan air.

"Kenapa kamu siram aku kaya gini." Ucap mama Nana memberontak.

"Diem." Ucap papa Nana yang akan memukul sang mama dengan gayung.

"Jangan." Teriak Nana.

Nana segera berlari memeluk mamanya.

"Ngapain kamu di situ Nana. Sana main lagi, ini urusan orang dewasa." Jelas sang papa menyeramkan.

"Jangan pukul Mama paaaa. Kasian mama tangan nya sakit kena air panas." Kini Nana kecil itu menangis di pelukan mamanya.

"Diem kamu ya. Masih kecil banyak omong. Memang kamu nggak bener ya ngedidik anak." Sebelum gayung itu melayang ke tubuh sang mama bel rumah menyala.

"Keluar kamu Nana liat siapa itu." Dan papa nya menarik Nana paksa dari pelukan mama.

"Cepet atau papa pukul kamu ya." Nana langsung berlari keluar kamar mandi.

Dan saat Nana pergi mamanya di pukuli dengan gayung kamar mandi dari plastik.

Begitu membuka pintu, Nana melihat Keenan muncul.

"Kakak ngapain kesini?" Tanya Nana pelan.

"Ini mama ku minta tolong ke mama kamu buat bikin kue di rumah aku sekarang." Ucap Keenan yang sudah berusia 13 tahun sekarang.

"Tapi kayanya mama aku nggak bisa. Dia baru aja kena air panas." Jelas Nana kecil.

"Oh ya udah." Keenan berjalan menjauh dari rumah itu kembali ke rumahnya.

Tapi tidak berselang lama mama Keenan datang ke rumah mereka, karna Keenan memberi tau jika dia mendengar keributan dari aldalam rumah nana.

"Kenapa Tante?" Tanya Nana pada mama Keenan.

"Tolong panggilin mama kamu ya. Katanya mama kamu kena air panas ia?" Tanya mama Keenan dengan suara cukup keras.

"Sebenernya itu mama ke....." Mulut Nana di tutup dengan tangan besar sang papa yang tiba tiba ada di belakang nya.

"Ah tetangga." Sapa papa Nana tidak ramah.

"Katanya mamanya Nana kesiram air panas apa ia?" Tanya mama Keenan.

"Ah bukan apa apa sekarang udah tidur dia. Tadi abis di obatin." Jelas papa nana bohong.

"Lagian nggak ada urusan sama tetangga juga. Jadi mending pada pulang aja." Ucap papa Nana mengusir.

"Ooh kalo udah di obatin ya sudah ya. Saya pamit ya Nana." Mama Keenan mengusap rambut Nana sayang dengan senyum tulus dan pergi.

"Mau bilang apa kamu tadi sama orang itu HAH..." Papa Nana kini membanting gelas di atas meja ke lantai.

Nana menangis karna takut juga kaget.

"Bandel kamu yaaaa." Telinga Nana di tarik ke atas oleh papanya.

"Nana, main sepeda yuuuk. Nanaaaa" panggil Keenan dari depan rumahnya.

"Nanaaa." Panggil Keenan lagi.

Papa Nana melepas tangannya dan memilih pergi keluar rumah. Melihat papa Nana sudah pergi Keenan masuk ke dalam rumah Nana.

"Ini, mama aku kasih ini untuk mama kamu. Ayo kita obatin mama kamu." Keenan menggenggam tangan Nana dan menariknya.

00

Selesai mengoleskan obat untuk tangan dan kaki mama Nana, Keenan mengajak Nana ke rumahnya.

"Kakak. Kenapa kakak selalu tolongin Nana sih?" Tanya Nana pada Keenan sebelum masuk ke rumah Keenan.

"Kalo ada orang susah ya di bantu." Ucap Keenan tenang.

"Terimakasih banyak ya." Ucap Nana tapi masih bersedih.

"Udah tenang aja, nanti mama kamu sembuh kok. Kita makan dulu di rumah aku ya. Nanti kita bawain makanan untuk mama kamu juga." Keenan mengusap rambut Nana.

"Nana kuat Nana hebat." Keenan mengusap air mata Nana dan menyentuh kedua bibir Nana dan di tarik ke atas agar Nana tersenyum lagi.

"Ia Nana kuat." Ucap Nana dengan senyum lebarnya lagi. Keenan ikut tersenyum melihat senyuman Nana.

Keenan menggandeng Nana menuju rumahnya yang hanya berjarak 10 langkah dari gerbang rumah Nana.

00

"Lepasin nggak? Oh atau aku teriak minta tolong yaa." Ancam Nana yang kini sudah berusia 13 tahun.

"Ah cuma kue murah kaya gini aja Lo nggak mau kasih ke kita." Anak Laki laki seumuran Nana itu membanting kotak cupcake milik Nana.

"Mana duit juga dong." Ucap anak laki laki lainnya, mereka memakai seragam yang sama dengan Nana.

"Jangan... Lepasin nggak!" Anak anak itu berusaha mengambil tas Nana yang di pakainya.

"Woy tikus." Keenan datang dari arah agak jauh.

Anak anak itu berhenti sebentar dan memulai merampas lagi.

Keenan datang dan menarik kerah belakang baju dua anak tadi dengan mudah. Lalu mendorong mereka sampai terjatuh.

"Berani gangguin Nana lagi. Sama aja ngajak gw berantem. Ngerti nggak kalian!" Bentar Keenan pada mereka.

Anak anak tadi masih memegangi lengannya.

"Ia bang maap bang. Kita nggak gangguin Nana lagi." Ucap mereka yang hampir di tendang oleh Keenan.

"Dah pergi kalian. Jangan ganggu Nana lagi." Keenan menendang pelan kaki salah satu anak tadi.

"Kakak makasih ya, udah tolongin Nana." Nana memungut kotak cupcake nya dan melihat cupcake nya yang sudah tidak cantik lagi.

"Itu jualan kamu?" Tanya Keenan pada Nana.

"Nih kakak beli, kebetulan tadi kakak depet uang tambahan dari papa." Keenan mengeluarkan uang 50 ribu.

"Nggak usah kak. Makasih ya udh bantuin Nana terus. Nana pulang." Nana segera berlari dari Keenan.

Dirinya masih malu karna waktu itu memberikannya kue pada Keenan yang ternyata sudah punya pacar.

00

Flashback off

Nana POV

Kenapa semua kenangan tentang Keenan yang selalu menolongku seakan teringat lagi?

"Kenapa?" Tanya Keenan padaku yang melamun di sampingnya.

Aku menatap Keenan sebentar yang membuat nya semakin bingung.

"Menurut kamu selama ini aku itu apa sih?" Tanyaku pelan sambil menatapnya.

Keenan seakan tertegun dengan pertanyaanku.

"Memang kenapa?" Tanya Keenan.

"Jawab aja bisa nggak?" Kataku.

"Kamu itu Nana yang selama ini selalu aku anggap lemah di mata aku. Tapi...." Keenan malah berhenti dan mengunci pandangannya padaku.

"Tapi sekarang kamu udah dewasa, udah jadi Nana yang kuat dan hebat. Yang malah bikin aku makin ingin ngelindungin kamu yang sebenernya rapuh di dalam." Keenan menggenggam tangan kananku.

"Aku bisa lihat dengan jelas luka, takut dan kecewa yang selalu kamu tutupin dari orang lain."

"Jadi aku, mau ada di sebelah kamu untuk jadi sahabat. di belakang kamu untuk jadi support sistem. Di depan kamu untuk menunjukkan jalan menuju masa depan kita berdua." Keenan mencium punggung tanganku.

.

.

.

.

.

.

.

TBC...

Nadiapuma

28.07.2020

Hai semua. Ternyata ujian aku di majukan 2 hari lebih cepat. jadi tadi aku ujian gaes. Biasanya setelah ujian aku dan temen sekamar asrama aku bakal jalan gaes. Tapi karna pandemi ini aku memilih menulis saja kali aja ada yang sudah rindu keenan.

1
Memyr 67
judul episode pernikahan, siapa yg nikah?
Memyr 67
ribet. punya suami model keenan. kalo asich, tinggal aja. yg tegas jadi istri. kalau dia gila, kehilangan istrinya, biarin aja lach.
Lisna Wati
terimakasih ceritanya
Milka Epi
beruntung sekali aku dapat suami yg gak punya kenangan masalalu alias aku pertama dan semoga yg terakhir buat dia 😊
Putri Minwa
lanjut ke Dendam ya thor
Putri Minwa
aduh, perempuan emang gampang di tipu ya
Putri Minwa
Kalau udah selingkuh, ya tinggal kan aja
Putri Minwa
emang nya ada apa dengan mama Vera, seperti ada hal yang menarik nih
Putri Minwa
hai thor putri Minwa mampir
Putri Minwa
manja sekali ucapan cintanya
Putri Minwa
jangan lupa mampir di mutiara Yang Terabaikan ya thor
Putri Minwa
mantap thor, lanjut
Putri Minwa
Widih, enak ya, kalau punya kekasih yang perhatian gitu
Putri Minwa
selamat ya, atas. penyatuan cinta nya
Putri Minwa
hai thor putri mampir ya
Putri Minwa
kebanyakan kekasih bikin pusing, kalau begitu lebih baik mundur aja deh
Putri Minwa
jangan lupa lirik Dibalik Kesetiaan Nayla ya thor
Putri Minwa
semangat terus thor, lanjut
Putri Minwa
sedih yang tak ada obatnya thor
Putri Minwa
kak putri mampir thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!