NovelToon NovelToon
Cinta Terlarang

Cinta Terlarang

Status: sedang berlangsung
Genre:Kehidupan Manis Setelah Patah Hati
Popularitas:24.7k
Nilai: 5
Nama Author: khitara

mencintai mungkin bukanlah sesuatu yang salah....
Tapi....mencintai milik orang lain, apakah itu juga bukan sesuatu yang salah ?!

Xyraisin Collin,
entah dari mana nama itu di peroleh seorang gadis cantik yatim piatu yang tinggal di sebuah yayasan yatim piatu dan akhirnya di nikahi oleh seorang laki laki yang di kemudian hari membawanya keluar dari panti itu.

Namun kehidupan rumah tangga bahagia yang ia impikan nyatanya tak pernah ia dapatkan karena keluarga sang suami yang sama sekali tidak pernah mau menerimanya.

Apalagi ia yang tak kunjung hamil di usia pernikahan mereka yang memasuki usia dua tahun.

Bryan Nikolas Yu,
seorang pria dingin yang tak lagi mau mengenal cinta.
Namun...
tiba tiba ia merasa tertarik dan jatuh hati pada sosok pelayannya yang bertugas merawat sang nenek.

tapi sayang....cintanya jatuh pada orang yang salah,
ia mencintai istri orang.

mampukan Bryan mewujudkan keinginannya memiliki seorang Xyraisin Colins yang notabene adalah istri orang.

CINTA TERLARANG

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon khitara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 17 pagi biasa yang tak biasa

Cringg....

Alarm di ponsel Xyra berbunyi, wanita itu segera meraihnya dan mematikan alaramnya dengan cepat.

Ia takut bunyi alarm akan membangunkan Yari.

Xyra bangun dengan sangat hati hati sekali, matanya masih terasa berat.

Rasanya ia baru saja terlelap tapi ia sudah harus bangun.

Setelah hampir setengah jam menyelesaikan ritual paginya,

Xyra segera turun ke bawah untuk melakukan rutinitas paginya di rumah ini.

Xyra menghela nafas kala ia melihat cucian piring yang menumpuk di tempat cucian piring.

Tak ingi membuang buang waktu, Xyra segara memulai pekerjaannya.

Sangking sibuknya Xyra sampai ia tak menyadari kehadiran bu Santy.

" pulang jam berapa kamu semalam ?! " tanya bu Santy sambil berdiri di sisi meja makan dan sukses membuat Xyra yang sedang memasak terjengkit kaget.

" maaf bu....

jam dua belas " jawab Xyra menahan kaget.

" enak kamu ya....

sekarang gayamu udah kayak anak gedongan, minta ke sana kemari terus ngabisin uang suami,

Kamu tahukan....

Cari uang itu nggak mudah....selama ini kami menyekolahkan Yari tinggi tinggi agar ia bisa menjadi orang sukses.

Tapi apa dia bisa menjadi orang sukses kalau kamu porotin terus uangnya hah....?! " omel bu Santy dengan pedasnya.

Xyra terdiam,

Ia tak berniat menjawab karena ia tahu itu akan percuma.

" seharusnya kamu itu tahu diri, sudah untung kamu bisa tinggal dan jadi keluarga kami.

Ingat kamu itu bukan siapa siapa....

Keluarga aja nggak punya,

jangan sok jadi orang gedongan dengan memanfaatkan anakku " lanjut bu Santy masih mengomel.

" cepat siapkan sarapan dan cuci baju setelah itu..." lanjut bu Santy lagi sebelum pergi dan berlalu dari tempat itu.

Sepeninggal sang ibu mertua, Xyra menghela nafas.

Di usapnya air mata yang menetes begitu saja membasahi pipinya.

Pagi yang memang ia sudah terbiasa dengan omelan dan ocehan sang ibu mertua,

Menjadi semakin terasa luar biasa karena kali ini ocehan sang ibu mertua di tambahi dengan mengungkit ungkit asal usul dirinya juga keluarga yang tidak pernah ia tahu.

Hati Xyra terasa kian sakit ketika ia mengingat, bahkan keluargapun ia tak tahu.

Pukul tujuh pagi Xyra sudah menyelesaikan semua pekerjaannya di rumah sang mertua.

Wanita itu sudah nampak segar dan rapi.

Xyra menatap sejenak ke arah sang suami yang masih terlelap di atas tempat tidur.

Perlahan ia melangkah mendekat kemudian menunduk dan berbisik di telinga sang suami.

" mas...aku berangkat kerja dulu ya..." bisik Xyra,

" ehmm...." jawab Yari hanya dengan bergumam dan menggeliat pelan kemudian ia kembali terlelap.

Xyra menghela nafas,

Akhirnya ia pun keluar dan pergi dari kamar itu.

Xyra menuruni anak tangga, di meja makan telah berkumpul semua keluarga Yari dan sedang sarapan.

" bu...saya pamit " ucap Xyra mengucap pamit, tapi tak ada satu pun dari orang orang di meja makan itu yang menjawabnya, mereka seperti tak melihat keberadaannya dan mendengar ucapannya barusan.

Dengan wajah sendu Xyra akhirnya melanjutkan langkahnya dan berlalu dari tempat itu.

" apa semua sudah siap San ?! " tanya bu Gayatri nenek Yari.

" sudah bu...

tahun baru ini kita akan melakukan open house " jawab bu Santy

" jangan lupa mengundang semua orang penting yang menurut kamu bisa membantu mengembangkan bengkel bengkel kita... " ucap bu Gayatri.

" iya bu...semua sudah di atur "

Seperti tahun tahun sebelumnya....

Keluarga Yari memiliki rencana akan mengadakan open house di malam tahun baru nanti.

Mereka berencana akan mengundang lebih banyak orang orang berpengaruh di sekitar mereka.

" aku dengar vila di ujung desa sebelah itu juga di huni oleh orang kaya San...

Undang saja mereka...siapa tahu mereka bisa memberikan dampak positif buat usaha suamimu...dan mungkin juga usaha Yari " ucap kakek Yari.

" iya pak....akan kami usahakan, masalahnya katanya orang orang yang tinggal di sana jarang keluar dan bergaul dengan warga sekitar meski mereka sudah tinggal di sana selama satu tahunan ini "

" usahakan saja...."

Keluarga Yari sedang asyik membahas tentang rencana open house tahun baru mereka nanti, tanpa mengikut sertakan Xyra sang menantu sama sekali.

🍀

Waktu terus berlalu, satu minggu sudah berlalu sejak Yari mengajak Xyra keluar waktu itu.

Keluarga Yari semakin sinis kepada Xyra.

Sekuat tenaga, Xyra mencoba untuk bersabar demi sang suami.

Pagi ini di villa nyonya Laura...

Seperti biasa, pukul setengah delapan Xyra sudah sampai di vila itu.

" mbak Xyxi....." panggil Sari ketika ia melihat Xyra baru saja masuk ke ruang pantry.

" iya mbak Sari..."

" nyonya sedang kontrol kesehatan bersama madam Liana dan pak Luka,

tadi nyonya pesan supaya mbak Xyxi membersihkan kamar nyonya dan merapikan almari pakaian nyonya "

" ah iya mbk...makasih infonya " jawab Xyra sambil tersenyum.

Tak lama setelah berbincang sejenak, Xyra keluar pantry dan masuk ke dalam kamar sang majikan.

Di sana ia mulai melakukan tugasnya.

Membersihkan kamar nyonya Laura dan merapikan almari pakaian majikannya itu.

Cklek...

Ketika sedang asyik bersih bersih pintu kamar nyonya Laura terbuka dari luar.

" ada apa mbk Sari ?! " tanya Xyra ketika ia tahu yang membuka pintu adalah Sari.

" sudah bersih bersihnya ?! " tanya Sari masih berdiri di ambang pintu, ia tidak berani masuk ke dalam kamar sang majikan.

" sebentar lagi "

" kalau sudah....

mbak Xyxi di minta membersihkan kamar tuan muda "

Degh...

Jantung Xyra seketika seperti melompat keluar mendengar ucapan Sari barusan.

" kamar tuan muda...." cicit Xyra di dalam hati.

Sudah satu minggu sejak kejadian malam itu ia tak lagi pernah melihat cucu majikannya itu.

Lalu sekarang...

" tuan muda sendiri yang minta mbak..." Sari menjelaskan seolah ia paham arti wajah Xyra yang terkejut itu.

" i..i...iya mbak Sari, memang tuan muda sudah pulang ?! "

" barusan aja pulang mbak...aku pergi dulu ya..

Mbak Xyra buruan ya ke kamar tuan muda...

tahu sendiri tuan muda orangnya seperti apa..."

" iya mbak..." jawab Xyra dengan wajah yang tiba tiba memucat dan suara yang tergagap.

Sepeninggal Sari, Xyra termenung...

Ia mengingat kejadian satu minggu yang lalu di mana Bryan yang bertingkah aneh dan seperti menguntitnya.

Tapi....

Tatapan mata dan raut wajah laki laki itu sangat menakutkan baginya.

Xyra tanpa sadar memegangi dadanya, jantungnya tiba tiba terasa berdetak kencang hanya karena ia mengingat raut wajah dan tatapan mata Bryan kepadanya.

1
Tuti Tyastuti
𝘭𝘢𝘯𝘫𝘶𝘵💪
Tuti Tyastuti
𝘢𝘺𝘰 𝘴𝘦𝘮𝘢𝘯𝘨𝘢𝘵 𝘣𝘦𝘳𝘫𝘶𝘢𝘯𝘨 𝘣𝘳𝘺
shinta
waduh degdegan nih, dimana mereka akan bertemu, rumah sakit atau di pertemuan perusahaan. ahhhh kak Thara, gantung kita kayak jemuran iniiihhh
Widia Aldiev
jika Bryan ketemu baby Syakil jangan di persulit ya kak Tara 🙏🙏
Widia Aldiev
ayo Bryan selangkah lagi kamu bakal ketemu anak kamu ❤️❤️❤️
Titin Rosediana
wah.. nanggung bnyk up donkzz❤️❤️❤️🙏🙏🤭
nur hayati
makin seru
Widia Aldiev
ayo Bryan sedikit lagi kamu akan bertemu benihmu yg kini tumbuh menjadi Batuta yg tampan seperti kamu,semoga mereka bertemu di rumah sakit ❤️❤️❤️ g sabar nunggu nanti siang 🔥🔥
novi💜💜
berjuang bry,,,, ada bocil juga yg harus di perjuangin tuh
shinta
sepertinya perjuangan Bryan akan dimulai😍😍😍😍
novi💜💜
waaah suasana desa tempt tinggal xyra mengingatkanku di desa saat masa kecil thor, disana juga pada garap lahan milik perhutani di tanami jagung, ketela padi dan banyak lainnya.banyak tengkulak datng kesana untuk beli hasil panennya.tetep semangat thor
novi💜💜: aku orang jawa tengah ka, desa masa kecil persis banget kayak yg d cerita kaka ini
total 2 replies
Susanti
suka
Tuti Tyastuti
𝘪𝘵𝘶 𝘱𝘦𝘳𝘶𝘴𝘢𝘩𝘢𝘯 𝘣𝘳𝘺𝘢𝘯 𝘬𝘢𝘯 𝘺𝘢🤔
Widia Aldiev
takdir benang merah masih terikat antara Xyra dan Bryan kalau sudah terhubung sejauh apapun Xyra berlari maka benang merah itu yg akan menuntun ya Kembali pada Bryan...yg buruk akan Tuhan singkirkan dan yg baik akan Tuhan dekatkan..karena semua sudah ada pada garis masing-masing ❤️❤️❤️
Siti Nurhasanah
aduuuhh...takdir oh takdir
takdir menuntun Xyra bertemu Bryan melalui kerjasama bisnis komoditi hasil pertanian Xyra dengan perusahaan Bryan, PT. YU SNACK & FOOD
shinta
bukankah itu perusahaan Bryan??
indy
senangnya Xyra sudah sukses. darah bisnis keluarganya mengalir deras pada xyra
Tuti Tyastuti
𝘴𝘦𝘮𝘢𝘯𝘨𝘢𝘵 𝘹𝘺𝘳𝘢 𝘴𝘦𝘮𝘰𝘨𝘢 𝘮𝘢𝘬𝘪𝘯 𝘴𝘶𝘬𝘴𝘦𝘴 𝘶𝘴𝘢𝘩𝘢𝘯𝘺𝘢💪
Siti Nurhasanah
benar. uang dari Yari berhasil membangun harga firi dan kehormatan Xyra. Semangat Xyra.
Semangat, Author, secangkir kopi halu untukmu ☕😘😍😘
khitara: makasih kakak🙏
total 1 replies
shinta
Xyra tetaplah kuat.... semoga Klian cepat dipertemukan.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!