NovelToon NovelToon
ROMANSA BIAS & ZEE

ROMANSA BIAS & ZEE

Status: tamat
Genre:Teen School/College
Popularitas:1.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: Bubu.id

Zivanya Alkaridz siswi cerdas dan populer di Sekolah Menengah Pertama (SMP) memilih berpenampilan jelek saat masuk ke Sekolah SMA unggulan di kotanya.

Diejek tak memupuskan semangatnya, ia mencari persahabatan dan cinta yang tulus di masa peralihannya itu.

Bias Putra Samudra, seorang siswa tampan dan populer menarik perhatiannya. Hingga tanpa di duga sebuah surat yang menyatakan cinta ia terima tertanda Bias sang idola.

Hati Zee tak menentu, "Mungkinkah Kak Bias benar-benar menyukaiku yang jelek?"

Munculnya Surat itu adalah penyebab konflik dalam kisah ini. Yuk ikuti!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bubu.id, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

SETIAP GERAK MEMENUHI OTAK

..."Kak Bias sungguh mengacaukan otakku!"(Zee)🥀...

...____________________________________...

Gadis tinggi semampai berkulit hitam, dengan tatanan rambut yang diangkat ke atas sebagian dan kaca mata bulat yang tak pernah tertinggal kini berjalan perlahan ke arah lelaki yang belum lama tadi memaksa untuk mengantarnya. Dilihatnya lelaki itu sedang termenung, hingga menelisik tanya di hati Zee mengenai hal apa yang membuat lelaki yang seharian sibuk mengajarinya basket itu termenung.

Jarak keduanya yang semakin dekat, membuat lagi-lagi jantung Zee berdetak tak menentu. Ia menarik napas dan membuangnya berusaha menetralkan rasanya pada lelaki yang sama sekali tak menoleh ke arahnya itu. Ya, Bias masih larut dalam angannya bersama Nasya beberapa saat lalu.

"Ka-k, hmm ... Kak Bi-as! Kakk ...."

Setelah beberapa kali panggilan itu tanpa respon Bias akhirnya sadar dari lamunannya.

"Sorry, udah selesai Yang?" Sontak Zee kaget dengan panggilan Bias atasnya, wajah Zee tampak bersemu dan Zee bertambah gugup saja.

"Eh, aduh ... sorry ... sorry, gue lagi mikirin Mayang anggota tim yang sakit tadi," kilah Bias. Walau nyantanya yang didengar salah tapi Zee merasa tetap senang mendengar panggilan tadi seolah ada apa-apa saja antara keduanya.

"Udah selesai, kan? Ayo naik!"

Pun keduanya kembali membelah jalan, hingga masuk ke area perkampungan penduduk, Zee minta Bias berhenti.

"lho, emang udah sampe? Rumah lo yang mana?"

"Masih lurus sih, Ka-k. Ta-pi sampai si-ni a-ja nganter-nya!"

"Begitu, ya. Yaudah, sampe ketemu besok di tempat latihan!" Bias setelahnya berbalik dan langsung pergi meninggalkan Zee yang masih terpaku melihat motor yang pria idolanya naiki hingga suara dan bentuk motor itu tak terlihat.

Langkah kaki Zee tampak lebar penuh semangat setelahnya. Zee sangat senang dan tak menyangka seorang Bias seakan begitu dekat dengannya hari ini. Pun otaknya dipenuhi tiap detik kebersamaannya dengan Bias. Bias yang tampan dan sabar mengajarinya, Bias yang sopan dan perhatian, juga bias yang tidak malu berboncengan dengannya yang masih menggunakan wajah jeleknya. Bibir Zee seakan tak mau berhenti tersenyum rasanya dan hal itu tertangkap Farah yang sedang menanti Zee di muka rumah karena pulang terlambat.

"Sejak pulang tadi kamu senyum-senyum terus ibu lihat, Zee," lontar Farah sambil menyodorkan makan malam untuk Zee, Zee yang tengah menonton TV seketika menoleh dan mengambil nasi yang disodorkan ibunya.

"Eh, masa sih, Bu. Zee biasa aja, kok," jawab Zee.

"Oh ya? Orang tua bisa tau lo Zee apa yang lagi dirasa anaknya walau anaknya itu nggak mau cerita!" Mata Zee seketika membulat menatap Farah, ia bergeming mendengar ucapan ibunya. Ibunya itu seolah tahu saja apa yang Zee rasakan.

"Udah buruan habisin, kalau ada yang mau kamu ceritain, kamu tinggal ke kamar ibu aja," kata Farah dengan senyum yang sulit diartikan.

"Joy, Zaa udah selesai belum tugasnya?" Joy dan Zaa dengan kompak mengangguk, Farah langsung mendekat dan mengecek jawaban tugas Joy dan Zaa yang duduk di kelas 4 dan taman kanak-kanak itu.

Beberapa waktu berlalu, angin malam terasa semakin dingin, Zee menutup jendela kamar setelah tugas sekolahnya selesai dikerjakan. Ia yang teringat ujaran ibunya beberapa saat lalu merasa ingin bicara pada ibunya mengenai hal yang ia rasa seharian ini. Tapi baru dua langkah kaki itu bergerak, Zee urung, ia mundur dan merebahkan diri ke ranjang.

Jangan lahh, lagi pula kak Bias cuma kakak senior aja.

Zee memiringkan badan setelahnya, berusaha memejamkan mata tapi wajah tampan Bias seolah terus mengikutinya, bayangan setiap kata yang Bias ucapkan dan setiap gerak Bias juga melekat di otak itu.

Tunggu ...

Zee bangkit dari posisi berbaringnya. Ia seketika teringat sesuatu. Ia berdiri menuju rak buku, kemudian memindahkan satu persatu buku dari tempatnya. Zee berusaha mencari sesuatu yang beberapa pekan lalu ia taruh di sana.

Sebuah amplop berwarna pink akhirnya tertangkap netra Zee, Zee tersenyum namun dada itu seketika sesak untuk bernapas normal. Zee mengatur helaan napasnya, tenang dan perlahan. Ia menarik napas membusungkan dada, menahan napas itu beberapa saat baru kemudian membuangnya. Zee berusaha keras membuat kerja jantungnya stabil sebelum akhirnya ia membuka kembali surat yang telah membuat hatinya tak menentu beberapa waktu lalu.

Hai Zee ...

Mungkin lo bingung tiba-tiba menerima surat ini seperti halnya gue yang juga bingung kenapa belakangan ini selalu kepikiran lo.

Lo itu berbeda Zee, unik. Setiap kata yang lo ucap tulus dan senyum lo itu semakin dilihat semakin manis banget.

Ini aneh memang!

Gue bisa aja dapetin cewek-cewek cantik di sekolah ini, tapi hati gue maunya elo yang nempatin tempat spesial itu.

Gue suka elo, Zee.

Please bales surat ini kalau lo juga ngerasain hal yang sama kayak gue.

Bias.

__________________

Sesak itu semakin kuat, saat setiap kata itu lolos dari netra Zee, terbaca dan membuat rasa bahagia memenuhi setiap aliran darah, sangat hangat, berdesir hingga menjalar ke ubun-ubun.

Zee memeluk surat itu ke dadanya. Ia berbaring memiringkan badan hingga akhirnya ia tertidur.

..._______________________________________...

🥀Happy reading😘

🥀Sampai ketemu besok di bab selanjutnya ya❤️❤️

🥀Kisah Bias dan Zee ini minta dirubah alur sama editor kalau mau tetap masuk even Yang Muda Yang Bercinta. Thor mau coba selipin di 3 bab awal sesuai kemauan editor dan selanjutnya akan tetap seperti kisah ini. Doakan karya ini lancar yaaa🙏🙏

1
Enddless Bettle
teranat susah menyingkirkan seseorang yg sudah terpatri dlm hati
IK
ini satyo supir zee dlu bkn
IK
cewe matre
IK
semoga bias terzee zee cinta nya Zee
IK
emang ruwet masalah rumah tangga.. mnding Bias sabar n nemuin bukti klo papa nya mmg slingkuh
IK
kan duo racun ngerjain Zee
IK
karena dy pinter
IK
gercep yaa Zee
IK
izin baca yaa thor
Mutiara Bocil
oleng si Zee untung sadar zee
Mutiara Bocil
lah iya kan
Mutiara Bocil
sadar zee
Evi
aku suka karna visualnya org Indonesia semua
Rusma Yulida
menurutku sih bias bodoh LBH bodoh lagi Zee🤣🤣🤭
Ilham Risa: Hai kak, mampir juga yuk kak ke novel aku "ketika suami ku mendua" makasih kak🙏
total 1 replies
Ika Fitri
info karya baru itu judulnya apa Thor?
blarala
klau suami setengah iklas pasti ada aja yg terjadi mendingan nurut aja zee
ellis siti aisyah
emang agak egois sih ..kan dia yang cinta duluan ya....
Nhinicancer
nama sekolahx kadang salah
fa _azzahra
tadinya mau dkung jihan.tp di part ini aq di ingatkan bhwa johan ga jauh bda dg bias.sama2 suka zee setelah tau kecantikan zee
fa _azzahra
satyo kalo ga salah dlu sopir nya ayah zee bukan ya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!