selir xiao yue anak nona muda ketiga dari keluarga xiao, dalam hidupnya cinta kebebasan tapi alangkah kagetnya tiba tiba kasim kekaisaran menyampaikan titah dirinya di angkat menjadi selir gara gara ilmu perbintangan
"oh tidakkkkkkk aku pengen bebas"
bagaimana nasibnya yang harus hidup di istana dengan aturan aturan dan saingan ?
.
.
.
.
.
seoson 1 sudah tamat dan beralih ke seoson 2
seoson dua menceritakan perjalanan liyue menjadi xiaoyue
liyue adalah putri rubah yang mengalami sidang langit dan terdampar ke dunia manusia lupa ingatan dan menjadi xiaoyue
berbagai ujian dihadapinya dan kini telah kembali ke Alam abadi tapi dia meminum pelupa ingatan ujian sidang langitnya.
yang ada dipikirannya suami dan dirinya tidak bisa menyatu karena mereka semua tidak hidup lama karena takut dia melihat orang yang di sayang meninggal satu persatu dia meminum lupa ingatan
liyue tidak tau sajah bahwa suaminya juga dari alam abadi
dan juga mereka di jodohkan, bisakah mereka bersatu lg?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon vv, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
dia lagi dia lagi apakah tiada hari dia yang damai
xiaoyue yang mendengar tentang ini mau tidak mau juga harus menyiapkan hadiah juga.
mencari kesempatan dalam kesempitan dia menyuruh yin meminta izin kepada pengurus yang bertugas surat izin dari istana dengan alasan mencari hadiah untuk kaisar
setelah mendapat izin dia pergi dengan yin dan pengawal kekaisaran karena keluar resmi dengan kereta kuda.
tiba di pasar yin hanya menyuruh pengawal untuk tidak terlalu dekat dengannya
"kamu awasi aku dari kejauhan sajah"
"baik yang mulia"
yin dan xiaoyue berjalan jalan dengan santai dan merasa lega keluar istana
"yin bagaimana menurutmu aku kasih hadiah apa?"
"entahlah nona"
xiao yue melihat lihat sekitar dan menuju ke toko khusus senjata ekor matanya tertuju pada pedang berwarna biru cerah , dengan pegangan di lapisi mas dan sangat elegan, dengan santai dia menuju pedang itu dan mengambilnya
"tuan berapakah harga nya ini?"
"nona sungguh mempunyai mata yang indah bisa melihat pedang ini sangat istimewa, pedang ini harganya bisa di katakan mahal harganya 1000 koin mas dan pedang ini baru datang nona"
"www sangat mahal dan cocok dengan pedang yang elegan ini, baik saya akan membeli tuan"
"semoga bermanfaat nona"
"Hem, yin berikan uang nya" yin memberikan dan meninggalkan ruangan bersama xiaoyue
xiaoyue keluar dari ruangan dan matanya menyipit melihat seseorang yang di kenalnya
'dia lagi dia lagi apakah tiada hari dia yang damai'
xiaoyue menyuruh yin untuk menemui pengawal dan bilang untuk menginap di penginapan
"yin kamu temui pengawal itu dan cari penginapan aku ada urusan, jangan hawatir aku akan baik baik saja, aku akan kembali jika urusan aku sudah selesai"
"tapi"
"tidak ada tapi tapian aku ada urusan, ingat jangan kembali ke istana sebelum aku datang"
"baik"
dengan segera xiaoyue mengikuti seseorang yang di kenalnya sampai berada di sampingnya dan mengucap
"apa tiada hari kamu berbuat masalah lian?"
ya yang di lihat xiaoyue sang kaisar sedang di kejar kejar orang
"kita ketemu lagi" dengan tersenyum tulus
.
.
.
.
,,,,,,,,,,,,,,,,, kaisar pov ,,,,,,,,,,,,
hari ini aku tiba tiba merasa jenuh dan ingin berkeliling melihat rakyat ku, hingga aku melihat di depan mataku ada pembantaian toko oleh perampok dan aku mencegahnya bersama Zhou dan beberapa pengawal yang mengikutiku
tapi keputusan ku salah mencegah tanpa persiapan hingga berujung ke kalahan di pihak ku, beberapa prajurit tewas jadi aku menyuruh bawahan ku untuk berpencar memecah konsentrasi mereka
dan lagi lagi keputusan ku salah dari lima puluh perampok sebagian besarnya mengikutiku jadi mau tidak mau aku harus melarikan diri
aku menuju ke pinggiran hutan yang sangat sepi dan aku di hadang di segala sisi hingga suara mengagetkan ku dan senyum tipis lolos dari wajahku
"apa tiada hari kamu berbuat masalah lian?"
ucapnya dan suara itu yang selalu ada di pikiran ku akhir akhir ini
"kita ketemu lagi"
aku hanya bersukur dalam hati rupanya kemalangan ku hari ini sebuah berkah
dan aku baru sadar penampilannya sangat berbeda dengan yang ku temui beberapa waktu yang lalu tapi tidak menutup kemungkinan aku langsung mengenalinya lewat suaranya dan aku hanya bisa bilang sangat cantik
sehingga lamunanku terhenti ketika suara salah satu perampok mengagetkanku
"bagus bagus ada wanita cantik di sini bunuh pria itu dan tangkap wanita itu, kita nikmati sebelum membunuhnya" ujar pemimpin perampok kepada bawahannya
"dasar perampok gila" aku emosi ketika mereka ingin melecehkan Yue dan Yue hanya menenangkan ku sajah jangan terbawa emosi dan harus mencari celah untuk kabur
dan aku mengangguk dan membuat rencana dan berhasil melarikan diri
.
.
.
.
.
.
.