NovelToon NovelToon
Kembali Untuk Menjerat Mu

Kembali Untuk Menjerat Mu

Status: sedang berlangsung
Genre:Diam-Diam Cinta / Mengubah Takdir / CEO
Popularitas:22k
Nilai: 5
Nama Author: Siti Marina

Tidak ada yang tahu, Ratu pergi bukan karena ingin meraih cita-cita, namun untuk lari dari perasaannya kepada sosok laki-laki yang ternyata telah memiliki tunangan.
Dia adalah Ardiansyah, putra kedua dari keluarga Suhadi, seorang CEO yang baru saja di Lantik setahun yang lalu setelah menyelesaikan pendidikannya,dan fokus memimpin perusahaan raksasa. namun fakta yang membuat Ratu pergi, Ardiansyah telah bertunangan dengan seorang gadis salehah, teman Adiknya saat berada di pesantren dan memutuskan untuk pergi ke kota dengan misi tersembunyi.
yuk ikuti kisah Ratu di sini....
kawal sampai akhir ya...
apakah sad ending, atau happy ending...

terimakasih atas dukungannya selama ini...
🥰🥰🥰🥰🙏🏻

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Siti Marina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 13

Pukul 09.00 tepat, Angga melangkah masuk dengan penuh percaya diri. Angga terlihat sangat percaya diri, semalam anak buahnya memata-matai kediaman Nisya, namun bak di sambar petir, bisik-bisik tetangga Nisya mengatakan , kalau Nisha sudah dilamar, dan akan melangsungkan pernikahan dua bulan lagi, saat ia mencari tahu siapa lelaki yang telah memenangkan hati Nisya, ternyata laki-laki itu adalah atasan Nisya sendiri. Ardiansyah Suhadi, pemimpin perusahaan yang akan menjadi partner kerjanya, Ia akan mencari celah agar bisa merebut Nisya dari Ardiansyah apapun caranya sebelum janur kuning melengkung,

Saat melewati lobi, matanya langsung mencari sosok Nisya.

Begitu ia melihat Nisya yang sedang berjalan membawa nampan kopi menuju ruang rapat, sudut bibir Angga terangkat. Ia sengaja mempercepat langkahnya agar sampai di pintu ruang rapat bersamaan dengan Nisya.

Angga berbisik sangat pelan di samping telinga Nisya "Jangan lari lagi, Nisya. Abang sudah di sini untuk menagih janji."

Nisya tersentak hingga cangkir kopi di nampannya berdenting keras. Ia segera masuk ke ruang rapat dengan wajah pucat pasi, diikuti oleh Angga yang langsung disambut oleh Ardiansyah.

Ardiansyah berdiri untuk berjabat tangan. Sebagai seorang singa bisnis, ia langsung merasakan aura kompetitif yang kuat dari pria di depannya ini.

"Selamat pagi menjelang siang, Pak Angga. Saya Ardiansyah. Senang akhirnya bisa membahas proyek hotel ini secara langsung."

Angga menjabat tangan Ardiansyah dengan cengkeraman kuat "Angga. Saya dengar Suhadi Group adalah yang terbaik, tapi saya juga dengar pemimpinnya akan segera melangsungkan pernikahan besar. Selamat, Pak Ardi."

" saya akui, kalau Anda benar-benar hebat, bisa mengetahui kalau saya akan menikah" ucap Ardiansyah dingin.

" tentu saja, sebelum saya melakukan kerjasama dengan perusahaan lain, Saya pasti akan mencari tahu siapa pemimpinnya serta sebagian tentang masalah pribadinya" jawab Angga, membuat Ardiansyah tertegun karena teringat perkataan Ratu kemarin, saat Ratu mengatakan kalau dia telah bertunangan serta memiliki seorang adik yang mempunyai anak kembar.

Mata Angga melirik ke arah Nisya yang sedang meletakkan kopi dengan tangan gemetar. Ardiansyah menyadari arah pandang Angga.

"Terima kasih. Kenalkan, ini Nisya, tunangan saya sekaligus staf kepercayaan di sini..., karena anda sudah tahu bahwa saya akan menikah, jadi Saya memutuskan untuk mengatakan kalau yang akan saya nikahi adalah staf saya sendiri.... Nisya."

Suasana ruangan seketika mendingin. Angga tersenyum tipis, sebuah senyum yang penuh arti "jangan senang dulu Ardiansyah, Aku akan pastikan pernikahan anda dengan Nisya tidak akan pernah terjadi" gumamnya dalam hati penuh tekad. sementara Nisya merasa ingin menghilang dari sana sekarang juga.

____

Di tempat lain , Ratu benar-benar menjalankan sumpahnya. Ia masuk ke kantornya dengan gaya yang sangat berbeda. Tidak ada lagi sapaan santai atau ejekan tajam. Ia mengenakan masker hitam pekat dan kacamata hitam yang baru dilepas saat masuk ke ruangannya.

Ia duduk di depan layar monitor, mengabaikan semua pesan masuk dari Ardiansyah yang menanyakan detail teknis kain semalam.

Ratu menekan dadanya yang sesak "Selesai, Ratu. Jangan jadi pengganggu. Biarkan dia dengan dunianya."

Ia mulai mengetik laporan dengan kecepatan tinggi. Namun, saat melihat jadwal di sistem internal perusahaan bahwa ada pertemuan besar di ruang rapat utama Suhadi group, instingnya sebagai peretas mulai bekerja. Ia memasukkan kode rahasia untuk menyadap kamera ruang rapat.

Layar monitornya menampilkan wajah Ardiansyah, Nisya, dan seorang pria asing. Saat kamera menyorot wajah Angga, Ratu menyipitkan mata.

"Siapa pria ini? Kenapa tatapannya ke Nisya tidak seperti tatapan rekan bisnis biasa?"

Ratu menutup kembali layar monitornya dan melihat ponselnya yang dari tadi menyala, ternyata sebentar lagi pertemuan di restoran akan di lakukan, ia segera meraih tas nya , lalu berjalan ke arah mobilnya.

Didalam mobil dengan kaca hitam, Ratu melepaskan kacamata serta maskernya, ia menampilkan wajahnya yang cantik, karena ini bukan untuk pertama kalinya ia bertemu dengan pengusaha itu, bahkan pengusaha itu sudah tahu bahwa dia adalah Vanessa. Karena laki-laki itu adalah salah satu teman kuliah Ratu saat di London.

___

Di dalam ruang rapat, pembicaraan bisnis mulai berjalan, namun Angga terus memberikan pertanyaan-pertanyaan yang menjebak dan bersifat personal, sementara Ardiansyah mulai merasa tidak nyaman dengan suasana tersebut.

"Bagaimana jika kita membahas proyek ini lebih detail saat makan siang nanti, Pak Ardi? Mungkin tunangan Anda bisa ikut serta, agar kami lebih akrab sebagai mitra kerja."

Ardiansyah menoleh ke arah Nisya sebentar, lalu Ardiansyah mengangguk " Baiklah, mari kita ke restoran langganan saya, anda pasti suka" Ucap Ardiansyah datar.

Nisya bersiap-siap, ia mengambil tasnya di ruang kerja miliknya sebelum berjalan mengikuti Ardiansyah dan Angga.

___

Mereka bertiga sampai bersamaan, Ardiansyah datang bersama Nisya dengan mobilnya, sementara... Angga memakai mobil sport miliknya, dan dia terus mengikuti ke mana Ardiansyah membawa Nisya.

___

Suasana restoran mewah itu mendadak menjadi medan perang emosi yang tak kasat mata. Ardiansyah, yang biasanya memiliki kontrol diri luar biasa, merasa rahangnya mengeras saat melihat pemandangan di meja seberang. Di sana, Ratu yang ia kenal sebagai asisten Vanessa duduk tanpa masker dan kacamata. Wajahnya yang cantik bersinar di bawah lampu kristal, tengah tertawa kecil menanggapi ucapan seorang pengusaha muda yang tampak sangat memujanya.

Ardiansyah mencoba fokus pada piringnya, namun telinganya justru lebih tajam mendengar suara tawa Ratu daripada penjelasan bisnis Angga.

"Proyek hotel ini akan menjadi ikon baru Jakarta, Pak Ardi. Saya yakin, dengan keterlibatan Anda, semuanya akan sempurna. Benar bukan, Nisya?"

Nisya tersentak, ia hampir menjatuhkan sendoknya. Ia terus menunduk, mencoba menghindari tatapan Angga yang terus-menerus mencarinya di balik kesopanan palsu pria itu.

"I-iya, Bang... maksud saya, Pak Angga. Semoga semuanya lancar."

Ardiansyah sama sekali tidak menyahut. Bahkan ia tidak menyadari tunangannya yang salah sebut pada Angga. Matanya masih tertuju pada meja seberang, melihat bagaimana pria asing itu berani menyentuh lengan Ratu yang tertutup kain sutera untuk menekankan poin pembicaraan. Gelas di tangan Ardiansyah bergetar karena cengkeramannya yang terlalu kuat.

Angga menyadarinya, lalu tersenyum miring. "Pak Ardi? Sepertinya hidangan di meja seberang jauh lebih menarik daripada presentasi saya. Anda mengenal wanita cantik itu?"Bisik Angga, tanpa terdengar oleh Nisya yang dari tadi melamun.

"Dia hanya rekan bisnis. Saya hanya merasa dia tidak cukup profesional dengan membawa urusan pribadi ke pertemuan kerja," sahut Ardiansyah dingin, meski hatinya terasa terbakar.

Ratu, yang sebenarnya sadar sedang diawasi, sengaja menunjukkan sisi femininnya. Ia merapikan Jilbabnya yang sedikit berantakan karena tertawa, dengan gerakan anggun, lalu melirik sekilas ke meja Ardiansyah. Ia melihat Ardiansyah yang kaku dan Nisya yang malang terus menunduk.

Ratu berbicara pada pengusaha di depannya, namun dengan suara yang cukup keras. "Tentu, Tuan. Kerja sama ini sangat penting bagi saya. Saya suka bekerja dengan orang yang tahu cara menghargai waktu dan... perasaan rekan bisnisnya."

Mendengar itu, Ardiansyah tiba-tiba berdiri. Kursinya berdecit tajam di lantai porselen.

"Nisya, sepertinya udara di sini terlalu pengap. Selesaikan makanmu, kita kembali ke kantor sekarang." Ucap Ardiansyah dingin.

"Lho, Pak Ardi? Kita belum memesan hidangan penutup. Kenapa terburu-buru? Kecuali... Anda merasa terganggu dengan pemandangan di sana?" ejek Angga dengan wajah puasnya.

1
Dewi kunti
jangan lupa ngetiknya pakai spasi biar terbaca🤭🙏🙏🙏
Cica Aretha
ahhh..tambah donk thor..ga sabar nunggu bsk d kantor suhadi🤭💪🙏
Sukarti Wijaya
gercep langsung slesaikan masalahnya ardy jangan sampe berlarut2....👍
suti markonah
tlg nisa jangan di bikin lembek dong thor..kasihan dia jadi korban ayah nya yg tamak sm angga yg tidak punya hati
@Mita🥰
wah Angga ...hati" kamu bakal hancur lo🤭🤭
Aisyah Virendra
Fix... Angga mau cari mati dengan memancing pertikaian sm Ardiansyah, secara tidak langsung dia juga mengusik Najwa. tapiiiiii Ardiansyah dan Ratu bergabung sudah cukup untuk menbuat Anggi mati kutu, Najwa dan Rukayyah hanya akan membantu dari balik layar 🤭
@Mita🥰
Bagus ratu
Aisyah Virendra
Tidak akan pernah terjadi 🤣 yg ada mama Monica akan menyesal seumur hidupnya karena meremehkan seorang Ratu Pratama 🤭
@Mita🥰
Monica kok gak kapok " ya dulu kasus siapa tuh anak angkat nya .
suti markonah: klo ga salah raisa kak
total 1 replies
Cica Aretha
ga ada kapok nya tu h tante monica..semangattt thor💪
@Mita🥰
kasihan Nisya
@Mita🥰
terimakasih update nya😍😍😍
@Mita🥰
😍😍😍😍
suti markonah
kasihan sekali kamu nisa, akibat ulah bpk mu yg serakah kamu jadi korban
@Mita🥰
lanjut
Cica Aretha
makasih byk thor utk duble up nya..sehat2 thor🙏
Sri Supriatin
tks Thor n sehat terus /Good/ slmt bb Indo n mimpi indah 💪💪💪
Aisyah Virendra
Gaskuyyyy Ardiiii... segeralah halalkan Ratu, jangan kalah sama 2 saudaramu yg punya kisahnya masing² dg cara yg unik dan Extreem 🤣🤣 wujudkan mimpimu untuk segera memiliki Ratu, ia Ratu dihatimu dan duniamu 🤭 taklukan segala rintangan yg menghadang 💪
Sukarti Wijaya
nambah thor up nya buat malming😍
Aisyah Virendra
Akhirnya Ardiansyah berkunjung juga ke Mansion Pratama demi menemui Ratu sang pujaan hati 😍😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!