NovelToon NovelToon
Membual Demi Kejayaan Sekte!

Membual Demi Kejayaan Sekte!

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Fantasi Timur
Popularitas:2.2k
Nilai: 5
Nama Author: Fat Kitten

Bai Ren, transmigrator dari Bumi, dipindahkan ke dalam dunia novel beladiri yang penuh dengan para kultivator.

Di dunia yang asing namun familiar itu, Bai Ren diberikan misi untuk membangun sekte terkuat dengan cara membual.

[Ding!!]

[Hadiah penyelesaian tiba!]

[Satu bualan Anda akan dikonversi menjadi kenyataan!]

Apa yang akan kamu lakukan jika bualanmu menjadi kenyataan?

Tentu saja, aku akan semakin rajin membual!

Semakin banyak membual, semakin kuat jadinya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fat Kitten, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 3 : Merekrut murid (2)

"Hahaha! Selamat datang, tamu-tamu terhormat!"

Di kediaman Tuan kota, Zhang Huzi, menyambut kedua tamunya.

"Anda terlalu sopan, Tuan kota."

"Terima kasih telah mengundang dan menjamu kami."

Kedua tamu tersebut menunjukkan rasa hormat mereka dengan memegang kepalan tangan mereka.

"Hahaha! Ini adalah tindakan yang wajar mengingat status kalian!"

Tanpa basa-basi lagi, kedua tamu tersebut di bawa ke aula kediaman Tuan kota dan duduk di tempat yang telah disediakan.

Aula tersebut cukup luas, mengingat ini adalah tempat di mana Tuan kota sering menerima tamu.

Melihat tamunya sudah duduk di kursi yang disediakan, Tuan kota berteriak memanggil seseorang.

"Ehem, Zhang Chun, kemarilah! Beri salam kepada dua seniormu ini!"

Dari dalam ruangan, seorang pemuda dengan wajah cerah dan tubuh tegap, serta memiliki penampilan penuh percaya diri, menampakkan dirinya dan membungkuk tanda penghormatan terhadap kedua tamu tersebut.

"Maaf atas ketidaksopananku sebelumnya. Aku Zhang Chun, memberi salam kepada tetua Lan Hua dan tetua Jian Xin."

Lan Hua, wanita yang duduk dengan anggun layaknya peri, meletakkan cangkir tehnya dan menatap sekujur tubuh Zhang Chun.

"Mhm... melihatnya langsung membuatku percaya. Tidak heran orang-orang menyebutmu jenius terbaik di kota ini. Rupanya itu tidak dibesar-besarkan."

"Itu benar. Meskipun hanya melihatnya sekilas, tapi aku bisa melihat bahwa dirimu tidak sesederhana kelihatannya."

Kedua tetua memuji Zhang Chun dengan jujur setelah keduanya menilainya secara langsung.

Bagi orang sekuat mereka, menilai kekuatan, bakat dan potensi orang lain adalah hal yang mudah dan bisa dilakukan hanya dengan melihat.

Jadi, mendengar keduanya memberikan penilaian positif, jelas itu membuktikan betapa berbakatnya seorang Zhang Chun.

Mendengar pujian terhadap dirinya secara langsung, Zhang Chun berusaha keras menahan kegirangannya dan pamit undur diri.

Zhang Huzi yang menyaksikan semua itu, mengangguk puas, bangga akan bakat putranya yang diakui oleh dua sosok besar.

"Omong-omong, turnamennya sebentar lagi, ya? Aku tidak sabar untuk melihat apakah ada bibit lain yang bisa kubawa pulang ke sekteku."

Orang yang berkata demikian adalah Jian Xin, pria yang mampu mempertahankan wajah mudanya meski usianya sudah setengah abad lebih.

"Selamat atas murid barumu, tetua Jian Xin. Andai saja jika dia perempuan, mungkin aku tidak akan melepaskannya begitu saja untukmu."

"Hahaha, terima kasih banyak, nona Lan Hua. Untungnya sektemu hanya menerima murid perempuan, jadi kuanggap ini adalah keberuntunganku."

Meskipun belum ada formalitas di mana tetua Jian Xin akan membawa Zhang Chun sebagai murid sektenya, tapi dari percakapan keduanya bisa dianggap bahwa hal itu sudah setengah resmi, hanya tinggal menunggu turnamennya selesai untuk mengumumkannya kepada publik.

Zhang Huzi yang hanya menyimak pembicaraan kedua orang itu, hanya bisa tersenyum merasakan betapa bangganya ia sebagai seorang ayah.

'Sudah kuduga, menyelenggarakan turnamen ini adalah pilihan yang tepat!'

'Aku minta maaf kepada semua peserta, karena mereka semua berpartisipasi hanya untuk menjadi batu lompatan putraku menunjukkan kebolehannya.'

Meskipun ini terdengar licik, tapi tidak ada cara lain bagi Zhang Huzi untuk mempromosikan kehebatan putranya agar bisa dilirik oleh sekte besar.

Jika bukan karena turnamen ini, tidak mungkin ia bisa mengundang kedua tetua yang duduk di hadapannya dan membuat mereka mengevaluasi putranya secara langsung.

Dan sebagai hasilnya, putranya bahkan telah menggenggam tiket masuk ke dalam sekte besar meskipun ia belum tampil di turnamennya.

Satu-satunya hal tersisa yang Zhang Huzi harapkan saat ini adalah putranya mampu menunjukkan penampilan mendominasi di arena pertarungan nanti.

...***...

Sementara itu, di sebuah kedai minuman, Bai Ren sedang berbicara dengan pemilik kedai.

"Hoo, jadi dua sekte besar yang akan hadir nanti adalah Sword Pavilion dan Fairy Sect, ya?!"

'Sekte macam apakah itu? Aku tidak tahu, ini belum pernah disebutkan di novelnya.'

"Benar, Tuan! Bahkan konon katanya, tetua Jian Xin dari Sword Pavilion dan tetua Lan Hua dari Fairy Sect sendiri yang akan datang sebagai jurinya!"

'Jian Xin? Lan Hua? Siapa mereka?! Nama ini tidak pernah disebutkan di novelnya!'

"Apakah mereka berdua hebat? Seperti apa kekuatan mereka?"

'Aku harus mencari tahu tentang kekuatan dari orang-orang yang berpotensi menjadi musuh di masa depan, karena informasi sangat penting di sini.'

"Aku tidak tahu tentang level kekuatan pasti mereka, tapi aku pernah mendengar bahwa keduanya berada di ranah Martial Spirit bintang enam!"

'Martial Spirit? Bintang enam? Aku tidak tahu apakah itu termasuk sangat kuat atau biasa-biasa saja di luar sana.'

"Oh, hanya bintang enam. Kukira dia bintang sepuluh atau semacamnya karena orang-orang begitu heboh dengan kedatangan mereka."

'Jika aku bertanya langsung tentang sistem kekuatan di dunia ini, aku pasti dianggap aneh dan mencurigakan, jadi aku harus melontarkan pertanyaan memancing seperti ini dengan harapan ada yang menggigit dan menjelaskannya padaku secara sukarela.'

"Haha! Kau bercanda, Tuan! Mana ada level bintang sepuluh! Martial Spirit hanya sampai bintang sembilan, lebih dari itu maka orang tersebut akan dianggap telah menerobos ke ranah Martial Soul, ranah yang sangat didambakan oleh para kultivator!"

'Kena kau! Jadi di dunia ini ada yang namanya ranah Martial Spirit dan Martial Soul, huh? Dan masing-masing ranahnya dipecah menjadi bintang satu sampai bintang sembilan? Bagus, aku telah mengumpulkan informasi yang cukup di sini!'

[Ding!!]

[Host telah menemukan informasi penting dunia ini!]

[Menghadiahi Host!]

...\=\=\=...

...Menemukan informasi tentang sistem ranah di dunia ini...

...(Hadiah)...

...Bualan Host berikutnya akan dikonversi menjadi kenyataan...

...\=\=\=...

1
RMQ
kasih lima lagi kalau bisa🤣🤣🤣
RMQ
3 hari nunggu cuman 1 chapter thor🗿🗿
Karenina
Nice
verto
wah ta k lah
RMQ
minimal 5-10 chapter sehari🤭😄🤣🤣🤣
RMQ
thor kalau ceritanya bikin penasaran banyak kan chapternya lah thor biar gak mati penasaran pula aku dibuatnya🗿
RMQ
lama juga updatenya🗿1 chapter aja thor🗿
Fat Kitten: sabar, dicicil dulu chapternya🤣
total 1 replies
RMQ
gak ada update lagi ya thor🗿🗿🗿
RMQ
lanjutkan ceritanya jangan setengah setengah kalau buat cerita thor🔥🔥
Nanaa
Seruuu!!
Karenina
👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!