NovelToon NovelToon
Cinta Bertepuk Sebelah Tangan

Cinta Bertepuk Sebelah Tangan

Status: sedang berlangsung
Genre:Ketos / Idola sekolah / Bad Boy
Popularitas:974
Nilai: 5
Nama Author: Aliya sofya Putri

Novel ini menceritakan tentang seorang gadis yang mencintai seorang teman kelas nya, namun cinta nya hanya bertepuk sebelah tangan, dan novel ini juga menceritakan tentang perubahan sikap kedua orang tua nya yang berubah semenjak kedatangan sepupu nya yang ikut tinggal bersama keluarga nya, ia sangat sakit dan terluka namun ia di sambut dengan hangat oleh lelaki yang selama ini melindungi nya dari kejauhan dan ia pun pergi tinggal bersama laki laki itu, ternyata laki laki itu adalah seorang CEO dan MAFIA, pada akhirnya laki laki yang ia cintai dan orang tua nya menyesal

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aliya sofya Putri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 13 JAGA DIA DI SEKOLAH

Bab 13 Jaga dia di sekolah

Pak cakkra terlihat sangat marah kepada anak bujang nya itu, sungguh dia selalu mengajarkan anak nya untuk sopan santun terhadap org yg lebih tua, punya rasa sopan, namun sekarang apa yg ia dapat? KETIDAK SOPANAN dari anak nya itu.

"Apa papah pernah mengajarkan kamu untuk menjadi anak yg tidak mempunyai adabbbb." Bentak pak cakkra

Bu Clara hanya diam saja, karna ia sadar bahwa anak nya sudah tidak sopan saat ini.

"Kembaliiii." Bentak pak cakkra

keras

Nathanael menghela nafas pelan, dan kembali berjalan menuju ke arah org tua nya.

Sedangkan Aletha terlihat terkejut melihat pak cakkra yg sangat terlihat marah saat ini.

Akhirnya mereka duduk di tempat masing masing sambil menunggu pesanan mereka datang.

"Maaf, sudah membuat kekacauan." Ucap pak cakkra

Ruangan yg mereka pesan itu ruangan untuk pribadi jika ada kepentingan khusus, jadi org org tidak bisa melihat atau pun mendengar pembicaraan mereka.

Pak raider dan Bu iris hanya

mengangguk pelan.

"Baiklah, kita mulai saja." Ucap pak raider, dan di angguki oleh pak cakkra.

"Nathanael, ini pak raider sahabat papah, dan papah dari Aletha, sebelum kami menikah kami sudah memiliki janji untuk menjodohkan anak kami ketika kami sudah menikah nanti, dan kebetulan kami menikah di saat yg sama, dan saat ini lah hari di mana kami ingin menjodohkan kalian berdua, papah harap kamu bisa mengerti." Ucap pak cakkra tegas, sebenar nya ia Tidak ingin egois terhadap perasaan anak nya, namun ia ingin yg terbaik untuk anak nya tersebut.

Sedangkan pak raider dan Bu

iris hanya diam saja, karna mereka sudah menjelaskan nya kepada Aletha anak mereka.

Aletha menatap ke arah Nathanael dengan tatapan sendu, ia sangat tidak tega melihat Nathanael yang seperti tertekan, ia tahu Nathanael saat ini sangat kecewa terhadap org tua nya, namun ia pun tidak bisa berbuat apa apa, karna ia mencintai Nathanael.

"Maaf nak, setuju atau tidak nya itu hak kamu, kamu bisa memilih, om dan Tante tidak bisa memaksa, jika kamu terima maka om akan sangat sangat berterima kasi, namun jika tidak om tidak akan memaksa, karna kamu memiliki hak untuk itu." Ucap pak raider

dengan tenang.

Nathanael yg tadi tertunduk pun langsung melihat ke arah pak raider dengan tatapan dingin.

"Apa maksud kamu Rai, bukan nya kita telah sepakat untuk menjodohkan anak kita." Ucap pak cakkra tegas

"Ya kamu memang benar cakkra, namun bukan berarti kita bisa memaksa kan kehendak kita, dan membuat anak anak kita tertekan." Jawab pak raider.

Sedangkan Bu clara sudah meneteskan air mata nya, ia sebagai ibu tentu saja tidak tega melihat anak nya yg seperti sangat tertekan, namun ia tidak berani menentang

suami nya, dan ia di tenangkan oleh Bu iris.

"Mbak yg tenang, ini semua kesalahan kita sebagai org tua, janji itu boleh, namun jika janji di ingkari itu tidak baik, lihat lah sekarang hanya karna kesepakatan janji, anak kita jadi tertekan seperti ini." Ucap Bu iris sendu

Pak raider dan pak cakkra yg mendengar kan ucapan Bu iris pun saling tatap, dan menghela nafas pelan.

"Maaf nak, jika papah membuat perasaan dan diri mu tertekan, papah tidak bermaksud membuat mu seperti ini, papah hanya ingin yg terbaik untuk mu di masa depan nanti." Ucap pak raider sendu

Nathanael yg sedari tadi hanya diam pun akhirnya ikut berbicara.

Ia menarik nafas panjang dan menghembuskan nya pelan.

"Baiklah, jika itu yg kalian inginkan, Nathanael terima perjodohan ini." Ucap Nathanael dingin dan tatapan nya penuh makna

"Alhamdulillah." Ucap mereka kompak

Bu Clara yg tadi menangis ia langsung memeluk anak nya itu, ia tau anak nya tidak sepenuhnya menerima.

Pak cakkra tersenyum kecil, begitu pun dengan pak raider dan Bu iris.

"Itu baru anak papah." Ucap pak cakkra bangga.

Sedangkan Aletha yang mendengarkan itu ia merasa antara bahagia dan heran,,, ia melihat tatapan yg ntah apa artinya dari sorot mata Nathanael,,, namun ia segera menghilang kan fikiran buruk itu.

Karna kesibukan mereka yg sedari tadi, mereka tidak menyadari jika pelayan cafe sedari tadi memanggil mereka, pelayan cafe itu pun langsung saja masuk karna sudah capek berdiri.

"Maaf pak buk saya lancang masuk ke sini, namun sedari tadi saya panggil tidak ada yg membukakan pintu, jadi saya

langsung saja masuk." Ucap pelayan cafe tersebut

Mereka terkejut dengan kedatangan pelayan cafe tersebut, kecuali Aletha dan Nathanael.

"Maaf mbak, kami tidak mendengar mbak memanggil, mungkin karna kami sedang dalam suasana haru." Ucap Bu iris

Mbak mbak pelayan cafe itu pun hanya mengangguk tipis dan langsung meletakkan makanan itu ke atas meja.

"Saya permisi pak, buk, jika ada kesalahan dalam makanan nya, tolong panggilkan saja kami,,, selamat menikmati" Ucap pelayan itu dan berlalu pergi

"Ayo kita sarapan, saya sudah lapar ini." Ucap pak cakkra.

Mereka makan dengan hati yg lega dan bahagia, kecuali Nathanael.

Setelah selesai sarapan, mereka berbincang kecil, kecuali Aletha dan Nathanael hanya saling diam.

Pak raider menatap ke arah Nathanael, ia tau Nathanael tidak sepenuhnya menerima perjodohan ini, mungkin hanya karna terpaksa.

"Nak Nathanael, boleh kah om mengatakan sesuatu." Ucap pak raider sedangkan yg lainnya hanya diam saja

Nathanael mengangguk kecil.

"Kata kan saja om." Ucap Nathanael singkat "Tolong jaga Aletha ketika di sekolah, dan di mana pun nantinya Aletha berada." Ucap pak raider.

Aletha yg mendengar kan itu pun tertunduk malu, sedangkan pak cakkra dan Bu Clara hanya tersenyum kecil

"Baiklah om." Ucap Nathanael lagi

"Om akan pegang janji kamu." Ucap pak raider

Setelah selesai, mereka akhirnya berfoto bersama, dan yg memfoto mereka adalah pelayan cafe yg di bayar oleh pak cakkra.

Setelah selesai akhirnya mereka pulang ke rumah masing masing.

 

Di perjalanan pulang Nathanael hanya banyak diam, dan bahkan hampir tidak pernah mengeluarkan kata kata dari dalam mulut nya,,,

Bu Clara yg melihat sikap dan perubahan dari sang anak pun merasa khawatir, ia takut Nathanael akan menjaga jarak dari mereka.

Pak cakkra yg tadinya fokus menyetir mobil, pada akhirnya ia melihat ke arah istrinya yg terlihat seperti gelisah.

"Mamah kenapa." Tanya pak cakkra dan kembali fokus ke depan

Bu Clara sedikit terkejut mendengar suami nya yg berbicara secara tiba tiba.

"Ah tidak apa apa pah." Ucap Bu

Clara sambil tersenyum

Nathanael yg mendengar kan itu pun hanya melihat sekilas dan kembali fokus melihat arah luar.

 

"Ha akhirnya sampai juga." Ucap Aletha

Bu iris dan pak raider hanya tersenyum

"Sepertinya ada yg sedang bahagia nih." Ucap Bu iris

"Ihhh mamah ah." Ucap Aletha malu

"Papah gak nyangka kalau anak papah ini ternyata suka sama org yg papah jodohkan." Ucap pak raider

"Humm hehe." Ucap Aletha dan

berlari masuk ke dalam rumah dan langsung menuju kamar nya

Bu iris dan pak raider hanya geleng geleng kepala melihat tingkah anak mereka itu.

"Alhamdulillah ya pah, ternyata Aletha menyukai Nathanael." Ucap Bu iris

"Namun Nathanael tidak menyukai anak kita mah." Ucap pak raider

Bu iris yg mendengar kan itu menghela nafas nya

"Mamah tahu pah, tapi semoga saja seiring berjalannya waktu Nathanael bisa menyukai anak kita." Ucap Bu iris

"Aamiin." Jawab pak raider,

"Ya sudah, ayo istirahat pah, mamah capek." Ucap Bu iris

"Iya mah." Jawab pak raider, dan mereka pun menuju kamar mereka untuk istirahat.

 

Di dalam kamar.

"Ahhh GK nyangka banget bisa kebetulan kayak begini." Ucap Aletha sambil tersenyum lebar.

"Bisa bisa nya org yg aku sukai ternyata di jodohkan dengan aku, oh may good, Tidak pernah terbayang kan oleh ku." Teriak Aletha dengan penuh kebahagiaan

"Tapi sepertinya Nathanael hanya terpaksa." Gumam Aletha sendu

"Tapi tidak apa apa Aletha, kamu harus berusaha mendapatkan hati pujaan mu itu." Ucap Aletha penuh tekad.

Aletha pun membuka ponsel nya, dan ia melihat foto foto saat di cafe tadi.

Ia pun membuka grup yg isi nya hanya ada Aletha, Disha, Siti, Irma, Oliv. Ya hanya mereka yg dekat dengan Aletha sedangkan yg lain nya tidak terlalu.

"(Hallo gais, aku lagi sangat sangat bahagia malam ini)." Sed pesan Aletha terkirim

Tidak berselang lama, mereka yg melihat pesan dari Aletha pun langsung membalassssss.

"(Wih berita apa lagi nih, apa tentang perjodohan mu yg kamu ceritakan waktu itu)." Pesan Oliv

"(Iyah tuh, aku Masi kepo sama org yg di jodohkan sama kamu)." Pesan Siti

"(Wih belum juga di kasi tau, kalian seperti sudah tau saja)." Sed, pesan Aletha

"(Waktu itu kamu ceritain nya kurang jelas)." Pesan Irma

"(Ehem intinya tebakan kalian benar)." Balas Aletha

"( Apa dong Len, jangan buat kami penasaran Napa)." Pesan Oliv dengan emoji marah

"(Iya nih, bikin penasaran aja)." Pesan Irma

"(Kalau ku kasi tau, pasti kalian terkejut dan mungkin gak percaya)." Balas Aletha

"(Mangkanya kasi tau duluu)." Pesan Siti

"( Org yg di jodohkan sama aku itu ternyata Nathanael)." Balas Aletha lagi

"(Aaaaaa!)". Pesan Disha yg tiba tiba nongol di grup dengan keterkejutan nya.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!