NovelToon NovelToon
Dari Sampah Menjadi Penguasa Semesta

Dari Sampah Menjadi Penguasa Semesta

Status: sedang berlangsung
Genre:Kultivasi Modern / Kelahiran kembali menjadi kuat / Pemain Terhebat
Popularitas:3.8k
Nilai: 5
Nama Author: Jullsr red

Di bawah langit kelabu yang digelayuti takdir dan dendam yang belum terbalas, Lin Zhantian melangkah memasuki babak baru dalam perjalanan kultivasinya. Setelah menanggung penghinaan panjang yang menggerogoti martabat keluarganya, ia kini berdiri di ambang perubahan besar—bukan lagi sebagai pemuda lemah yang dipandang rendah, melainkan sebagai bara api yang tersembunyi di balik abu.

Bab ini menyoroti pergulatan batin Lin Zhantian saat ia menyadari bahwa kekuatan sejati tidak hanya lahir dari teknik dan energi spiritual, tetapi juga dari tekad yang tak tergoyahkan. Di tengah tekanan klan, tatapan sinis para tetua, serta bayang-bayang kejeniusan para rivalnya, ia menemukan secercah peluang—sebuah warisan kuno yang seolah memilihnya sebagai penerus.

Namun, jalan menuju kejayaan tidak pernah sunyi dari ujian. Energi liar yang mengamuk di dalam tubuhnya hampir merobek meridiannya, menguji batas ketahanan fisik dan jiwanya. Dalam kesunyian malam, saat semua orang terlelap dan

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jullsr red, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 13- Penyembuhan Luka

Hari-hari berikutnya berlalu dalam irama yang kembali teratur, seolah-olah takdir sengaja memberi jeda bagi badai yang pernah menggetarkan hati seorang pemuda bernama Lin Zhantian. Sejak peristiwa terakhir yang mengguncang keyakinannya, hidupnya kembali tersusun dalam disiplin yang keras, nyaris tanpa celah bagi kemalasan atau keraguan.

Setiap pagi, ketika kabut tipis masih menyelimuti lereng pegunungan dan sinar matahari baru merayap malu-malu di antara dedaunan, Lin Zhantian telah lebih dahulu bangkit. Tubuhnya yang masih belia digembleng tanpa ampun. Ia berlari menembus hutan rapat, melompati akar-akar pohon yang menjulur seperti ular purba, memukul batang-batang kayu keras dengan kedua lengannya hingga kulitnya memerah dan napasnya memburu.

Keringat mengalir deras membasahi punggungnya, namun di balik lelah yang menggerogoti otot dan sendinya, sorot matanya justru semakin menyala. Begitu keletihan hampir merobohkan kesadarannya, ia akan menyelinap menuju gua tersembunyi di balik rimbunnya semak belukar—tempat rahasia yang hanya ia ketahui.

Di sanalah terdapat kolam batu misterius yang berisi cairan aneh hasil kekuatan simbol batu kuno. Begitu tubuhnya terendam di dalamnya, keajaiban terjadi. Rasa letih yang semula menghimpit seperti gunung runtuh perlahan mencair, digantikan oleh aliran hangat yang meresap ke dalam setiap pori dan tulangnya. Dalam waktu kurang dari setengah jam, Lin Zhantian akan kembali berdiri dengan tubuh segar, seakan-akan ia baru saja bangun dari tidur panjang.

Lalu ia kembali ke hutan.

Suara pukulan demi pukulan menggema di antara pepohonan. Jurus Tong Bei Quan—Tinju Penembus Punggung—mengalir dari gerakannya seperti angin badai. Setiap hantaman menciptakan letupan nyaring yang mengguncang udara.

“Pa! Pa! Pa!”

Suara itu bersahut-sahutan, membelah kesunyian rimba.

Latihan dengan intensitas seperti itu hampir mustahil ditandingi oleh generasi muda Keluarga Lin lainnya. Bahkan ramuan spiritual tingkat tiga sekalipun tak mampu menandingi khasiat cairan yang telah diencerkan dari simbol batu tersebut. Kelembutannya tidak melukai tubuh yang masih dalam tahap awal kultivasi, namun efektivitasnya melampaui obat-obatan berharga.

Malam hari, saat dunia tertidur dan bintang-bintang menggantung dingin di langit, Lin Zhantian kembali memasuki ruang kesadaran yang gelap dan luas. Di sana, ia mengulang jurusnya tanpa henti, mengasah setiap getaran kekuatan hingga mencapai kesempurnaan.

Sembilan gema kekuatan kini dapat ia kendalikan dengan lancar.

Bahkan gema kesepuluh—yang selama ini menjadi tembok pembatas—telah mulai menunjukkan celah. Ia belum sepenuhnya menembusnya, namun Lin Zhantian tahu, itu hanyalah persoalan waktu.

Sejak hari ia memperlihatkan kekuatannya yang tak terduga, Lin Shan yang sebelumnya gemar mencari masalah tak lagi berani muncul. Keheningan yang tercipta justru menjadi berkah. Tanpa gangguan, Lin Zhantian dapat mencurahkan seluruh pikirannya pada satu tujuan: menjadi kuat.

Seminggu berlalu dalam ketenangan yang penuh tekad.

Namun di balik ketenangan itu, ia menyimpan kegelisahan. Ia ingin menggunakan cairan simbol batu untuk membantu ayahnya, Lin Xiao, yang selama bertahun-tahun menderita luka dalam akibat insiden masa lalu. Namun kesempatan belum juga datang. Lin Xiao kerap keluar masuk hutan untuk mencari obat, menanggung beban keluarga seorang diri.

Hingga hari kedelapan tiba.

Hari itu, ketika Lin Zhantian sedang melatih jurusnya di hutan, suara panik Qing Tan memecah udara.

“Gege! Cepat pulang!”

Suara itu bergetar, sarat ketakutan.

Jantung Lin Zhantian seolah berhenti berdetak. Tanpa berpikir panjang, ia berlari secepat kilat. Setiap langkahnya menghancurkan daun-daun kering di bawah kakinya.

Ia menerobos pintu rumah.

Di atas ranjang sederhana, Lin Xiao terbaring pucat seperti kertas. Di balik pakaiannya, bercak darah merembes keluar.

Qing Tan berdiri di belakang Lin Zhantian, matanya memerah.

“Ayah pergi ke pegunungan dalam untuk mencari obat… beliau bertemu binatang iblis yang kuat…”

Kata-kata itu seperti pisau menusuk hati Lin Zhantian. Rasa bersalah membanjiri dirinya. Andai saja ia sudah cukup kuat…

“Laki-laki tak perlu menangis hanya karena sedikit luka,” ujar Lin Xiao dengan suara berat, berusaha duduk tegak. Namun wajahnya meringis ketika rasa sakit mencabik lukanya.

Liu Yan, ibunya, mendengus kesal. “Masih saja keras kepala!”

Tangannya meraih sebatang ramuan hijau pucat.

“Itu untuk Zhantian!” seru Lin Xiao cemas.

Namun sebelum perdebatan berlanjut, Lin Zhantian telah menyambar ramuan itu.

“Biarkan aku yang merebusnya. Ibu dan Qing Tan jaga Ayah.”

Ia berlari keluar.

Di dapur kecil, tangannya bergerak cepat. Saat ramuan mendidih, ia meneteskan cairan simbol batu ke dalamnya. Warna hijau pekat bercampur dengan energi misterius yang tak kasat mata.

Ketika ia kembali, mangkuk porselen di tangannya mengepulkan aroma obat.

“Ayah, minumlah.”

Lin Xiao menerima mangkuk itu tanpa banyak bicara dan meneguknya habis.

Beberapa saat hening.

Tiba-tiba wajahnya memerah seperti terbakar api. Tubuhnya memanas.

“Yah!” Qing Tan berteriak panik.

Detik berikutnya—

“Puh!”

Seteguk darah hitam pekat menyembur keluar dari mulut Lin Xiao.

Liu Yan hampir pingsan melihatnya.

Namun Lin Xiao terengah-engah, lalu perlahan wajahnya berubah. Kemerahan itu memudar, digantikan rona sehat yang telah lama menghilang.

Ia menatap tangannya sendiri dengan tak percaya.

“Lukaku… luka lamaku…”

Bertahun-tahun energi terhambat di meridiannya. Bertahun-tahun ia menahan rasa sakit dan kehampaan kemajuan. Namun kini, sumbatan itu terasa terkikis.

Aliran qi dalam tubuhnya kembali lancar.

“Liu Yan… lukaku membaik…”

Suaranya gemetar. Seorang pria yang selama ini tegar akhirnya tak mampu menahan gejolak emosi.

Ia memeluk istrinya erat dan tertawa—tawa yang memuat kelegaan, penderitaan bertahun-tahun, dan secercah harapan yang kembali menyala.

Lin Zhantian berdiri di samping, matanya basah namun bibirnya tersenyum lebar.

Efek cairan simbol batu melampaui perkiraannya.

Beberapa kali lagi, dan luka itu mungkin benar-benar sembuh.

Dan ketika saat itu tiba…

Lin Xiao, yang dahulu dikenal sebagai kebanggaan Keluarga Lin, akan bangkit kembali.

Lin Zhantian menarik napas panjang, menggenggam tangan Qing Tan, lalu diam-diam meninggalkan ruangan, memberi ruang bagi kedua orang tuanya.

Di luar, angin malam berhembus lembut.

Di bawah langit yang luas, ia berbisik pelan, namun penuh tekad:

“Ayah… engkau pasti akan kembali menjadi pilar Keluarga Lin. Dan aku… akan memastikan tak seorang pun lagi mampu menjatuhkanmu.”

Api ambisi menyala dalam dadanya.

Perjalanan mereka belum usai.

Bahkan, mungkin baru saja dimulai.

1
anggita
ikut ng👍like aja👌
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!