NovelToon NovelToon
Genius Modern Dinegeri Kuno

Genius Modern Dinegeri Kuno

Status: tamat
Genre:Transmigrasi / Ruang Ajaib / Fantasi Wanita / Tamat
Popularitas:620.4k
Nilai: 5
Nama Author: Delia Ata

Qing Lizi, seorang yatim piatu berprofesi sebagai dokter militer genius yang menguasai banyak hal. Selain cantik, ia juga memiliki dedikasi tinggi pada tugasnya.

Gadis berusia 30 tahun yang gemar akan tantangan, memilih bergabung dengan pasukan militer negara setelah mendapat lisensi kedokterannya.

Saking geniusnya, Qing Lizi sudah meraih gelar dokter specialis diusia dua puluh empat tahun.

Kariernya berjalan mulus, bermacam misi telah ia jalani, hidup mapan, banyak teman, digandrungi puluhan pria.

Sayangnya Qing Lizi tak berumur panjang. Ia harus kehilangan nyawa saat bertugas dinegara berkonflik bersama tentara perdamaian.

Namun bukannya pergi kesurga atau neraka, jiwa Qing Lizi malah pindah keabad kuno, menempati tubuh seorang gadis berusia sepuluh tahun.

Suatu hari, Qing Lizi mendapat anugerah sebuah cicin ajaib yang memberinya banyak keutungan.

Bagaimanakah kisah perjalanan Qing Lizi dikehidupan keduanya ini..?

Apa fungsi cincin ajaib yang melingkar dijari manis Qing Lizi

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Delia Ata, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ngeborong lagi

Orangtua dan adik Huang Feng terperangah melongo, melihat tumpukan barang berharga mahal diatas dipan kayu halaman tengah rumah mereka.

Delapan setel baju katun halus, dua set yang berbahan satin, dua pasang sepatu, dua jubah bulu, masing-masing jatah untuk setiap orang.

Lima gulungan kain dan kapas, empat kasur dan selimut, jajanan lezat berharga mahal yang selama ini cuma jadi keinginan terpendam saja. Ada juga disana.

Untuk gulungan kain dan kapas, mereka setiap tahun bisa membeli sebelum tahun baru. Tapi bukan kain katun halus, melainkan linen kasar.

Kasur dan selimut yang mereka punya saja sudah barang usang sejak sepuluh tahun lalu belum pernah diganti.

Yang makin membuat orangtua dan adik Huang Feng tercengang, ada beras putih pulen berharga dua belas wen per kati.

Gandum halus, lemak babi, daging segar, ikan, telur dan tepung, yang masing-masing memiliki nilai jual sepuluh sampai dua puluh wen per kati, menggunung tinggi menyilaukan mata.

Jangan lupakan garam halus berkualitas bagus berharga seratus wen ada juga diantaranya.

Semua bahan pangan itu diperkirakan bisa untuk stok selama dua bulan.

"Feng, ini dari mana..?"

Sesuai kesepakatan tiga sekawan, Huang Feng pun sedikit membual dalam memberi jawaban.

"Kami menjual lilin madu dan herbal langka yang didapat dari hutan."

Huang Feng memberikan empat puluh tahil pada ibunya.

"Feng...!" tangan bibi Ying bergetar, netranya berembun nanar.

Ditangannya ada kepingan perak pecahan sepuluh tahil. Uang terbanyak yang pernah ia miliki diseumur hidupnya.

Penghasilan tahunan keluarga mereka paling banter delapan tahil jika panen bagus. Itu saja mereka kudu mengencangkan pinggang, mengunci mulut.

"Ibu simpan untuk kebutuhan sehari-hari juga biaya adik diakademi."

"Bagaimana kalau untuk memperbaiki rumah..?" tanya bibi Ying sembari melihat gubuk rapuh mereka.

Huang Feng mengangguk "bagaimana baiknya ayah dan ibu saja."

"Memangnya herbal apa yang kalian dapat sampai bisa membeli ini semua..?" selidik paman Huang.

(Orangtua Huang Feng kita panggil saja paman dan bibi Huang ya. Begitu juga dengan orangtua Jang Jiayi, paman-bibi Jang)

"Ginseng Tianma..!"

Dahi paman dan bibi Huang mengernyit halus, mereka baru mendengar ada ginseng sejenis itu.

"Ayah, ginseng Tianma ini sangat langka. Kami kemarin menemukan yang sudah berusia seratus tahun lebih, paviliun Nuwa membelinya lima ratus tahil."

"Apa, lima ratus tahil..?"

Huang Feng mengangguk "dengan penjualan lilin lebah, kami menghasilkan-----

Huang Feng dengan fasih bercerita untuk apa saja uang yang dihasilkan.

Mereka mengobrol banyak hal sembari membenahi barang belanjaan.

Hal serupa terjadi pula dikediaman keluarga Jang. Bengong, tergugu, gembira, haru, semua rasa membaur jadi satu.

Jang Jiayi menyerahkan empat puluh tahil uangnya yang nanti akan dialokasikan untuk renovasi rumah.

Nasi putih wangi nan pulen, daging semur, sup tahu telur, tumis sayuran hijau kulit babi, teh manis dan buah pear. Menjadi sajian mewah yang dinikmati saat makan malam oleh keluarga Qing, Huang dan Jang.

Hidangan yang cuma ada dimeja mereka ketika tahun baru, atau saat hasil panen melimpah.

"Selamat nona, alam dimensi jiwa kembali naik level, 50% untuk mengaktifkan satu ruangan."

Suara Qiao An terdengar begitu Qing Lizi mengunci pintu kamar.

Bukan sambutan ramah yang diberikan oleh Qing Lizi, gadis remaja itu justru mendengus sinis sembari menjulingkan iris matanya.

"Hanya 50%..? Qiao An, kau ini pelit sekali."

Suara ketus itu amat menyebalkan, namun si naga putih acuh mengabaikan.

"Nona mau memilih apa..?"

"Tidur..!"

Qing Lizi berjalan kasar keranjang, merebahkan tubuhnya, menarik selimut lalu terlelap.

Dialam dimensi jiwa Qiao An terkekeh, sebelum kembali bersemedi.

Dipagi gelap, tiga sekawan latihan bersama.

"Wow, kakak Feng hebat..!" pekik Lizi dan Jiayi kala melihat Huang Feng bergerak gesit mempraktekkan jurus meringankan tubuh yang berhasil ia kuasai.

"Kalian juga bisa, perkuat pondasi tehnik tenaga dalam dan Qi. Jika sudah menguasainya, akan sangat mudah untuk mempelajari jurus ini."

"Mohon bimbingannya guru..!" canda Qing Lizi membungkuk.

Huang Feng berdecih, lalu tergelak bersama Lizi dan Jiayi.

"Hari ini apa yang akan kita lakukan..?" tanya Jiayi.

"Aku mau keIbukota untuk membeli material bangunan." jawab Huang Feng.

"Ah, jadi kakak juga mau memperbaiki rumah..?" tanya Lizi.

"Ya..!"

"Kalau begitu kita pergi bersama ya..? em, sekalian kita mencari uang."

"Aku ikut..!"

"Harus...!" jawab Lizi dan Feng bebarengan.

Mereka memikirkan apa yang akan diperdagangkan diNanmu, sebelum pergi ketoko material.

Usai perdebatan yang tak sengit, keputusan pun dibuat. Mereka akan menjual tanghulu tiga rasa.

Huang Feng pergi kehutan memetik Shang Zha, sementara Lizi dan Jiayi menyiapkan bahan lain dirumah.

Kastanya dan kenari yang tempo hari didapat, Jiayi panggang kemudian ditumbuk halus sesuai titah dari sang sahabat Lizi yang kebagian melembutkan kismis anggur serta jujube.

Setelahnya Kastanya dan Kenari halus dicampur, tambahkan madu, sejumput garam dan SKM yang Lizi ambil dari apotek. Hal serupa juga diberlakukan pada kismis anggur dan jujube.

Setelah dicampur rata, terbentuklah dua adonan lengket padat dengan rasa manis gurih.

Ada tiga varian tanghulu yang akan dibuat Lizi. Original, pasta kacang dan kismis.

Huang Feng datang, membawa satu keranjang besar Shan Zha yang langsung dicuci bersih, kemudian direndam dengan larutan garam dan Dextrose.

Lizi membuat karamel gula.

Huang Feng, nenek Mei serta Qing Jia membuang biji Shan Zha.

Untuk yang original, buah Shan Zha tak dibuang bijinya.

Jang Jiayi mengisi Shan Zha tanpa biji dengan pasta kacang dan kismis.

"Harus ditekan supaya isiannya padat." ucap Lizi seraya mencelupkan sate Shan Zha kedalam karamel gula madu.

Kegiatan itu berlansung hingga pukul sepuluh pagi, jika sudah ada mesin penunjuk waktu.

Seratus empat puluh Tanghulu berhasil mereka buat. Yang tiga puluh dibagi rata, sepuluh untuk tester pembeli dan seratus akan dijual.

Huang Feng, Lizi dan Jiayi pun bersiap. Mereka mengenakan pakaian baru yang dibeli kemarin.

Meski tanpa riasan wajah, namun Qing Lizi dan Jang Jiayi terlihat amat cantik.

Rambut hitam berkilau sepanjang bokong kedua gadis remaja itu ditata rapi dengan hiasan jepit giok berukiran kupu-kupu.

Gaun katun halus rose pink bermotif bunga plum berguguran, melekat pas ditubuh ramping mereka. Membuat kulit putih keduanya semakin bercahaya.

Dengan menyewa kereta kepala desa, tiga sekawan pergi keIbukota, tanpa menyadari jika ada yang mengawasi dikejauhan dengan tatapan dengki dan murka.

Kereta yang lazim menjadi kendaraan umum penduduk kekaisaran Hongcu kebanyakan hanya beratap jerami dan tanpa dinding. Jadi bisa menikmati pemandangan dan leluasa dilihat oleh orang-orang disekitaran.

Berbeda dengan kereta kuda pribadi milik keluarga kaya dan bangsawan. Selain ukurannya yang lebih besar, dinding penyekatnya saja ada yang terbuat dari material berharga mahal.

Cuma lima belas menit, tiga sahabat sudah melewati gerbang Ibukota setelah membayar pajak masuk dua wen.

"Kita ketempat yang hari lalu saja ya..?" tanya Huang Feng.

"Oke...!"

1
cici
kluarga menjijikkan
Ibu DelVan95
terimakasih atas karya yg bagus ini thoorr...jujur blm rela crita ini tamat..tetap semangat berkarya ya thoorr
lee zha
bagusss bangetttt semangat terus thorrrr
Edith
ini tidak ada uang emas ya
Wahyuningsih
udah tamat aja thor
Wahyuningsih
mampus enang enak
Wulan Purnama
bagus ceritanya
𝄟⃝Ruby࿐
pembagian uangnya aneh.
kan ktanya dpt 2700.. lizi cm dpt 700 tahil sedangkan 1 juta untuk 2tabib dan 1 juta untuk huang dan jiyi.. tau ga hitungan satu juta itu brp? klo di bagi 2 masing2 dpt 500rb tael.
sedangkan lizi cm 700 tael?
trus huang dan jiyi itu cm ngintil doang.
aplgi pas pembagian laba pabrik gula pertama, lizi ga ngambil smua laba di ksh huang dan jiyi.
pdhal dr modal, konsep, resep smua dr lizi.. dua tmnya cm bantu.
ga msk akal bgt.. klo mereka dpt pembagian oke emng hars, tp ga gtu jg kali konsep pembagianya.
𝄟⃝Ruby࿐
lucu klo udah pda aki2 berantem /Facepalm//Facepalm/
𝄟⃝Ruby࿐
ko ga ada dekrit kaisar ya? kan udah memajukan dan membantu desa2.. membuka lapngan kerja.
harusnya ada dekrit penghargaan dr kaisar
𝄟⃝Ruby࿐
gampang bgt ya bkn pabrik dan bahan serta resep pembuatan..
aku aja yg hidup di 2026 mau masak gurame asam manis aja liat yutube dl /Sob/
jdi ingat org india.. walau byk yg mencibir org india dgn berbagai narasi, tp aku kagum sma org india, serba bisa.. semua yg ada di dunia kayanya bs di bikin sma org india.
Liana Simon
Ceritanya ringan tapi menarik, semangat Thor
Ebhot Dinni
semangat thor, ditunggu cerita selanjutnya
Ebhot Dinni
bagus
𝄟⃝Ruby࿐
sebenrnya klo di blg produk kecantikan di jaman modern lbh bagus dr jaman kuno itu ga bnr klo di liat dr semua novel2 trans jaman modern ke jaman kuno.
di jaman kuno kaya crta skrg, bekas cacar dan bopeng lsg hilang dlm seblan.
org gendud lsg langsing.. dan ada obat anti gemuk.
klo skrg jaman modern emang ada produk kecantikan kaya gtu selain oprasi dan laser dgn alat canggih.. jwbnya ga ada.
𝄟⃝Ruby࿐
idih siape lu
ainie lee
gnti apk ja kak 🙏🙏..crta kakak yg jaman kno bgus smua /Smile/
Pur Yono
tetap semangatmewujudkan ideiddedankreatifitas
SENJA
waaaah jadi desa incaran 😁
Anindita keisha
gakda kisah cintanya wing lizhi
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!