Seorang gadis cantik bernama Freya Oktavia. gadis cantik yang memiliki sifat tidak bisa diam, usil, Kepo. Tiba-tiba jiwanya bertransmigrasi menjadi pemeran figuran, seorang istri pertama mafia dingin, kejam dan berkuasa bernama kay leroy. Sang figuran dinikahi kay leroy, karena kesalahan informasi. Kay leroy yang mencinta kekasihnya bernama ivana pemeran utama wanita, akhirnya menikahinya dan menjadikannya istri kedua. pernikahan keduanya membuat kay seakan-akan tidak perduli kepada istri pertamanya, yang tak lain seorang figuran bernama freya.
Bagaimana kah kisah freya, menggantikan jiwa figuran istri pertama yang memiliki nama sama, wajah yang sama dengannya, memiliki sifat pendiam dan suka berpakaian norak. Penasaran kan teman-teman ayo baca novel ku😁😉
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon namice, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Rencana Licik Ivana
Matahari pukul sepuluh pagi mulai menyengat kulit, memantulkan kilat perak di aspal sirkuit milik pribadi seorang pria yang sedang menunggu seseorang wanita yang di klaim dengan calon istrinya.
Pria itu berdiri tegak di samping motornya, sesekali melirik jam dengan tidak sabar. Baginya setiap detik tanpa sosok yang dia tunggu adalah pemborosan waktu. Matanya terus memaku ke arah gerbang masuk. Sirkuit itu adalah daerah kekuasaannya, dia sedang menunggu dengan sabar orang yang masuk dalam dunianya.
Tepat saat jarum jam bergeser, raungan mesin empat silinder membelah kesunyian tribun. Sebuah motor masuk dengan kecepatan yang presisi. Alex tersenyum tipis di balik helm balaclava nya melihat motor itu berhenti di sampingnya.
Freya membuka helmnya, napas alex tertahan, rambut panjang tang sedikit basah oleh keringat terurai jatuh, membingkai wajah yang sangat cantik. Matanya menampilkan binar yang penuh semangat dan kompetitif, sebuah sisi yang membuat alex tambah jatuh cinta kepadanya. lalu freya membuka helmnya.
Alex tidak langsung menyapanya. Dia menatap freya dalam diam. Sebuah tatapan penuh damba namun sarat akan keinginan memiliki.
Freya mengulurkan tangannya. Sudah siap kalah hari ini, tuan muda alex." Ucapnya dengan nada tenang dan santainya.
Alex mendekati freya, matanya menyisir setiap inci pelindung tubuh yang melekat pada freya, seolah memastikan tidak ada lecet sekecil apapun yang luput dari pengawasannya. Ada kilat posesif yang tak tersembunyi di saat dia melangkah mendekat. Mengikis jarak dan membuka helmnya. Freya sangat terkejut melihat wajah sangat tampan alex. Membuat freya terdiam menatap wajah tampan alex.
Alex menyambut uluran tangannya. "Alex mahendra, kau terlambat sepuluh menit. dan aku pastikan aku tidak akan pernah kalah." Bisik-nya dengan suara rendah yang menggetarkan. Dia meraih dagu freya pelan, memaksanya menatap langsung ke dalam lensa matanya yang gelap. "Freya, ingat di lintasan ini kamu hanya boleh memacu kecepatan untuk mengejar ku. Jangan biarkan mata lain punya kesempatan untuk mengagumi mu terlalu lama." Bisik-nya kembali dengan suara rendah dan serak.
Freya terdiam sesaat, namun matanya penuh menantang. Tetapi alex menatapnya dengan tatapan mata semakin mengunci.
Alex meremas jemari freya. "Jangan terlalu jauh dariku di tikungan." Bisik-nya rendah, penuh penekanan dan posesif. "Aku tidak suka melihat mu terlalu bebas di depan sana tanpa pengawasan ku. Lari lah secepat mungkin, tapi ingat, kamu tetap dalam jangkauan ku." Baginya latihan hari ini bukanlah sekedar adu cepat, melainkan pembuktian bahwa di atas aspal panas ini, wanita itu adalah miliknya sepenuhnya.
Deg..
"Kenapa alex seakan-akan posesif kepadaku, seakan-akan aku ini kekasihnya. Dia sangat tampan. Seandainya dia tidak bersama pulu-pulu aku mau dengannya. Tetapi dia itu mafia ya, yang kejam. Tetapi dia sangat tampan. Pantas tidak tersentuh wanita." Batinnya berbisik terpesona.
"Sayang, kamu dengar. Pakai helm mu lagi, aku tidak suka pria-pria di pit plane ini menatap mu. Ayo sayang kita mulai." Ucapnya dengan nada serak namun menekan.
Deg..
"Sayang, benar kan aku tidak salah mendengarnya, dia memanggilku dengan sebutan sayang. Mana auranya dingin bangat. Sudahlah, latihan dulu." Batinnya berdebar-debar.
Keduanya pun meluncur masuk lintasan.
Di sisi penonton, Leon menatap alex sang sahabat maupun boss -nya dengan senyuman tipis bersama empat sahabatnya. Yaitu, Asher, xander, simon dan victor.
"Hmmm, cantik juga kekasih bos, pantas langsung jatuh cinta, dan juga keahliannya lain dari para wanita lainnya." Ucap asher kagum.
"Iya benar sangat cantik untung kamu mengundang kami leon." Sambung Simon.
"Hmmm, kalian benar." Lanjut victor.
"Sepertinya bos akan budak cinta." Timpal xander menatap freya dan alex berdua berlatih.
"Bukan hanya budak cinta, tetapi juga posesif." Sambung leon tersenyum tipis.
"Benar dan sepertinya wanita itu tidak akan pernah bisa lepas dan lari dari bos kita, kita tahu sifat bos kita itu." Lanjut xander.
Aspal panas sirkuit menjadi saksi bisu tarian kecepatan antara alex dan juga freya. Di tengah ruangan mesin yang memekakkan telinga, Alex melesat bagaikan bayangan hitam yang tak terkejar. Dia memacu motornya dengan kecepatan presisi yang mengerikan. Namun matanya tetap melirik spion, memastikan wanita yang di klaim miliknya tetapi dalam jangkauannya.
Di bangku penonton lima sahabatnya terpaku melihat keindahan teknis yang luar biasa dan indah. Sebuah kombinasi antara skill tingkat tinggi dan insting melindungi.
Sedangkan freya memicingkan mata dari balik helmnya, mencoba mengikuti ritme balapannya. Dia terkejut dengan alex yang handal begitu tidak masuk akal.
Setiap tikungan dia lahap dengan kemiringan ekstrem yang sempurna. Freya hampir kehilangan fokus, karena sangat kagum dan terpesona melihat bertapa ahlinya alex mengendalikan tenaga sebesar itu dengan begitu tenang.
"Ternyata dugaan ku benar, ternyata kemarin dalam balapan motor dia sengaja mengalah. Di balik wajah tampan dan sikap tenangnya tersimpan keahlian tingkat dewa yang sengaja dia sembunyikan." Gumamnya kagum.
Sedangkan para sahabatnya tahu, alex menunjukkan performa terbaiknya bukan untuk latihan, melainkan menunjukkan dominasinya di depan wanita yang dia puja
"Sayang, aku tidak akan membiarkan kamu lari ataupun pergi dari ku. Tentang kay, itu suatu yang sangat mudah, untuk ku menyingkirkan. Kekuasaan ku lebih besar dari dirinya." Desisnya pelan namun penuh penekanan.
Sedangkan di sebuah perusahaan.
Kay sedang memijit pangkal hidungnya yang berdenyut. Kabar pembobolan data perusahaannya bagaikan petir di siang bolong. Seseorang telah masuk, mencuri diam-diam datanya.
Tiba-tiba pintu ruangannya terbuka pelan, bukan sekretarisnya yang datang, melainkan ivana sang istri kedua.
Dia melangkah anggun, kontras dengan kekacauan di ruangan itu.
"Sayang, aku dengar perusahaan mu sedang krisis?" Tanyanya dengan nada terlihat sangat perhatian memeluk langsung kay. "Sayang, aku tahu aku pernah salah. Tetapi untuk selingkuh dari mu, itu tidak pernah aku lakukan. Saat itu aku kecelakaan dan tidak tahu kenapa karena pendarahan di perut hingga keperawanan ku hilang." Ucapnya dengan nada penuh kesedihan.
Pelukan dan aroma parfum yang memabukkan meruntuhkan benteng pertahanan kay. Amarah tentang hal yang terjadi menguap begitu saja. Tergantikan rasa haus dalam sandaran. Dia memeluk balik ivana erat. Ivana tersenyum menyeringai penuh kemenangan.
"Sayang, aku membawakan makanan untuk mu, Karana sudah waktunya makan siang." Ucapnya dengan nada manja.
Kay akhirnya mengikuti ivana, dia duduk dan memakan apa yang di bawa ivana. Ivana tersenyum tipis penuh kemenangan.
"Freya, aku akan mengirimkan sebuah video, yang akan membuat mu menggugat cerai kak kay. Karena setelah ini aku akan menjadi istri satu-satunya. Karena kak kay milikku." Ucapnya dengan nada dingin.
Sang asisten sekaligus sahabatnya datang.
Deg..
Oscar menatap kay dengan ivana yang terlihat mesra.
"Memang sulit juga, namanya pacaran sudah lebih setahun lalu berpisah lalu bertemu dan menyatu lagi. Lihatlah, kemarin dia marah-marah. tetapi sekarang dia bermesraan. Mungkin freya akan pergi dari mu bos. Seharusnya kamu tahu bos dia tidak terbaik untukmu. Terlebih pas kamu bersamanya, kamu tidak pernah aktif di dunia bawah meninggalkan kerajaan bawah." Batin Oscar geleng-geleng kepala.
"Oscar ada apa?" Tanya kay dengan nada dingin.
"Semuanya sudah kembali seperti semula bos, ini semuanya karena bantuan sahabat kita semuanya yang berada di dunia bawah." Jawabnya dengan nada menyindir. "Bos, aku pamit." Jawabnya langsung pergi.
Kay memicingkan matanya, dia tahu oscar pasti marah karena dia kembali dekat dengan ivana. Tetapi kay pikir ivana masih istrinya yang tidak bisa dia abaikan begitu saja.
Tiba-tiba tubuh kay merasa panas hasratnya terasa bangkit begitu besar. Ivana pura-pura makan dan pura-pura tidak tahu. "Hmmm, sudah dimulai." Ucapnya dengan senyuman seringainya.
makasih thor udah up 2
ditunggu undangan married nya ya alex & freya /Chuckle/
si kay(maaf kalau salah nama) bakal tau kapan ya' kalau udah cerai sama fl Badas kita. jadi berkhayal taunya pas diajak married sama alex seru tuh, si kay malah dateng ke pesta pernikahan nya bareng si cabe (kan katanya kalau ada acara pesta atau apa yang diajak si cabe) 🤭
nah ini aku selama ini kalo baca tuh susah inget nama, gara gara re read aku berusaha hafalin nih namanya
ini typo ga sih kak? harusnya alex, jadinya axel. lumayan banyak typo nama axel nya kak, ada apa dengan axel? 🤭🙏